Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Keluhan Warganet Soal Bestari, Hillsi Kota Sukabumi Tegaskan Pencairan Dana Talang Ada Prosedurnya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Polemik terkait pencairan dana talang dalam Program Bestari yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi menuai sorotan publik. Ketua DPC Hillsi (Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia) Kota Sukabumi, Hendra Bachtiar, menegaskan bahwa mekanisme pembiayaan pemberangkatan peserta magang ke luar negeri tidak bisa dilakukan tanpa melalui tahapan administratif yang lengkap.

Pernyataan tersebut merespons keluhan akun media sosial berinisial MD yang mengaku kecewa terhadap Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Melalui kolom komentar akun Instagram “Hits Sukabumi”, MD menyebut dana talang yang dijanjikan dalam program tersebut belum dicairkan saat peserta memasuki tahap persiapan keberangkatan.

Akun tersebut menilai kondisi itu membuat peserta kesulitan berangkat karena terkendala pembiayaan awal.

Hendra menjelaskan, dalam program pemberangkatan tenaga magang atau pekerja ke luar negeri, perbankan memiliki standar ketat sebelum mengucurkan dana talang. Salah satu syarat utama adalah adanya kepastian kontrak kerja dari perusahaan penerima di negara tujuan.

“Dasarnya adalah kontrak kerja. Peserta harus sudah resmi diterima dan memiliki dokumen perjanjian yang sah. Tanpa itu, bank tentu akan berhati-hati,” ujarnya, Minggu (01/03/2026).

Menurutnya, kontrak kerja bukan sekadar formalitas, melainkan dokumen legal yang menjadi jaminan kepastian kerja sekaligus dasar analisis risiko bagi pihak pembiayaan.

Selain kontrak kerja, sejumlah dokumen lain juga wajib tersedia sebelum dana talang dapat diproses. Di antaranya paspor aktif, hasil medical check up (MCU), visa kerja, hingga tiket keberangkatan.

Hendra menegaskan bahwa kondisi kesehatan peserta pun menjadi bagian dari pertimbangan administratif.

“Kalau secara medis belum memenuhi syarat, tentu itu berpengaruh. Semua aspek ini dinilai oleh perbankan sebelum menyetujui pencairan,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila seluruh persyaratan tersebut telah dipenuhi secara lengkap dan valid, maka peluang pencairan dana talang akan jauh lebih besar.

Dalam konteks Program Bestari, Hendra juga menyoroti pentingnya kejelasan posisi Pemerintah Kota Sukabumi. Menurutnya, jika program tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah, maka seharusnya ada peran konkret sebagai apalis atau penjamin.

“Kalau Pemda bertindak sebagai penjamin resmi, itu akan meningkatkan kepercayaan perbankan. Ada jaminan institusional yang memperkuat skema pembiayaan,” katanya.

Ia menilai, belum cairnya dana talang bisa saja disebabkan oleh regulasi atau dokumen yang belum sepenuhnya lengkap, bukan semata-mata karena faktor kebijakan kepala daerah.

Polemik ini, lanjut Hendra, menjadi momentum evaluasi agar skema Program Bestari ke depan lebih transparan dan terstruktur. Sosialisasi mengenai tahapan administratif, mekanisme dana talang, serta peran masing-masing pihak dinilai perlu diperjelas kepada calon peserta.

“Program seperti ini bagus untuk membuka peluang kerja ke luar negeri. Tapi harus dipastikan semua regulasi dan dokumen terpenuhi agar tidak menimbulkan salah persepsi di masyarakat,” pungkasnya.

Dengan kejelasan mekanisme dan dukungan lintas pihak, Program Bestari diharapkan tetap menjadi solusi strategis peningkatan kompetensi dan kesempatan kerja bagi warga Sukabumi tanpa menyisakan polemik di ruang publik. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ke Kalbar, Presiden Jokowi Serahkan SK Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria

    Ke Kalbar, Presiden Jokowi Serahkan SK Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KALBAR, MBInews.id — Presiden Jokowi menyalami Gubernur Kalbar Sutarmidji saat tiba di Bandara Supadio, Kubu Raya, untuk kunjungan ke Kalbar, Kamis (5/9/2019). Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke  Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis 5/9), untuk untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK) redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) Hutan dan sertifikat hak atas tanah, serta […]

  • Walikota Sukabumi Serahkan Bantuan Sepeda Motor Listrik Dari Kemensos Untuk Iyus

    Walikota Sukabumi Serahkan Bantuan Sepeda Motor Listrik Dari Kemensos Untuk Iyus

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi menyerahkan bantuan sepeda motor listrik dari Kementrian Sosial kepada penyandang disabilitas Iyus Yusuf. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di Halaman Kantor Dinsos Kota Sukabumi. Kamis, (13/1/2022). Fahmi mengungkapkan, bantuan yang berasal dari Kemensos ini tentu saja sangat membantu untuk menjalankan aktifitasnya. Apalagi, Pak Iyus […]

  • Hadirkan Inovasi Mumpuni bagi Nasabah, bank bajb Raih Best Digital Leadership in Local Owned Banking 2022

    Hadirkan Inovasi Mumpuni bagi Nasabah, bank bajb Raih Best Digital Leadership in Local Owned Banking 2022

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    JAKARTA – MBINews.id – Transformasi digital yang dilakukan oleh bank bjb sehingga terus memberi manfaat kepada nasabah, mitra bisnis, maupun stakeholder kunci, kembali mendapat apresiasi dari pihak eksternal. Kesuksesan transformasi digital yang dilakukan bank bjb mendapat apresiasi dari Business Asia dalam kategori ‘Best Digital Leadership in Local Owned Banking 2022’ dalam ajang Digital Innovatioan and […]

  • Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

    Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, kembali akan melakukan pergerseran anggaran d tahun 2023 (refocusing). Hal itu seiring dengan adanya alokasi transfer ke daerah alami pengurangan. “Iya, kita akan lakukan refocusing, karena anggaran dari transfer daerah alami pengurangan,”ujar kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah. Selasa, (3/1/2023). Baca Juga:https://mbinews.id/2022/12/13/bappeda-november-2022-kota-sukabumi-alami-inflasi-sebesar-018-persen/ […]

  • DPRD Kota Bandung Sokong Pemkot Bentuk KPAI Tingkat Kecamatan

    DPRD Kota Bandung Sokong Pemkot Bentuk KPAI Tingkat Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Rendiana Awangga, S.Tr.Kom., A.k; Dr. Uung Tanuwidjaja, S.E., M.M.; Drs. Heri Hermawan; Aa Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag.; Indri Rindani; dan Elton Agus Marjan, menghadiri undangan Wali Kota Bandung M. Farhan, untuk menerima audiensi Komisi Perlindungan Anak Indonesia, di Ruang Rapat Kenegaraan Pendopo Kota Bandung, […]

  • Wali Kota Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Atasi Masalah Sampah

    Wali Kota Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Atasi Masalah Sampah

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk kolaborasi mengelola sampah di Kota Bandung. Sebab kolaborasi dari semua pihak, mulai dari pengurus lingkungan, komunitas hingga masyarakat umum, sangat diperlukan dalam mengatasi permasalahan sampah. Salah satunya dengan cara daur ulang sampah organik dan anorganik serta tata kelola pengolahan sampah di […]

expand_less