Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dana KUR Bagi Petani Dinilai Belum Maksimal, Hergun : Cukup Gunakan Smart Phone Beres..!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Pemanfaatan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani sampai saat ini tergolong belum maksimal. Padahal, semenjak pemerintah menggelontorkan program KUR sejak tahun 2007 sampai saat ini kurang lebih sudah tersalurkan mencapai Rp625 triliun. Dan ditahun 2019 dinyatakan sebesarRp190 triliun, sementara di tahun 2020 ini tentu saja akan lebih tinggi.

“Secara nasional, penyerapan KUR di kalangan petani hanya mampu mencapai 11 persen. Melihat kondisi tersebut tentu saja mejadi sebuah tantangan para Perbankan penyalur KUR, khususnya bank milik pemerintah agar bisa menyentuh lagi para kaum petani,”ujar Anggota DPR RI Heri Gunawan usai melakukan kegiatan resesnya disalah satu Hotel di Kota Sukabumi. Senin, (09/03/2020).

Melihat kondisi tersebut lanjut Heri, pihak perbankan penyalur KUR bisa lebih menginformasikan lagi kepada masyarakat, khususnya para petani tentang tata cara mengakses KUR. Padahal lanjut Heri, untuk mendapatkan KUR itu tidak sulit. Seperti yang di contohkan oleh salah satu perbankan penyalur KUR (BRI), bahwa cukup dengan menggunakan smart phone bisa langsung selesai, tapi dengan catatan pinjamanya dibawah Rp50 juta sebab tanpa anggunan.”Saya berharap perbanakn termasuk OJK juga bisa membuktikan mudahnya mengakses KUR,”tandas Heri.

Heri juga berharap, bukan hanya perbankan saja, melainkan pemerintah, OJK dan pengguna otoriter bisa berkolaborasi untuk mempermudah dalam akses KUR. Selain itu juga lanjut Heri, dengan mudahnya akses permodalan di perbankan tentu saja akan memperkikis bank emok.

“Dengan mudahnya memberikan akses KUR, bisa turut menumbuh kembangkan potensi ekonomi yang ada di Sukabumi yang nantinya bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional juga,”tutur Heri.

Meskipun kata Heri, secara langsung antara KUR dan pertumbuhan eknomi tidak berhubungan, tapi  kalau di balik, satu persen pertumbuhan ekonomi bisa menciptakan kurang lebih 400 ribu tenaga kerja.”Untuk saat ini kita belum bisa bicara. Pertama dari segi global ekonomi kita tidak terlalu baik, kemudian adanya perang dagang masih berlanjut, dan terakhir kita masih tergantung dengan impor. Yang jelas saat ini saya mengiinginkan masyarkat bisa lebih mudah dalam mengakses permodalan di perbankan, dengan tujuan perekonomian di Sukabumi terus tumbuh,”pungkas Heri.(Ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survey Gunakan Metode RSI, Lebih Takut Kehilangan Pekerjaan Dibandingkan Tertular Covid-19

    Survey Gunakan Metode RSI, Lebih Takut Kehilangan Pekerjaan Dibandingkan Tertular Covid-19

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagian orang ternyata lebih khawatir kehilangan pekerjaan dibandingkan terpapar Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19). Hal ini terungkap melalui survei yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung. Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Khairul Rizal, survei ini menggunakan metode Road Side Interview […]

  • Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting Disejumlah Pasar Terpantau Stabil

    Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting Disejumlah Pasar Terpantau Stabil

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.com — Dipenghujung akhir bulan September 2019, Perkembangan harga bahan pokok penting (bapokting) dan barang strategis lainya di sejumlah Pasar yang terdapat di Kota Sukabumi terpantau stabil.  Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, tidak ditemukan adanya komoditas yang alami penaikan ataupun penurunan harga. “Hasil monitor […]

  • Usai Melantik, Ini Pesan Pj Wali Kota Sukabumi ke Pj Sekda

    Usai Melantik, Ini Pesan Pj Wali Kota Sukabumi ke Pj Sekda

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, secara resmi melantik M. Hasan Asari sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi. Jumat, (6/9/2024). Sebelum menjabat, Penjabat sekretarsi, Hasan dipercaya untuk mejabat sebagai PLH Sekda. Pelantikan yang dihadiri diantaranya oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kemudian Kepala Dinas Tenaga […]

  • LSM Jawara Ungkap Kongkalikong Pejabat PU Binamarga Kota Bandung

    LSM Jawara Ungkap Kongkalikong Pejabat PU Binamarga Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Mekanisme pengadaan proyek di Dinas PU Binamarga Kota Bandung terkait beberapa pekerjaan penunjukan langsung tahun anggaran 2018 terindikasi adanya kongkalikong pejabat PU Binamarga. Hal ini diungkapkan LSM Jawara, dimana pihak LSM Jawara di tawarkan sejumlah proyek pekerjaan fisik oleh salah satu pejabat di Dinas PU Binamarga Kota Bandung dengan menyetorkan sejumlah uang ke lembaga […]

  • Bantu Warga Terdampak Covid-19,  Jajaran Polres Cimahi Sampaikan Himbauan Kepada Warga Tetap Menerapkan Prokes dan Vaksin

    Bantu Warga Terdampak Covid-19, Jajaran Polres Cimahi Sampaikan Himbauan Kepada Warga Tetap Menerapkan Prokes dan Vaksin

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID – Polres Cimahi Polda Jabar Bersama PJU serta Jajaran Polsek Padalarang dan Pemerintahan Kecamatan Padalarang membagikan Bansos (Bantuan Sosial) berupa beras sebanyak 500 Kg kepada warga terdampak Covid-19 di Gadobangkong Kec. Ngamprah. Sabtu (25/09/2021). Kapolres Cimahi Polda Jabar AKBP Imron Ermawan menjelaskan, personelnya membagikan sejumlah 500 Kg beras seberat masing-masing 5 Kilogram kepada warga […]

  • AMKS Desak Kepastian Hukum, Wakaf Uang di Sukabumi Diminta Ditinjau Ulang

    AMKS Desak Kepastian Hukum, Wakaf Uang di Sukabumi Diminta Ditinjau Ulang

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Aliansi Masyarakat Kota Sukabumi (AMKS) menyoroti polemik wakaf uang yang masih berlangsung di Kota Sukabumi. Dalam audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, AMKS menekankan perlunya kepastian hukum sebelum program tersebut dijalankan. Menurut Juru Bicara AMKS, Anggi Fauzi, permasalahan bukan terletak pada konsep wakaf uang, tetapi mekanisme pelaksanaan dan landasan hukumnya. […]

expand_less