Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Turun Temurun Menganyam Di Kampung Blok Ketupat Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ketupat merupakan salah satu makanan ikonik pada Hari Raya Idulfitri. Namun tahukah anda jika di Kota Bandung ada salah satu sentra pembuat ketupat dan perajin cangkang ketupat?

Nama kawasannya Kampung Blok Ketupat Bandung. Lokasinya terletak di RW 13 Jalan Caringin, Babakan Ciparay, Kota Bandung. Patokannya tidak jauh dari Pasar Induk Caringin.

Pantauan Humas Bandung, Rabu 27 Februari pukul 11.00 WIB, sejumlah perajin mulai menyiapkan daun kelapa yang hendak dijadikan cangkang ketupat di sepanjang jalan.

Firman, Ketua RT 01 RW 13 Blok Ketupat menyebut, hari ini merupakan persiapan awal diproduksinya cangkang ketupat, sehingga belum banyak cangkang ketupat yang diproduksi.

“Mulai produksinya kebanyakan besok (Kamis, 28 April 2022). Namun beberapa pesanan sudah mulai berdatangan,” ujarnya.

Meski begitu, beberapa perajin ada yang sudah lebih dulu menganyam dan meracik cangkang ketupat. Misalnya keluarga Rohayati. Kegiatan menganyam ketupat di rumah wanita berusia 65 tahun ini sudah berlangsung, bahkan sejak ia masih bayi.

Saat ditanya sejak kapan keluarganya mulai menjadi perajin cangkang ketupat, ia tak bisa memberikan jawaban pasti.

“Waduh, ini mah sudah turun temurun atuh. Dari zaman ibu kecil juga sudah ada (kegiatan produksi cangkang ketupat),” katanya.

Tradisi turun temurun itu kemudian dilanjutkan oleh Rohayati dan enam anaknya. Ia memiliki tiga orang anak perempuan dan tiga orang anak laki-laki.

Mereka saling bahu membahu memproduksi cangkang ketupat. Tiga anak perempuannya memproduksi di rumah, sedang tiga anak laki-lakinya membawa cangkang ketupat untuk dijual di pasar.

“Ada dua jenis (cangkang ketupat). Yang daunnya hijau dan agak putih (hijau muda). Kalau yang hijau, itu biasanya dijual untuk pedagang kupat di Pasar. Belinya ke sini. Kalau yang warnanya putih ini, buat pesanan jelang Idulfitri,” terang Rohayati.

Hari ini saja, ia sudah mendapat sekitar 6.000 ikat pesanan cangkang ketupat. Jumlah 6.000 yang dimaksud bukan berarti 6.000 buah cangkang ketupat, melainkan 6.000 ikat dengan jumlah variatif di tiap ikatnya.

Ada yang seikat berisi 10 cangkang ketupat, ada lagi yang 25 cangkang ketupat, dan juga disesuaikan pesanan pembeli.

Secara keseluruhan, jika dipukul rata, satu rumah produksi di sentra ini bisa menghasilkan hingga seratus ribu buah cangkang ketupat tiap jelang Idulfitri.

Harga yang dibanderol untuk satu ikat cangkang ketupat bervariasi. Untuk satu ikat berisi 10 cangkang misalnya, harganya berkisar antara Rp6-10 ribu. Untuk satu ikat berisi 25 buah cangkang ketupat, harga terendahnya dimulai dari Rp15 ribu.

Produksi Meningkat
Iis (35) yang merupakan putri dari Rohayati mengaku produksi meningkat tiga hingga lima kali lipat tiap menjelang Hari Raya Idulfitri.

Jika pada hari biasa mereka hanya menjual 1.000 hingga 1.500 ikat cangkang ketupat, jumlah itu bisa meningkat hingga 10.000 ikat cangkang ketupat jelang Idulfitri.

Menariknya, fase awal masuk pandemi Covid-19 justru menjadi ladang rezeki bagi mereka. Pasalnya, jumlah orderan yang masuk ke rumah mereka mencapai 30.000 ikat atau tiga puluh kali lipat dari biasanya!

“Itu karena banyak yang enggak jualan. Kalau sekarang sih sudah normal lagi. Ini di kisaran 6.000 pesanan,” terang Iis.

Hanya perlu hitungan jam bagi rumah produksi ini untuk menyelesaikan satu pesanan dari pelanggan. Kata Iis, jika memesan cangkang ketupat siang hari, maka sore hari atau esok pagi, pesanan sudah dapat diambil.

“Kalau pesan di bawah 50 ikat sih dua jam juga selesai,” katanya sembari tertawa.

Ia mengaku sejak kecil, masyarakat di Kampung Blok Ketupat sudah belajar menganyam dan memproduksi cangkang ketupat. Iis mengaku tak ingat sejak kapan ia belajar membuat cangkang ketupat.

