Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Terpaksa, Pemkot Sukabumi Potong Tukin ASN Untuk Bayar Inakesda Penanganan Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terpaksa harus memotong anggaran tunjangan kinerja (tukin) Pegawai Negri Sipil (PNS) sebesar 30 persen selama 6 bulan untuk membayar insentif tenaga kesehatan daerah (inakesda) yang menangani covid-19.

Langkah tersebut, menyusul adanya keputusan Menteri Keuangan nomor HK.01.07./Menkes/4239 tahun 2021, bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Provinsi, Kabupaten dan Kota, menjadi tanggungjawab daerah. Keputusan tersebut juga membuat Pemkot harus melakukan refocusing anggaran dengan mengalokasikan pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 8 persen, dan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 30 persen.

“Jadi, RKPD dan RAPBD di tahun 2021 yang sudah ditetapkan alami perubahan juga, karena menyesuaiakan aturan menteri kesehatan tersebut,”terang Plt. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi Reni Rosyida Mutmainah. Jumat, (13/8/2021).

Lebih jauh Reni mengungkapkan, pembayaran inakesda yang sebelumnya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, dan sekarang diserahkan ke daerah tentu saja itu membuat posisi Pemkot Sukabumi berat. Pasalnya, Pemkot sendiri belum menganggarkan, kemudian surat aturan dari kemenkes turun disaat anggaran sedang berjalan, sehingga harus melakukan beberapa refocusing anggaran untuk memenuhi kewajiban tersebut.

“Kalau tahun 2020 pembayaran inakesda itu disesuaikan dengan kemampuan daerah, namun untuk tahun ini daerah harus mampu membayar penuh seratus persen untuk inakesda,”imbuhnya.

Makanya setelah dilakukan refocusing, dan calculating anggaran, selain mengandalakn dari tukin PNS, juga memberhentikan dulu sementara seluruh kegiatan di setiap SKPD.

“Terpaksa harus dilakukan langkah itu. Ini juga sebagai bentuk gambaran perhatian dan keseriusan Walikota Sukabumi terhadap tenaga kesehatan yang menangani Covid-19,”katanya.

Reni juga berharap, di tahun 2022 nanti, keuangan pemerintah daerah bisa kembali stabil, begitu juga dengan dana transfer daerah serta pendapatan asli daerah juga bisa ditingkatkan.

“Kami berharap di tahun 2021 semuanya bisa kembali stabil, meskipun kita tidak bisa memeprediksi dikarenakan anggaran itu penuh dengan ketidak pastian,”pungkas Reni.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Keamanan Objek Vital, Kapolsek Cikole Keliling Pasar

    Pastikan Keamanan Objek Vital, Kapolsek Cikole Keliling Pasar

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah aktivitas masyarakat, Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna bersama anggota Samapta Polsek Cikole, melakukan monitoring keamanan di Pasar Pelita Sukabumi, Selasa (02/08). “Hari ini kami dari Jajaran Polsek Cikole, melakukan pengawasan objek vital di Kota Sukabumi. Salah satunya di Pasar Pelita Sukabumi,” ujar Subarna […]

  • Renie Rahayu Fauzi Tanggapi Kunjungan Kunker DPRD Kabupaten Bandung ke Labuan Bajo

    Renie Rahayu Fauzi Tanggapi Kunjungan Kunker DPRD Kabupaten Bandung ke Labuan Bajo

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi menanggapi polemik kunker yang dilaksanakan anggota dewan di tengah efisiensi anggaran sesuai inpres no 1 tahun 2025. Menurutnya, kunjungan kerja (Kunker) 55 anggota DPRD Kabupaten Bandung ke Labuan Bajo dan Batam sudah sesuai prosedur dan telah ditetapkan melalui rapat paripurna. ”Tidak ada yang salah […]

  • Raih Peringkat Top Digital Command Center Kabupaten Cirebon Dapatkan Apresiasi dari Komisi I DPRD Jabar

    Raih Peringkat Top Digital Command Center Kabupaten Cirebon Dapatkan Apresiasi dari Komisi I DPRD Jabar

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KAB.CIREBON, MBInews.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi, keberadaan Command Center di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Cirebon yang telah mendapatkan predikat Top Digital dengan kategori empat bintang. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sidkon Djampi mengungkapkan, bahwa penghargaan tersebut merupakan prestasi yang cukup memuaskan […]

  • Dirut Bank BJB Terima Penghargaan Indonesia 10 Top Banker Award 2024

    Dirut Bank BJB Terima Penghargaan Indonesia 10 Top Banker Award 2024

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb), Yuddy Renaldi, meraih penghargaan bergengsi Indonesia 10 Top Banker Award 2024, dalam acara “5th Anniversary Indonesia Top Bank Awards 2024” yang diselenggarakan oleh The Iconomics Media bekerja sama dengan Axia Riset. Acara berlangsung pada Kamis, 20 Juni 2024 di […]

  • Altenatif Permasalahan RSHS ,  Komisi V  Dukung Pembangunan RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat

    Altenatif Permasalahan RSHS , Komisi V Dukung Pembangunan RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBInew.id – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kesehatan Kerja di wilayah Provinsi Jawa Barat didukung penuh oleh DPRD Provinsi Jawa Barat. Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya menilai, jika Rumah Sakit tersebut berada di tempat yang sangat strategis sehingga nantinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam hal kesehatan. […]

  • Aksi Penolakan Pemakaman Jenazah Virus Corona, Petugas Gali Kubur TPU Cikadut Bandung : Jangan Tolak Jenazah Covid-19

    Aksi Penolakan Pemakaman Jenazah Virus Corona, Petugas Gali Kubur TPU Cikadut Bandung : Jangan Tolak Jenazah Covid-19

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Di sejumlah daerah marak terjadi penolakan pemakaman jenazah terinfeksi virus corona atau Covid-19. Di Kota Bandung, meski sempat terjadi tetapi sudah tak lagi terdengar suara penolakan. Pasalnya, Pemkot Bandung memastikan seluruh proses telah melalui protokol atau tata cara pemakaman jenazah Covid-19. Tak hanya tenaga medis, petugas penggali kubur juga memastikan keamanan hingga […]

expand_less