Breaking News
Trending Tags

Museum Keramik dan Gedung Baru Museum Prabu Siliwangi Diresmikan, Ponpes Al-Fath Perkuat Pelestarian Budaya Nusantara

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 364
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi terus memperkuat perannya sebagai pusat pelestarian sejarah dan budaya Nusantara. Hal itu ditandai dengan peresmian Museum Keramik serta gedung baru Museum Prabu Siliwangi yang digelar di lingkungan Ponpes Al-Fath, Kamis (6/8/2026).

Peresmian tersebut dihadiri Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Restu Gunawan, serta Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana. Kehadiran dua tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian benda bersejarah dan budaya lokal yang dilakukan Ponpes Al-Fath.

Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Restu Gunawan mengatakan, keberadaan museum di lingkungan pesantren memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi bersejarah, tetapi juga sebagai pusat perlindungan cagar budaya dan warisan budaya takbenda.

“Keberadaan museum bukan sekadar menyimpan benda bersejarah, tetapi bagaimana museum mampu menjaga nilai budaya agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,”ujar Restu.

Ia menjelaskan, seluruh koleksi yang berada di Museum Prabu Siliwangi telah diperkuat melalui proses penelitian ilmiah bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tahapan penelitian meliputi identifikasi, pengelompokan berdasarkan periode sejarah, hingga penyusunan katalog koleksi.

“Dengan adanya penelitian ilmiah, setiap artefak memiliki data akademik yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga masyarakat dapat memahami nilai sejarah yang terkandung di dalamnya,”katanya.

Menurut Restu, Museum Prabu Siliwangi juga diarahkan menjadi ruang pembelajaran terbuka bagi masyarakat melalui konsep living museum. Pengunjung tidak hanya melihat koleksi sejarah, tetapi juga dapat menyaksikan langsung proses pembuatan senjata tradisional dan teknologi logam warisan leluhur.

Ia menambahkan, keberhasilan pelestarian budaya sangat bergantung pada keterlibatan generasi muda. Di Ponpes Al-Fath, proses regenerasi budaya dilakukan melalui keterlibatan para empu muda yang meneruskan keterampilan tradisional.

“Budaya tidak boleh berhenti hanya sebagai koleksi di dalam museum. Budaya harus tetap hidup melalui praktik dan keterampilan yang diwariskan secara berkelanjutan,”tuturnya.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengapresiasi peresmian Museum Keramik dan gedung baru Museum Prabu Siliwangi. Menurutnya, keberadaan museum tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat pelestarian sejarah, budaya, dan kearifan lokal Kota Sukabumi.

“Pemkot Sukabumi menyambut baik hadirnya museum ini karena tidak hanya menjadi pusat edukasi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya,”ungkap Bobby.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Sukabumi akan mengintegrasikan pengembangan museum tersebut dengan program Sukabumi Tourism melalui konsep museum itinerary. Program tersebut akan menghubungkan berbagai museum di Kota Sukabumi sebagai rangkaian destinasi wisata edukatif.

“Kami berharap keberadaan museum ini dapat memperkuat identitas Kota Sukabumi sebagai daerah yang mampu menggabungkan nilai sejarah, pendidikan, dan pariwisata,”jelasnya.

Pimpinan Ponpes Modern Al-Fath KH. Fajar Laksana, mengungkapkan, pembangunan gedung baru Museum Prabu Siliwangi merupakan bagian dari pengembangan fasilitas setelah hasil penelitian BRIN menunjukkan tingginya nilai historis koleksi yang dimiliki.

“Koleksi keramik kami pisahkan dalam museum tersendiri agar penataan dan penyajiannya dapat lebih maksimal serta memberikan pengalaman edukasi yang lebih baik bagi pengunjung,”kata Fajar.

Ia menjelaskan, Museum Keramik saat ini memiliki ratusan koleksi yang telah berhasil diidentifikasi berasal dari berbagai dinasti di Tiongkok hingga kawasan Timur Tengah. Koleksi tersebut diperkirakan memiliki usia antara abad ke-8 hingga abad ke-10 Masehi.

“Temuan ini menunjukkan adanya jejak hubungan perdagangan Nusantara dengan dunia internasional pada masa lampau,” ucapnya.

Fajar menambahkan, proses penelitian terhadap koleksi keramik masih terus berjalan. Dari sekitar 1.000 koleksi yang dimiliki museum, sekitar 500 koleksi masih menunggu proses kajian lebih lanjut oleh BRIN.

