Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Disdikbud Kota Sukabumi Larang Sekolah Wajibkan Pembelian LKS, Siswa Tak Boleh Didiskriminasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 780
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi menegaskan, seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilarang mewajibkan peserta didik membeli Lembar Kerja Siswa (LKS).

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya keluhan orang tua mengenai praktik jual beli LKS di lingkungan sekolah. Disdikbud memastikan LKS tidak boleh menjadi kewajiban maupun persyaratan dalam mengikuti proses pembelajaran.

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, meminta kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan menghentikan segala bentuk praktik yang mengarah pada kewajiban pembelian LKS.

“LKS tidak boleh menjadi beban bagi orang tua. Sekolah juga tidak boleh mewajibkan atau mengarahkan pembelian LKS dari pihak tertentu,”ujar Novian.

Menurutnya, proses pembelajaran harus mengacu pada buku dan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. LKS hanya dapat digunakan sebagai bahan pendukung untuk memperkaya proses belajar siswa.

“LKS bukan syarat pembelajaran dan tidak wajib dimiliki siswa. Jangan sampai penggunaannya justru menambah beban orang tua,” tegasnya.

Novian menjelaskan, LKS dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung, termasuk untuk membantu siswa melakukan pembelajaran secara mandiri di rumah. Namun, LKS tidak boleh menjadi satu-satunya dasar dalam proses pembelajaran maupun penilaian hasil belajar.

Dengan demikian, siswa yang tidak memiliki atau tidak membeli LKS tetap harus memperoleh hak dan pelayanan pendidikan yang sama.

Disdikbud juga mengingatkan sekolah agar tidak melakukan diskriminasi terhadap peserta didik karena persoalan kepemilikan LKS.

“Guru tidak boleh membedakan perlakuan, mengurangi hak belajar, atau mengeluarkan siswa dari kelas hanya karena tidak memiliki LKS,” katanya.

Novian menegaskan, setiap peserta didik memiliki hak yang sama untuk mengikuti proses pembelajaran. Kepemilikan LKS tidak dapat dijadikan alasan untuk membatasi akses siswa terhadap pendidikan.

“Tidak boleh ada diskriminasi. Apalagi siswa sampai dikeluarkan dari ruang belajar hanya karena tidak memiliki LKS,” tegas Novian.

Disdikbud Kota Sukabumi meminta seluruh satuan pendidikan mematuhi ketentuan tersebut dan mengutamakan prinsip pemerataan akses pendidikan. Sekolah juga diharapkan memastikan kegiatan pembelajaran tetap berjalan tanpa menambah beban biaya yang tidak semestinya bagi peserta didik dan orang tua.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Dukung Kontingen PWI Jabar yang akan Berlaga di Porwanas 2024 Banjarmasin

    Kapolda Dukung Kontingen PWI Jabar yang akan Berlaga di Porwanas 2024 Banjarmasin

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus mendukung penuh kontingen PWI Jawa Barat untuk berlaga pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024 Banjarmasin Kalimantan Selatan. Dukungan tersebut dinyatakan Irjen Pol. Akhmad Wiyagus saat menerima perwakilan Pengurus PWI Jabar di Mapolda Jabar, Kamis 1 Agustus 2024. “Sebagai orang Jawa Barat, tentu […]

  • Drs.Akhmad Munir Resmi Jadi Ketua Umum PWI Periode 2025 – 2030

    Drs.Akhmad Munir Resmi Jadi Ketua Umum PWI Periode 2025 – 2030

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BEKASI, Mbinews – Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 yang digelar di Cikarang, Kabupaten Bekasi Sabtu 30 Agustus 2025 resmi menetapkan Drs. H. Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI peri3ode 2025–2030. Dalam pemilihan tersebut, Akhmad Munir meraih 52 suara, sementara pesaingnya Hendry CH Bangun mendapatkan 35 suara. Disampaikan Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers […]

  • BGS 2025 Jadi Penggerak Ekonomi Kota Bandung, Capai Omzet Rp92 Miliar

    BGS 2025 Jadi Penggerak Ekonomi Kota Bandung, Capai Omzet Rp92 Miliar

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Kota Bandung kembali membuktikan diri sebagai destinasi wisata belanja unggulan di Indonesia melalui penyelenggaraan Bandung Great Sale (BGS) tahun 2025. Selama 11 hari pelaksanaan, sejak 28 Agustus hingga 7 September 2025, kegiatan ini berhasil mencatat perputaran ekonomi mencapai Rp92 miliar. Angka tersebut menunjukkan tren positif, terutama jika dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya […]

  • Tahun Ini, Anggaran DBHCHT Untuk Pemkot Sukabumi Alami Peningkatan

    Tahun Ini, Anggaran DBHCHT Untuk Pemkot Sukabumi Alami Peningkatan

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi tahun ini mencapai Rp4.540.886.000. Dana sebesar itu, alami penaikan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang akan disebar ke empat intansi.Yakni, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, Perdagangan (Diskumindag), Bagian Perekonomian, Badan Perencanaan Pembanunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Kesehatan. “Berdasarkan Peraturan Kementrian […]

  • Pemkot Sukabumi Stop Jamkesda Tahun 2020?

    Pemkot Sukabumi Stop Jamkesda Tahun 2020?

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi berencana akan menghapus Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tahun depan. Dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat yang tidak tercover layanan Jaminan Kesehatan Nasional atau Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak akan mendapatkan pelayanan dari Jamkesda. “Rencananya sih awal Januari tahun 2020 akan diterapkan penyetopan Jamkesda tersebut,”ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) […]

  • Melalui Muscab Ke 3, Ayi Permana (Ayong) Terpilih Nahkodai Gapopin Pengcab Sukabumi

    Melalui Muscab Ke 3, Ayi Permana (Ayong) Terpilih Nahkodai Gapopin Pengcab Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ayi Permana terpilih menjadi ketua Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) Pengurus Cabang (Pengcab) Sukabumi, di agenda Musyawarah cabang (Muscab) ke 3, yang digelar di Aula Dinas Kesehatn Kota Sukabumi. Rabu, (3/10/2023). Muscab tersebut, dihadiri oleh Assda I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Pemkot SUkabumi, Andri Firmansyah. Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 wib pagi […]

expand_less