Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Tegas, TPS Liar Ditutup, Sistem Sampah Dirombak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di kawasan BBAT dan eks TPS Pertigaan Jalan Kapten Asmud Lubis, Kecamatan Cikole, Kamis (11/6/2026). Penertiban ini dilakukan sebagai langkah tegas pemerintah dalam memperbaiki tata kelola persampahan yang dinilai masih semrawut di sejumlah titik perkotaan.

Aksi penutupan TPS liar tersebut, dirangkaikan dengan kegiatan bersih lingkungan dan sosialisasi pengelolaan sampah terpadu. Kegiatan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, unsur TNI-Polri, para camat dan lurah, serta Tim Sapu Bersih. Pemerintah Kota juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi karena lokasi TPS berada di wilayah perbatasan.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan, penutupan TPS liar merupakan langkah wajib yang tidak bisa lagi ditunda, mengingat dampak lingkungan dan risiko sanksi dari pemerintah pusat.

“Penutupan TPS liar ini bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi bentuk kepatuhan terhadap regulasi. Pemerintah daerah harus bertindak tegas agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar serta menghindari potensi sanksi dari pemerintah pusat,”ujar Bobby.

Kebijakan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang semakin memperketat pengawasan praktik pembuangan terbuka (open dumping) di daerah.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana

Di balik penertiban ini, Bobby menyoroti masalah klasik pengelolaan sampah di perkotaan: ketergantungan pada sistem kumpul, angkut, dan buang. Model tersebut dinilai sudah tidak relevan dengan peningkatan volume sampah harian.

Pemkot kini mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan sampah dari sumber. Sampah non-organik seperti plastik, kertas, kardus, dan kaleng diarahkan ke bank sampah atau pengepul, sementara sampah organik diolah menjadi kompos. Adapun sampah residu tetap menjadi tanggung jawab pengangkutan Dinas Lingkungan Hidup.

“Kalau masyarakat tidak mulai memilah dari rumah, sistem sebesar apa pun akan tetap kewalahan di hilir,”katanya.

Selain aspek lingkungan, sambung Bobby, penutupan TPS liar juga dikaitkan dengan upaya efisiensi anggaran daerah di tengah kebijakan pengurangan dana transfer pusat. Pengurangan titik pembuangan ilegal dinilai dapat menekan biaya operasional dan konsumsi bahan bakar armada pengangkut sampah.

Pemkot juga, tengah menyiapkan penguatan TPS3R, pengadaan mesin pengolahan sampah, serta penjajakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

“Upaya ini, sebagai upaya menggeser paradigma pengelolaan sampah dari sekadar layanan publik menjadi potensi ekonomi baru berbasis energi,”ucapnya.

Meski kebijakan ini dinilai progresif, tantangan implementasi masih besar. Penutupan TPS liar berisiko hanya memindahkan titik masalah, jika tidak diikuti dengan pengawasan ketat dan kesiapan infrastruktur pengelolaan sampah di tingkat bawah.

Di sisi lain, pemerintah pusat terus menekan daerah untuk menghentikan praktik open dumping yang dinilai merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan sanksi administratif.

“Dengan langkah ini, Pemkot Sukabumi menegaskan arah kebijakan menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan bernilai ekonomi, meski tantangan perubahan perilaku masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah terbesar,”pungkas Bobby.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mang Oded : Kehadiran BPR Dan BPRS Utamakan Kepentingan Masyarakat

    Mang Oded : Kehadiran BPR Dan BPRS Utamakan Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) mendedikasikan kehadirannya untuk mengutamakan kepentingan masyarakat. Utamanya, bagi PD BPR Kota Bandung sebagai bank milik Pemerintah Kota (Pemkot). Oded mengutarakan hal itu usai melepas para peserta jalan santai yang digelar oleh Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat […]

  • Diskopdagrin Kota Sukabumi Bantu 20 IKM Dapatkan Sertifikasi Halal

    Diskopdagrin Kota Sukabumi Bantu 20 IKM Dapatkan Sertifikasi Halal

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi membantu sedikitnya 20 Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mendapatkan sertifikasi halal. Hal itu juga suatu langkah untuk membantu kelancaran usaha mereka. “Iya, saat ini kita akan bantu para IKM untuk mendapatkan sertifikasi halal,” ujar Kabid Perindutrian Diskopdagrin Kota Sukabumi Yadi Erlangga, Selasa (08/10/2019). […]

  • Cukup Dengan NIB, UMKM Bisa Lanjut Sertifikat Halal Dan HAKI

    Cukup Dengan NIB, UMKM Bisa Lanjut Sertifikat Halal Dan HAKI

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jika bicara tentang perizinan produksi, terlintas langsung dalam benak proses panjang dan berbelitnya persyaratan yang harus dipenuhi. Namun, tenang saja, bagi para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ingin membuat izin legalitas usaha, HAKI, dan sertifikasi halal, cukup dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) semua legalitas produksi bisa diakses dengan mudah. Kepala […]

  • Susun RPJPD 2025-2045, Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Konsultasi Publik Terkait KLHS

    Susun RPJPD 2025-2045, Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Konsultasi Publik Terkait KLHS

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji membuka langsung kegiatan Konsultasi Publik 1, terkait Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Sukabumi tahun 2025-2045. Dalam acara yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi tersebut, dihadiri oleh berbagai unsur terkait, baik dari sektor Pemerintahan […]

  • Ponpes Dzikir Al-Fath Kirim Puluhan Mahasantri ke Empat Negara untuk Dakwah dan Kerja

    Ponpes Dzikir Al-Fath Kirim Puluhan Mahasantri ke Empat Negara untuk Dakwah dan Kerja

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al‑Fath melepas 29 Mahasantri program KSB2 dan DSSB2 OSCIKA PPK Go International ke luar negeri. Pelepasan tersebut di kemas dalam kegiatan stadium general bertema “Membangun Kemandirian Pesantren dan Alumni untuk Mewujudkan Pemberdayaan Umat. Pelepasan para mahasantri itu juga, turut disaksikan oleh Kasubdit Pendidikan Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal Kementerian Agama […]

  • KPJ Bisa Terus Meningkatkan Kualitas Penampilannya

    KPJ Bisa Terus Meningkatkan Kualitas Penampilannya

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Perluasan Ruang Berkreasi KPJ( Kelompok Pengamen Jalanan) ,diharapkan dapat meningkatkan kreasi dan penampilan. Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman mengatakan , dalam peluncuran Unjuk Kabisa Penyanyi Jalanan (KPJ), di Kings Shopping Center, Jalan Kepatihan, Kota Bandung, Jumat (26/5/2023). Selanjutnya Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman berharap […]

expand_less