Breaking News
Trending Tags

Narkoba Mengintai Generasi Muda Jabar, BNNP: Jangan Tunggu Masuk Keluarga

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 743
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

BANDUNG, Eljabar.com — Ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Jawa Barat masih berada pada level serius. Dengan jumlah penduduk sekitar 51,7 juta jiwa, Jawa Barat dinilai menjadi wilayah strategis yang dimanfaatkan jaringan narkotika untuk memasok barang haram ke berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si., mengatakan posisi geografis dan besarnya populasi Jawa Barat menjadikan provinsi ini memiliki kerawanan tinggi terhadap peredaran narkotika.

“Jawa Barat menjadi batu loncatan dari banyak kasus narkotika nasional,” ujar Sulistyo dalam podcast Basa Basi PWI Kota Bandung.

Menurut Sulistyo, sejumlah kasus besar pernah berhasil diungkap di Jawa Barat. Di antaranya pabrik PCC di Kawalu, Tasikmalaya, yang disebut mampu memproduksi jutaan pil setiap hari, serta pengungkapan pabrik narkotika lainnya di wilayah Cimahi.

BNNP Jawa Barat juga pernah menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar, termasuk pengungkapan sekitar lima ton ganja di Kota Bogor.

Generasi Muda Jadi Kelompok Paling Rentan

Sulistyo menegaskan, perang melawan narkotika tidak boleh hanya berorientasi pada penangkapan bandar dan pengedar. Ancaman yang jauh lebih mengkhawatirkan adalah dampaknya terhadap generasi muda.

Ia mengungkapkan, pengguna narkotika yang menjalani layanan rehabilitasi BNN tidak sedikit yang masih berusia remaja. Bahkan, terdapat anak berusia 13 hingga 15 tahun yang sudah terpapar narkoba.

“Pengguna terbanyak itu generasi muda,” katanya.

Menurut Sulistyo, masyarakat sering kali baru menyadari bahaya narkoba setelah persoalan tersebut masuk ke dalam lingkungan keluarga. Padahal, peredaran narkotika dapat terjadi di tengah masyarakat dan menyasar berbagai kelompok.

Kondisi itu dinilai dapat menghambat upaya Jawa Barat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Namun, upaya tersebut akan kehilangan hasil apabila generasi muda yang telah dibekali pendidikan justru terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kalau upaya pendidikan yang tinggi ditarik lagi ke belakang oleh peredaran narkoba yang masif, tentu menjadi persoalan,” ujarnya.

Jalur Darat, Laut dan Udara Diawasi

Untuk memutus mata rantai peredaran narkotika, BNNP Jawa Barat memperkuat pengawasan terhadap berbagai jalur yang berpotensi digunakan jaringan pengedar, mulai dari jalur darat, laut hingga udara.

Sulistyo mengatakan keterbatasan sarana tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pengawasan. Dalam operasi tertentu, BNN berkolaborasi dengan kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Wilayah pesisir selatan Jawa Barat, mulai Pangandaran hingga Garut, turut menjadi perhatian karena memiliki akses jalur laut yang berpotensi dimanfaatkan untuk transaksi narkotika.

Bahkan, nelayan tradisional dikhawatirkan dapat dimanfaatkan jaringan pengedar untuk melakukan transaksi di tengah laut.

Pengawasan juga dilakukan terhadap jalur penerbangan melalui pemeriksaan atau screening secara insidental berdasarkan momentum maupun informasi intelijen.

“Tidak ada ruang hukum di Indonesia yang tidak bisa dimasuki oleh BNN. Di mana pun potensi penyalahgunaan itu ada,” tegas Sulistyo.

Tak Ada yang Kebal Hukum

Sulistyo juga menegaskan bahwa tidak ada pihak yang memiliki kekebalan hukum dalam perkara narkotika.

Jabatan, profesi maupun akses tertentu, kata dia, tidak boleh menjadi celah bagi jaringan narkotika untuk menjalankan aksinya.

Ia mencontohkan pengungkapan kasus seorang pilot asal Malaysia yang membawa sabu dalam jumlah puluhan kilogram. Kasus tersebut menunjukkan bahwa jaringan narkotika dapat memanfaatkan berbagai profesi dan jalur untuk menyelundupkan barang haram.

“Secara prinsip hukum, tidak ada manusia yang kebal hukum,” ujarnya.

Masyarakat Diminta Tak Takut Lapor

Di sisi lain, Sulistyo mengajak masyarakat tidak takut berhubungan dengan BNN, terutama ketika membutuhkan bantuan rehabilitasi bagi anggota keluarga yang telah terpapar narkotika.

Ia menegaskan layanan rehabilitasi yang diberikan BNN kepada masyarakat tidak dipungut biaya.

“Rehabilitasi di BNN itu gratis. Semuanya gratis,” katanya.

Karena itu, keluarga yang memiliki anggota terpapar narkoba diminta tidak merasa malu ataupun takut mencari pertolongan.

Menurut Sulistyo, pengguna narkotika perlu mendapatkan penanganan dan rehabilitasi. Sementara sasaran utama penindakan hukum adalah bandar dan pengedar.

“Yang harus takut itu pengedar sama bandar,” tegasnya.

Lawan Narkoba Lewat Pupuh Sinom

Upaya pencegahan juga dilakukan BNNP Jawa Barat dengan menggunakan pendekatan budaya yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Salah satunya melalui seni tradisional Sunda, yakni pupuh Sinom.

