Breaking News
Trending Tags

Genjot Market Kurir dan Logistik, Pos Indonesia Akan Melayani Konsumen Selama 24 jam

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id –  PT Pos Indonesia (Persero) menambah jam operasional layanan dengan tetap buka pada Sabtu dan Minggu atau saat hari libur tahunan. Upaya ini dilakukan Pos Indonesia untuk menggarap market bisnis kurir dan logistik.

Penambahan jam operasional Pos Indonesia mulai berlaku awal Juni 2021 ini. Layanan tersebut berlaku di semua Kantor Pos di seluruh Indonesia, di mana operasional Kantor Pos akan buka selama 24 jam tanpa libur.

“Mulai Juni ini, kami buka selama tujuh hari seminggu, 24 jam sehari. Tidak ada libur, baik untuk Sabtu dan Minggu, atau tanggal merah,” kata Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana dalam keterangan persnya, Sabtu (5/6/2021).

Menurut dia, penambahan jam operasional Pos Indonesia merupakan komitmen BUMN-nya meningkatkan layanan kepada masyarakat Indonesia. Pos Indonesia ingin memastikan, bahwa layanan Pos khususnya kurir dan logistik justru memberi pelayanan prima saat hari libur.

Saat ini, Pos Indonesia didukung oleh titik jaringan yang tersebar luas hingga pelosok negeri. BUMN ini didukung lebih dari 4.000 kantor pos dan 28.000 Agen Pos yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di perkotaan, Pos Indonesia juga telah memiliki O-Ranger, untuk melayani kiriman jemput bola secara cepat.

“Kami bisa pastikan, mulai Juni ini Pos Indonesia akan melayani konsumen selama 24 jam dan tujuh hari seminggu. Kami pastikan layanan kami tidak ada istilah terputus di hari libur atau tanggal merah. Kami berharap, masyarakat senang menggunakan layanan kami ini,” beber direktur yang akrab disapa Anna itu.

Diakui dia, saat ini perdagangan e-commerce tumbuh cukup pesat, seiring banyaknya platform marketplace dan perdagangan via media sosial. Transaksi e-commerce terjadi tanpa ada batasan waktu. Seiring tren tersebut, penyedia jasa logistik dan kurir menjadi ujung tombak lancarnya ekosistem digital ini.

“Kami menyadari bahwa kiriman barang sangat meningkat justru pada Sabtu dan Minggu. Karena kami pahami kebutuhan kiriman ini sangat besar, termasuk adanya tuntutan customer, sehingga kami mencoba melayani tuntutan masyarakat ini,” jelas Anna.

Pada ekosistem e-commerce, penjual dan konsumen sama-sama menginginkan adanya pelayanan secara cepat, tak terputus libur kerja. Optimalisasi ini yang menjadi fokus Pos Indonesia, agar kiriman barang dari penjual ke pembeli cepat sampai di tujuan.

Dengan maksimalnya layanan kurir dan logistik, Pos Indonesia berharap dapat meningkatkan revenue perusahaan. Di sisi lain, bisnis jasa keuangan juga terus digenjot Pos Indonesia, agar profit perusahaan terus meningkat. *

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stan Dispangtan Kota Bandung  Raih Titel Juara Pertama  Dan Terbaik Tingkat Nasional

    Stan Dispangtan Kota Bandung Raih Titel Juara Pertama Dan Terbaik Tingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, – Stan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung meraih titel juara pertama Stan Terbaik Nasional Tingkat Kabupaten Kota pada Indonesia AgroFood Expo XV/2019 di Jakarta Convention Center 27-30 Juni lalu. Tak hanya itu, stan Dispagtan juga menjadi primadona di ajang tersebut. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dispangtan Kota Bandung, Eva Yosida menuturkan, […]

  • Disdukcapil  Kota Sukabumi, Sisakan Lima Persen Belum lakukan Perekaman  e-KTP

    Disdukcapil Kota Sukabumi, Sisakan Lima Persen Belum lakukan Perekaman e-KTP

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Sebanyak 245.288 yang wajib KTP elektronik (e-KTP) di Kota Sukabumi, hanya menyisakan 5% yang belum melakukan perekaman. Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat terus menghimbau kepada masyarakat untuk segera melakukan perekaman.”Ya, sudah mencapai 95,5% yang sudah melakukan perekaman e-KTP,”ujar Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Iskandar Ikhfan lewat Telepon genggamnya. Sabtu,(07/09/2019). Disisilain Iskandar […]

  • Peringati Hari AIDS Sedunia, Kota Bandung Bebas Epidemi AIDS Tahun 2030

    Peringati Hari AIDS Sedunia, Kota Bandung Bebas Epidemi AIDS Tahun 2030

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka memperingati Hari AIDS sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama pemangku kepentingan lainnya berkonsolidasi untuk menekan angka penularan. Termasuk meningkatkan kualitas perawatan ODHA (Orang dengan HIV AIDS). “Kualitas perawatan ODHA perlu ditingkatkan lagi terutama ketersediaan obat ARV yang sangat dibutuhkan. Bagaimana obat agar selalu tersedia dan lebih penting bisa diakses oleh […]

  • Wakil Walikota Sukabumi,  Indomaret Bisa Memfasilitasi Produk UMKM

    Wakil Walikota Sukabumi, Indomaret Bisa Memfasilitasi Produk UMKM

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami menginginkan, adanya seminar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digagas oleh Indomaret bisa muncul pelaku-pelaku usaha baru yang bisa berdaya saing. Sehingga, kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi juga bisa tercapai sesuai dengan visi yang dituju yakni terwujudnya Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman, dan Sejahtera (Renyah). “Saya atas […]

  • Angka Pajak Di Kota Merosot BPPD Kota Bandung Turunkan Target Raihan

    Angka Pajak Di Kota Merosot BPPD Kota Bandung Turunkan Target Raihan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 telah berdampak pada seluruh bidang kehidupan warga Kota Bandung, termasuk ekonomi. Hal itu juga berpengaruh terhadap perolehan pajak yang sebagian besar didapat dari sektor jasa dan perdagangan. Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, Arief Prasetya mengaku, saat ini telah menurunkan target raihan karena merosotnya angka pendapatan pajak. “Awalnya […]

  • Pemkot Bandung Turunkan Kabel Fiber Optik di 13 Ruas Jalan

    Pemkot Bandung Turunkan Kabel Fiber Optik di 13 Ruas Jalan

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menata dan menurunkan kabel fiber optik (dutching) di beberapa titik Kota Bandung. Ke depannya, penurunan kabel ini akan diterapkan di 13 ruas jalan di Kota Bandung. Penataan ini secara simbolis dilakukan oleh Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna, serta beberapa kepala OPD […]

expand_less