Breaking News
Trending Tags

Terpaksa, Pemkot Sukabumi Potong Tukin ASN Untuk Bayar Inakesda Penanganan Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terpaksa harus memotong anggaran tunjangan kinerja (tukin) Pegawai Negri Sipil (PNS) sebesar 30 persen selama 6 bulan untuk membayar insentif tenaga kesehatan daerah (inakesda) yang menangani covid-19.

Langkah tersebut, menyusul adanya keputusan Menteri Keuangan nomor HK.01.07./Menkes/4239 tahun 2021, bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Provinsi, Kabupaten dan Kota, menjadi tanggungjawab daerah. Keputusan tersebut juga membuat Pemkot harus melakukan refocusing anggaran dengan mengalokasikan pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 8 persen, dan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 30 persen.

“Jadi, RKPD dan RAPBD di tahun 2021 yang sudah ditetapkan alami perubahan juga, karena menyesuaiakan aturan menteri kesehatan tersebut,”terang Plt. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi Reni Rosyida Mutmainah. Jumat, (13/8/2021).

Lebih jauh Reni mengungkapkan, pembayaran inakesda yang sebelumnya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, dan sekarang diserahkan ke daerah tentu saja itu membuat posisi Pemkot Sukabumi berat. Pasalnya, Pemkot sendiri belum menganggarkan, kemudian surat aturan dari kemenkes turun disaat anggaran sedang berjalan, sehingga harus melakukan beberapa refocusing anggaran untuk memenuhi kewajiban tersebut.

“Kalau tahun 2020 pembayaran inakesda itu disesuaikan dengan kemampuan daerah, namun untuk tahun ini daerah harus mampu membayar penuh seratus persen untuk inakesda,”imbuhnya.

Makanya setelah dilakukan refocusing, dan calculating anggaran, selain mengandalakn dari tukin PNS, juga memberhentikan dulu sementara seluruh kegiatan di setiap SKPD.

“Terpaksa harus dilakukan langkah itu. Ini juga sebagai bentuk gambaran perhatian dan keseriusan Walikota Sukabumi terhadap tenaga kesehatan yang menangani Covid-19,”katanya.

Reni juga berharap, di tahun 2022 nanti, keuangan pemerintah daerah bisa kembali stabil, begitu juga dengan dana transfer daerah serta pendapatan asli daerah juga bisa ditingkatkan.

“Kami berharap di tahun 2021 semuanya bisa kembali stabil, meskipun kita tidak bisa memeprediksi dikarenakan anggaran itu penuh dengan ketidak pastian,”pungkas Reni.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan Media Center Jakarta PON XX Papua 2021

    Pembukaan Media Center Jakarta PON XX Papua 2021

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – 1 Oktober 2021 – Media Center Jakarta di Jakarta Convention Center, Senayan, resmi dibuka sehari jelang perhelatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua 2021. Dari Makassar ketika transit menuju Papua, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S. Depari pun memberikan apresiasi atas dibukanya media center PON XX Papua. “Media […]

  • Ketua DPRD Jabar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Cintamekar Subang

    Ketua DPRD Jabar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Cintamekar Subang

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    KAB.SUBANG, MBInews.id –  Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn). Taufik Hidayat serap aspirasi masyarakat Desa Cintamekar Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang dalam rangka Reses I Tahun Sidang 2021-2022, Rabu (1/12/2021). Taufik Hidayat dalam kesempatan tersebut menyebutkan, pandemi covid-19 yang masih melanda sampai saat ini mengakibatkan anggaran tersendat dan mempengaruhi pembangunan Jawa Barat. “Saya, Pak […]

  • Pernyataan Sikap Tegas PWI, Ketua Umum Atal S Depari : “Kami Menolak Adanya Pasal 18 ayat (4)”RUU Omnibus Law Cipta  Kerja

    Pernyataan Sikap Tegas PWI, Ketua Umum Atal S Depari : “Kami Menolak Adanya Pasal 18 ayat (4)”RUU Omnibus Law Cipta Kerja

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menolak hadirnya pasal-pasal yang berpotensi menghalangi kemerdekaan pers dalam RUU Omnibus Law Cipta  Kerja.Selain itu, PWI juga menolak pasal-pasal yang memberi kewenangan pemerintah memberi sanksi kepada pers. Meski demikian, ada pasal-pasal dalam draft RUU itu yang akan mendukung pers supaya makin profesional yang perlu didukung. Ketua Umum PWI […]

  • Peringatan Harkitnas, Yana: Hayuk Bangkit Bersama

    Peringatan Harkitnas, Yana: Hayuk Bangkit Bersama

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap Kota Bandung semakin kreatif dan inovatif. Hal itu agar Kota Bandung bisa bangkit di saat memasuki fase endemi. “Semangat juga kreasi dan inovasi karena Kota Bandung pusatnya kreativitas. Jadi Hayuk bangkit bersama inovasi dan kresrivitas,” ujarnya pada upacara memperingati Hari […]

  • Tika Sulap Tempat Pengolahan Sampah Jadi Lokasi Berswafoto Ria

    Tika Sulap Tempat Pengolahan Sampah Jadi Lokasi Berswafoto Ria

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Percaya atau tidak, Kota Bandung ternyata memiliki spot wisata dan berswafoto ria di tengah lokasi pengolahan sampah. Di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cinambo, Kota Bandung tepatnya RW 01, Anda bisa melihat langsung bagaimana warga mengelola lokasi pengolahan sampah menjadi menarik. Di sepanjang jalannya dihiasi mural motivasi, lalu ada payung-payung kecil yang menggantung menambah […]

  • Pasca Lebaran, Bapokting di Kota Sukabumi Turun Harga

    Pasca Lebaran, Bapokting di Kota Sukabumi Turun Harga

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sejumlah harga bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar tradisional dan modern Kota Sukabumi berangsur turun. Diantaranya, daging sapi dari Rp140 ribu menjadi Rp130 ribu per kg, telur ayam negeri dari Rp24 ribu kini diangka Rp23 ribu per kg, Cabai merah besar TW dari Rp70 ribu menjadi Rp30 ribubper kg. Kemudian cabai merah lokal dari […]

expand_less