Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Hadapi Musim Kemarau, Solusi Bangun Indonesia Andalkan Recycled Water dan Teknologi

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 877
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NAROGONG,Mbinews  – Ancaman musim kemarau yang lebih kering dan panjang mendorong sektor industri memperkuat efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya air. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang terus mengembangkan berbagai strategi pengelolaan air untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mengurangi tekanan terhadap sumber air.

Berdasarkan analisis dan prakiraan BMKG, kondisi atmosfer kering masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama musim kemarau 2026. Kondisi tersebut diprakirakan berkaitan dengan fenomena El Niño yang diperkirakan masih bertahan hingga awal 2027.

Di tengah kondisi itu, Solusi Bangun Indonesia memperkuat pengelolaan air melalui efisiensi penggunaan, pemanfaatan kembali air, pengembangan sumber air alternatif hingga penerapan teknologi untuk mengoptimalkan distribusi air di fasilitas produksi.

Upaya tersebut menjadi bagian dari Target Keberlanjutan 2030 perusahaan yang menargetkan pengurangan pengambilan air baku sebesar 10 persen dibandingkan baseline 2019.

Namun, capaian hingga 2025 telah melampaui target tersebut. Perusahaan mencatat pengurangan pengambilan air baku sebesar 45 persen dibandingkan baseline 2019.

Direktur Operasi Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono, mengatakan perubahan pola iklim mendorong dunia industri untuk semakin adaptif dalam mengelola sumber daya air.

“Air merupakan sumber daya vital bagi kehidupan termasuk kegiatan ekonomi dan industri. Karena itu, kami terus berupaya menurunkan penggunaan air permukaan dengan memanfaatkan sumber air alternatif seperti pemanenan air hujan, penggunaan recycled water, serta penggunaan teknologi yang membantu mengoptimalkan distribusi air ke fasilitas produksi agar lebih efisien,” ujar Edi Sarwono.

Berdasarkan Laporan Keberlanjutan 2025, total pengambilan air baku di seluruh area operasi perusahaan turun dari 2.252 megaliter pada 2024 menjadi 2.132 megaliter pada 2025.

Penurunan juga terlihat pada penggunaan air permukaan yang berkurang sekitar 18 persen, dari 841 megaliter pada 2024 menjadi 688 megaliter pada 2025. Penggunaan air tanah turun sekitar 11 persen, dari 487 megaliter menjadi 432 megaliter.

Sebaliknya, volume air hujan yang berhasil ditampung meningkat sekitar 9 persen, dari 676 megaliter pada 2024 menjadi 734 megaliter pada 2025.

Pemanfaatan recycled water juga terus diperluas. Pada 2025, kegiatan produksi semen di empat pabrik Solusi Bangun Indonesia memanfaatkan 563 megaliter recycled water dari proses produksi.

Volume tersebut setara dengan 31,7 persen dari total pengambilan air dan meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di Pabrik Narogong, Jawa Barat, perusahaan juga mengembangkan inovasi pada fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terintegrasi. Optimalisasi dilakukan melalui proses koagulasi dan sedimentasi untuk menghasilkan kualitas air olahan yang lebih stabil sehingga dapat dimanfaatkan kembali.

Hasilnya, sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 17.477 meter kubik air hasil pengolahan berhasil menggantikan penggunaan air tanah dan air sungai untuk mendukung kebutuhan operasional pabrik.

Selain pengolahan air limbah, teknologi juga dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi distribusi. Solusi Bangun Indonesia menerapkan Programmable Logic Control (PLC) dan Internet of Things (IoT) dalam sistem River Pump Management di Pabrik Narogong.

Penerapan teknologi tersebut memungkinkan pengaturan distribusi air secara lebih presisi dan berkontribusi terhadap pengurangan konsumsi air tawar dari sungai sebesar 82 megaliter sepanjang 2025.

