Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Farhan Pastikan Bandung Zoo Bangkit, Konsep Edukasi dan Konservasi Jadi Prioritas

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 378
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat proses revitalisasi Bandung Zoo sebagai salah satu ikon wisata dan edukasi Kota Bandung. Setelah pengelola baru ditetapkan, tahapan finalisasi konsep dan negosiasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) kini tengah berlangsung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pihaknya berharap proses penandatanganan kerja sama dapat segera rampung sehingga revitalisasi dapat langsung berjalan sesuai target.

“Saat ini kami sedang menunggu penyelesaian konsep dan negosiasi PKS. Mudah-mudahan segera terlaksana dan pembayaran tahap pertama dari pengelola bisa segera diterima,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat (12/6/2026).

Menurut Farhan, skema kerja sama yang sedang dibahas mencakup pembagian hasil, masa tenggang (grace period), hingga berbagai kewajiban perizinan yang harus dipenuhi oleh pengelola baru.

Ia menjelaskan, sejumlah izin strategis seperti izin konservasi baru dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) diperkirakan membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk diselesaikan. Selain itu, dokumen administrasi lain seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga harus dipenuhi sebelum operasional penuh dapat dilakukan.

“Saya dijadwalkan menghadap Menteri Kehutanan untuk membahas nota kesepakatan bersama karena proses perizinannya cukup panjang,” katanya.

Farhan menegaskan, revitalisasi Bandung Zoo tidak boleh hanya berorientasi pada bisnis semata. Kebun binatang yang dikenal masyarakat sebagai Derenten itu harus tetap mengedepankan fungsi edukasi, terutama bagi anak-anak.

Ia juga menitipkan tiga pesan penting kepada pengelola baru. Pertama, mempertahankan tenaga kerja lama agar keberlangsungan operasional dan pengalaman pengelolaan tetap terjaga. Kedua, menjaga nilai sejarah dan budaya yang telah menjadi identitas Bandung Zoo selama bertahun-tahun.

“Bandung Zoo memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat. Karakter khas itu harus tetap dipertahankan,” tegasnya.

Ketiga, Farhan mendorong penguatan fungsi konservasi melalui program pelepasliaran satwa ke habitat aslinya. Beberapa spesies seperti owa dan surili dinilai memiliki potensi untuk dikembalikan ke kawasan hutan di wilayah Bandung Selatan, termasuk Pangalengan dan Gambung.

Terkait harga tiket masuk, Farhan memastikan pemerintah akan mengawal agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Menurutnya, meskipun pengelola baru memiliki perhitungan bisnis yang matang, aspek aksesibilitas publik tetap harus menjadi perhatian utama.

“Kalau nanti harga tiket dinilai tidak wajar, tentu akan kami perjuangkan. Banyak masyarakat berharap Bandung Zoo tetap bisa dinikmati oleh semua kalangan,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, model pengelolaan Bandung Zoo berbeda dengan sejumlah kebun binatang milik pemerintah daerah lainnya, seperti Ragunan di Jakarta. Di Bandung, pengelolaan dilakukan melalui skema kerja sama pemanfaatan karena tidak berada di bawah dinas khusus.

Meski masih harus melalui sejumlah tahapan administrasi dan teknis, Pemkot Bandung optimistis revitalisasi dapat berjalan sesuai rencana dan Bandung Zoo kembali dibuka untuk masyarakat dalam waktu kurang dari satu tahun.

Selain proses perizinan, pengalihan sejumlah aset hasil sitaan yang sebelumnya berada di bawah kewenangan Kejaksaan Tinggi juga menjadi bagian dari tahapan yang harus diselesaikan.

Dengan revitalisasi ini, Bandung Zoo diharapkan hadir dengan wajah baru yang lebih modern, edukatif, dan berorientasi pada konservasi tanpa meninggalkan nilai sejarah yang telah menjadi bagian dari identitas Kota Bandung.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Karantina Lokal, Pemkot Bandung  Terus Berkoordinasi Dengan Pemda Tetangga

    Terkait Karantina Lokal, Pemkot Bandung Terus Berkoordinasi Dengan Pemda Tetangga

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah tetangga untuk mencegah penyebaran virus corona. Termasuk juga berkoordinasi kemungkinan diberlakukannya karantina lokal. “Untuk antar wilayah, Kota Bandung sudah berdiskusi dengan Cimahi, Sumedang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kami berdiskusi dengan kepala daerah yang lain. Kita sedang melihat situasi perkembangan seperti apa,” kata Wali […]

  • Presiden Jokowi Berharap Sejumlah RUU Dibahas DPR Periode Mendatang

    Presiden Jokowi Berharap Sejumlah RUU Dibahas DPR Periode Mendatang

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menunda pengesahan sejumlah rancangan undang-undang (RUU). “RUU Minerba, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan, RUU KUHP itu (saya minta) ditunda pengesahannya untuk bisa mendapatkan masukan-masukan, mendapatkan substansi-substansi yang lebih baik,” kata Presiden Jokowi usai menerima pimpinan DPR, ketua fraksi DPR, dan ketua komisi DPR […]

  • UMK Dikota Sukabumi Tahun Depan Naik, Disnakertrans Akan Undang Perusahaan

    UMK Dikota Sukabumi Tahun Depan Naik, Disnakertrans Akan Undang Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Setelah resminya keluar surat keputusan tentang kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2020 oleh Gubernur Jawa barat. Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi secepatnya akan mengundang semua perusahaan yang ada. “Suratnya Edaran (SE) tentang pelaksanaan UMK di daerah Provinsi Jabar tahun 2020 sudah turun dari Pak gubernur Jabar per 21 November […]

  • Dicecar 26 Pertayaan Oleh Penyidik, Irfan Anak Bupati Majalengka Resmi Ditahan

    Dicecar 26 Pertayaan Oleh Penyidik, Irfan Anak Bupati Majalengka Resmi Ditahan

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Majalengka, MBinews.id –  Irfan Nur Alam  anak Bupati dan Juga PNS Lingkungan Pemkab Majalengka , Resmi  ditahan Usai ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan  setelah di cecar 26 pertayaan oleh penyidik. Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menyebutkan penahanan Irfan dilakukan pada pukul 00.10 WIB, hasil pemeriksaan yang dilakukan Sat Reskrim Polres Majalengka (16/11/2019). Irfan dicecar 26 pertanyaan […]

  • Kolaborasi Bangkitkan Braga Dari Dampak Pandemi Covid-19

    Kolaborasi Bangkitkan Braga Dari Dampak Pandemi Covid-19

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kawasan Braga sempat tertidur dalam beberapa waktu akibat ganasnya pandemi Covid-19. Memasuki kehidupan normal, kini Braga berupaya menjadi ‘Smart Village’ yang dapat dijual kepada wisatawan. Dalam pengelolaannya, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Hal tersebut diamini Lurah Braga Willy Wiradhika. Dirinya pun menggandeng beberapa elemen yang ada di wilayahnya. “Sejauh ini kolaborasi di […]

  • Lewat FPD Diskumindag Kota Sukabumi, Ketua Komisi II Dorong Pengembangan UMKM

    Lewat FPD Diskumindag Kota Sukabumi, Ketua Komisi II Dorong Pengembangan UMKM

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Komisi II DPRD kota Suakbumi, Ivan Rusvansyah, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk mengembangkan pelaku UMKM. Hal itu juga merupakan salah satu bentuk untuk menekan laju pertumbuhan ekonomi. “Saya sangat mendorong sekali ketika, Pemkot melalaui Dinas, Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) setempat, mengembangkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah […]

expand_less