Breaking News
Trending Tags

Farhan Pastikan Bandung Zoo Bangkit, Konsep Edukasi dan Konservasi Jadi Prioritas

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 309
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat proses revitalisasi Bandung Zoo sebagai salah satu ikon wisata dan edukasi Kota Bandung. Setelah pengelola baru ditetapkan, tahapan finalisasi konsep dan negosiasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) kini tengah berlangsung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pihaknya berharap proses penandatanganan kerja sama dapat segera rampung sehingga revitalisasi dapat langsung berjalan sesuai target.

“Saat ini kami sedang menunggu penyelesaian konsep dan negosiasi PKS. Mudah-mudahan segera terlaksana dan pembayaran tahap pertama dari pengelola bisa segera diterima,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat (12/6/2026).

Menurut Farhan, skema kerja sama yang sedang dibahas mencakup pembagian hasil, masa tenggang (grace period), hingga berbagai kewajiban perizinan yang harus dipenuhi oleh pengelola baru.

Ia menjelaskan, sejumlah izin strategis seperti izin konservasi baru dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) diperkirakan membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk diselesaikan. Selain itu, dokumen administrasi lain seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga harus dipenuhi sebelum operasional penuh dapat dilakukan.

“Saya dijadwalkan menghadap Menteri Kehutanan untuk membahas nota kesepakatan bersama karena proses perizinannya cukup panjang,” katanya.

Farhan menegaskan, revitalisasi Bandung Zoo tidak boleh hanya berorientasi pada bisnis semata. Kebun binatang yang dikenal masyarakat sebagai Derenten itu harus tetap mengedepankan fungsi edukasi, terutama bagi anak-anak.

Ia juga menitipkan tiga pesan penting kepada pengelola baru. Pertama, mempertahankan tenaga kerja lama agar keberlangsungan operasional dan pengalaman pengelolaan tetap terjaga. Kedua, menjaga nilai sejarah dan budaya yang telah menjadi identitas Bandung Zoo selama bertahun-tahun.

“Bandung Zoo memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat. Karakter khas itu harus tetap dipertahankan,” tegasnya.

Ketiga, Farhan mendorong penguatan fungsi konservasi melalui program pelepasliaran satwa ke habitat aslinya. Beberapa spesies seperti owa dan surili dinilai memiliki potensi untuk dikembalikan ke kawasan hutan di wilayah Bandung Selatan, termasuk Pangalengan dan Gambung.

Terkait harga tiket masuk, Farhan memastikan pemerintah akan mengawal agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Menurutnya, meskipun pengelola baru memiliki perhitungan bisnis yang matang, aspek aksesibilitas publik tetap harus menjadi perhatian utama.

“Kalau nanti harga tiket dinilai tidak wajar, tentu akan kami perjuangkan. Banyak masyarakat berharap Bandung Zoo tetap bisa dinikmati oleh semua kalangan,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, model pengelolaan Bandung Zoo berbeda dengan sejumlah kebun binatang milik pemerintah daerah lainnya, seperti Ragunan di Jakarta. Di Bandung, pengelolaan dilakukan melalui skema kerja sama pemanfaatan karena tidak berada di bawah dinas khusus.

Meski masih harus melalui sejumlah tahapan administrasi dan teknis, Pemkot Bandung optimistis revitalisasi dapat berjalan sesuai rencana dan Bandung Zoo kembali dibuka untuk masyarakat dalam waktu kurang dari satu tahun.

Selain proses perizinan, pengalihan sejumlah aset hasil sitaan yang sebelumnya berada di bawah kewenangan Kejaksaan Tinggi juga menjadi bagian dari tahapan yang harus diselesaikan.

Dengan revitalisasi ini, Bandung Zoo diharapkan hadir dengan wajah baru yang lebih modern, edukatif, dan berorientasi pada konservasi tanpa meninggalkan nilai sejarah yang telah menjadi bagian dari identitas Kota Bandung.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Siap Kucurkan Anggaran Khusus Bagi Pengembangan Fasilitas RSUD Kota Bandung

    Dewan Siap Kucurkan Anggaran Khusus Bagi Pengembangan Fasilitas RSUD Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pimpinan dan Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama direksi dan pejabat struktural RSUD Kota Bandung, pada Selasa, 14 Oktober 2025. Dalam rapat itu, hadir Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., Wakil Ketua, yaitu H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dan […]

  • Tedy Rusmawan Sambut Ketua Macicab dan Kwarcab Pramuka Kota Bandung Baru

    Tedy Rusmawan Sambut Ketua Macicab dan Kwarcab Pramuka Kota Bandung Baru

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri pelantikan ketua Majelis Pembimbing Cabang (Macicab) dan ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung pengganti Almarhum Oded M. Danial, di Taman Pramuka, Bandung, Kamis, (25/8/2022). Acara pelantikan yang dilaksanakan di Aula Kwarcab Kota Bandung ini juga dihadiri oleh Sekda Kota Bandung Ema […]

  • Pembentukan PEN, Pemkot Sukabumi Tunggu Tindak Lanjut Perpres No.82 Tahun 2020

    Pembentukan PEN, Pemkot Sukabumi Tunggu Tindak Lanjut Perpres No.82 Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masih menunggu tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) 82 tahun 2020 mengenai pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Bahkan, menurut Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, saat ini tengah melakukan pembahasan tentang pembubaran covid-19 di wilayahnya.”Jadi, sejak Perpres tersebut disosialisasikan ke semua daerah, kita juga langsung membahasnya,”ungkap […]

  • Kolaborasi BAZNAS Jabar dan Mitra Wujudkan Khitan Ceria untuk 100 Anak di Bandung

    Kolaborasi BAZNAS Jabar dan Mitra Wujudkan Khitan Ceria untuk 100 Anak di Bandung

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 876
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat melalui penyelenggaraan program Khitan Ceria untuk 100 anak. Kegiatan bertema “Karena Setiap Anak adalah Istimewa, dan Setiap Anak Berhak Merasakan Kebahagiaan” tersebut digelar di Klinik Khitan Dokter Seno, Kota Bandung, Selasa (30/6/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara […]

  • Acara World Rabies Day di Kota Bandung perlu terus dilaksanakan

    Acara World Rabies Day di Kota Bandung perlu terus dilaksanakan

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

      BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Tanu Wijaya, S.T., menghadiri acara World Rabies Day di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandung, Minggu (8/10/2023). Tedy menyampaikan apresiasinya terhadap acara tersebut. Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan, kegiatan ini memang harus terus dihadirkan di […]

  • Soal Penahanan Ijazah; Ini Kata Pihak Sekolah SMAN 1 Sagaranten

    Soal Penahanan Ijazah; Ini Kata Pihak Sekolah SMAN 1 Sagaranten

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    MBInews.id – SUKABUMI – Pihak Sekolah SMA Negeri 1 Sagaranten Kabupaten Sukabumi, menjawab persoalan adanya penahan ijazah salah satu siswanya yang sempat di tahan. Mantan Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sagaranten, Pardi Supardi menjelaskan terkait penahanan ijazah tersebut bukan sengaja ditahan dan tidak diberikan. Namun masih ada kaitan persoalan administrasi, sebelum adanya kebijakan dari […]

expand_less