Breaking News
Trending Tags

Hadiri Kegiatan di Keluarahan Nanggeleng, Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan Masyarakat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 1.093
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi mendorong masyarakat Kelurahan Nanggeleng untuk meningkatkan pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, agar memiliki nilai manfaat melalui pengolahan menjadi kompos.

Upaya tersebut dilakukan melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat untuk Kelompok Masyarakat Kelurahan Nanggeleng yang dihadiri langsung oleh Wali Kota SUkabumi, Ayep Zaki, di Ruang Pertemuan Kelurahan Nanggeleng, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta dan menghadirkan dua narasumber. Salah satunya berasal dari Kejaksaan yang memberikan penguatan wawasan kepada masyarakat terkait aturan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga. Pengolahan sampah menjadi kompos diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi persoalan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menekankan, keberhasilan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di tingkat wilayah.

Menurutnya, sinergi harus dibangun mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, RT/RW, pemuda, hingga masyarakat.

“Pemerintah daerah tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kolaborasi sampai ke tingkat RT dan RW harus diperkuat agar berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat,”ujarnya.

Ia menyebutkan, penguatan peran RT/RW tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat diarahkan untuk membantu menangani berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Salah satunya menyangkut keberadaan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), pemberdayaan pemuda melalui Baznas, serta upaya menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, tertata, aman, dan nyaman.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berperan dalam mendukung penerimaan daerah, di antaranya melalui opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Tidak hanya dalam menjaga lingkungan, tetapi juga dalam membantu pemerintah meningkatkan penerimaan daerah dan memastikan program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan,”katanya.

Ayep juga, menyampaikan komitmennya untuk turun langsung ke berbagai wilayah di Kota Sukabumi. Langkah tersebut dilakukan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan berbagai persoalan di lapangan mendapat perhatian pemerintah.

“Insyaallah, saya akan terus berkeliling ke seluruh wilayah Kota Sukabumi. Dengan turun langsung, kita dapat melihat kondisi yang sebenarnya dan menentukan langkah yang tepat untuk menghadirkan perubahan bagi masyarakat,”ucapnya.

Dalam menjalankan pemerintahan, ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, aturan mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Wali Kota (Perwal), petunjuk pelaksanaan (juklak), hingga ketentuan lainnya harus menjadi dasar dalam mengambil setiap keputusan.

“Setiap kebijakan pemerintah harus memiliki dasar hukum yang jelas dan dilaksanakan secara konsisten. Dengan berpedoman pada aturan, pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,”tegasnya.

Sementara itu, kehadiran narasumber dari Kejaksaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap aspek hukum dan aturan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan sampah organik menjadi kompos diharapkan mampu menjadi praktik berkelanjutan sekaligus memperkuat peran Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) dalam menjaga kualitas lingkungan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kelurahan Nanggeleng diharapkan mampu membangun lingkungan yang lebih bersih dan sehat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam mendukung pembangunan serta pelayanan publik di tingkat kelurahan.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekomendasi Dewan Tentang Pelestarian Budaya dan Perlindungan Perempuan Di Kota Bandung

    Rekomendasi Dewan Tentang Pelestarian Budaya dan Perlindungan Perempuan Di Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — DPRD Kota Bandung menyelenggarakan Rapat Paripurna untuk menyampaikan Rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2024, serta mengambil keputusan atas Raperda tentang Pengelolaan dan Pelestarian Cagar Budaya dan Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Rabu, 21 Mei 2025. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., didampingi […]

  • Kasus Suap MA : Theodorus Yosep Parera Jadi Saksi Terdakwa Heryanto Tanaka

    Kasus Suap MA : Theodorus Yosep Parera Jadi Saksi Terdakwa Heryanto Tanaka

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BANDUNG – Sidang kasus suap di Mahkamah Agung (MA) dengan terdakwa Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto, kembali digelar secara hybrid di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung, Senin (27/2/2023). Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kali ini menghadirkan saksi Theodorus Yosep Parera dan Eko Suparno yang juga merupakan pengacara dari deposan Koperasi Simpan Pinjam […]

  • Keluhan Warganet Soal Bestari, Hillsi Kota Sukabumi Tegaskan Pencairan Dana Talang Ada Prosedurnya

    Keluhan Warganet Soal Bestari, Hillsi Kota Sukabumi Tegaskan Pencairan Dana Talang Ada Prosedurnya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Polemik terkait pencairan dana talang dalam Program Bestari yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi menuai sorotan publik. Ketua DPC Hillsi (Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia) Kota Sukabumi, Hendra Bachtiar, menegaskan bahwa mekanisme pembiayaan pemberangkatan peserta magang ke luar negeri tidak bisa dilakukan tanpa melalui tahapan administratif yang lengkap. Pernyataan tersebut merespons keluhan akun […]

  • Rancang Beragam Strategi Turunkan BOR,  Dinkes Kota Bandung Atasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Panjang

    Rancang Beragam Strategi Turunkan BOR, Dinkes Kota Bandung Atasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Panjang

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Dinas Kesehatan terus merancang beragam strategi untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 yang muncul pascalibur Panjang. Tujuannya, menurunkan Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian rumah sakit. Sejumlah strategi yang disiapkan untuk mengatasi hal tersebut yakni melalui penambahan tempat tidur khusus Covid-19. Termasuk merancang skema transit pra hospital dan pascahospital untuk pasien yang kondisi fisiknya sudah […]

  • Wali Kota Bandung Siap Ikuti Arahan Presiden soal Kebersihan Lingkungan dan Patuhi Surat Menteri LH

    Wali Kota Bandung Siap Ikuti Arahan Presiden soal Kebersihan Lingkungan dan Patuhi Surat Menteri LH

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Pemerintah Kota Bandung siap melaksanakan arahan Presiden Republik Indonesia terkait penguatan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, sekaligus mematuhi kebijakan Menteri Lingkungan Hidup mengenai penghentian sementara pengolahan sampah secara termal. Hal itu ditegaskan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan usai menerima arahan Presiden RI, Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul International Convention Center, […]

  • Komisi III Dorong BRT dan Rutilahu untuk Kota Bandung Lebih Nyaman

    Komisi III Dorong BRT dan Rutilahu untuk Kota Bandung Lebih Nyaman

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews— Komisi III DPRD Kota Bandung menegaskan komitmen mendorong transportasi massal dan perumahan layak bagi warga. Dalam rapat kerja bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Perumahan Kamis (19/2/2026), dibahas implementasi Bus Rapid Transit (BRT) untuk menekan kemacetan, perbaikan 2.500 unit Rumah Tidak Layak Huni, serta kompensasi bagi warga terdampak pembangunan koridor BRT. Komisi III menyoroti sejumlah […]

expand_less