Breaking News
Trending Tags

Bebek Ungkep Urwah, Jawara UMKM bank bjb

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG, BEDAnews — Tiga tahun lalu, Irma Karimah (47) tak tahu pasti arah usaha bebek ungkap yang ia jalankan.

Irma masih menerka-nerka akan seperti apa gerangan rupa usaha kuliner yang ia jalankan dalam kurun dua atau tiga tahun ke depan.

Sambil menerka, Irma meraba-raba prospek ceruk pasar yang mungkin digali dari usahanya tersebut. Seiring berjalannya waktu, keuletan usaha yang ia jalankan membuahkan hasil. Perlahan tapi pasti, Bebek Ungkep Urwah buatan Irma diterima dan melanglang buana di pasaran.

Usahanya terus berkembang, kesabaran yang ia miliki menjadi pupuk yang menyuburkan penghasilan.

Untuk meningkatkan kemampuan usahanya, Irma memutuskan untuk mengikuti program UMKM Jawara bank bjb 2018.

Irma beruntung karena ia bisa menjadi juara kedua dalam ajang tersebut. Sebagai hadiah apresiasi, pengusaha asal Tangerang Selatan tersebut mendapatkan tambahan dana permodalan sebesar Rp10 juta.

Tak cuma tambahan modal, Irma juga mendapatkan pengetahuan terkait tata cara pengembangan model bisnis, pengemasan produk hingga strategi pemasaran agar bebek ungkap buatannya bisa semakin dikenal luas dan mendapatkan pelanggan loyal.

“Jujur selama ini sebelum mengikuti UMKM Jawara bank bjb saya hanya fokus berjualan. Tidak memikirkan bagaimana strategi bisnisnya, membangun sistem bisnis yang bisa meningkatkan omzet,” kata Irma beberapa waktu lalu.

Usai mengikuti UMKM Jawara, Irma merasa percaya dirinya lebih mantap dalam menjalankan bisnis. Ia mengaku tengah membangun sistem bisnis yang lebih menguntungkan dengan memanfaatkan jaringan distributor dan reseller.

“Sekarang lewat ilmu yang saya dapatkan di UMKM Jawara, saya sudah punya rencana melebarkan sayap usaha bebek ungkep ini agar omzetnya bisa terus naik lewat memperbanyak jaringan distributor dan reseller,” katanya.

Tak cuma mendistribusikan, Irma mengaku jika dirinya memiliki rencana untuk membuka restoran bebek ungkap secara mandiri.

Berbicara soal bisnis kuliner, Irma memang bisa dibilang kawakan. Sebelum memiliki usaha Bebek Ungkep Urwah, ia telah bergelut membangun usaha kuliner di bidang penyedia jasa makanan (katering) untuk acara akikah.

Saat ini bisnis tersebut masih jalan dengan keuntungan yang lumayan. Namun ibu empat anak tersebut kini memang lebih serius dalam mengembangkan bisnis bebek ungkepnya. Ia melihat adanya permintaan pasar yang sangat menjanjikan untuk kuliner bebek.

“Masak bebek itu enggak gampang. Butuh proses yang panjang dan detail. Sementara orang Indonesia banyak yang suka daging bebek,” katanya.

Untuk usaha bebeknya ini, dalam sehari Irma mampu memproduksi 200 bebek vakum dengan omzet sekitar Rp400 jutaan dalam setahun.

Omzet tersebut ditopang lewat penjualan ke pihak reseller dan juga distributor.

Irma mengaku membangun bisnis kuliner bukanlah perkara. Ada tiga hal penting yang harus dimiliki seorang pengusaha kuliner.

Menurutnya, perlu adanya kerja keras, kegigihan, dan konsistensi untuk bisa fokus serta menjamin kualitas makanan yang dijual.

“Namanya bisnis makanan SOP-nya harus jelas dan yang pasti quality control-nya juga harus bagus biar kualitas makanannya bagus. Kita harus mengawasi setiap prosesnya. Kalau kita asal-asalan, pelanggan bisa kabur,” ujar Irma.

