Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jaga Daya Beli Warga, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus memperkuat pengendalian inflasi untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan Kota Sukabumi pada Juli 2026 tercatat sebesar 2,47 persen, masih berada dalam sasaran inflasi nasional.

Angka tersebut, berada di bawah inflasi Jawa Barat yang mencapai 2,72 persen dan inflasi nasional sebesar 2,88 persen. Sementara secara bulanan, Kota Sukabumi justru mencatat deflasi sebesar 0,02 persen pada Juli 2026.

Data tersebut dirilis BPS pada 3 Agustus 2026. Pemkot Sukabumi menilai, capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai langkah pengendalian harga yang dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan sejumlah pemangku kepentingan berjalan cukup efektif.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, mengatakan, pengendalian inflasi tidak semata-mata ditujukan untuk menjaga indikator ekonomi, tetapi terutama memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Yang paling penting adalah, bagaimana harga kebutuhan masyarakat tetap terkendali sehingga daya beli warga Sukabumi tetap terjaga. Ini yang menjadi perhatian kami,”ujar Ayep. Rabu, (13/8/2026)

Menurut Ayep, pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga, khususnya pada komoditas pangan strategis. Langkah tersebut dilakukan melalui pemantauan harga, pengamanan pasokan, hingga penguatan distribusi.

Ia menegaskan, pengendalian inflasi membutuhkan sinergi lintas sektor karena pergerakan harga pangan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari ketersediaan pasokan, permintaan masyarakat, kondisi cuaca, musim panen, hingga kelancaran distribusi.

“Pengendalian inflasi harus dilakukan bersama. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pasokan dan distribusi kebutuhan masyarakat tetap aman,”katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Sukabumi, Eneng Rahmi, menjelaskan, dinamika inflasi Juli 2026 dipengaruhi tiga kelompok utama, yakni inflasi inti, harga yang diatur pemerintah (administered prices), dan harga pangan bergejolak (volatile food).

Pada kelompok inflasi inti, momentum tahun ajaran baru turut memberikan tekanan terhadap harga. Penyesuaian biaya pendidikan, mulai dari jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama hingga bimbingan belajar, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi inflasi.

Selain biaya pendidikan, pergerakan harga emas perhiasan dan tarif kontrak rumah juga turut memengaruhi dinamika inflasi inti.

Dari kelompok harga yang diatur pemerintah, tekanan inflasi antara lain berasal dari penyesuaian harga bensin serta tarif cukai rokok, khususnya sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT).

“Untuk kelompok volatile food, pergerakannya sangat dipengaruhi kondisi pasokan, cuaca, musim panen, serta distribusi. Karena itu, komoditas pangan menjadi salah satu perhatian utama dalam pengendalian inflasi,”jelas Rahmi.

Meski terdapat sejumlah tekanan harga, Rahmi memastikan, kondisi pangan strategis di Kota Sukabumi selama Juli masih relatif terkendali. Sejumlah komoditas, seperti daging ayam ras, minyak goreng, wortel, jengkol, dan ketimun, bergerak dalam batas yang masih dianggap wajar.

Bahkan, harga daging ayam ras dan telur ayam ras tercatat mengalami penurunan. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi melemahnya permintaan selama masa libur sekolah serta belum beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pergerakan harga pangan terus kami pantau. Ketika ada komoditas yang mulai mengalami kenaikan, kami melakukan koordinasi dan langkah antisipasi agar tidak berkembang menjadi gejolak harga,ungkapnya.

Pemkot Sukabumi memastikan, pemantauan harga dan pasokan pangan akan terus dilakukan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Pemerintah berharap, langkah tersebut dapat menekan potensi gejolak harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau, sehingga daya beli masyarakat Sukabumi tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Napak Tilas Nyucruk Galur Temukan Situs Museum Prabu Siliwangi Dilembah Pasirumbul Sukabumi

    Tim Napak Tilas Nyucruk Galur Temukan Situs Museum Prabu Siliwangi Dilembah Pasirumbul Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tim Napak Tilas Nyucruk Galur Mapay Situs dari Museum Prabu Siliwangi Sukabumi kembali menemukan benda pubakala di lembah Pasirumbul Kampung Parabon Pojok, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Benda yang diduga bersejarah tersebut ditemukan di sebuah lembah yang tidak jauh dari Istana Kepresidenan.”Kami diundang untuk datang ke sini oleh […]

  • Ummi Oded Resmikan Komunitas Tanginas Lembur Tohaga Lodaya

    Ummi Oded Resmikan Komunitas Tanginas Lembur Tohaga Lodaya

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam upaya mencegah stunting, Kelurahan Kebon Gedang, Kecamatan Batununggal membentuk Komunitas Tanginas (Bandung Tanggap Stunting dengan Pangan Aman dan Sehat) Lembur Tohaga Lodaya, Bandung, Sabtu  (17/10/2020) Kelurahan Kebon Gedang juga membentuk Komunitas Lembur Tohaga Lodaya dengan jargon Bontang Ngahiji dengan mengusung tema kuat dan kokoh dalam setiap komunitasnya. Kuat dan kokoh dalam […]

  • Pemkot Bandung Buka Lowomgan 57 CPNS dan 3.466 Formasi PPPK 2021, Ingat Gratis !

    Pemkot Bandung Buka Lowomgan 57 CPNS dan 3.466 Formasi PPPK 2021, Ingat Gratis !

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak kaum milenial untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Bandung tahun 2021. Ajakan itu karena Oded menilai, Pemkot Bandung membutuhkan energi-energi baru untuk membangun Kota Bandung. “Mang Oded mengajak […]

  • Virus Cenderung Bermutasi, Yana Imbau Warga Tetap Terapkan Prokes

    Virus Cenderung Bermutasi, Yana Imbau Warga Tetap Terapkan Prokes

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, virus Covid-19 memiliki kecenderungan bermutasi. Oleh karenanya, Yana mengimbau kepada masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. “Omicron sudah ada. Oleh karenanya tetap waspada. Virus cenderung bermutasi, ” tuturnya di Kantor Kecamatan Kiaracondong, Kamis 20 Januari 2022. Apalagi, imbuhnya, kasus Omicron telah muncul […]

  • Jelang HPN 2021, PWI Pusat Kembali Selenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro

    Jelang HPN 2021, PWI Pusat Kembali Selenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang merupakan penghargaan tertinggi untuk karya jurnalistik Indonesia. Anugerah Jurnalistik Adinegoro diberikan kepada wartawan yang telah terseleksi melalui karya-karya jurnalistik yang sudah dimuat, ditayangkan, atau disiarkan sepanjang tahun 2020. “Ini terbuka bagi semua wartawan yang […]

  • Perda P2APBD Jabar TA 2023 Disetujui Bersama DPRD Jawa Barat dan Pemdaprov Jabar

    Perda P2APBD Jabar TA 2023 Disetujui Bersama DPRD Jawa Barat dan Pemdaprov Jabar

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Provinsi Jabar Tahun Anggaran (TA) 2023 ditetapkan atau disahkan menjadi Peraturan Daerah. Penetapan atau pengesahan Perda P2APBD Provinsi Jabar TA 2023 tersebut dilakukan dalam rapat paripurna setelah penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar). Lalu persetujuan terhadap Ranperda tentang P2APBD Provinsi […]

expand_less