Edi mengatakan berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mengoptimalkan penggunaan air melalui efisiensi, pemanfaatan kembali serta penggunaan sumber air alternatif.

“Ketahanan menghadapi perubahan iklim dibangun dari keputusan yang kita ambil hari ini. Setiap upaya untuk menggunakan kembali air, memanfaatkan sumber alternatif, dan mengurangi kehilangan air membantu menjaga ketersediaannya bagi operasi, lingkungan, maupun masyarakat,” kata Edi.

Upaya efisiensi tersebut menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasional di tengah perubahan kondisi iklim sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya air secara lebih bertanggung jawab.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kata Walikota di FPD Bappeda Kota Sukabumi

    Ini Kata Walikota di FPD Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Sukabumi, harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu juga, mereka (SKPD) harus mempunyai inovasi, serta melibatkan teknologi disaat melakukan perencanaan, dan program kegiatan. “Saya minta SKPD harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”ujar Fahmi saat membuka acara Forum perangkat Daerah (FPD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah […]

  • Hari Pertama Pasca Libur Lebaran, 99 Persen ASN Pemerintahan Kota Sukabumi Sudah Kembali Bekerja

    Hari Pertama Pasca Libur Lebaran, 99 Persen ASN Pemerintahan Kota Sukabumi Sudah Kembali Bekerja

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, pada hari pertama masuk kerja, Selasa 16 April 2024. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara Pj Walikota Sukabumi, bersama para ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi usai libur panjang Idul […]

  • Retribusi Non Tunai, Pasar Tradisional Kota Bandung Mulai Digitalisasi

    Retribusi Non Tunai, Pasar Tradisional Kota Bandung Mulai Digitalisasi

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memulai program digitalisasi pasar tradisional. Sebagai langkah awalnya, transaksi pembayaran retribusi para pedagang kini dibuat dengan sistem non tunai. Pada digitalisasi ini, Perumda Pasar Juara menggandeng Bank BJB sebagai mitra. Sebagai proyek perdana, retribusi non tunai ini diberlakukan di Pasar Sadangserang dan Pasar Simpang Dago. Pelaksana Tugas Wali […]

  • Pemkot Bandung Amankan Aset Eks Jatayu Molek Untuk RSKGM

    Pemkot Bandung Amankan Aset Eks Jatayu Molek Untuk RSKGM

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung semakin serius menertibkan administrasi dan fisik aset. Pada Kamis 19 Mei 2022, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung mengamankan fisik tanah eks Jatayu Molek seluas 8.280 m2. Tanah milik Pemerintah Kota Bandung tersebut terletak di Jalan Jatayu Nomor 3 Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Pengamanan fisik ditandai […]

  • Capaian Vaksinasi Dibawah 50 persen, Sekda: Semua Perangkat Daerah Turun ke Lapangan

    Capaian Vaksinasi Dibawah 50 persen, Sekda: Semua Perangkat Daerah Turun ke Lapangan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMMI, Mbinews.id – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus kejar target percepatan vaksinasi. Pasalnya hingga saat ini, angka capaian vaksinasi di Kabupaten Sukabumi masih di bawah 50 persen dari target sasaran vaksinasi yang ada. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, meninjau langsung proses pelaksanaan vaksinasi di SDN Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (30/10/2021). “Untuk mencapai 50 persen […]

  • Tidak Layak Digunakan, Pemkot Bandung Pastikan Bangun Ulang SDN 029 Cilengkrang

    Tidak Layak Digunakan, Pemkot Bandung Pastikan Bangun Ulang SDN 029 Cilengkrang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan akan membangun ulang gedung SDN 029 Cilengkrang di Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung setelah tiga ruang kelas di sekolah tersebut dinyatakan rusak berat dan tidak layak digunakan. Kepastian ini disampaikan Wakil Wali Kota Bandung saat meninjau langsung kondisi bangunan sekolah, pada Senin, 29 September 2025. […]

expand_less