Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jaga Daya Beli Warga, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 1.281
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus memperkuat pengendalian inflasi untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan Kota Sukabumi pada Juli 2026 tercatat sebesar 2,47 persen, masih berada dalam sasaran inflasi nasional.

Angka tersebut, berada di bawah inflasi Jawa Barat yang mencapai 2,72 persen dan inflasi nasional sebesar 2,88 persen. Sementara secara bulanan, Kota Sukabumi justru mencatat deflasi sebesar 0,02 persen pada Juli 2026.

Data tersebut dirilis BPS pada 3 Agustus 2026. Pemkot Sukabumi menilai, capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai langkah pengendalian harga yang dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan sejumlah pemangku kepentingan berjalan cukup efektif.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, mengatakan, pengendalian inflasi tidak semata-mata ditujukan untuk menjaga indikator ekonomi, tetapi terutama memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Yang paling penting adalah, bagaimana harga kebutuhan masyarakat tetap terkendali sehingga daya beli warga Sukabumi tetap terjaga. Ini yang menjadi perhatian kami,”ujar Ayep. Rabu, (13/8/2026)

Menurut Ayep, pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga, khususnya pada komoditas pangan strategis. Langkah tersebut dilakukan melalui pemantauan harga, pengamanan pasokan, hingga penguatan distribusi.

Ia menegaskan, pengendalian inflasi membutuhkan sinergi lintas sektor karena pergerakan harga pangan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari ketersediaan pasokan, permintaan masyarakat, kondisi cuaca, musim panen, hingga kelancaran distribusi.

“Pengendalian inflasi harus dilakukan bersama. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pasokan dan distribusi kebutuhan masyarakat tetap aman,”katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Sukabumi, Eneng Rahmi, menjelaskan, dinamika inflasi Juli 2026 dipengaruhi tiga kelompok utama, yakni inflasi inti, harga yang diatur pemerintah (administered prices), dan harga pangan bergejolak (volatile food).

Pada kelompok inflasi inti, momentum tahun ajaran baru turut memberikan tekanan terhadap harga. Penyesuaian biaya pendidikan, mulai dari jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama hingga bimbingan belajar, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi inflasi.

Selain biaya pendidikan, pergerakan harga emas perhiasan dan tarif kontrak rumah juga turut memengaruhi dinamika inflasi inti.

Dari kelompok harga yang diatur pemerintah, tekanan inflasi antara lain berasal dari penyesuaian harga bensin serta tarif cukai rokok, khususnya sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT).

“Untuk kelompok volatile food, pergerakannya sangat dipengaruhi kondisi pasokan, cuaca, musim panen, serta distribusi. Karena itu, komoditas pangan menjadi salah satu perhatian utama dalam pengendalian inflasi,”jelas Rahmi.

Meski terdapat sejumlah tekanan harga, Rahmi memastikan, kondisi pangan strategis di Kota Sukabumi selama Juli masih relatif terkendali. Sejumlah komoditas, seperti daging ayam ras, minyak goreng, wortel, jengkol, dan ketimun, bergerak dalam batas yang masih dianggap wajar.

Bahkan, harga daging ayam ras dan telur ayam ras tercatat mengalami penurunan. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi melemahnya permintaan selama masa libur sekolah serta belum beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pergerakan harga pangan terus kami pantau. Ketika ada komoditas yang mulai mengalami kenaikan, kami melakukan koordinasi dan langkah antisipasi agar tidak berkembang menjadi gejolak harga,ungkapnya.

Pemkot Sukabumi memastikan, pemantauan harga dan pasokan pangan akan terus dilakukan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Pemerintah berharap, langkah tersebut dapat menekan potensi gejolak harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau, sehingga daya beli masyarakat Sukabumi tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didin Dikayuana: Cibiru Kaya Akan Seni Budaya

    Didin Dikayuana: Cibiru Kaya Akan Seni Budaya

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    BANDUNG, BEDAnews – Jika warga Bandung bertanya, wilayah mana di Kota Bandung yang memiliki kekayaan seni budaya paling tinggi. Cibiru bisa jadi salah satu jawabannya. Bagaimana tidak, di kecamatan paling timur di Kota Bandung ini terdapat 63 komunitas seni budaya berbasis masyarakat. Komunitas tersebut aktif berkesenian secara mandiri. Beberapa di antaranya bahkan telah hidup dari […]

  • Manfaat Belanja di Tatuis Official Store, Apa Saja?

    Manfaat Belanja di Tatuis Official Store, Apa Saja?

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tatuis Official Store adalah tempat yang tepat untuk berbelanja aneka perlengkapan muslimah mulai mukena sampai kerudung. Yuk ketahui apa saja manfaat belanja di Tatuis Official Store. 1. Koleksi Lengkap Koleksi yang lengkap akan memudahkan Anda untuk memilih mana produk yang akan dibeli. Karena kadang saat ada uang lebih atau habis gajian, Anda […]

  • Ketua DPRD Kabupaten Bandung Beri Apresiasi kepada Juara Futsal PKB

    Ketua DPRD Kabupaten Bandung Beri Apresiasi kepada Juara Futsal PKB

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam suasana yang penuh antusiasme, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, hadir untuk memberikan penghargaan kepada para pemenang Futsal Competition yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Harlah PKB ke-27. Acara yang berlangsung di Gedung Indoor Si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin, pada Rabu (30/7/2025) sore hingga malam ini, menjadi momen bersejarah bagi […]

  • Oknum Karyawan BUMN Kota Sukabumi Terjerat Kasus Narkoba

    Oknum Karyawan BUMN Kota Sukabumi Terjerat Kasus Narkoba

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Seorang karyawan BUMN di Kota Sukabumi terpaksa diamankan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sukabumi Kota. AVH (31) dibekuk Satres Narkoba Polres Sukabumi Kota, atas dugaan kepemilikan dan peredaran 93,2 gram sabu. Selain AVH, terdapat 15 orang terduga pelaku lainnya, yang turut diamankan dari 8 kasus peredaran narkoba. “Terduga pelaku AVH, dibekuk di […]

  • Kolaborasi  Bhinneka dan Aronawa, USB YPKP Luncurkan E- Commerce  Market Place Kampus

    Kolaborasi Bhinneka dan Aronawa, USB YPKP Luncurkan E- Commerce Market Place Kampus

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUBG, MBInews.id -Inkubator Bisnis Universitas Sangga Buana (IBISS) bersama Bhinneka dan Aronawa secara resmi meluncurkan sebuah Digital Platform E-Commerce Kampus USB YPKP dengan nama website usbshop.bhinneka.com. Dalam keterangan tertulis yang diterima Senin, 30 Mei 2022, peluncuran website tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekosistem entrepreneur di lingkungan Kampus USB YPKP dengan mendorong seluruh Civitas Akademika dari mulai […]

  • Walikota Sukabumi: UKS Salah Satu Garda Terdepan Dalam Penanganan Covid-19

    Walikota Sukabumi: UKS Salah Satu Garda Terdepan Dalam Penanganan Covid-19

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Berbagai persiapan dalam menghadapi pendidikan tatap muka di Sekolah, tentunya bukan hanya tungas dan tanggungjawab dinas terkait saja, melainkan perlu adanya dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Bagian Kesra Setda Kota Sukabumi, dimana pihaknya menggelar pelatihan guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). tentunya untuk mewujudkan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan […]

expand_less