Breaking News
Trending Tags

Puluhan Tahun Membuat Anyaman Bambu, Sarah Luput Dari Perhatian Dinas Terkait Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 11 Des 2023
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Bantu suami untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, Sarah (50) warga Jalan Bhayangkara, Gg. Alhuda, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, rela banting tulang membuat anyaman bambu untuk kemasan kueh mochi. Usaha tersebut, telah dilakukannya sejak tahun 1995 silam, Senin (11/12).

Dalam keterangannya Sarah menyebutkan, dari usaha yang telah digelutinya selama puluhan tahun tersebut, dinilai mampu membantu penghasilan sang suami yang merupakan pedagang bakso keliling.

Selain itu, dirinya menyebutkan bahwa dalam sehari dirinya mampu memproduksi 100 anyaman bambu untuk kemasan kueh mochi tersebut.

“Untuk prosesnya cukup panjang karena tidak bisa sembarangan langsung dibuat, membutuhkan sinar matahari untuk menjemur bambu tersebut agar kering untuk menghindari jamur,” tutur Sarah.

Lanjutnya, proses pembuatan keranjang kueh mochi yang digelutinya tersebut dilakukannya seorang diri. Karena menurutnya, akibat kebutuhan tuntutan hidup yang dialaminya, hingga memaksa ia harus rela banting tulang.

“Membuat keranjang mochi, pertama kali saya menganyam yaitu sejak tahun 1995, belajar dari adik saya waktu itu di Kampung Selatamiang Babakan Jampang, Kelurahan Subangjaya dan belajarnya hanya tiga hari, waktu belajar sampai dapet 20 keranjang perhari,” kata Sarah.

Masih menurut Sarah, meskipun hanya dihargai murah oleh tengkulak yang menerima hasil kerajinan tangan yang dibuatnya, namun dirinya tetap menggeluti usaha yang dilakoninya itu.

“500 keranjang mochi yang dijual ke tengkulak dibeli dengan harga 40 ribu Rupiah per 100 keranjang mochi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Sarah juga menuturkan, dirinya mengaku juga pernah ditawarkan pinjaman modal usaha oleh pejabat wilayah di sekitar tempat tinggalnya.
Namun, hingga saat ini ia mengaku belum pernah mendapatkan bantuan maupun pinjaman modal usaha yang sempat ditawarkan.

“Dulu pernah ditawari oleh Istri RT saat Ia tinggal di Gg. Merak Jalan Bhayangkara berupa pinjaman modal UMKM dari pemerintah. Saya sempat disuruh untuk mengajukan bantuan pemerintah, tetapi sampai saat saya pindah ke tempat sekarang tidak ada tindak lanjut. Padahal saya sudah memenuhi beberapa persyaratan seperti Kartu Keluarga, KTP dan foto usaha,” ungkap Sarah.

Semangat pantang menyerah Sarah untuk terus berusaha dan berkarya membuat anyaman keranjang mochi tak pernah berhenti hingga ia pindah ke Gg. Alhuda saat ini. Di tempat barunya tersebut, Ia bahkan mendidik dan mengajarkan emak-emak untuk belajar membuat keranjang mochi.

“Disini saya mengajarkan ibu-ibu tetangga untuk membuat besek mochi sendiri sehingga bisa membantu mereka mendapatkan penghasilan lah,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korupsi Dana ADD, Warga Geruduk Kantor Kepala  Desa Sukamulya

    Diduga Korupsi Dana ADD, Warga Geruduk Kantor Kepala Desa Sukamulya

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    GARUT, MBInews.id – Ratusan warga Desa Sukamulya Kecamatan Talegong kabupaten Garut menggeruduk kantor kepala desanya sebagai bentuk kekesalan warga karena adanyah indikasi korupsi atau penyelewengan aliran dana desa (ADD) yang dilakukan oleh kepala desa Sukamulya, Sahman kecamatan talegong kabupaten Garut. Warga yang tergabung dalam gerakan aliansi masyarakat desa Sukamulya langsung melakukan aksi demo dengan membawa […]

  • Komisi III DPRD Kota Sukabumi Menilai  Total Anggaran Rp80 Juta Cukup Keperluan Proses PPDB

    Komisi III DPRD Kota Sukabumi Menilai Total Anggaran Rp80 Juta Cukup Keperluan Proses PPDB

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi menilai anggaran sebesar Rp80 juta yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi untuk keperluan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tergolong cukup. Sebab, dalam PPDB ini yang paling besar menelan anggaran yakni kerjasama dengan penyedia jaringan internet. “Saya kira cukup ya angaran […]

  • Mang Oded : Kehadiran BPR Dan BPRS Utamakan Kepentingan Masyarakat

    Mang Oded : Kehadiran BPR Dan BPRS Utamakan Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) mendedikasikan kehadirannya untuk mengutamakan kepentingan masyarakat. Utamanya, bagi PD BPR Kota Bandung sebagai bank milik Pemerintah Kota (Pemkot). Oded mengutarakan hal itu usai melepas para peserta jalan santai yang digelar oleh Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat […]

  • Pemerintah Cabut HET Minyak Goreng, Wakil Ketua DPRD Jabar Ungkap Rasa Prihatin

    Pemerintah Cabut HET Minyak Goreng, Wakil Ketua DPRD Jabar Ungkap Rasa Prihatin

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Jabar Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM, mengungkapkan rasa prihatinnya terkait persoalan minyak goreng kemasan yang hingga kini masih dikeluhkan masyarakat. Ineu menuturkan, dengan dicabutnya Permendag Nomor 06 tahun 2022 tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit, harga di pasar dan ritel menjadi lebih tinggi bahkan mencapai Rp […]

  • Dari Camat Hingga Kepala Dinas, Perempuan Turut Ambil Peran Bangun Kota Bandung

    Dari Camat Hingga Kepala Dinas, Perempuan Turut Ambil Peran Bangun Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pada era digital dan serba modern seperti saat ini, rasanya sudah tak ada lagi sekat antara laki-laki dan perempuan dalam berpendapat juga memegang kebijakan. Siapapun bisa dan boleh berada di pucuk-pucuk peran, termasuk perempuan. Melalui perjuangan RA Kartini, sampai saat ini akhirnya kaum perempuan bisa memperoleh kesempatan yang sama dengan kaum lelaki. […]

  • Inklusi Keuangan Makin Kuat, BRI Cibadak Perluas Jaringan BRILink hingga 4.658 Agen

    Inklusi Keuangan Makin Kuat, BRI Cibadak Perluas Jaringan BRILink hingga 4.658 Agen

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sukabumi || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Bank BRI) terus  memperkuat inklusi keuangan melalui pengembangan jaringan BRILink Agen di wilayah kerja BRI Cabang Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Hingga Desember 2025, jumlah BRILink Agen tercatat mencapai 4.658 agen. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 3.730 agen, atau tumbuh sekitar […]

expand_less