Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tak Mau Ada Proyek Bermasalah, Wali Kota Sukabumi Siap Blacklist Kontraktor lalai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 1.569
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melontarkan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi. Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun pekerjaan yang berujung menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), baik akibat kekurangan volume maupun penyimpangan pelaksanaan proyek. Ultimatum tersebut disampaikan Ayep saat meninjau proyek betonisasi Jalan Prana, Rabu (22/7/2026).

Dalam kesempatan itu, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), konsultan perencana, kontraktor pelaksana hingga konsultan pengawas menjalankan tugas sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku.

“BPK akan melakukan pemeriksaan pada 2027. Saya tegaskan, jangan sampai ada temuan. Kalau sampai terjadi, pemborong harus mengembalikan kerugian ke kas daerah. Itu menunjukkan adanya kesalahan dalam pelaksanaan maupun pengawasan, dan saya tidak menginginkan hal tersebut terjadi,”tegas Ayep.

Menurutnya, kualitas pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari selesainya proyek, tetapi juga dari kepatuhan terhadap spesifikasi pekerjaan serta bebas dari persoalan hukum maupun administrasi saat diaudit.

Ayep bahkan memastikan, Pemkot Sukabumi tidak akan ragu memberikan sanksi kepada kontraktor yang terbukti melakukan pelanggaran. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memasukkan perusahaan pelaksana ke dalam daftar hitam (blacklist) agar tidak lagi mengerjakan proyek pemerintah.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Semua pihak harus bertanggung jawab, mulai dari perencana, pelaksana hingga pengawas. Saya ingin setiap rupiah anggaran benar-benar menghasilkan kualitas pekerjaan yang maksimal,”tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ayep juga, menjelaskan proyek peningkatan Jalan Prana menggunakan konstruksi beton dengan mutu K-250. Pembangunan tersebut menelan anggaran sekitar Rp2,1 miliar yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2026.

Ia mengatakan penggunaan beton merupakan bagian dari arah baru pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi. Menurutnya, konstruksi beton atau rigid pavement memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan jalan beraspal sehingga lebih efisien dari sisi biaya pemeliharaan dalam jangka panjang.

“Saya sudah meminta Dinas PUTR agar pembangunan jalan ke depan lebih banyak menggunakan beton. Memang tidak semua ruas bisa dibeton karena kondisi tertentu masih memerlukan aspal. Namun, saya tidak ingin ada praktik jalan yang sudah dibeton kemudian ditutup lagi dengan lapisan aspal (overlay),”katanya.

Selain jalan, Ayep juga mengarahkan agar pembangunan trotoar menggunakan sistem pengecoran sebagaimana diterapkan di DKI Jakarta. Menurutnya, metode tersebut dinilai lebih kuat, tahan lama, dan mampu meningkatkan kualitas fasilitas bagi pejalan kaki.

Ia menambahkan, setiap pembangunan jalan harus memperhatikan kualitas konstruksi, mulai dari ketebalan hingga mutu beton yang disesuaikan dengan karakteristik dan beban lalu lintas pada masing-masing ruas.

“Pembangunan infrastruktur harus menjadi investasi jangka panjang, bukan sekadar menghabiskan anggaran. Karena itu, saya berharap seluruh proyek dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,”ucapnya.

Pembangunan infrastruktur sendiri, lanjut Ayep, menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Sukabumi pada 2026, selain percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta upaya menekan angka pengangguran.
“Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap seluruh proyek dapat selesai tepat mutu, tepat waktu, dan bebas dari temuan auditor negara,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Mediasi Ditunda, Tim Ran Law Firm Kota Medan: Ada Unsur Kesengajaan

    Sidang Mediasi Ditunda, Tim Ran Law Firm Kota Medan: Ada Unsur Kesengajaan

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MEDAN, MBINEWS.ID – Sidang gugatan perdata perbuatan melawan hukum (PMH) atas dugaan pemalsuan akta autentik tanpa sepengetahuan persero atau pemegang saham Alectra atau CV Setia Laju Sejahtera di Pengadilan Negeri (PN) Medan, terpaksa ditunda oleh hakim mediator, Mian Munthe, Rabu (14/7) siang. Dalam sidang tersebut, pemegang saham Alectra atau CV Setia Laju Sejahtera, Alexander menggugat […]

  • Pansus 5 DPRD kota Bandung Bahas Ukuran Jarak Toko Modern dengan Pasar Tradisional

    Pansus 5 DPRD kota Bandung Bahas Ukuran Jarak Toko Modern dengan Pasar Tradisional

    • calendar_month Minggu, 31 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pansus 5 DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait Raperda ( Rancangan Peraturan Daerah ) tentang Pedoman Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (27/12/2023). Rapat kerja tersebut dipimpin oleh Ketua Pansus 5 DPRD Kota Bandung Dudy Himawan, S.H., serta hadir anggota pansus Ir. […]

  • Pos Indonesia Optimis Menuju Juara Di Tahun 2022

    Pos Indonesia Optimis Menuju Juara Di Tahun 2022

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pos Indonesia mencanangkan tahun 2021 kemarin sebagai tahun “turn around”, yakni tahun dimana Pos Indonesia akan membalikkan arah, dari yang negatif menjadi positif, dari yang buruk menjadi baik, dari yang lemah menjadi kuat. Tahun yang akan menjadi arus balik bagi kebangkitan Pos Indonesia. Pada tahun 2021 pula, secara resmi Pos Indonesia mencanangkan […]

  • Malam Idulfitri di Kota Bandung Kondusif, Ema: Seluruh Elemen Berkolaborasi

    Malam Idulfitri di Kota Bandung Kondusif, Ema: Seluruh Elemen Berkolaborasi

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Malam hari jelang perayaan Idulfitri di Kota Bandung berlangsung meriah dan tertib. Hal itu disampaikan Pelaksana Harian Wali Kota Bandung Ema Sumarna usai memantau sejumlah titik, Jumat 21 April 2023 malam. Ema bersyukur, seluruh elemen di Kota Bandung sama-sama menjaga ketertiban menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 H. “Sejak pagi kami lakukan monitoring […]

  • DPRD Kota Bandung Dorong Disdik Carikan Solusi Atas Keluhan SDN Guruminda

    DPRD Kota Bandung Dorong Disdik Carikan Solusi Atas Keluhan SDN Guruminda

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi IV DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari warga sekitar SDN Guruminda, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, di Ruang Rapat Komisi IV, Jumat, 11 April 2025. Audiensi ini dihadiri warga yang tergabung dalam Panitia Relokasi SDN Guruminda, Kepala Sekolah SDN Guruminda, serta dari Dinas Pendidikan Kota Bandung. Mereka diterima Ketua Komisi IV […]

  • Terbaring Lemas, Kakek Tinggal Seorang Diri

    Terbaring Lemas, Kakek Tinggal Seorang Diri

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Miris, seorang kakek tua di Kabupaten Sukabumi ditemukan seorang diri di rumahnya, Kamis (12/08/2021) siang. Kakek tua yang diketahui bernama Nemi (69) tersebut, terlihat terbaring lemah diatas tempat tidurnya. Diketahui Nemi, tinggal di Desa Warnasari Kecamatan Sukabumi seorang diri. Saat ini kondisinya sedang proses pemulihan akibat stroke yang dialaminya. Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, […]

expand_less