Breaking News
Trending Tags

Penanganan Covid-19, Pemkot Bandung Siapkan Dana Rp. 298,2 Miliar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan dana sebesar Rp298,2 miliar untuk penanganan wabah Covid-19 di Kota Bandung. Anggaran tersebut meningkat signifikan dari sebelumnya sebesar Rp. 75 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna selaku Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 menuturkan, hasil rempug antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama DPRD Kota Bandung memutuskan akan menyiapkan dana sebesar Rp. 298,2 miliar untuk berbagai keperluan.

“Di awal kami sudah utarakan bahwa ada Rp. 75 miliar. Berdasarkan arahan pimpinan dengan dewan, ada dukungan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) mengacu pada aturan kementerian untuk refocusing dan realokasi. Kami sudah rapat paripurna dan memutuskan ada Rp. 298,2 miliar untuk gugus tugas,” ungkap Ema Sumarna saat jumpa pers di Balai Kota Bandung, Senin (6/4/2020).

Dana tersebut akan dibagi berdasarkan keperluan, yakni Rp. 75 miliar untuk penanganan wabah, Rp. 5 miliar untuk operasional tim Gugus Tugas, dan Rp. 218,2 miliar untuk jaring pengamanan sosial.

“Untuk jaring pengamanan sosial ini yang sudah ditetapkan, kita sebut dengan desil 1, desil 2, desil 3, desil 4. Jumlahnya ada sekitar 137.000 KK (Kepala Keluarga). Sejumlah kurang lebih 60.000 KK sudah ditangani melalui dana dari pemerintah pusat,” beber Ema.

Ia juga telah menghitung keluarga-keluarga yang tidak termasuk ke dalam golongan yang diberi bantuan dari pemerintah pusat. Perhitungan itu berdasarkan data langsung yang dihimpun dari kewilayahan. Setelah aparat kewilayahan mendatanya, ada 56.568 KK jumlah tambahan.

“Kami sudah perintahkan di kewilayahan mana yang betul-betul membutuhkan. Tentu kita jangan sampai overlap sesuai arahan Pak Gubernur Jawa Barat,” imbuh Ema.

Ia menekankan, data tersebut masih dinamis sejalan dengan perkembangan kondisi di masa pandemik ini. Setidaknya, tim Gugus Tugas telah memprediksi kebutuhan untuk tiga bulan ke depan.

“Yang namanya menginventarisasi orang terdampak pandemik tidak bisa sama, jadi data ini dinamis. Namun kita bersepakat dengan prediksi linear 3 bulan ke depan, ambil angka maksimal diperkirakan 98.000 kepala keluarga. Tentu kita berharap wabah ini tidak akan berlangsung lama,” jelas Ema.

Dengan 98.000 KK jumlah tambahan ini, maka ada sekitar 235.000 KK yang akan menjadi perhatian pemerintah. Saat ini, tim masih mematangkan mekanisme pembagian bantuan kepada warga, baik nominal maupun sistemnya.

“Untuk Bandung kemungkinan akan disamakan dengan Provinsi Jawa Barat yaitu Rp. 500.000. Tapi bentuknya masih digodok apakah uang atau barang. Kalau efektivitas sistem uang lebih mudah, nanti kita kerja sama dengan PT Pos Indonesia bagaimana cara distribusinya agar tidak berkerumun,” imbuh Ema.

Selain untuk jaring pengamanan sosial, Gugus Tugas memprioritaskan penggunaan anggaran untuk penanganan wabah secara langsung. Ema mengatakan, penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan penunjang alat kesehatan menjadi prioritas pertama.

“Prioritas kita tetap pada penyediaan APD, masker, disinfektan, dan obat-obatan lain. Untuk para tenaga medis yang sedang bertugas, Pemkot sudah siapkan rumah singgah, sehingga tidak ada lagi istilah mereka tidak bisa pulang karena alasan sosial. Seandainya misal dia ODP lalu eskalasi meningkat Hotel Gino Ferucci sudah siap. Tinggal kita pikirkan logistiknya,” pungkasnya. (HMS /MBI/WAN)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Kulit Garut Harus Diimbangi dengan Pengolahan Limbah Yang Baik

    Industri Kulit Garut Harus Diimbangi dengan Pengolahan Limbah Yang Baik

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kabupaten Garut, Mbinews.id — Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Lina Ruslinawati mengapresiasi kegiatan yang bertajuk Promosi Bersama Produk Perkulitan Garut TA 2024. Pasalnya, industri perkulitan Garut semakin di kenal dikancah internasional. Tentu hal itu tidak lepas dari upaya inovasi dan peningkatan kualitas serta peran serta pemerintah daerah dalam memperkenalkan industri perkulitan. […]

  • Dinas Pol PP dan Damkar Kota Sukabumi Terus Gencar Perangi Rokok Ilegal

    Dinas Pol PP dan Damkar Kota Sukabumi Terus Gencar Perangi Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Sat Pol PP dan Damkar Kota Sukabumi terus gencar memerangi peredaran rokok ilegal. Bahkan, para petugas dari sebagian besar bernaggotakan Sat Pol PP tersebut, jauh-jauh hari sudah dibekali ilmu melalui pelatihan untuk menghimpun informasi mengenai lokasi peredaran rokok yang tidak memiliki cukai asli. “Kita sudah bentuk tim, yang sebelumnya sudah diberikan pelatihan dulu,”ujar […]

  • Sayid Agil Siap Jadi Ketua KNPI Kota Sukabumi; Ini Visi-Misi Ke Depan

    Sayid Agil Siap Jadi Ketua KNPI Kota Sukabumi; Ini Visi-Misi Ke Depan

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sayid Agil salah seorang gerakan sosial peduli terhadap pembangunan masyarakat desa yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sukabumi bertekad mencalonkan diri sebagai bakal calon ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode 2021-2024. Pemuda yang akrab dipanggil Agil, memiliki misi salah satunya mendorong Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi […]

  • Peran Bjb Menggairahkan Perekonomian Desa Pascapandemi

    Peran Bjb Menggairahkan Perekonomian Desa Pascapandemi

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes memiliki peran penting dan strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di pedesaan, khususnya pascapandemi. BUMDes dibuat untuk meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan aset desa, meningkatkan usaha masyarakat, menciptakan peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, pengembangan ekonomi desa serta meningkatkan pendapatan desa. Bahasan mengenai topik tersebut mengemuka dalam Simposium Kolaborasi […]

  • Perhiptani-IAEA Audensi Dengan DPRD Jabar

    Perhiptani-IAEA Audensi Dengan DPRD Jabar

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Indonesia Agricultural Extentionist Association) PERHIPTANI -IAEA Provinsi Jawa Barat lakukan audensi dengan Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat pada Kamis 15 September 2022. Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Yunandar Eka Perwira dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa dalam aspirasinya para Tenaga Harian Lepas (THL) yang bergerak di […]

  • Buka Kgeiatan Capacity Building di Kelurahan Benteng, Pj Wali Kota Sukabumi Sebut Peran RT dan Rw Sangat Penting

    Buka Kgeiatan Capacity Building di Kelurahan Benteng, Pj Wali Kota Sukabumi Sebut Peran RT dan Rw Sangat Penting

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– RT dan RW merupakan lembaga kemasyarakatan di kelurahan, yang memiliki peran vital sebagai jembatan untuk menyampaikan kebijakan, program, dan kegiatan pemerintah. “Peran strategis RT dan RW, sebagai penghubung langsung antara masyarakat dan pemerintah,”ujar Penjabat (PJ) wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, saat membuka kegiatan Capacity Building para Ketua RT dan RW, se-Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong. […]

expand_less