Breaking News
Trending Tags

Kasus Suap MA : Theodorus Yosep Parera Jadi Saksi Terdakwa Heryanto Tanaka

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG – Sidang kasus suap di Mahkamah Agung (MA) dengan terdakwa Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto, kembali digelar secara hybrid di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung, Senin (27/2/2023).

Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kali ini menghadirkan saksi Theodorus Yosep Parera dan Eko Suparno yang juga merupakan pengacara dari deposan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana Heryanto Tanaka.

Theodorus Yosep Parera dan Eko Suparno sendiri merupakan terdakwa dalam kasus tersebut dalam berkas perkara terpisah.

Dalam persidangan, Yosep Parera mengungkapkan jika pimpinan Mahkamah Agung (MA) sempat bertemu dengan Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto.

Dirinya mengaku mendapat Informasi itu dari Desy Yustria selaku PNS Kepaniteraan MA yang juga menjadi terdakwa dalam berkas terpisah, yang menyebutkan ada orang Sinar Mas yang menghadap pimpinan.

“Desy telepon saya, ada orang “SM” datang menghadap pimpinan MA, masalah Intidana,” ujar Yosep Parera.

“Saya kira Suara Merdeka, tapi Sinar Mas Group, tapi saya enggak tahu siapa orangnya, saya konfirmasi kepada pak Ivan dan pak Tanaka,” katanya.

Parera menyebutkan informasi dari Ivan dan Tanaka, adik Gandi membeli sejumlah aset dibawah harga dan menginginkan agar Ketua Pengurus KSP Intidana Budiman Gandi Suparman tidak dipenjara dan KSP Intidana tidak dinyatakan pailit dengan harapan penjualan aset KSP Intidana akan terungkap.

Berbanding terbalik dengan pihak Heryanto Tanaka yang menginginkan Budiman dipenjara dan KSP Intidana dinyatakan pailit. Sebab, koperasi itu belum mencairkan uang kliennya senilai puluhan miliar rupiah.

“Katanya yang bersangkutan itu duta besar Korea Selatan, itu adiknya nasabah KSP Intidana beli saham KSP Intidana,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Jaksa KPK juga menanyakan soal keterkaitan Dadan Tri Yudianto dalam perkara ini. Yosep pun mengakui pernah bertemu di Semarang setelah dikenalkan oleh Heryanto.

“Apa profesi Dadan?” tanya JPU.

“Profesi yang bersangkutan adalah seorang pengacara,” jawab Parera.
JPU KPK juga menanyakan, apakah Tanaka bercerita pada Parera bahwa Dadan bisa mengurusi kasus suap tersebut.

“Pak Tanaka tidak cerita, saya cerita saya urus melalui Desy dia bekerja dengan orang dalamnya,” jelas Parera. *

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Penerima Bansos Tdak Sesuai Sengan kriteria, Dinsos: Laporkan

    Data Penerima Bansos Tdak Sesuai Sengan kriteria, Dinsos: Laporkan

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono memastikan, penerima bantuan sosial (bansos) PPKM uang tunai Rp500.000 merupakan warga yang tak tercatat pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Artinya, penerima murni usulan dari kewilayahan, baik RT/RW, lurah ataupun tokoh masyarakat. Dinsos Kota Bandung hanya memverifikasi ulang dan menyesuaikan dengan kriteria yang telah […]

  • Sekolah Dasar di Kota Bandung Harus Siap Menerima siswa Baru

    Sekolah Dasar di Kota Bandung Harus Siap Menerima siswa Baru

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Asep Ghufron , meninjau SDN 192 di Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Regol, dan SDN 259 Cibatu, Antapani Tengah, Bandung, Rabu, 9 Juli 2025. Selain disambut para kepala sekolah dan guru. Dalam tahun ajaran baru Ketua DPRD Koya Bamdung,berharap Sekolah […]

  • Kelima Di Kota Bandung, Ini Keanekaragaman Kampung Toleransi RW 08 Kelurahan Kebon Jeruk

    Kelima Di Kota Bandung, Ini Keanekaragaman Kampung Toleransi RW 08 Kelurahan Kebon Jeruk

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung sekarang sudah punya lima kampung toleransi. Terbaru, Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana meresmikan Kampung Toleransi di RW 08 Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Andir. Ada apa saja sih di kampung toleransi ini? Kampung Toleransi Kelurahan Kebon Jeruk ini punya keanekaragaman latar belakang penduduk, khususnya dari agama yang mereka anut. Hal […]

  • Di Tahun 2020, Laju Investasi Di Kota Sukabumi Tunjukan Tren Yang Positif

    Di Tahun 2020, Laju Investasi Di Kota Sukabumi Tunjukan Tren Yang Positif

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Laju perkembangan investasi dan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Sukabumi tergolong menunjukan tren yang positif. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat. Sepanjang tahun 2020 jumlahnya mencapai Rp618,886,992,677.”Alhamdulillah, sampai dengan akhir tahun lalu, jumlah investasi dan PMDN di kita tergolong sangat bagus, dan bisa melebihi […]

  • Antisipasi Lonjakan Nataru 2022, DPRD Jabar Usulkan Penguatan Tracing Masyarakat

    Antisipasi Lonjakan Nataru 2022, DPRD Jabar Usulkan Penguatan Tracing Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemprov Jabar mendukung penerapan PPKM Level 3 untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan Covid-19 dan untuk memperketat penerapan protokol kesehatan Jelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) Namun, DPRD Jabar lebih setuju apabila Pemprov menguatkan tracing masyarakat dibandingkan menerapkan PPKM Level 3. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Jabar, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira. Ia mengatakan jika Pemprov harus […]

  • Warga Diminta Segera Lengkapi Dokumen Kependudukan, Layanan Tersedia di Banyak Titik

    Warga Diminta Segera Lengkapi Dokumen Kependudukan, Layanan Tersedia di Banyak Titik

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan, seluruh pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Kota Bandung sudah semakin cepat dan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya. Hal tersebut ia sampaikan usai meninjau Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Jumat 11 April 2025. “Saya sangat mengapresiasi pelayanan adminduk di Kota Bandung saat ini. […]

expand_less