Sementara koleksi yang telah selesai diidentifikasi telah dibukukan dalam Katalog Keramik sebagai referensi ilmiah bagi peneliti maupun masyarakat umum.

Selain koleksi keramik, Museum Prabu Siliwangi juga menyimpan berbagai peninggalan budaya seperti keris, kujang, golok, hingga temuan batu megalitik yang telah melalui penelitian bersama BRIN.

Melalui pengembangan museum tersebut, Fajar berharap, pelestarian budaya tidak hanya berhenti pada penyelamatan benda bersejarah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan, penelitian, serta penguatan identitas bangsa yang dapat diakses masyarakat luas.

“Keberadaan museum ini bukan hanya untuk menyimpan peninggalan sejarah, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi masyarakat agar semakin mengenal dan menghargai budaya bangsa,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • POR DPRD Kabupaten Bandung Jadi Ajang Penyegaran dan Silaturahmi Anggota Dewan

    POR DPRD Kabupaten Bandung Jadi Ajang Penyegaran dan Silaturahmi Anggota Dewan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kabupaten Bandung | Mbinews.id – Pekan Olahraga (POR) DPRD Kabupaten Bandung menjadi agenda rutin setiap Januari yang dimanfaatkan anggota dewan untuk mengisi waktu jeda sekaligus penyegaran setelah padatnya agenda kedewanan. Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, SH, mengatakan bahwa sebelumnya aktivitas anggota dewan sangat padat, mulai dari rapat-rapat, pembahasan Peraturan Daerah (Perda), hingga pembahasan […]

  • Menteri Ekraf Tanda Tangani Kerja Sama Bilateral Ekonomi Kreatif di Hadapan Prabowo-Macron

    Menteri Ekraf Tanda Tangani Kerja Sama Bilateral Ekonomi Kreatif di Hadapan Prabowo-Macron

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews — Indonesia dan Prancis sepakat memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang ditandai dengan penandatanganan 12 kesepakatan, termasuk penandatanganan dokumen Memorandum of Understanding (MoU) bidang ekonomi kreatif, Rabu (28/05/2025). MoU ini ditandatangani oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya, dan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden […]

  • Terkait Pembagian Ayam, Channel NewsAsia  Lontarkan Pertayaan Kepada Mang Oded

    Terkait Pembagian Ayam, Channel NewsAsia Lontarkan Pertayaan Kepada Mang Oded

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Program pembagian anak ayam kembali mendapat perhatian dari media internasional. Kali ini media yang berkantor di Singapura, Channel News Asia sengaja mewawancarai Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (6/12/2019). Ingin menggali lebih dalam tentang program pembagian anak ayam, Channel News Asia melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Oded. Salah […]

  • Akibat Hujan Deras, 37 Makam TPU Cikutra Kota Bandung Tergerus Longsor

    Akibat Hujan Deras, 37 Makam TPU Cikutra Kota Bandung Tergerus Longsor

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 37 makam di TPU Wilayah III Cikutra tergerus longsor akibat hujan lebat Jumat(1/5/2020) malam. Petugas telah mengevakuasi sebagian besar makam pada Sabtu (2/5/2020) pagi. Camat Cibeunying Kaler Suardi menjelaskan, makam yang longsor terjadi di tiga wilayah, yakni blok E, blok F, dan di tanah wakaf seberang blok F. Ketiga lokasi tersebut […]

  • Komisi V Pastikan Proses PPDB di Kab. Bogor Berjalan ‘On The Right Track’

    Komisi V Pastikan Proses PPDB di Kab. Bogor Berjalan ‘On The Right Track’

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KAB BOGOR, MBInews.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat memastikan Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023 di Wilayah Kabupaten Bogor berjalan dengan benar. Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Abdul Hadi Wijaya mengatakan pihaknya mendapatkan pengaduan dari masyarakat Ciomas Kab. Bogor terkait adanya nama-nama baru yang muncul setelah penutupan […]

  • Wali Kota Sukabumi Pantau Penyaluran BLT Untuk 15.217 KPM

    Wali Kota Sukabumi Pantau Penyaluran BLT Untuk 15.217 KPM

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, terus memperkuat akurasi penyaluran bantuan sosial agar benar-benar menjangkau keluarga penerima manfaat (KPM) yang berhak. Pembenahan basis data dan pengawasan di lapangan menjadi prioritas untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, turun langsung meninjau proses pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Pos Sukabumi, Selasa (25/11/2025). […]

expand_less