Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Rancang Beragam Strategi Turunkan BOR, Dinkes Kota Bandung Atasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Panjang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Dinas Kesehatan terus merancang beragam strategi untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 yang muncul pascalibur Panjang. Tujuannya, menurunkan Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian rumah sakit.

Sejumlah strategi yang disiapkan untuk mengatasi hal tersebut yakni melalui penambahan tempat tidur khusus Covid-19.

Termasuk merancang skema transit pra hospital dan pascahospital untuk pasien yang kondisi fisiknya sudah terpantau baik.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bandung, Yorisa Sativa mengungkapkan, laporan terakhir saat ini BOR di Kota Bandung sudah menyentuh angka 94,15 persen. Puncak keterisian rumah sakit sangat terasa meningkat pesat dalam dua pekan terakhir.

Keterisian tempat tidur di 29 rumah sakit rujukan dengan sekitar 2.000 tempat tidur sudah terisi 94,15 persen.

“Meningkat tajam pada saat pascaliburan kemarin. Datanya ini sama di seluruh Indonesia. Tren naiknya seragam,” ucap Yori di Balai Kota Bandung, Kamis, (24/6/2021).

Yori menuturkan, dari data yang terpantau keterisian rumah sakit tersebut, 56 persen dihuni oleh pasien asal Kota Bandung. Sedangkan 44 persen lainnya merupakan pasien kasus Covd-19 yang berasa dari sejumlah daerah di luar Kota Bandung.

Setiap kali BOR di atas standar WHO, yakni sebesar 60 persen maka Kota Bandung selalu cekatan berkoordinasi dengan pengelola rumah sakit untuk menambah kapasitas.

“Di Kota Bandung, alhamdulillah di awal pandemi Covid-19 ketika masih 400an dari 28 rumah sakit, dan terus meningkat sampai lebih dari seribu,” ulasnya.

Termasuk dalam beberapa waktu lalu Ketika kasus meningkat dan instruksi dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi sampai ke tingkat Kota yang bahkan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pun turut berperan berkoordinasi langsung mengupayakan tambahan ruang perawatan.

“Kemarin ada arahan, setiap rumah sakit untuk mengonversi atau menambah tempat tidur 30-40 persen. Dan secara total, Kota Bandung alhamdulillah ada penambahan 36 persen. Walaupun tidak merata ada yang kurang dari 30 persen tapi ada juga yang lebih dari 40 persenan penambahannya,” terangnya.

Yori memaparkan, skema penanganan lainnya yakni dengan merancang tempat perawatan pasca hospital. Konsep ini merupakan solusi untuk mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit dengan memanfaatkan gedung lembaga pendidikan dan pelatihan milik pemerintah atau pun bangunan hotel yang dirancang menjadi ruang perawatan.

Menurut Yori, tempat isolasi pasca perawatan ini akan dihuni oleh pasien yang secara medis sudah menunjukan perkembangan kondisi fisik semakin membaik. Sehinga perawatan akan dilanjutkan di luar rumah sakit. Namun masih belum diperkenankan pulang ke rumah sebelum pulih total.

“Kita bikin antisipasi bagaimana yang dirawat cepat keluar dan yang butuh cepat masuk. Makanya kita buat strategi tempat isolasi pasca perawatan. Itu kita imbau rumah sakit jika dilihat kondisi fisiknya sudah bagus tapi belum selesai perawatannya jadi tidak dulu dipulangkan Tetapi kita pindahkan ke tempat isolasi tadi,” bebernya.

Masih menurut Yori, saat ini pihaknya tengah mematangkan skema pascahospital. Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat kota dan provinsi kini sedang menjajaki sejumlah tempat.

“Sekarang yang pascahospital sedang dipantau kalau bisa menampung sampai 500 orang. Jadi di satu gedung sehingga koordinasinya lebih mudah,” ujar Yori.

Yori mengungkapkan, skema lain untuk mengatasi lonjakan keterisian yakni dengan menyiapkan konsep pra hospital. Yaitu semacam tempat transit untuk menunggu ruang perawatan di rumah sakit.

“Tujuannya untuk mentransit. Katakanlah ada 200 bed bisa dilayani observasi satu sampai 2 hari intinya sampai rumah sakit kosong,” dia menjelaskan.

