Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Soal Pengelolaan Sampah, Insenerator Masih Tahap Uji Coba

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih terus mencari teknologi yang efektif dan aman untuk penanganan sampah di Kota Bandung. Oleh karenanya, Pemkot Bandung masih terus mengujicoba sejumlah teknologi termasuk insenerator.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan, sampah masih menjadi permasalahan bagi Kota Bandung. Setiap hari Kota Bandung memproduksi 1.500 ton sampah.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persennya sampah organik. Sedangkan sisanya, 30 persen sampah anorganik dan 10 persen residu.

“Memang sampah ekonomis itu relatif selesai di rumah masing-masing. Namun yang masih jadi masalah itu organik dan residu,” tutur Wakil Wali Kota Bandung dalam kegiatan peninjauan Pengelolaan sampah menggunakan insenerator di Pusat Daur Ulang Cicabe, Selasa 5 Oktober 2021.

Perlu diketahui, insenerator di Pusat Daur Ulang Cicabe merupakan hasil kerja sama Pemkot Bandung dengan Kota Kawasaki Jepang. Kerja sama ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Kota Bandung.

Yana mengakui, dengan teknologi insenarator yang dikembangkan mampu menyelesaikan sampah residu. Sehingga tidak ada sampah yang diangkut ke TPA.

“Dengan teknologi dikembangkan ini bisa menyelesaikan residu sehingga betul-betul tidak ada sampah yang terangkut ke TPA. Karena bisa bayangkan jika Sarimukti itu ditutup dan tidak diperpanjang. Bisa kita bayangkan, 1.500 ton itu sampah setara 1 lapangan sepak bola tingginya 75 cm,” ungkapnya.

“Kami saat ini belum menemukan metode lain selain insenerator untuk residu. Pemkot Bandung membuka siapapun yang bisa membantu menyelesaikan sampah di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Yana mengatakan, jika level kewilayahan mampu meresidu sampah sekelas TPS maka tidak perlu lagi untuk membuang ke TPA.

“Karena dengan mesin kecil dan skala kecil. Kalau per hari tonasenya besar dan tinggi kita bisa level TPS saja. Sekitar 150 TPS kita punya di Kota Bandung. Itu kita tempatkan, sehingga selesai tidak ada sampah yang masuk ke TPA,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Peneliti Kolaborasi Universitas Islam Bandung dan Hiraki Shoji, Mohamad Satori mengatakan, insenerator ini diawali dengan keinginan Wali Kota Bandung ketika berkunjung ke Kota Kawasaki.

“Ada satu alternatif untuk memusnahkan residu. Maka merespon itu mencari beberapa alternatif. Kerjasama dengan perguruan tinggi salah satunya dengan Unisba. Kami mencoba meneliti dan harus mengujicoba dan memverivikasi secara teknis maupun ekologis,” bebernya.

Insenerator tersebut memiliki kapasitas 30-35 kg setiap jamnya dengan pengoperasiannya masih dalam observasi.

“Untuk pengoperasiannya, listrik itu untuk menyalakan panel serta juga BBM digunakan. Untuk pengematannya, starting itu harus pakai bahan mudah terbakar seperti batok atau kayu,” tuturnya.(yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Rekor MURI, Festival Kuliner KRAFT  Pertama Di Indonesia

    Raih Rekor MURI, Festival Kuliner KRAFT Pertama Di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Festival kuliner KRAFT bertema “Beragam Rasa Satu Keju”  yang digelar di jalan majapahit,Gasibu,Bandung,Sabttu (7/9/19), Festival tersebut pun mendapatkan sertifikat pemecahan rekor penyajian terbanyak untuk kuliner keju dari Museum Rekor Indonesia. Sejak pukul 9.00 WIB dibuka, festival sudah dipenuhi pengunjung. Beberapa di antaranya mengetahui dari media sosial kuliner kegemarannya masing-masing. President Director Mondelez […]

  • Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Dari BI Perwakilan Provinsi Jabar

    Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Dari BI Perwakilan Provinsi Jabar

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan pengahrgaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam apresiasi Jawara Ekonomi Digital (Ajeg). Piala penghargaan tersebut diserahkan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar, Ameriz M. Moesa, kepada Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, di Balaikota Sukabumi. Senin, (9/8/2021). Fahmi dalam sambutanya menyampaikan, rasa syukur karena Kota Sukabumi […]

  • USB YPKP Bandung Jalin Kerjasama Bersama Indonesia Soken

    USB YPKP Bandung Jalin Kerjasama Bersama Indonesia Soken

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rangka peningkatan jumlah kerjasama riset yang bersifat multi dan lintas-disiplin dengan perguruan tinggi serta guna meningkatkan jumlah publikasi Internasional, Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung bersama Investor Indonesia Research Institute Japan (Indonesia Soken) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Aula bjb Corner, Gedung B Lantai 1 Universitas Sangga Buana Bandung, […]

  • Masyarakat Butuh Transparansi UU Cipta Kerja. KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Harus Risih?

    Masyarakat Butuh Transparansi UU Cipta Kerja. KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Harus Risih?

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInewa.id – Ketua Komisi Infomasi (KI) Jabar Ijang Faisal/ IF, meminta pemerintah untuk segera membuka akses terhadap undang-undang Cipta kerja. Menur utnya masyarakat butuh mengakses undang-undang tersebut untuk menghilangkan keraguan yang selama ini menjadi polemik. Menurut IF, hoaks yang disangkakan pemerintah dan DPR saat ini bisa jadi karena tertutupnya akses publik. “Padahal UU nomor […]

  • Lantik 24 ASN, Wali Kota Sukabumi Dorong Birokrasi Profesional dan Adaptif Teknologi Digital

    Lantik 24 ASN, Wali Kota Sukabumi Dorong Birokrasi Profesional dan Adaptif Teknologi Digital

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.751
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melantik dan mengambil sumpah jabatan 24 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Kamis (6/8/2026). Pelantikan tersebut, menjadi bagian dari upaya penguatan birokrasi melalui penerapan sistem merit dan manajemen talenta untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Prosesi pelantikan berlangsung di ruang utama Balai Kota Sukabumi dan […]

  • Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Kota Sukabumi alami deflasi di bulan Agustus sebesar 0,22 persen. Deflasi juga terjadi di bulan sebelumnya (Juli) dengan nilai 0,06 persen. Melihat kondisi tersebut, membuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat mewaspadai. Sebab, adanya deflasi bisa saja akan menyebabkan terjadinya resesi ekonomi.”Ya, kita tetap mewaspadai, adanya deflasi di dua bulan secara berturut-turut,”ungkap Sekretaris TPID […]

expand_less