Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bupati Bandung Sebut Uang yang Beredar di Desa dan Kelurahan Capai  Rp 5 Triliun

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung melihat uang yang beredar di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung totalnya mencapai kurang lebih sekitar Rp 5 triliun pada setiap tahunnya.

Ia menyebutkan uang triliunan rupiah yang beredar ke desa maupun kelurahan itu digulirkan melalui program APBD Kabupaten Bandung maupun APBN.

“Untuk itu kebijakan pemerintah akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Contoh kebijakan Bupati akan berdampak pada ekonomi masyarakat, kemudian kebijakan kepala desa juga akan berdampak pada ekonomi masyarakat,” kata Dadang dalam keterangannya saat giat Rembug Bedas ke-124 di Desa Mandalasari Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung , Selasa (4/6/2024).

Bupati Bedas mengatakan kebijakan pemerintah itu mulai dari adanya bantuan uang tunai, insentif RT, RW, dan program pembangunan lainnya.

Ia mencontohkan anggaran yang digulirkan ke Desa Mandalasari dalam setahun mencapai Rp 3,1 miliar yang dikalikan 270 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Bandung, sehingga besarannya mencapai tidak kurang sekitar Rp 800 miliar.

“Belum program-program lainnya, sehingga secara teori ekonomi mikro, uang ini akan beredar di desa dan kelurahan,” sebutnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mencontohkan, para Ketua RT dan RW, serta kader PKK saat ini memiliki insentif melalui kebijakan Pemkab Bandung.

“Termasuk guru ngaji dapat insentif. Pastinya setelah menerima uang insentif itu, minimal penerima manfaat program itu belanja beras, makanan, lauk pauk dan sebagainya di warung yang ada di desa masing-masing, sehingga uang akan berputar di desa,” ujarnya.

Kemudian, imbuhnya, pemerintah desa memiliki program pembangunan yang menciptakan gang, sehingga uang atau anggaran yang ada dibelanjakan di wilayah tersebut.

“Maka secara ekonomi akan berpengaruh,” kata Kang DS.

Maka, lanjut Kang DS, dilaksanakan kegiatan rutin Rembug Bedas yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung ini untuk memberikan pencerahan, edukasi dan juga menyampaikan informasi program selama kepemimpinannya.

Dikatakannya, menyampaikan program prioritas itu selama tiga tahun dibawah kepemimpinannya di Kabupaten Bandung.

“Dari 13 program prioritas Bupati Bandung ini, tentunya sudah berjalan,” ungkapnya.

Yang jadi pertanyaan, apakah 13 program prioritas Bupati Bandung itu sudah dirasakan langsung oleh masyarakat? Apakah program ini bagus atau tidak bergantung pada informasi dari masyarakat yang memberikan masukan.

“Tetapi secara mayoritas dari 124 desa (Rembug Bedas) dan 26 desa (Bunga Desa) yang sudah kami kunjungi, ternyata program ini betul-betul bisa menyentuh langsung ke masyarakat sebagai penerima manfaatnya,” tuturnya.

Kemudian katanya, kedepan kira-kira apa yang belum terakomodir dalam suatu program. Saat ini, pemerintah sudah membuat Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), kemudian ditindaklanjuti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia.

“Disamping itu juga memberikan informasi dan menampung aspirasi dan juga melihat situasi dan kondisi di lingkungan Desa Mandalasari misalnya. Contohnya, tadi ada usulan jalan di Desa Mandalasari harus bagus. Usulan jalan itu untuk dicatat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung, supaya ada tindak lanjutnya,” katanya.

Apakah usulan warga yang diusulkan pembangunan jalan itu sudah masuk program tahun 2024?

“Nanti kita lihat. Kalau belum, nanti kita anggarkan di tahun 2025. Itu maksud dan tujuan, kenapa ada program Rembug Bedas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Mandalasari Ahmad Fahsa mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bandung beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bandung yang hadir pada pelaksanaan Rembug Bedas tersebut.

Ahmad juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung atas program-programnya yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pak Bupati Bandung sudah tiga kali hadir di Desa Mandalasari. Kami mengucapkan terima kasih,” katanya.

