Breaking News
Trending Tags

Penemuan Arkeologi di Gunung Tangkil Sukabumi: Jejak Sejarah Masa Megalitikum yang Terungkap

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id- Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah ahli local, menemukan sebuah arca batu rusak dikawasan Gunung Tangkil, Kabupaen Sukabumi, yang diyakini berasal dari zaman megalitik

Menariknya, arca ini memiliki keunikan kesamaan material dan bentuk arca dengan koleksi yang saat ini dipajang di Museum Prabu Siliwangi, Sukabumi

Pemilik Museum Prabu Siliwangi, Kh. Fajar Laksana menyampaikan, penemuan ini berawal dari observasi lapangan oleh peneliti Zubair Mas’ud, yang menemukan potongan arca saat menyusuri lereng berbatu di area yang tertutup semak belukar.

Hasil identifikasi awal menunjukkan, bahwa komposisi batu arca tersebut identik dengan batuan pada arca-arca yang telah dikurasi di museum.

“Berdasarkan pengamatan awal, batuan arca yang ditemukan di Gunung Tangkil sangat mirip dengan koleksi batu di museum kami. Ini memberikan petunjuk bahwa kawasan ini bisa menjadi pusat peradaban megalitik,” kata Kyai Fajar Laksana dalam seminar arkeologi yang berlangsung pada Rabu (30/7/2025)

Kyai menjelaskan, Gunung Tangkil sendiri hingga kini belum ditetapkan sebagai situs budaya resmi. Lokasinya tersembunyi, alami, dan minim intervensi manusia. Namun, sejumlah temuan baru mengindikasikan bahwa kawasan ini memiliki nilai sejarah tinggi.

“Selain arca, tim juga menemukan batu menhir di Desa Tugu, serta jejak serupa di Gunung Karang — memperkuat dugaan bahwa wilayah ini pernah menjadi pusat peradaban megalitik,”ujar pria yang juga merupakan Pimpinan Ponpes Dzikir Alfath Sukabumi itu.

Tak hanya peninggalan batu, sambung kyai, ratusan pecahan keramik dari abad ke-10 hingga ke-20 juga ditemukan oleh ahli keramik yang terlibat dalam riset tersebut.

“Temuan ini menjadi bukti kuat bahwa Gunung Tangkil pernah menjadi bagian dari jalur perdagangan maritim antara Nusantara dan Tiongkok,”tambahnya.

Atas penemuan itu, BRIN telah mengusulkan agar fragmen keramik dan artefak lain yang ditemukan dapat dipajang di ruang pamer khusus di museum, guna mengedukasi masyarakat tentang sejarah perdagangan kuno di kawasan tersebut.

“Sebagai langkah lanjutan, BRIN merencanakan ekspedisi kembali ke lokasi pada awal September mendatang dengan membawa teknologi pemetaan canggih seperti drone dan LIDAR,”ungkapnya.

Teknologi ini, kata kyai, diharapkan dapat mengungkap keberadaan struktur batuan yang kemungkinan besar disusun secara arsitektural oleh manusia purba.

“Ketertarikan terhadap situs ini juga datang dari kalangan akademisi, termasuk Prof. Ali Akbar dari Universitas Indonesia, yang dikenal sebagai tokoh penting dalam riset situs Gunung Padang,”imbuhnya.

Ia menilai ada kemungkinan keterkaitan antara Gunung Tangkil dan situs Gunung Padang, serta menyambut baik wacana riset kolaboratif lanjutan.

“Meski belum berstatus sebagai situs resmi, Gunung Tangkil saat ini masih menjadi lokasi aktivitas budaya masyarakat setempat,”terangnya.

Beberapa warga diketahui rutin melakukan ritual adat di titik-titik tertentu, yang oleh para peneliti disebut sebagai bentuk budaya berlanjut—warisan leluhur yang masih hidup hingga kini.

“Awalnya kami hanya ingin memverifikasi asal koleksi museum, namun justru menemukan potensi situs megalitik yang baru. Harapannya, ini bisa menjadi cagar budaya di masa depan,”harapnya.