Untuk pra hospital ini, Yori mengungkapkan, puskesmas dan klinik menjadi filter awal mendeteksi tingkat gejala yang diderita pasien. Jika tidak terlalu parah maka bisa dirawat di rumah dengan pantauan ketat oleh tim kesehatan puskesmas atau klinik.

“Strategi kedua disaring oleh puskesmas atau klinik, kalau gejalanya tidak terlalu berat maka dipantau dan isolasi mandiri di rumah. Jadi rumah sakit untuk yang betul-betul keadaan gawat yaitu kelompok bergejala kuning atau merah, atau bisa dimasukin dulu ke pra hospital yang kita buat,” katanya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Kota Sukabumi Gerecep Benahi Kabel Optik Mengambai di Jalan Ahmad Yani

    Dishub Kota Sukabumi Gerecep Benahi Kabel Optik Mengambai di Jalan Ahmad Yani

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kabel optik milik penyedia jaringan telekomunikasi yang menjuntai dan mengambai di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Pendopo Kota Sukabumi, Sabtu (24/01/2026). Kabel yang menjuntai tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, sehingga memerlukan penanganan segera guna […]

  • Kolaborasi Pemkot Bandung Dan ITB Hadirkan Living Lab Dan Smart City

    Kolaborasi Pemkot Bandung Dan ITB Hadirkan Living Lab Dan Smart City

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung dan Institut Teknologi Bandung menjajaki kerja sama Smart City & Community Innovation Center (SCCIC). Hal itu tercetus saat perwakilan SCCIC melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Bandung, Rabu 11 Mei 2022. Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyambut positif kerja sama ini. Menurut Yana, kerja sama dalam menghadirkan konsep kota cerdas […]

  • Kabel Di Kota Bandung Mulai Dialihkan Ke Bawah Tanah

    Kabel Di Kota Bandung Mulai Dialihkan Ke Bawah Tanah

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menurunkan kabel udara fiber optik yang selama ini seliweran di atas jalan. Kini, kabel jaringan telekomunikasi dipindahkan ke infrastruktur di bawah jalan atau lebih familiar disebut sistem ducting. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, saat ini sudah tersedia fasilitas ducting di 13 ruas jalan. […]

  • Digitalisasi Arsip – Perpustakaan, Bupati Bandung Luncurkan Aplikasi Si Lancar Bedas dan i-BandungKab

    Digitalisasi Arsip – Perpustakaan, Bupati Bandung Luncurkan Aplikasi Si Lancar Bedas dan i-BandungKab

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Layanan Cepat Arsip (Silancar Bedas) dan aplikasi data i-BandungKab, di Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Bandung, Selasa (12/12/2023). Bersamaan dengan itu Bupati Bandung juga meresmikan  Taman Arsip di Depo Arsip, dan penyerahan simbolis 15 unit Motor Baca (Torca) Dispusip Kabupaten […]

  • Pos Indonesia Siap Jadi Backbone Industri Kurir Nasional

    Pos Indonesia Siap Jadi Backbone Industri Kurir Nasional

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) perkuat posisi sebagai tulang punggung (backbone) layanan pos dan logistik nasional melalui model bisnis Wholesale dengan penyelenggara pos dan kurir lainnya. Ini untuk mendorong transformasi digital, efisiensi operasional dan pemerataan layanan logistik nasional hingga ke pelosok Indonesia. Direktur Business Development & Portfolio Management Pos Indonesia Prasabri Pesti mengatakan, […]

  • Dipenghujung Tahun 2021, Walikota Sukabumi Lantik Empat JPT Pratama

    Dipenghujung Tahun 2021, Walikota Sukabumi Lantik Empat JPT Pratama

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi melantik empat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) pratama dan Sembilan orang Pejabat Fungsional dilingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.Jumat, (31/12/2021). Ke empat JPT Pratama tersebut, yakni, Reni Rosyida Mutmainah menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaa Pembangunan Daerah (Bappeda), kemudian Rahmat Sukandar menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Ketiga Mohammad Hasan Asari sebagai Kepala Dinas Pendidikan […]

expand_less