Pengusaha kuliner, ujar Irma, juga harus kreatif dan adaptif melihat tren yang sedang ada. Jangan sampai pengusaha menutup mata dengan adanya perubahan yang sedang terjadi.

Tak kalah penting, niat yang tulus untuk memuaskan konsumen dengan cita rasa makanan yang enak menjadi bekal yang perlu dimiliki.

^Pengolahannya harus dengan niat yang tulus dan cinta. Jadi makanan yang kita masak itu bisa dinikmati oleh konsumen. Selain fokus dan mempertahankan kualitas makanan kita, penting juga buat kreatif. Contohnya ada rasa baru yang kita tambahkan di menu makanan kita yang tren-nya lagi naik,” kata dia. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung Siap Sukseskan Agenda G20

    Kota Bandung Siap Sukseskan Agenda G20

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Walikota Bandung Yana Mulyana memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan berperan dan berkontribusi secara aktif dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan menuju Presidensi G20. Hal tersebut diungkapkan Yana saat menerima Audiensi dari Indonesia Creative Cities Network (ICCN) bersama UNESCO Cities Platform (UCP) di Balai Kota Bandung, Rabu, 20 April 2022. “Pemkot siap berperan dan […]

  • Wali Kota Bandung Sudah Sehat,  Siap Kembali Bertugas

    Wali Kota Bandung Sudah Sehat, Siap Kembali Bertugas

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman instagramnya @mangoded_md , Pada Kamis, 29 Juli 2021, Oded mengunggah sebuah video kepulangannya dari rumah sakit. Oded nampak sehat dan bugar. Ia juga tampak sumringah, begitu turun dari mobil yang […]

  • Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Wali Kota Sukabumi Kunker ke BPK Jabar

    Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Wali Kota Sukabumi Kunker ke BPK Jabar

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dalam meningkatkan koordinasi dan menyangkut pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat di Bandung. Sein, (28/07/2025). Kunjungan tersebut juga, merupakan langkah strategis Pemkot Sukabumi dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah, serta meningkatkan […]

  • Nama Baru Flyover Pasupati, Kenangan Baik Untuk Jasa Mochtar Kusumaatmadja

    Nama Baru Flyover Pasupati, Kenangan Baik Untuk Jasa Mochtar Kusumaatmadja

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jalan Layang Pasupati yang menjadi salah satu ikon Kota Bandung resmi berubah nama menjadi Jalan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja. Peresmian dilakukan di Gedung Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Selasa 1 Maret 2022 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Perubahan nama ini disambut positif oleh semua pihak, salah satunya Pemerintah Kota Bandung. Dalam sambutannya, […]

  • Tim Ban-Ang DPRD Kota Sukabumi Sayangkan Draf Laporan APBD Perubahan Tahun 2020 Yang Tidak Sesuai

    Tim Ban-Ang DPRD Kota Sukabumi Sayangkan Draf Laporan APBD Perubahan Tahun 2020 Yang Tidak Sesuai

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tim Badan Anggaran (Ban-Ang) DPRD Kota Sukabumi menyayangkan adanya drat laporan APBD perubahan tahun 2020 tidak sesuai yang disampaikan oleh salah satu SKPD dengan data yang diterima oleh Ban-Ang. Hal itu terungkap saat salah satu anggota Ban-Ang dari Fraksi PPP Muchendra mempertanyakan seputar anggaran gedung kesenian.”Tadi pas rapat Ban-Ang dengan SKPD dan […]

  • Terkait Edaran Surat  Walikota Sukabumi,  Kamal :  DPRD Tidak Bisa Ditunda Kungker Daerah

    Terkait Edaran Surat Walikota Sukabumi, Kamal : DPRD Tidak Bisa Ditunda Kungker Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman mengatakan, di isu wabah COVID-19 saat ini, pihaknya tidak bisa melakukan penundaan pemberangkatan kerja ke luar daerah. Pasalnya, agenda DPRD Kota Sukabumi telah disusun melalui badan musyawarah (banmus) selama 1 bulan kedepan. Meskipun diakui Kamal, ada sebagin anggota dewan saat ini tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) […]

expand_less