Para peneliti kini menyerukan kepada pemerintah daerah maupun pusat, untuk segera meninjau status kawasan Gunung Tangkil.

“Penetapan sebagai situs cagar budaya dinilai penting demi menjaga warisan sejarah dan identitas budaya yang mulai tersingkap dari balik rimbunnya hutan Sukabumi,” pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Kinerja dari Pendapatan Pajak Daerah Tahun 2021,  Jadi Sorotan Pansus LKPJ

    Realisasi Kinerja dari Pendapatan Pajak Daerah Tahun 2021, Jadi Sorotan Pansus LKPJ

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja dengan ketua dan tim penyusun Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung, dalam agenda Realisasi Kinerja dari Pendapatan Pajak Daerah Tahun 2021, di Ruang Rapat Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (5/4/2022). Rapat Kerja dipimpin oleh Ketua Pansus 1 Ferry […]

  • Musrenbang Subangjaya 2025 Tetapkan 10 Program Prioritas, Anggaran Fisik Capai Rp2,4 Miliar

    Musrenbang Subangjaya 2025 Tetapkan 10 Program Prioritas, Anggaran Fisik Capai Rp2,4 Miliar

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Kelurahan Subangjaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) tahun 2025 dengan mengusung tema “Transformasi Ekonomi melalui Penguatan SDM, Ekonomi Kreatif, dan Layanan Publik Digital.” Kegiatan ini menjadi momentum penyusunan prioritas pembangunan untuk tahun 2027, yang berpihak pada kebutuhan warga, sejalan dengan jargon kelurahan AKUR — Asri, Kreatif, Usaha Mandiri, dan Religius. Lurah […]

  • Ayo Imunisasi Sekarang Demi Cegah 8 Penyakit pada Anak

    Ayo Imunisasi Sekarang Demi Cegah 8 Penyakit pada Anak

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di Kota Bandung menargetkan jumlah sasaran mencapai 110.881 anak. Melalui BIAN, diharapkan bisa mencegah anak dari 8 penyakit yang mengancam masa depan mereka. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani menyampaikan, beberapa imunisasi yang akan diterima anak […]

  • Komisi IV DPRD Jabar : Daerah Irigasi Caringin Haris Segera Diselesaikan Pemprov Jabar

    Komisi IV DPRD Jabar : Daerah Irigasi Caringin Haris Segera Diselesaikan Pemprov Jabar

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KAB.SUKABUMI, MBInews.id –  Untuk membicarakan penuntasan Daerah Irigasi Caringin yang sudah sangat lama penyelesaian nya, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menemui langsung UPTD PSDA Wilayah Sungai Cisadea – Cibareno Sukabumi, Jawa Barat. Anggota Komisi IV DPRD Jabat Daddy Rohanady mengatakan, pertemuan ini merupakan kesempatan pihaknya juga untuk bertemu dengan kepala UPTD yang baru sekaligus […]

  • UiTM Malaysia dan Northwestern University Filipina kunjungi DPRD Kota Bandung

    UiTM Malaysia dan Northwestern University Filipina kunjungi DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Rombongan dari FISIP Universitas Padjadjaran, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, dan Northwestern University Filipina, mengunjungi DPRD Kota Bandung, Rabu, 23 April 2025. Kedatangannya disambut hangat Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Elton Agus Marjan. Dari Unpad hadir Ketua Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas […]

  • Terpaksa, Pemkot Sukabumi Potong Tukin ASN Untuk Bayar Inakesda Penanganan Covid-19

    Terpaksa, Pemkot Sukabumi Potong Tukin ASN Untuk Bayar Inakesda Penanganan Covid-19

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terpaksa harus memotong anggaran tunjangan kinerja (tukin) Pegawai Negri Sipil (PNS) sebesar 30 persen selama 6 bulan untuk membayar insentif tenaga kesehatan daerah (inakesda) yang menangani covid-19. Langkah tersebut, menyusul adanya keputusan Menteri Keuangan nomor HK.01.07./Menkes/4239 tahun 2021, bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Provinsi, Kabupaten dan Kota, menjadi […]

expand_less