Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Hadiri Kegiatan di Keluarahan Nanggeleng, Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan Masyarakat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 1.073
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi mendorong masyarakat Kelurahan Nanggeleng untuk meningkatkan pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, agar memiliki nilai manfaat melalui pengolahan menjadi kompos.

Upaya tersebut dilakukan melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat untuk Kelompok Masyarakat Kelurahan Nanggeleng yang dihadiri langsung oleh Wali Kota SUkabumi, Ayep Zaki, di Ruang Pertemuan Kelurahan Nanggeleng, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta dan menghadirkan dua narasumber. Salah satunya berasal dari Kejaksaan yang memberikan penguatan wawasan kepada masyarakat terkait aturan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga. Pengolahan sampah menjadi kompos diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi persoalan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menekankan, keberhasilan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di tingkat wilayah.

Menurutnya, sinergi harus dibangun mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, RT/RW, pemuda, hingga masyarakat.

“Pemerintah daerah tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kolaborasi sampai ke tingkat RT dan RW harus diperkuat agar berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat,”ujarnya.

Ia menyebutkan, penguatan peran RT/RW tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat diarahkan untuk membantu menangani berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Salah satunya menyangkut keberadaan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), pemberdayaan pemuda melalui Baznas, serta upaya menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, tertata, aman, dan nyaman.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berperan dalam mendukung penerimaan daerah, di antaranya melalui opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Tidak hanya dalam menjaga lingkungan, tetapi juga dalam membantu pemerintah meningkatkan penerimaan daerah dan memastikan program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan,”katanya.

Ayep juga, menyampaikan komitmennya untuk turun langsung ke berbagai wilayah di Kota Sukabumi. Langkah tersebut dilakukan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan berbagai persoalan di lapangan mendapat perhatian pemerintah.

“Insyaallah, saya akan terus berkeliling ke seluruh wilayah Kota Sukabumi. Dengan turun langsung, kita dapat melihat kondisi yang sebenarnya dan menentukan langkah yang tepat untuk menghadirkan perubahan bagi masyarakat,”ucapnya.

Dalam menjalankan pemerintahan, ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, aturan mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Wali Kota (Perwal), petunjuk pelaksanaan (juklak), hingga ketentuan lainnya harus menjadi dasar dalam mengambil setiap keputusan.

“Setiap kebijakan pemerintah harus memiliki dasar hukum yang jelas dan dilaksanakan secara konsisten. Dengan berpedoman pada aturan, pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,”tegasnya.

Sementara itu, kehadiran narasumber dari Kejaksaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap aspek hukum dan aturan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan sampah organik menjadi kompos diharapkan mampu menjadi praktik berkelanjutan sekaligus memperkuat peran Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) dalam menjaga kualitas lingkungan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kelurahan Nanggeleng diharapkan mampu membangun lingkungan yang lebih bersih dan sehat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam mendukung pembangunan serta pelayanan publik di tingkat kelurahan.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BIGRS : Menilai Pemkot Bandung Sudah Jalankan Program Keselamatan Secara Mandiri

    BIGRS : Menilai Pemkot Bandung Sudah Jalankan Program Keselamatan Secara Mandiri

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Bloomberg Philanthropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) tidak dilanjutkan. Sebab, BIGRS menilai Pemkot Bandung sudah mampu menjalankan program keselamatan jalan secara mandiri. Surveilance Coordinator BIGRS Bandung, Estiara Ellizar menyatakan selama lima tahun kerjasama sejak 2014-2019 ini Pemkot Bandung dinilai mampu menyerap materi dan […]

  • Dr. Didin Saepudin, SE., M.Si Resmi Jabat Rektor USB-YPKP Periode  2022-2026

    Dr. Didin Saepudin, SE., M.Si Resmi Jabat Rektor USB-YPKP Periode 2022-2026

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dr. Didin Saepudin, SE., M.Si resmi dilantik  sebagai Rektor Universitas Sangga Buana (USB) YPKP periode 2022-2026. Usai dilantik secara resmi oleh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (YPKP), Dr. H. R. Ricky Agusiady, SE., MM., Ak. di Gedung Serbaguna USB YPKP pada tanggal 12 September 2022. Prosesi pelantikan berlangsung dengan diawali […]

  • Pansus 18 DPRD Kota Bandung Resmi Dibentuk, Bahas Raperda Perseroda BPR Kota Bandung

    Pansus 18 DPRD Kota Bandung Resmi Dibentuk, Bahas Raperda Perseroda BPR Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – DPRD Kota Bandung resmi menetapkan susunan pimpinan dan keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) 18 yang akan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Bandung. Pembentukan Pansus 18 menjadi bagian dari upaya DPRD dan Pemerintah Kota Bandung dalam memperkuat landasan hukum, tata kelola, serta pengembangan BPR milik […]

  • Yana Minta NPCI Kota Bandung Untuk Terus Bina Para Atlet Paralympic

    Yana Minta NPCI Kota Bandung Untuk Terus Bina Para Atlet Paralympic

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung untuk terus membina para atletnya. Pasalnya, Yana menilai persaingan atlet paralympic dengan daerah semakin ketat. Yana meminta hal itu saat membuka Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) NPCI Kota Bandung tahun 2019 di Hotel Grand Pasundan Jalan Peta Kota Bandung, […]

  • Aplikasi Asik Bandung, Upaya Pemkot Bandung Dorong Digitalisasi UMKM

    Aplikasi Asik Bandung, Upaya Pemkot Bandung Dorong Digitalisasi UMKM

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung digitalisasi dalam pemasaran produk UMKM lewat sejumlah aplikasi. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Bandung TB. Agus Mulyadi dalam siniar Ngariung, Kamis 28 Juli 2022. Aplikasi milik Pemkot Bandung untuk menunjang pertumbuhan UMKM, antara lain Asik Bandung. “Aplikasi ini (akan menjadi) All About UMKM (Kota Bandung) […]

  • Kembangkan Cashless Society, bank bjb Gandeng Baznas Provinsi Jawa Barat dan Grab

    Kembangkan Cashless Society, bank bjb Gandeng Baznas Provinsi Jawa Barat dan Grab

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    BANDUNG, bank bjb terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder guna meningkatkan digitalisasi keuangan melalui lmplementasi QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Salah satu upaya yang dilakukan adalah beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini, termasuk dalam berinfak dan bersedekah. Untuk itu, bank bjb bersama Baznas Provinsi Jawa Barat dan PT Grab Teknologi Indonesia […]

expand_less