Breaking News
Trending Tags

Sebanyak 445 Warga Cidadap Punya Sertifikat Tanah Gratis Lewat PTSL

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Mimpi warga Cidadap miliki sertifikat tanah secara gratis terwujud hari ini. Tepat pada Kamis, 13 Januari 2022 di Hotel Cipaku Eco Bambu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung menyerahkan sertifikat tanah kepada 455 warga Cidadap melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Pada kegiatan serah terima kali ini, BPN Kota Bandung meluncurkan PTSL untuk tiga kelurahan di Kecamatan Cidadap, yakni Kelurahan Ciumbuleuit, Ledeng, dan Hegarmanah. Sebanyak 20 warga menjadi perwakilan untuk menerima sertifikat tanah dalam acara ini.

Pada kegiatan ini, Plt. Walikota Bandung, Yana Mulyana menjelaskan, pentingnya sertifikat sebagai bukti hukum atas kepemilikan tanah.

“Ketika masyarakat sudah memiliki sertifikat atas kepemilikan bidang tanah yang ditempati, dan mereka ingin ‘menyekolahkan’ sertifikat tanahnya sebagai ikhtiar pemulihan ekonomi, tentunya proses dari pihak perbankan pasti akan lebih mudah,” papar Yana.

Yana berharap, melalui program PTSL ini, semua bidang tanah yang ada Kota Bandung bisa tersertifikasi dengan cepat dan mudah.

“Dengan program ini, kita bisa berupaya membantu masyarakat untuk memiliki sertifikat gratis. Prinsip keadilan dan prinsip kepastian hukum atas semua bidang tanah yang ada di Kota Bandung ini semoga bisa terwujud,” ujar Yana.

Selaras dengan harapan Yana, Kepala BPN Kota Bandung, Andi Kadandio Alepuddin mengatakan, melalui program PTSL, 95 persen warga Bandung sudah memiliki sertifikat.

Untuk meningkatkan jumlah ini, Andi menambahkan, BPN akan melakukan strategi bottom up dalam berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

“Tahun 2022 ini kita coba metodenya dengan button up. Masyarakat tinggal lapor RT, RW, kelurahan untuk berkoordinasi dengan kami. Nanti, data dari setiap RT dan RW akan diverifikasi dengan data yang kami miliki,” ucap Andi.

Andi menambahkan, target di tahun 2022 ini BPN dan Pemkot Bandung bisa menyertifikasi 1.500-2.000 sisa tanah yang belum bersertifikat. Salah satu caranya melalui aplikasi Sentuh Tanahku.

Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa mengetahui segala informasi tentang pertanahan, seperti syarat untuk mengurus sertifikat, mengajukan plotting tanah, dan memantau perkembangan dari sertifikat tanahnya.

“Ini upaya BPN untuk lebih dekat dengan masyarakat. Aplikasi ini juga sebagai bentuk edukasi atas pentingnya kita memiliki sertifikat tanah,” imbuh Andi.

Andi memaparkan, jika biasanya masyarakat hanya akan mendatangi BPN jika mereka ingin ‘menyekolahkan’ tanahnya atau saat terjadi sengketa tanah.

“Padahal tanah itu adalah hajat kita. Dengan adanya sertifikat tanah yang dimiliki masyarakat, maka kemungkinan besar bisa terhindar dari kasus mafia tanah yang akhir-akhir ini ramai,” jelas Andi.

Hal ini juga disampaikan Camat Cidadap, Hilda Hendrawan. Hilda mengakui, jika masih banyak warga yang belum memahami pentingnya memiliki sertifikat tanah.

“Warga kami masih banyak yang merasa cukup dengan SPPT PBB saja untuk memiliki hak kepemilikan tanah. Padahal, SPPT bukan bukti kepemilikian tanah,” aku Hilda.

Salah satu warganya yang sudah 60 tahun tinggal di rumah tak tersertifikasi adalah Ngatmini. Wanita paruh baya yang juga menjadi salah satu penerima PTSL. Setelah serah terima berlangsung, digenggameratnya sertifikat tanah yang kini sudah resmi ia miliki.

Ngatmini menceritakan, jika selama ini ia hanya memiliki surat-surat biasa untuk membuktikan kepemilikan tanah rumahnya.

“Baru bikin sertifikat tanah itu sekarang. Dulu cuma punya surat-surat biasa, tapi lengkap sama surat pajaknya juga,” ucap Ngatmini.

Tak memakan waktu lama, Ngatmini menyampaikan, jika ia hanya butuh kurang dari tiga bulan sampai sertifikat tanahnya selesai.

