Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Perluas Intervensi Harga Pangan dan Kendalikan Inflasi, Pemkot Sukabumi Siapakn 200 Titik Pasar Murah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Jawa Barat, menargetkan perluasan program pasar murah menjadi 200 titik di 33 kelurahan pada 2027. Program ini disiapkan untuk menjaga stabilitas harga pangan, menekan laju inflasi daerah, serta mempertahankan daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pemerataan distribusi pasar murah menjadi salah satu fokus pemerintah daerah agar masyarakat di seluruh wilayah memiliki akses terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Pada 2027, kami merencanakan pasar murah di 200 titik yang tersebar di 33 kelurahan. Kami ingin pelaksanaannya merata sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Kota Sukabumi,” ujar Ayep saat meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Cikondang, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

Menurut Ayep, pelaksanaan pasar murah pada tahun ini telah rampung. Adapun penambahan kegiatan pada 2027 masih akan mempertimbangkan kapasitas anggaran pemerintah daerah, termasuk kemungkinan pemanfaatan anggaran perubahan dan dukungan dana kelurahan.

“Untuk 2027, tambahan kegiatan akan kami sesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Jika masih memungkinkan, termasuk melalui dana kelurahan, setiap kelurahan diharapkan dapat berpartisipasi dengan mengalokasikan satu atau dua titik pasar murah,”katanya.

Dia menjelaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu instrumen intervensi pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga komoditas pangan. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan biaya yang lebih rendah, terutama ketika terjadi kenaikan harga di pasar.

Ayep menilai, pergerakan harga pangan perlu mendapat perhatian karena berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga. Oleh karena itu, perluasan jangkauan pasar murah dinilai penting untuk membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengurangi tekanan inflasi.

“Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi dan menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,”ujarnya.

Dari sisi perkembangan harga, Ayep menyebut inflasi Kota Sukabumi berada di level 2,77%. Pemerintah kota berupaya mengarahkan inflasi ke kisaran 2% melalui berbagai langkah pengendalian harga, dengan tetap memperhatikan stabilitas pasar dan kemampuan belanja masyarakat.

“Kenaikan harga perlu dijaga agar tidak terlalu membebani masyarakat. Kami mengupayakan inflasi berada di kisaran 2%, dengan sasaran kenaikan harga tidak lebih dari 3% dan, jika memungkinkan, di bawah 2,5%,”katanya.

Meski menilai kondisi inflasi daerah masih terkendali, Pemkot Sukabumi akan melanjutkan upaya stabilisasi harga melalui sejumlah kebijakan, termasuk GPM dan perluasan pasar murah.

“Rencana penambahan titik pada 2027 diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan sekaligus menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan daya beli rumah tangga,”pungkas Ayep. ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi KUB Untuk Pengembangan Bisnis BPD dan Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

    Sinergi KUB Untuk Pengembangan Bisnis BPD dan Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Dalam rangka memperkuat stabilitas sistem perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan menelurkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum dan POJK 12 Tahun 2021 tentang Bank Umum, yang menjadi trigger positif bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk bersinergi, utamanya mengenai peningkatan layanan kepada masyarakat, transformasi digitalisasi, maupun […]

  • Pemkot Bandung Tunggu Arahan Pusat Soal Endemi Covid-19

    Pemkot Bandung Tunggu Arahan Pusat Soal Endemi Covid-19

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) masih menunggu arahan pemerintah pusat terkait perubahan status pandemi menjadi endemi Covid-19. “Kami tunggu keputusan pemerintah pusat. Bandung masuk endemi atau masih pandemi. Teori kelihatannya Bandung masuk fase endemi,” ujar Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menerima Kepala Kejari Kota Bandung yang anyar, Rachmad Vidianto di Balai Kota […]

  • BRI Tegaskan Komitmen Dukung UMKM dan Program Pemerintah, Danantara Jadi Momentum Percepatan Transformasi

    BRI Tegaskan Komitmen Dukung UMKM dan Program Pemerintah, Danantara Jadi Momentum Percepatan Transformasi

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 916
    • 0Komentar

    Jakarta || MBInews.id – Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui kinerja keuangan yang solid, transformasi bisnis berkelanjutan, serta komitmen menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, pemegang saham, dan negara. Kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 menjadi fondasi kuat bagi BRI untuk kembali memberikan […]

  • Perangi Peredaran Rokok Ilegal, Dinas Sat Pol PP dan Damkar Libatkan Aparatur Kecamatan dan Kelurahan

    Perangi Peredaran Rokok Ilegal, Dinas Sat Pol PP dan Damkar Libatkan Aparatur Kecamatan dan Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, menggelar sosialisasi pengenalan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT), bagi para aparatur kecamatan dan kelurahan. Sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Bogor, dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota, Kusmana Hartadji, di salah satu Hotel Kawasan Jalan Bhayangkar, Kota Sukabumi. Rabu, […]

  • Warung Desa bjb BiSA, Gebrakan Keuangan Inklusif di Kabupaten Serang

    Warung Desa bjb BiSA, Gebrakan Keuangan Inklusif di Kabupaten Serang

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SERANG, MBINews.id – bank bjb menggelar sosialisasi program bjb BiSA Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) secara serempak di 29 kecamatan yang berada di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Selasa (15/12/2020). Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penetrasi literasi dan inklusi keuangan khususnya di wilayah Kabupaten Serang. Secara serempak, perwakilan-perwakilan […]

  • HIMAPSI UMMI Sukabumi Bagikan Puluhan Masker Dan Sanitaser Kepada Masyarakat

    HIMAPSI UMMI Sukabumi Bagikan Puluhan Masker Dan Sanitaser Kepada Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Himpunan mahasiswa S1 Perawat (HIMAPSI) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), bagikan puluhan masker dan sanitiser kepada masyarakat. Hal itu salah satu bentuk dukungan untuk melawan penyebaran wabah Covid-19.”Ini salah satu bentuk antisipasi serta upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,ujar ketua Program Studi S1 Keperawatan UMMI Ria Andriani. Jumat, (27/3/2020). Selain dari bagi-bagi masker […]

expand_less