Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Puluhan Tahun Membuat Anyaman Bambu, Sarah Luput Dari Perhatian Dinas Terkait Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 11 Des 2023
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Bantu suami untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, Sarah (50) warga Jalan Bhayangkara, Gg. Alhuda, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, rela banting tulang membuat anyaman bambu untuk kemasan kueh mochi. Usaha tersebut, telah dilakukannya sejak tahun 1995 silam, Senin (11/12).

Dalam keterangannya Sarah menyebutkan, dari usaha yang telah digelutinya selama puluhan tahun tersebut, dinilai mampu membantu penghasilan sang suami yang merupakan pedagang bakso keliling.

Selain itu, dirinya menyebutkan bahwa dalam sehari dirinya mampu memproduksi 100 anyaman bambu untuk kemasan kueh mochi tersebut.

“Untuk prosesnya cukup panjang karena tidak bisa sembarangan langsung dibuat, membutuhkan sinar matahari untuk menjemur bambu tersebut agar kering untuk menghindari jamur,” tutur Sarah.

Lanjutnya, proses pembuatan keranjang kueh mochi yang digelutinya tersebut dilakukannya seorang diri. Karena menurutnya, akibat kebutuhan tuntutan hidup yang dialaminya, hingga memaksa ia harus rela banting tulang.

“Membuat keranjang mochi, pertama kali saya menganyam yaitu sejak tahun 1995, belajar dari adik saya waktu itu di Kampung Selatamiang Babakan Jampang, Kelurahan Subangjaya dan belajarnya hanya tiga hari, waktu belajar sampai dapet 20 keranjang perhari,” kata Sarah.

Masih menurut Sarah, meskipun hanya dihargai murah oleh tengkulak yang menerima hasil kerajinan tangan yang dibuatnya, namun dirinya tetap menggeluti usaha yang dilakoninya itu.

“500 keranjang mochi yang dijual ke tengkulak dibeli dengan harga 40 ribu Rupiah per 100 keranjang mochi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Sarah juga menuturkan, dirinya mengaku juga pernah ditawarkan pinjaman modal usaha oleh pejabat wilayah di sekitar tempat tinggalnya.
Namun, hingga saat ini ia mengaku belum pernah mendapatkan bantuan maupun pinjaman modal usaha yang sempat ditawarkan.

“Dulu pernah ditawari oleh Istri RT saat Ia tinggal di Gg. Merak Jalan Bhayangkara berupa pinjaman modal UMKM dari pemerintah. Saya sempat disuruh untuk mengajukan bantuan pemerintah, tetapi sampai saat saya pindah ke tempat sekarang tidak ada tindak lanjut. Padahal saya sudah memenuhi beberapa persyaratan seperti Kartu Keluarga, KTP dan foto usaha,” ungkap Sarah.

Semangat pantang menyerah Sarah untuk terus berusaha dan berkarya membuat anyaman keranjang mochi tak pernah berhenti hingga ia pindah ke Gg. Alhuda saat ini. Di tempat barunya tersebut, Ia bahkan mendidik dan mengajarkan emak-emak untuk belajar membuat keranjang mochi.

“Disini saya mengajarkan ibu-ibu tetangga untuk membuat besek mochi sendiri sehingga bisa membantu mereka mendapatkan penghasilan lah,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Raih Dua Penghargaan Sekaligus di Ajang Penerapan Teknologi Informasi

    Pemkot Sukabumi Raih Dua Penghargaan Sekaligus di Ajang Penerapan Teknologi Informasi

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali memborong dua penghargaan dalam penerepan teknologi infromasi. Kedua pengharggan yang diberikan oleh Majalah It Works dalam ajang Top Digital Awards tahun 2021. Yakni, Top Digital Implementation Level Stars 4, dan Top Leader on Digital Implementation yang dianugerahkan kepada Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Rabu (22/12/2021). Kedua penghargaan […]

  • Bangun Sukabumi 10 Tahun ke Depan, Ayep Zaki Gandeng Bappenas, Usulkan Peningkatan RSUD dan Target Nol Stunting

    Bangun Sukabumi 10 Tahun ke Depan, Ayep Zaki Gandeng Bappenas, Usulkan Peningkatan RSUD dan Target Nol Stunting

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.467
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi memperkuat sinergi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan melalui audiensi Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas beserta jajaran di Jakarta, Selasa (21/7). Pertemuan membahas arah pembangunan jangka panjang Kota […]

  • Walikota Bogor Ikut Menghadiri Rakernas Apeksi 2019

    Walikota Bogor Ikut Menghadiri Rakernas Apeksi 2019

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BOGOR,MBInews.id-Wali Kota Bogor Bima Arya bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor hadir dalam welcome dinner Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2019 di The Renaissance Ballroom, Kota Semarang, Selasa (2/7/2019) malam. Dalam acara yang diikuti delegasi dari 98 kota di Indonesia ini, kata Bima, Kota Bogor bukan sekedar berpartisipasi, melainkan untuk mengeksplor […]

  • Wali Kota Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Atasi Masalah Sampah

    Wali Kota Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Atasi Masalah Sampah

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk kolaborasi mengelola sampah di Kota Bandung. Sebab kolaborasi dari semua pihak, mulai dari pengurus lingkungan, komunitas hingga masyarakat umum, sangat diperlukan dalam mengatasi permasalahan sampah. Salah satunya dengan cara daur ulang sampah organik dan anorganik serta tata kelola pengolahan sampah di […]

  • Genjot Market Kurir dan Logistik, Pos Indonesia Akan Melayani Konsumen Selama 24 jam

    Genjot Market Kurir dan Logistik, Pos Indonesia Akan Melayani Konsumen Selama 24 jam

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  PT Pos Indonesia (Persero) menambah jam operasional layanan dengan tetap buka pada Sabtu dan Minggu atau saat hari libur tahunan. Upaya ini dilakukan Pos Indonesia untuk menggarap market bisnis kurir dan logistik. Penambahan jam operasional Pos Indonesia mulai berlaku awal Juni 2021 ini. Layanan tersebut berlaku di semua Kantor Pos di seluruh […]

  • Isu Pengahapusan Tenaga Honorer, Berikut Penjelasan Badan Kepegawaian Negara

    Isu Pengahapusan Tenaga Honorer, Berikut Penjelasan Badan Kepegawaian Negara

    • calendar_month Minggu, 19 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Maraknya isu penghapusan tenaga honorer yang berada pada lingkungan pemerintahan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara ekslusif blak-blakan terkait hal tersebut. Kepala Kantor Wilayah Regional III Bandung, Tauchid Djatmiko saat menghadiri acara hari jadi BKN ke-74 di Kota Sukabumi mengatakan, rencana penghapusan tenaga kerja non Aparatur Sipil Negara (ASN) itu mulanya ingin mengembalikan […]

expand_less