Bangun Sukabumi 10 Tahun ke Depan, Ayep Zaki Gandeng Bappenas, Usulkan Peningkatan RSUD dan Target Nol Stunting
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto: dokpim
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi memperkuat sinergi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
Langkah tersebut dilakukan melalui audiensi Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas beserta jajaran di Jakarta, Selasa (21/7). Pertemuan membahas arah pembangunan jangka panjang Kota Sukabumi, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Dalam audiensi tersebut, Ayep, mengusulkan peningkatan kapasitas RSUD R. Syamsudin, S.H. sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkot Sukabumi juga membangun jalur komunikasi yang lebih intensif dengan Bappenas dan kementerian terkait agar pelaksanaan program-program prioritas dapat berjalan lebih cepat dan selaras dengan kebijakan nasional.
“Alhamdulillah hari ini kami telah bertemu dengan Staf Ahli Menteri beserta jajarannya. Salah satu usulan yang kami sampaikan adalah peningkatan kapasitas RSUD R. Syamsudin, S.H. Yang tidak kalah penting, kami kini memiliki akses komunikasi yang lebih terbuka untuk menyampaikan perkembangan pembangunan kepada kementerian terkait, khususnya dalam membangun ekosistem perencanaan jangka panjang bagi Kota Sukabumi,”kata Ayep.
Menurutnya, Pemkot Sukabumi saat ini tengah menyusun ekosistem pembangunan yang berorientasi pada penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagai fondasi pembiayaan pembangunan berkelanjutan.

Perencanaan tersebut disiapkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan dalam kurun waktu sepuluh tahun mendatang, dengan sejumlah target strategis yang terukur.
Ayep menyebutkan, terdapat empat prioritas utama yang menjadi fokus pemerintah daerah, yakni menurunkan angka stunting hingga nol persen, menghapus kemiskinan ekstrem, mengurangi tingkat pengangguran, serta membangun infrastruktur yang memenuhi standar pelayanan masyarakat.
“Kami telah menyampaikan target pembangunan Kota Sukabumi dalam sepuluh tahun ke depan, yaitu menurunkan angka stunting hingga nol persen, menghapus kemiskinan ekstrem, menyelesaikan persoalan pengangguran, serta menghadirkan infrastruktur yang sesuai standar pelayanan. Seluruh target tersebut menjadi arah pembangunan jangka panjang Kota Sukabumi,”ujarnya.
Ia mengatakan, konsep pembangunan yang dipaparkan dalam audiensi tersebut mendapat sambutan positif dari jajaran Bappenas. Komunikasi lanjutan akan terus dilakukan agar berbagai program prioritas Kota Sukabumi memperoleh dukungan dan sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat.
Pada kesempatan itu, Ayep juga, mengundang jajaran Bappenas untuk berkunjung ke Kota Sukabumi guna melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus potensi pembangunan yang tengah dikembangkan pemerintah daerah.
“Kami berharap jajaran Bappenas dapat datang ke Kota Sukabumi untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terjalin lebih efektif dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,”pungkasnya.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar