Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Tegas, TPS Liar Ditutup, Sistem Sampah Dirombak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 306
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di kawasan BBAT dan eks TPS Pertigaan Jalan Kapten Asmud Lubis, Kecamatan Cikole, Kamis (11/6/2026). Penertiban ini dilakukan sebagai langkah tegas pemerintah dalam memperbaiki tata kelola persampahan yang dinilai masih semrawut di sejumlah titik perkotaan.

Aksi penutupan TPS liar tersebut, dirangkaikan dengan kegiatan bersih lingkungan dan sosialisasi pengelolaan sampah terpadu. Kegiatan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, unsur TNI-Polri, para camat dan lurah, serta Tim Sapu Bersih. Pemerintah Kota juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi karena lokasi TPS berada di wilayah perbatasan.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan, penutupan TPS liar merupakan langkah wajib yang tidak bisa lagi ditunda, mengingat dampak lingkungan dan risiko sanksi dari pemerintah pusat.

“Penutupan TPS liar ini bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi bentuk kepatuhan terhadap regulasi. Pemerintah daerah harus bertindak tegas agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar serta menghindari potensi sanksi dari pemerintah pusat,”ujar Bobby.

Kebijakan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang semakin memperketat pengawasan praktik pembuangan terbuka (open dumping) di daerah.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana

Di balik penertiban ini, Bobby menyoroti masalah klasik pengelolaan sampah di perkotaan: ketergantungan pada sistem kumpul, angkut, dan buang. Model tersebut dinilai sudah tidak relevan dengan peningkatan volume sampah harian.

Pemkot kini mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan sampah dari sumber. Sampah non-organik seperti plastik, kertas, kardus, dan kaleng diarahkan ke bank sampah atau pengepul, sementara sampah organik diolah menjadi kompos. Adapun sampah residu tetap menjadi tanggung jawab pengangkutan Dinas Lingkungan Hidup.

“Kalau masyarakat tidak mulai memilah dari rumah, sistem sebesar apa pun akan tetap kewalahan di hilir,”katanya.

Selain aspek lingkungan, sambung Bobby, penutupan TPS liar juga dikaitkan dengan upaya efisiensi anggaran daerah di tengah kebijakan pengurangan dana transfer pusat. Pengurangan titik pembuangan ilegal dinilai dapat menekan biaya operasional dan konsumsi bahan bakar armada pengangkut sampah.

Pemkot juga, tengah menyiapkan penguatan TPS3R, pengadaan mesin pengolahan sampah, serta penjajakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

“Upaya ini, sebagai upaya menggeser paradigma pengelolaan sampah dari sekadar layanan publik menjadi potensi ekonomi baru berbasis energi,”ucapnya.

Meski kebijakan ini dinilai progresif, tantangan implementasi masih besar. Penutupan TPS liar berisiko hanya memindahkan titik masalah, jika tidak diikuti dengan pengawasan ketat dan kesiapan infrastruktur pengelolaan sampah di tingkat bawah.

Di sisi lain, pemerintah pusat terus menekan daerah untuk menghentikan praktik open dumping yang dinilai merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan sanksi administratif.

“Dengan langkah ini, Pemkot Sukabumi menegaskan arah kebijakan menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan bernilai ekonomi, meski tantangan perubahan perilaku masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah terbesar,”pungkas Bobby.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Jabar Bergerak Kota Sukabumi Bagikan 500 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

    Tim Jabar Bergerak Kota Sukabumi Bagikan 500 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tim Jabar Bergerak Kota Sukabumi telah membagikan 500 paket sembako kepada warga yang terdampak wabah covid-19. Selain sembako, tim tersebut juga menyumbangkan lima set alat pencuci tangan yang ditempatkan di sejumlah titk keramaian, seperti pasar dan terminal. “Ada sekitar 500 paket sembako sudah kami bagikan kepada keluarga yang terdampak wabah covid-19,”ujar Ketua […]

  • HUT Ke 80 RI Di luncurkan koleksi Perangko Berisi 79 Tokoh BPUPKI

    HUT Ke 80 RI Di luncurkan koleksi Perangko Berisi 79 Tokoh BPUPKI

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews — Dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia, Kementerian Kebudayaan meluncurkan koleksi prangko berisi 79 tokoh BPUPKI dan satu gedung bersejarah, di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, sebagai pengingat bahwa kemerdekaan adalah hasil jerih payah yang tak boleh dilupakan, diwujudkan melalui desain artistik prangko yang sarat makna. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, penerbitan prangko […]

  • Pemkot Sukabumi Gelar Apel Pemebrantasan Premanisme

    Pemkot Sukabumi Gelar Apel Pemebrantasan Premanisme

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMi,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme di Halaman Balai Kota Sukabumi. Kamis, (27/03/2025). Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapakn, apel kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 300/Kep.160-Bakesbangpol/2025 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Premanisme Jawa Barat. Keberadaan satgas ini, […]

  • Peringati Hari OTDA ke 29,  Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Peringati Hari OTDA ke 29, Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pememrintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke – 29 diLapang Apel Setda Kota SUkabumi. Jumat, (25/04/2025). Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang bertindak sebagai inspektur upacara, pada kesempatan tersebut menyampaikan amanat Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yakni, otonomi daerah adalah instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, melalui kolaborasi dan partisipasi […]

  • Julius Katili korban pengeroyokan Oknum Kades Cibadak,  Laporkan “DB”  Dan “MAB” Ke Polres Lebak

    Julius Katili korban pengeroyokan Oknum Kades Cibadak, Laporkan “DB” Dan “MAB” Ke Polres Lebak

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    LEBAK, MBInews.id – Kepala Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, “DB” bersama “MAB” yang merupakan adiknya, dilaporkan Julius Katili (33) ke Polres Lebak atas dugaan tindakan pengeroyokan, yang terjadi Kamis Malam (14/11/2019) di Perum Cibadak Residence, Desa Cibadak Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak. Julius Katili yang mengaku korban pengeroyokan itu menceritakan, peristiwa pengeroyokan berawal saat dirinya […]

  • Tim PH Dadan Tri Yudianto Bantah Soal Penyitaan Kendaraan Mewah

    Tim PH Dadan Tri Yudianto Bantah Soal Penyitaan Kendaraan Mewah

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bandung, MBInews.id — Seperti dilansir dari beberapa media, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita mobil sport mewah diantaranya McLaren MP4, Ferarri California dan Land Cruiser yang katanya dari tangan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan. Namun kabar penyitaan mobil-mobil mewah dari tangan Sekretaris MA Hasbi Hasan terkait suap pengaturan kasasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana […]

expand_less