Breaking News
Trending Tags

Sepanjang Semsester I 2026, Diskominfo Kota Sukabumi Klarifikasi 29 Hoaks

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi mencatat telah menerbitkan 29 klarifikasi informasi hoaks selama periode Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, lima kasus berkaitan dengan pencatutan nama Pemerintah Kota Sukabumi maupun pejabat publik yang digunakan sebagai modus penipuan dan penyebaran informasi menyesatkan.  Langkah klarifikasi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menjaga ruang digital tetap sehat serta melindungi masyarakat dari dampak penyebaran informasi palsu yang semakin marak di berbagai platform digital.

Pranata Humas Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Sukabumi, Riksan Satya Prawira, mengatakan, upaya klarifikasi merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan informasi yang akurat, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Selama Semester I 2026, kami telah melakukan klarifikasi terhadap 29 kabar hoaks yang beredar dan berpotensi meresahkan masyarakat. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,”ujar Riksan, Selasa, (4/8/2026).

Riksan menjelaskan, lima hoaks yang mencatut identitas pemerintah daerah meliputi informasi palsu mengenai pemesanan katering yang mengatasnamakan Dinas Lingkungan Hidup, penyebaran nomor WhatsApp palsu yang mengatasnamakan Wakil Wali Kota Sukabumi, hoaks pernyataan Wali Kota Sukabumi terkait aksi damai, akun WhatsApp palsu yang mencatut nama Camat Warudoyong, serta infografis menyesatkan mengenai manfaat wakaf Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengatasnamakan Pemkot Sukabumi.

Selain menangani hoaks di tingkat daerah, pihaknya juga aktif mendukung pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan menyebarluaskan klarifikasi terhadap berbagai informasi palsu yang viral secara nasional. Di sisi lain, Diskominfo terus memperkuat edukasi literasi digital kepada masyarakat, termasuk memberikan pemahaman mengenai cara mengenali konten hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI) yang berpotensi digunakan untuk menyebarkan disinformasi.

“Kami terus menghadirkan konten edukasi mengenai hoaks berbasis AI agar masyarakat semakin memahami perbedaan antara konten asli dan hasil rekayasa teknologi. Dengan begitu, masyarakat tidak mudah terkecoh oleh informasi yang tampak meyakinkan, tetapi sebenarnya palsu,” kata Riksan.

Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan suatu informasi. Cara paling sederhana adalah membandingkan informasi tersebut melalui mesin pencari, media massa yang kredibel, maupun sumber resmi pemerintah.

Ia menambahkan, video hasil rekayasa AI umumnya masih menyisakan sejumlah kejanggalan, seperti gerakan yang tidak alami atau potongan adegan yang tidak masuk akal. Karena itu, masyarakat diminta lebih cermat dalam menyikapi berbagai konten digital yang beredar.

“Pola penipuan digital kini semakin sistematis dengan memanfaatkan nama instansi pemerintah maupun pejabat publik untuk membangun kepercayaan calon korban. Karena itu, pastikan informasi benar terlebih dahulu sebelum dibagikan agar tidak ikut menjadi bagian dari penyebaran hoaks,” tegasnya.

Sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik, Diskominfo Kota Sukabumi juga membuka ruang koordinasi bagi masyarakat yang ingin memastikan kebenaran suatu informasi. Warga dapat melakukan verifikasi langsung kepada Diskominfo apabila menemukan informasi yang diragukan keasliannya.

Riksan menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menekan penyebaran hoaks. Selain menimbulkan keresahan sosial, informasi palsu juga berpotensi merugikan sektor ekonomi, terutama pelaku usaha yang menjadi sasaran penipuan dengan modus pencatutan nama lembaga pemerintah.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga aktif melakukan verifikasi. Dengan sinergi tersebut, penyebaran hoaks dapat ditekan sehingga ruang digital menjadi lebih aman dan sehat bagi semua,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Kolaborasi Ala Dinsos Kota Bandung, Gelandangan dan Pengemis Jadi Prioritas Penanganan

    Strategi Kolaborasi Ala Dinsos Kota Bandung, Gelandangan dan Pengemis Jadi Prioritas Penanganan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, dr. H. Yorisa Sativa, M.Kes, membeberkan soal kompleksitas dan strategi penanganan permasalahan kesejahteraan sosial di Kota Bandung yang berpenduduk hampir 2,6 juta jiwa ini. Dan menyoroti sektor ekonomi sebagai akar dari banyak persoalan sosial di Kota Bandung. Hal itu diungkap Kadinsos yang baru menjabat sejak […]

  • Raperda Ketahanan Pangan Diperkuat dengan Muatan Lokal

    Raperda Ketahanan Pangan Diperkuat dengan Muatan Lokal

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Panitia Khusus (Pansus) 3 DPRD Kota Bandung memulai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (12/07/2023). Rapat tersebut dilaksanakan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Bag. Hukum dan Tim Naskah Akademik Setda Kota Bandung. Dalam Rapat tersebut, hadir Ketua Pansus […]

  • Hukum Pidana Tidak Ada Istilah Kata Damai? Dalam Kasus Penembakan Oleh Anak Bupati Majalengka

    Hukum Pidana Tidak Ada Istilah Kata Damai? Dalam Kasus Penembakan Oleh Anak Bupati Majalengka

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Ini Kata Pengamat Hukum Pidana, Mengenai aksi Jagoan Irfan Nur Alam bagaimana tidak anak Penjabat  yang tak lain anak kandung Bupati majalengka  ini melakukan tindakan penembakan terhadap panji Pamungkas tak lain seorang kontraktor saat ditagih hutang dan pelaku sudah ditetapkan tersangka Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menyebutkan penahanan Irfan dilakukan pada pukul 00.10 […]

  • Targetkan Soal Banjir Selesai Dalam Program 99 Hari Kerja, Bupati Bandung Terpilih Tinjau Sungai Cikeruh

    Targetkan Soal Banjir Selesai Dalam Program 99 Hari Kerja, Bupati Bandung Terpilih Tinjau Sungai Cikeruh

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBInews.id – Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna melakukan pengecekan dan peninjauan langsung ke lapangan, di salah satu titik lokasi rawan banjir yakni di Sungai Cikeruh, Desa Tegaluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (21/4/21). Turut mendampingi Bupati Bandung terpilih Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Agus Nuria, dan jajaran […]

  • Sambut Hari Anak Internasional, SMPN10 Kota Sukabumi Deklarasi Ramah Anak

    Sambut Hari Anak Internasional, SMPN10 Kota Sukabumi Deklarasi Ramah Anak

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI,  MBinews.id – Hari anak internasional Yang jatuh pada kamis (07/11/19), menjadi momen istimewa bagi kalangan anak-anak di dunia, khsusnya di Indonesia. Beragam kegiatan dilakukan sekolah untuk memaknai momentum istimewa tersebut dengan melakukan kegiatan belajar di luar ruangan. Halnya seperti yang dilakukan oleh siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Kota Sukabumi, yang berada di […]

  • Diskopdagrin Kota Sukabumi Bantu 20 IKM Dapatkan Sertifikasi Halal

    Diskopdagrin Kota Sukabumi Bantu 20 IKM Dapatkan Sertifikasi Halal

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi membantu sedikitnya 20 Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mendapatkan sertifikasi halal. Hal itu juga suatu langkah untuk membantu kelancaran usaha mereka. “Iya, saat ini kita akan bantu para IKM untuk mendapatkan sertifikasi halal,” ujar Kabid Perindutrian Diskopdagrin Kota Sukabumi Yadi Erlangga, Selasa (08/10/2019). […]

expand_less