Sulistyo menjelaskan, Sinom dipilih karena secara filosofi berkaitan erat dengan fase kehidupan anak muda. Sejak dahulu, pupuh tersebut digunakan sebagai media menyampaikan nasihat dan pepeling kepada generasi muda.

Melalui pendekatan budaya itu, pesan mengenai bahaya narkoba diharapkan lebih mudah diterima dan diingat oleh anak-anak serta remaja.

“Nasihatnya ini untuk anak muda, agar mereka memiliki daya tangkal, daya tahan dan pengetahuan bahwa narkoba ini berbahaya,” jelasnya.

Program tersebut kemudian dikembangkan melalui lomba ngawih yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Sulistyo menyebut sekitar 182 peserta yang terdiri dari seniman muda, remaja, pelajar dan seniman profesional terlibat dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap pesan antinarkoba tidak berhenti sebagai kampanye sesaat, tetapi menjadi nilai yang tertanam sejak dini.

Pesan Tegas untuk Anak Muda

Menutup perbincangan, Sulistyo mengingatkan generasi muda agar berani menolak setiap tawaran menggunakan narkoba.

Menurutnya, modus peredaran narkotika kerap dimulai dengan memberikan narkoba secara gratis. Setelah korban mulai ketagihan, pengedar kemudian membuat pengguna bergantung hingga terlilit utang.

Karena itu, ia meminta generasi muda tidak takut dicap tidak gaul atau pengecut ketika menolak narkoba.

“Tidak apa-apa kalau dianggap cemen. Yang penting sehat,” pesannya.

Sulistyo juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

Sebab, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada BNN dan aparat penegak hukum. Keterlibatan keluarga, sekolah, lingkungan dan masyarakat menjadi kunci untuk memutus mata rantai peredaran narkotika sekaligus melindungi generasi muda Jawa Barat.

“Jaga diri dan keluarga kita dari ancaman para bandar narkoba. Hidup sehat lebih baik daripada setelah terjerumus, untuk keluarnya juga berat,” pungkasnya. (*)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Berkomitmen Wujudkan Pemilu Damai Bersama Seluruh Unsur

    DPRD Kota Bandung Berkomitmen Wujudkan Pemilu Damai Bersama Seluruh Unsur

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh TNI dalam menjaga pemilu damai pada tahun 2024 mendatang. Salah satunya dengan melakukan Penandatanganan Pakta Integritas dan Deklarasi Pemilu Damai yang digelar TNI dan diikuti seluruh unsur masyarakat dan pemimpin organisasi di Kota Bandung. “Tentu ini perlu, dan […]

  • Bank BJB Perkuat Tata Kelola, Pemkot Sukabumi Nikmati Kenaikan Dividen

    Bank BJB Perkuat Tata Kelola, Pemkot Sukabumi Nikmati Kenaikan Dividen

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 575
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menegaskan komitmennya dalam memperkuat kinerja bank daerah, setelah menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk yang digelar di Bale Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Dalam forum tersebut, pemegang saham menyepakati sejumlah keputusan strategis, mulai dari pengesahan laporan tahunan, […]

  • Malam Tahun Baru, Lapdek Sukabumi Resmi Ditutup

    Malam Tahun Baru, Lapdek Sukabumi Resmi Ditutup

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jelang malam pergantian tahun untuk menghindari terjadinya kerumunan massa, Pemerintah Kota Sukabumi akan menutup fasilitas publik Lapang Merdeka dari berbagai aktivitas saat malam tahun baru nanti. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengkonfirmasi langsung perihal rencana penutupan yang akan dilakukan pada tanggal 31 Desember mendatang, Kamis (29/12). “Hasil koordinasi yang telah kita lakukan […]

  • Dunia Jurnalisme Tengah Bersaing Dengan Artificial Intelegence

    Dunia Jurnalisme Tengah Bersaing Dengan Artificial Intelegence

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan dunia jurnalisme saat ini tengah bersaing dengan Artificial Intelegence (AI) atau kecerdasan buatan. Menurutnya, perkembangan teknologi yang ada saat ini bukan alasan untuk menurunkan kualitas jurnalisme di Indonesia. Hal itu disampaikan Nadiem dalam sambutannya di pembukaan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) […]

  • Dewan Apresiasi Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap PAD Kota Bandung

    Dewan Apresiasi Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap PAD Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyampaikan apresiasinya terhadap sektor pariwisata yang telah berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah. Hal tersebut diungkapkan Asep pada Sosialisasi Citra Pariwisata Kota Bandung Tahun 2025 di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika No. 112 Kota Bandung, pada Selasa, 7 Oktober 2025. Berdasarkan data […]

  • Ribuan Orang Antar Jenazah Oded M Danial ke Tempat Peristirahatan Terakhir di Tasikmalaya

    Ribuan Orang Antar Jenazah Oded M Danial ke Tempat Peristirahatan Terakhir di Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 11 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ribuan orang mengantar almarhum Oded M. Danial ke tempat peristirahatan terakhirnya di Lengkong Tangah, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 10 Desember 2021. Wali Kota Bandung periode 2018-2023 itu mengakhiri baktinya setelah tiga tahun mengabdi. Dari Pendopo Kota Bandung, jenazah Oded dilepas pukul 18.30 WIB. Hingga akhirnya tiba di Kota Tasikmalaya pada pukul 22.10 WIB. […]

expand_less