“Tidak lama, kurang dari tiga bulan sudah jadi. Alhamdulillah gratis juga,” ujarnya.

Ngatmini mengaku memperoleh informasi dari tetangganya tentang program PTSL gratis ini. Akhirnya, Ngatmini pun mendaftarkan sertifikasi untuk tanah rumahnya seluas 46 meter persegi. Di rumah inilah Ngatmini tinggal bersama anak dan cucunya.

“Anak saya kerja jadi tukang ojek. Kalau sertifikatnya bayar, saya enggak tahu dapat uang dari mana. Saya cuma bisa bilang terima kasih, sudah dibantu bikin sertifikat. Semoga Tuhan balas dengan banyak rezeki,” tuturnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Temukan Pungutan Liar Oleh ASN,  Wali Kota Bandung Minta Warga Tak Segan Malapor

    Jika Temukan Pungutan Liar Oleh ASN, Wali Kota Bandung Minta Warga Tak Segan Malapor

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta masyarakat agar tak segan melaporkan apabila menemukan praktik Pemungutan Liar (Pungli) oleh aparat Pemerintah Kota (Pemkot). Utamanya, dalam rangka pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Hal ini disampaikan langsung oleh Oded kepada masyarakat yang sedang mengurus administrasi di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) […]

  • Dinilai Berprestasi, Kapolres Sukabumi Kota Berikan Penghargaan Kepada Anggotanya

    Dinilai Berprestasi, Kapolres Sukabumi Kota Berikan Penghargaan Kepada Anggotanya

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 28 anggota Polres Sukabumi Kota meraih penghargaan yang diberikan oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin. Penyerahan penghargaan tersebut, dilakukan di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Senin (27/9/2021). “Hari ini, sebanyak 28 personel diberikan penghargaan atas pelaksanaan tugas melebihi tugasnya sehari-hari dan terhadap personel yang berprestasi di bidang tugasnya masing-masing,” ucap […]

  • Dishub Kabupaten Bandung Melalui Unit Pelayanan Soreang, Lakukan Uji Layak Bus Angkutan Lebaran

    Dishub Kabupaten Bandung Melalui Unit Pelayanan Soreang, Lakukan Uji Layak Bus Angkutan Lebaran

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Dishub Kab Bandung melaksanakan dan pemeriksaan uji Emisi dan uji laik jalan Bus angkutan Lebaran , “Ungkap Drajat Wijaya S. Sos, Penanggung Jawab Pengujian Kendaraan Bermotor Pelayanan Soreang, Kamis (20/3/2025). Drajat mengatakan, pemeriksaan kendaraan untuk angkutan Bus, angkutan lebaran tahun 2025 , kami dari Dinas Perhubungan melalui Pengujian Kendaraan Bermotor memeriksa […]

  • Hadirnya Polisi RW untuk menjaga Kota Bandung Agar Kondusif

    Hadirnya Polisi RW untuk menjaga Kota Bandung Agar Kondusif

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjaga Kota Bandung yang kondusif merupakan tanggung jawab seluruh pihak, tidak hanya polisi tetapi juga warga. Untuk menyinergikan hal itu, Polri meluncurkan program Polisi RW. Di Kota Bandung, Polisi RW telah diluncurkan pada Kamis 11 Mei 2023 lalu. jumlahnya1.600 Polisi RW yang siap berkolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung. Para […]

  • Perekonomian Kota Sukabumi Melemah, PAD  Alami Penurunan 14,49 Persen

    Perekonomian Kota Sukabumi Melemah, PAD Alami Penurunan 14,49 Persen

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Angaran Pendapatan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) perubahan tahun anggaran 2020 mengalami penurunan. Khususnya sektor Pendapatan ASli Daerah (PAD). “Iya PAD kita alami penurunan sekitar 14.49 persen, khusunya berhubungan dengan Pajak hotel, restoran dan sejenisnya,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi usai rapat Paripurna penjelasan R-APBD perubahan anggaran tahun 2020. Di ruang […]

  • Sistim PPDB Jabar,  FMPP Kecewa  “Jangankan Belajar Daftar Saja Harus Pakai Uang”

    Sistim PPDB Jabar, FMPP Kecewa “Jangankan Belajar Daftar Saja Harus Pakai Uang”

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) geruduk  kantor Disdik Jabar ungkapkan rasa kekecewaan terhadap putra putri meteka terhadap penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2020 Orang tua yang tergabung dalam FMPP ini mengeluhkan masalah sistem PPDB sosialisasi dan tranparansi penerimaan peserta didik kepada panitia PPDB kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr Rajiman, […]

expand_less