Breaking News
Trending Tags

Keluhan Warganet Soal Bestari, Hillsi Kota Sukabumi Tegaskan Pencairan Dana Talang Ada Prosedurnya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Polemik terkait pencairan dana talang dalam Program Bestari yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi menuai sorotan publik. Ketua DPC Hillsi (Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia) Kota Sukabumi, Hendra Bachtiar, menegaskan bahwa mekanisme pembiayaan pemberangkatan peserta magang ke luar negeri tidak bisa dilakukan tanpa melalui tahapan administratif yang lengkap.

Pernyataan tersebut merespons keluhan akun media sosial berinisial MD yang mengaku kecewa terhadap Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Melalui kolom komentar akun Instagram “Hits Sukabumi”, MD menyebut dana talang yang dijanjikan dalam program tersebut belum dicairkan saat peserta memasuki tahap persiapan keberangkatan.

Akun tersebut menilai kondisi itu membuat peserta kesulitan berangkat karena terkendala pembiayaan awal.

Hendra menjelaskan, dalam program pemberangkatan tenaga magang atau pekerja ke luar negeri, perbankan memiliki standar ketat sebelum mengucurkan dana talang. Salah satu syarat utama adalah adanya kepastian kontrak kerja dari perusahaan penerima di negara tujuan.

“Dasarnya adalah kontrak kerja. Peserta harus sudah resmi diterima dan memiliki dokumen perjanjian yang sah. Tanpa itu, bank tentu akan berhati-hati,” ujarnya, Minggu (01/03/2026).

Menurutnya, kontrak kerja bukan sekadar formalitas, melainkan dokumen legal yang menjadi jaminan kepastian kerja sekaligus dasar analisis risiko bagi pihak pembiayaan.

Selain kontrak kerja, sejumlah dokumen lain juga wajib tersedia sebelum dana talang dapat diproses. Di antaranya paspor aktif, hasil medical check up (MCU), visa kerja, hingga tiket keberangkatan.

Hendra menegaskan bahwa kondisi kesehatan peserta pun menjadi bagian dari pertimbangan administratif.

“Kalau secara medis belum memenuhi syarat, tentu itu berpengaruh. Semua aspek ini dinilai oleh perbankan sebelum menyetujui pencairan,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila seluruh persyaratan tersebut telah dipenuhi secara lengkap dan valid, maka peluang pencairan dana talang akan jauh lebih besar.

Dalam konteks Program Bestari, Hendra juga menyoroti pentingnya kejelasan posisi Pemerintah Kota Sukabumi. Menurutnya, jika program tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah, maka seharusnya ada peran konkret sebagai apalis atau penjamin.

“Kalau Pemda bertindak sebagai penjamin resmi, itu akan meningkatkan kepercayaan perbankan. Ada jaminan institusional yang memperkuat skema pembiayaan,” katanya.

Ia menilai, belum cairnya dana talang bisa saja disebabkan oleh regulasi atau dokumen yang belum sepenuhnya lengkap, bukan semata-mata karena faktor kebijakan kepala daerah.

Polemik ini, lanjut Hendra, menjadi momentum evaluasi agar skema Program Bestari ke depan lebih transparan dan terstruktur. Sosialisasi mengenai tahapan administratif, mekanisme dana talang, serta peran masing-masing pihak dinilai perlu diperjelas kepada calon peserta.

“Program seperti ini bagus untuk membuka peluang kerja ke luar negeri. Tapi harus dipastikan semua regulasi dan dokumen terpenuhi agar tidak menimbulkan salah persepsi di masyarakat,” pungkasnya.

Dengan kejelasan mekanisme dan dukungan lintas pihak, Program Bestari diharapkan tetap menjadi solusi strategis peningkatan kompetensi dan kesempatan kerja bagi warga Sukabumi tanpa menyisakan polemik di ruang publik. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana: Pemerintah Jangan Jadi Katak Dalam Tempurung

    Yana: Pemerintah Jangan Jadi Katak Dalam Tempurung

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Guna menghimpun aspirasi terkait peningkatan pelayanan publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung bersama puluhan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kota Bandung berdiskusi bersama dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP), Selasa, 15 Maret 2022. Berbagai sektor pemerintahan dari unsur vertikal hingga grass root hadir memberikan aspirasinya. FKP ini mendapat tanggapan […]

  • Kenalkan Jingle Es Cream “Campina” Gaet Musisi Widi ‘Maliq & D’Essentials

    Kenalkan Jingle Es Cream “Campina” Gaet Musisi Widi ‘Maliq & D’Essentials

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gaet musisi, Produsen es krim terkemuka, PT Campina Ice Cream memperkenalkan pembaharuan Jingle Campina yang kali ini berkolaborasi dengan musisi Widi ‘Maliq & D’Essentials’ bertempat di Hotel Crowne Plaza, Bandung.(6/2/2020)Kamis malam Bergelut di industri ice cream Tanah Air sejak tahun 1972. Brand Campina sendiri pertama kali memperkenalkan Jingle iklannya di tahun 1981 […]

  • Situasi Pademi Corona, DPRD : Pemkot Bandung  Harus Menjamin Kemudahan Penerimaan Peserta Didik Baru

    Situasi Pademi Corona, DPRD : Pemkot Bandung Harus Menjamin Kemudahan Penerimaan Peserta Didik Baru

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rapat Bamus perihal PPDB Tahun 2020, Ketua Komisi D, Aries Supriyatna mengatakan, Pemerintah Kota Bandung harus menjamin hak peserta didik dalam Perwal dan memastikan semua siswa dapat sekolah. ‘Di tengah situasi pandemi covid-19, Pemkot Bandung harus menjamin kemudahan dalam melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” jelas Aries di ruang sidang paripurna […]

  • Melalaui Dokpim, Pemkot Sukabumi Raih Juara Humas Jabar Award

    Melalaui Dokpim, Pemkot Sukabumi Raih Juara Humas Jabar Award

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi melalui Dokpim Kota Sukabumi meraih penghargaan terbaik III pada Humas Jabar Award, dalam Festival Literasi Digital (Viral) Jawa Barat 2022 yang dilaksanakan di Gedung Sate Bandung, Sabtu (8/10/2022) lalu. Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat ini merupakan bagian dari Road to West Java Festival 2023. Penghargaan […]

  • Dampak Over Kapasitas di Lapas Kelas II-B Sukabumi

    Dampak Over Kapasitas di Lapas Kelas II-B Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, melakukan pemindahan warga binaan pemasyarakatan (wbp) akibat kelebihan kapasitas hunian, yang terjadi di dalam lapas. Kalapas Kelas II-B Sukabumi Christo Victor Nixon Toar mengatakan, pemindahan itu juga dilakukan untuk mengurangi over kapasitas dan peningkatan keamanan Lapas serta pembinaan terhadap wbp. “Pada hari ini, sebanyak 15 wbp […]

  • Akhirnya Terpilih  10 Bupati Dan Walikota  Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

    Akhirnya Terpilih 10 Bupati Dan Walikota Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  –Akhirnya Dewan Juri berhasil memilih 10 Bupati/Walikota Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Februari 2020. Setelah melalui perdebatan panjang, di kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers Lantai 4, Jl. Kebon Sirih no. 34 Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019). Dewan Juri terdiri dari […]

expand_less