Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Puluhan Tahun Membuat Anyaman Bambu, Sarah Luput Dari Perhatian Dinas Terkait Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 11 Des 2023
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Bantu suami untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, Sarah (50) warga Jalan Bhayangkara, Gg. Alhuda, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, rela banting tulang membuat anyaman bambu untuk kemasan kueh mochi. Usaha tersebut, telah dilakukannya sejak tahun 1995 silam, Senin (11/12).

Dalam keterangannya Sarah menyebutkan, dari usaha yang telah digelutinya selama puluhan tahun tersebut, dinilai mampu membantu penghasilan sang suami yang merupakan pedagang bakso keliling.

Selain itu, dirinya menyebutkan bahwa dalam sehari dirinya mampu memproduksi 100 anyaman bambu untuk kemasan kueh mochi tersebut.

“Untuk prosesnya cukup panjang karena tidak bisa sembarangan langsung dibuat, membutuhkan sinar matahari untuk menjemur bambu tersebut agar kering untuk menghindari jamur,” tutur Sarah.

Lanjutnya, proses pembuatan keranjang kueh mochi yang digelutinya tersebut dilakukannya seorang diri. Karena menurutnya, akibat kebutuhan tuntutan hidup yang dialaminya, hingga memaksa ia harus rela banting tulang.

“Membuat keranjang mochi, pertama kali saya menganyam yaitu sejak tahun 1995, belajar dari adik saya waktu itu di Kampung Selatamiang Babakan Jampang, Kelurahan Subangjaya dan belajarnya hanya tiga hari, waktu belajar sampai dapet 20 keranjang perhari,” kata Sarah.

Masih menurut Sarah, meskipun hanya dihargai murah oleh tengkulak yang menerima hasil kerajinan tangan yang dibuatnya, namun dirinya tetap menggeluti usaha yang dilakoninya itu.

“500 keranjang mochi yang dijual ke tengkulak dibeli dengan harga 40 ribu Rupiah per 100 keranjang mochi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Sarah juga menuturkan, dirinya mengaku juga pernah ditawarkan pinjaman modal usaha oleh pejabat wilayah di sekitar tempat tinggalnya.
Namun, hingga saat ini ia mengaku belum pernah mendapatkan bantuan maupun pinjaman modal usaha yang sempat ditawarkan.

“Dulu pernah ditawari oleh Istri RT saat Ia tinggal di Gg. Merak Jalan Bhayangkara berupa pinjaman modal UMKM dari pemerintah. Saya sempat disuruh untuk mengajukan bantuan pemerintah, tetapi sampai saat saya pindah ke tempat sekarang tidak ada tindak lanjut. Padahal saya sudah memenuhi beberapa persyaratan seperti Kartu Keluarga, KTP dan foto usaha,” ungkap Sarah.

Semangat pantang menyerah Sarah untuk terus berusaha dan berkarya membuat anyaman keranjang mochi tak pernah berhenti hingga ia pindah ke Gg. Alhuda saat ini. Di tempat barunya tersebut, Ia bahkan mendidik dan mengajarkan emak-emak untuk belajar membuat keranjang mochi.

“Disini saya mengajarkan ibu-ibu tetangga untuk membuat besek mochi sendiri sehingga bisa membantu mereka mendapatkan penghasilan lah,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makin Mudah Dengan Formulir Online, UMKM Bisa Menjadi Binaan Pertamina

    Makin Mudah Dengan Formulir Online, UMKM Bisa Menjadi Binaan Pertamina

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA,Mbinews.id – Pelaku usaha kecil masih kebingungan mendapatkan modal dan mengembangkan usaha setelah melewati pandemi COVID-19? Segera bergabung menjadi Mitra Binaan PT Pertamina (Persero) dengan cara yang sangat mudah melalui aplikasi online.BUMN migas nasional tersebut turut aktif dalam memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan lemah, koperasi, dan masyarakat melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan […]

  • Ini Kata Ketua Bapemperda Terkait Raperda P4GN dan Prekursor Narkotika

    Ini Kata Ketua Bapemperda Terkait Raperda P4GN dan Prekursor Narkotika

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– DPRD Kota Sukabumi, melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), segera akan menyerahkan draft Rancangan Peraturan Daerah (raperda) tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika kepada Pimpinan DPRD. Menyusul, sudah dilakukany rapat kerja bersama Bagian Hukum setda Kota Sukabumi. “Betul, belum lama ini, kami bersama Bagian Hukum setda Kota […]

  • Meskipun Baru Kabar Burung, Namun Anggota Dewan Setuju Jika Dr Suherman Menjabat Sementara RSUD Bunut

    Meskipun Baru Kabar Burung, Namun Anggota Dewan Setuju Jika Dr Suherman Menjabat Sementara RSUD Bunut

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Salah satu Anggota DPRD Kota Sukabumi, Faisal Anwar Bagindo, sangat mendukung jika Pemda berencana akan mengisi pimpinan sementara RSUD Syamsudin oleh Dr Suherman. Hal itu menyusul direktur RSUD Syamsudin sudah masuk ke pensiun. “Meskipun baru kabar burung, tapi menariknya Dr Suherman untuk mengisi smenetara jabatan direktur RSUD Syamsudin (Bunut) itu sudah tepat sekali,”ujar Faisal. […]

  • Pasca Musda XVI, KNPI Kota Sukabumi Periode 2025–2028 Lapor Kepengurusan ke DPRD

    Pasca Musda XVI, KNPI Kota Sukabumi Periode 2025–2028 Lapor Kepengurusan ke DPRD

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kota Sukabumi menggelar audiensi dengan pimpinan DPRD Kota Sukabumi, Kamis (8/1/2026). Audiensi tersebut menjadi langkah awal kepengurusan KNPI hasil Musyawarah Daerah (Musda) XVI untuk periode 2025–2028 dalam membangun komunikasi kelembagaan dengan legislatif. Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Tantan Sutandi, diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan […]

  • IKM di Kota Sukabumi Nantikan Program Recovery Ekonomi

    IKM di Kota Sukabumi Nantikan Program Recovery Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak terhadap berbagai sektor. Salah satunya dunia usaha. Terutama kalangan industri kecil menengah (IKM). Tak sedikit mereka (IKM) yang mengadukan usahanya menurun drastis.”Banyak yang mengeluh usahanya turun, bahkan ada yang terjun bebas,”ujar Kabid Perindutrian pada Dinas Koperasi,UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Yadi Erlangga. Kamis, (15/10/2020). Yadi mengungkapkan, dari data […]

  • Pastikan Kelancaran Pilkada Serentak 2024, Pj Wali Kota Sukabumi Tinjau Sejumlah TPS

    Pastikan Kelancaran Pilkada Serentak 2024, Pj Wali Kota Sukabumi Tinjau Sejumlah TPS

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, bersama jajaran forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan peninjauan ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Rabu, (27/11/2024). Kunjungan tersebut, untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Serta untuk memastikan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 berjalan lancar dan kondusif. Beberapa TPS yang […]

expand_less