Breaking News
Trending Tags

Akibat Iuran BPJS Naik 100℅, Peserta Cimahi-KBB Ajukan Turun Kelas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
  • visibility 721
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KBB, MBInews.id – Setelah adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mencapai 100 persen per 1 Januari 2020. Sekitar 10 persen peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Cabang Cimahi turun kelas.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Idham Kholid mengungkapkan, penurunan kelas tersebut terlihat dari jumlah kunjungan di sejumlah rumah sakit yang melayani pasien BPJS. Mereka memutuskan untuk menurunkan pelayanan dari kelas I ke kelas II ataupun dari kelas II ke kelas III untuk menyesuaikan tarif baru.

“Dan, kami juga membantu proses penurunan kelas bagi para peserta BPJS Kesehatan. Datang saja ke Kantor BPJS setempat untuk mengajukan penurunan kelas,” katanya, Rabu (4/12/2019).

BPJS Kesehatan Cabang Cimahi melayani kepesertaan JKN untuk warga di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Di Kota Cimahi, kepesertaan BPJS sudah mencapai 90% dari jumlah penduduk sekitar 800.000 orang. Sementara di Bandung Barat, kepesertaan baru mencapai 76% dari total penduduk sekitar 1,7 juta orang.

Secara umum, lanjut dia, peserta yang menurunkan kelas tersebut merupakan peserta BPJS mandiri. Sebab untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung pemerintah daerah, tetap mendapatkan layanan di kelas III.

Penyesuaian tarif iuran BPJS Kesehatan tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. “Penyesuaian iuran ini untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan program jaminan kesehatan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen itu terangkum dalam Pasal 34 Perpres Nomor 75 Tahun 2019. Dalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa besaran iuran yang harus dibayarkan sebesar Rp 42.000 per bulan untuk kelas III, sebesar Rp 110.000 per bulan untuk kelas II, dan sebesar Rp 160.000 per bulan untuk kelas I.

“Untuk peserta mandiri akan berlaku di 1 Januari 2020, dengan penyesuaian sebagaimana dalam Perpres dimaksud. Kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000, kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000, dan kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah, kenaikan iuran sudah berlaku sejak 1 Agustus 2019. Untuk golongan PBI ini yang awalnya dikenakan tarif iuran sebesar Rp 23.000 per bulan kini menjadi Rp 42.000 per bulan yang dibayarkan oleh pemerintah.

Di sisi lain, Idham menambahkan, pangkal permasalahan keuangan di tubuh BPJS Kesehatan adalah karena adanya ketidaksesuaian antara jumlah pembayaran pengguna dan uang yang dikeluarkan BPJS Kesehatan. “Makanya kami defisit. Tapi untuk pembayaran ke sejumlah rumah sakit, kami sudah hampir menyelesaikannya. Tinggal tersisa satu bulan lagi,” tandasnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Bakal Hadiahi Umrah Bagi Kafilah

    Pemkot Bandung Bakal Hadiahi Umrah Bagi Kafilah

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung, Oded M Danial opimistis kafilah Kota Bandung mampu menorehkan prestasi dalam Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-16 2019 tingkat Jawa Barat di Kota Bandung, 26-30 April 2019. Pemkot Bandung akan memberi hadiah umrah bagi kafilah berprestasi. Mang Oded Sapaan Karib Wali Kota Bandung mengutarakan itu usai menghadiri Pembukaan […]

  • BPTD Wilayah IX Jabar, Bagikan Sembako Di Kota Sukabumi

    BPTD Wilayah IX Jabar, Bagikan Sembako Di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,-Mbinews.id– Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Jawa Barat, bagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat. Dalam pembagian paket sembako tersebut, BPTD berkolaborasi dengan unsur Forkopimda kota Sukabumi. “Pembagian paket sembako ini kita lakukan di Kota Suakbumi, melibatkan Pemda Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, dan Kodim 0607 Sukabumi,”ujar Kepala BPTD wilayah IX Provinsi Jawa Barat, […]

  • Cegah Penyebaran Covid-19, Pemprov Jabar Keluarkan Maklumat Untuk Warga Jabar Tidak Mudik & Piknik

    Cegah Penyebaran Covid-19, Pemprov Jabar Keluarkan Maklumat Untuk Warga Jabar Tidak Mudik & Piknik

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –   Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat mengeluarkan maklumat untuk tidak mudik dan tidak piknik kepada seluruh warga Jawa Barat. Maklumat ini dikeluarkan melalui Surat Edaran No. 360/49/Dishub ditujukan kepada para Bupati dan Walikota di Jawa Barat. Menurut Sekretaris Daerah Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, maklumat ini dikeluarkan dengan tujuan agar penyebaran virus korona […]

  • bank bjb Raih Penghargaan Gubernur Jabar, Sejahterakan Petani Melalui Pembiayaan Sistem Resi Gudang

    bank bjb Raih Penghargaan Gubernur Jabar, Sejahterakan Petani Melalui Pembiayaan Sistem Resi Gudang

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUBANG -MBInewa.id – bank bjb meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selaku Pembina Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Barat atas dukungan dalam memfasilitasi akses keuangan kepada petani melalui pembiayaan sistem resi gudang. Penghargaan yang diraih bank bjb diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat dalam rangka optimalisasi S-SRG di Jawa Barat […]

  • Hadiri Sosialisasi Pasar Pelita, Fahmi Tekankan Pengembang  Urus SLF

    Hadiri Sosialisasi Pasar Pelita, Fahmi Tekankan Pengembang Urus SLF

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, melakukan peninjauan progres pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, Sabtu (11/9/2021). Berdasarkan progres pembangunan ini, saat ini pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi sudah selesai. Hanya tinggal menunggu Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan, setelah itu Pasar Pelita Kota Sukabumi akan […]

  • Ini Pesan Penting Pj Wali Kota Sukabumi di Penutupan Orientasi PPPK

    Ini Pesan Penting Pj Wali Kota Sukabumi di Penutupan Orientasi PPPK

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi Tahun 2024, di Gedung KORPRI, Sukabumi. Selasa, (27/8/2024). Kusmana menekankan, pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan, sebagai fondasi bagi setiap aparatur sipil negara (ASN). “Proses ini, adalah sesuatu yang harus diikuti […]

expand_less