Ia pun ikut mengapresiasi Bupati Bandung karena melalui kebijakannya, para Ketua RT, RW, Linmas menerima insentif, bahkan insentifnya naik 100 persen.

“Guru ngaji yang sebelumnya tidak tersentuh, sekarang ada insentif guru ngaji,” katanya.

Tak hanya itu, imbuh Ahmad, kelompok tani sudah mendapatkan bantuan BPJS Ketenagakerjaan dan hibah kartu tani Sibedas.

“Program Pak Bupati keterima langsung oleh orangnya,” ucapnya.

Ahmad berharap program yang sudah digulirkan Bupati Bandung itu untuk tetap dilanjutkan.

“Program yang sudah dirasakan masyarakat bisa terus berlanjut. Apalagi, kalau program itu terus bertambah,” harapnya.

Pada kesempatan bantuan itu, Bupati Bandung turut menyumbangkan cadangan pangan, buku wakaf, BPJS Ketenagakerjaan, hibah kartu tani Sibedas, stimulan rutilahu, nomor induk berusaha (NIB), fasilitas halal, bantuan kredit tanpa bunga dan tanpa jaminan.(HEN)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Implementasi Kebijakan Pajak dan Retribusi di Kota Bandung agar Optimal

    Strategi Implementasi Kebijakan Pajak dan Retribusi di Kota Bandung agar Optimal

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna terkait pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024, Senin 3 Maret 2025. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam mengatakan, perubahan Perda ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Keuangan Daerah. Sebagai informasi, […]

  • Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Barat : Momentum Penghormatan Kepada Para Pendahulu Pejuang Provinsi Jawa Barat

    Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Barat : Momentum Penghormatan Kepada Para Pendahulu Pejuang Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Usia Provinsi Jawa Barat yang usianya seusia dengan Republik Indonesia ini hanya dua hari setelah tanggal 17 Agustus 1945 saat Republik Indonesia lahir, dua hari kemudian atau tanggal 19 Agustus 1945 dibentuk pula Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu provinsi di Indonesia. Tanggal 19 Agustus 1945 ditetapkan sebagai Hari Jadi (lahir) Provinsi […]

  • P3SRS Sarijadi Temui Komisi I DPRD Kota Bandung

    P3SRS Sarijadi Temui Komisi I DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Sarijadi Kota Bandung, mengadukan persoalan yang mereka hadapi sejak 2011 kepada Komisi I DPRD Kota Bandung. Pimpinan dan Anggota P3RS Sarijadi pun diterima Komisi I, di Ruang Rapat Komisi I, Jumat, 9 Januari 2026. Hadir dalam rapat itu Wakil Ketua I Erick Darmadjaya, B.Sc. […]

  • Cek Hasil Pembangunan Infrastruktur, Kang Emil Kunjungi Kota Sukabumi

    Cek Hasil Pembangunan Infrastruktur, Kang Emil Kunjungi Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jabar Boy Iman Nugraha, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi, Minggu (2/1/2022). Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur yang kerap disapa Kang Emil tersebut, meninjau langsung hasil prmbangunan infrastruktur, yang telah diselesaikan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Kang Emil bersama sang […]

  • 116 PNS Jabatan Administrator, Pengawas dan Fungsional Pemkot Bandung Resmi Dilantik

    116 PNS Jabatan Administrator, Pengawas dan Fungsional Pemkot Bandung Resmi Dilantik

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 116 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada jabatan administrator, pengawas, dan fungsional lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi dilantik oleh Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono di Balai Kota Bandung, Senin 5 Februari 2024. Pj.Walikota Bandung mengatakan, sebagian besar yang dilantik berada pada unsur kewilayahan. Banyak tugas yang harus dikerjakan. Oleh […]

  • PWI Dan IJTI Mengutuk Keras Perampasa HP Milik Jurnalis Saat Liputan

    PWI Dan IJTI Mengutuk Keras Perampasa HP Milik Jurnalis Saat Liputan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengecam aksi perampasan handphone milik Jurnalis Tribun Jabar, Fauzi Noviandi oleh oknum aparat saat meliput aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Kamis (08/10/2020). Kedua organisasi PWI dan IJTI juga, menganggap perlakuan yang dilakukan oknum aparat tersebut diduga […]

expand_less