Laris Manis di Bandung Raya
Rohayati dan Iis hanya berharap usaha yang mereka jalankan bisa laris manis di pasaran. Sejauh ini, mereka telah menjual cangkang ketupat ke wilayah Bandung Raya dari mulai Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, serta Kabupaten Bandung.

“Tadi juga ada yang datang dari Cimahi. Pesan lumayan banyak. Mungkin besok dia baru bisa ambil pesanannya,” kata Iis.

Selain itu, mereka sekeluarga berharap dapat terus diberi kesehatan agar senantiasa melanjutkan usaha yang sudah turun temurun dijalankan keluarganya.

Keduanya menyebut usaha produksi cangkang ketupat ini sebagai usaha nenek moyang dan sebisa mungkin perlu dijaga.

Mereka juga berharap pandemi Covid-19 di Kota Bandung khususnya, cepat berakhir. Dengan begitu, mereka bisa dengan leluasa menjalankan usaha tanpa adanya lagi regulasi pembatasan sosial.

“Semoga cepat beres aja pandemi ini, tentunya,” ucap Rohayati, diamini oleh Iis. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riau Akan jadi Tuan Rumah HPN 2025 Menguatkan Peran Pers di Era Digital

    Riau Akan jadi Tuan Rumah HPN 2025 Menguatkan Peran Pers di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Riau akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, akan berlangsung pada 6 hingga 9 Februari 2025. Acara ini menjadi momentum penting bagi insan pers Indonesia untuk mempererat kolaborasi, memperkuat peran media, dan menjawab tantangan besar di era transformasi digital. Undangan resmi disampaikan oleh Panitia HPN 2025, kegiatan ini akan […]

  • Kolaborasi Kantor Pertanahan Dan Pemkot Bandung Hadirkan Sertifikat Tanah Warga

    Kolaborasi Kantor Pertanahan Dan Pemkot Bandung Hadirkan Sertifikat Tanah Warga

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kantor Pertanahan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyerahkan sebanyak 1.200 sertifikat bidang tanah kepada warga Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Bidang tanah tersebut di antaranya rumah tinggal dan tempat ibadah. Penyerahan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Andi Kadandio Aleppudin di Ahadiat Hotel, […]

  • UPI Donasikan 2.566 Masker Non Medis Ke Pemkot Bandung

    UPI Donasikan 2.566 Masker Non Medis Ke Pemkot Bandung

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mendonasikan 2.566 masker non medis kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk penanganan pandemi Covid-19 bagi masyarakat. Wakil Dekan Keuangan dan Sumber Daya UPI Dedi suryadi memyerahkannya aecara simbolis kepada Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Aula Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Rabu (6/5/2020). Dedi menjelaskan, bantuan masker […]

  • Wargi Bandung Pastinya Sudah Tahu Ustadz Solmed. Bagaimana Kalau Disandingkan dengan Kang DS?

    Wargi Bandung Pastinya Sudah Tahu Ustadz Solmed. Bagaimana Kalau Disandingkan dengan Kang DS?

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Wargi Kabupaten Bandung tentunya sudah tahu siapa Ustadz Solmed, yang memiliki nama lengkap Sholeh Mahmoed Nasution. Ustadz Solmed dikenal masyarakat sebagai seorang penceramah atau pendakwah, sekaligus aktor Islam Indonesia. Pada suatu kesempatan, Ustadz Solmed tidak sengaja bertemu atau silaturahmi dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna pada acara Safari Dakwah Ustadz Solmed bersama […]

  • PWI Jabar Sambut Baik, Ketua PWI Kota Bandung Melantik Jajaran Pengurus  PWI Peduli Kota Bandung

    PWI Jabar Sambut Baik, Ketua PWI Kota Bandung Melantik Jajaran Pengurus PWI Peduli Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung melaksanakan Rapat kerja (Raker) dan Press Gethering 2019 di Hotel  Aquarium Pantai Barat Pangandaran  Jawa Barat, Senin (23/9/2019) Malam. Rapat Kerja yang dibuka Ketua PWI Jawa Barat, H. Hilman Hiayat, didampingi Sekretaris Umum (Sekum) Wawan Ruswana, Kepala Bidang Kesra Tantan Sulton Buhowan, Ketua PWI Kota Bandung, […]

  • Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah (Pemkot) Kota Bandung menargetkan vaksinasi ketiga atau booster mencapai 50 persen pada Akhir Agustus mendatang. Saat ini, vaksinasi ketiga baru mencapai 35,07 persen. “Masih ada jeda waktu 10 hari untuk kita melakukan penanganan jelang Iduladha. Targetnya, di akhir bulan Agustus kita bisa mencapai 50 persen untuk vaksin dosis III,” ujar Ketua […]

expand_less