Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Farhan Dorong Bandung Jadi Kota yang Aman dan Setara bagi Penyandang Disabilitas

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk membangun kota yang lebih inklusif, aman, dan ramah bagi penyandang disabilitas. Upaya tersebut diperkuat melalui penguatan peran Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM) sebagai wadah kolaborasi lintas sektor dalam pemberdayaan penyandang disabilitas dan individu berkebutuhan khusus.

Komitmen itu mengemuka dalam pelantikan Pengurus RBM Kota Bandung periode 2026–2030 yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026).

Ketua RBM Kota Bandung periode 2026–2030, Aryatri Benarto Farhan, menegaskan bahwa mewujudkan lingkungan yang inklusif bukan sekadar menyediakan fasilitas fisik, tetapi juga membangun budaya yang menerima, mendukung, dan menghargai setiap individu tanpa diskriminasi.

Menurut Aryatri, pemahamannya mengenai pentingnya inklusi semakin mendalam setelah menjadi orang tua dari anak berkebutuhan khusus. Pengalaman tersebut membuatnya memahami berbagai tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas dalam kehidupan sehari-hari.

“Adaptasi bagi penyandang disabilitas di lingkungan masyarakat bukan hal mudah. Mereka membutuhkan lingkungan yang suportif, aman, nyaman, dan memiliki aksesibilitas yang baik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, salah satu kekhawatiran terbesar para orang tua penyandang disabilitas adalah masa depan anak-anak mereka ketika tidak lagi dapat mendampingi secara langsung.

Karena itu, Aryatri berharap Kota Bandung dapat berkembang menjadi kota yang bebas stigma dan diskriminasi, tempat setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup, belajar, bekerja, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

“Saya ingin suatu hari nanti kota ini benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak disabilitas dan individu berkebutuhan khusus. Tidak ada lagi stigma maupun diskriminasi,” katanya.

Ia menekankan bahwa mewujudkan kota inklusif tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, komunitas, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi sosial untuk membangun ekosistem yang mendukung kesetaraan.

“Ini bukan perjuangan satu sektor atau satu dinas, tetapi perjuangan bersama seluruh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai RBM harus menjadi ruang kolaborasi yang mampu menyatukan berbagai gagasan dan kekuatan dari beragam kalangan demi meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas.

Menurutnya, keterlibatan akademisi, komunitas olahraga, seniman, budayawan, pelaku usaha, hingga masyarakat sipil menjadi modal penting dalam memperjuangkan hak-hak kelompok disabilitas.

“RBM harus menjadi tempat bertemunya berbagai ide dan kolaborasi untuk memperkuat pemberdayaan kelompok disabilitas di Kota Bandung,” ujar Farhan.

Farhan juga menyoroti pentingnya aksesibilitas dalam setiap aspek pembangunan kota, mulai dari ruang publik, layanan pemerintahan, fasilitas olahraga, hingga tempat ibadah.

Ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan dalam mewujudkan infrastruktur yang sepenuhnya ramah disabilitas. Karena itu, setiap pembangunan ke depan harus memperhatikan kebutuhan kelompok rentan dan pengguna dengan kebutuhan khusus.

“Setiap pembangunan fisik harus mempertimbangkan kepentingan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas sebagai bagian dari pengguna utama fasilitas publik,” katanya.

Selain aksesibilitas, Pemkot Bandung juga mendorong keterlibatan dunia usaha untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi penyandang disabilitas. Pemerintah, menurut Farhan, perlu menghadirkan berbagai skema dukungan dan insentif bagi perusahaan yang memberikan ruang kerja dan kesempatan berkarya secara setara.

Di sektor olahraga, Farhan memastikan Kota Bandung siap menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026. Ia meyakini olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kemandirian, dan optimisme penyandang disabilitas.

“Olahraga bukan sekadar event atau aktivitas fisik, tetapi juga sarana membangun mentalitas untuk berprestasi dan menunjukkan kemampuan terbaik,” ujarnya.

Farhan berharap RBM dapat menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus advokat yang aktif memperjuangkan berbagai isu disabilitas di tengah dinamika perkembangan kota.

Menurutnya, kerja-kerja sosial yang dilakukan RBM merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Bekerja di RBM bukan untuk mencari keuntungan ataupun popularitas, melainkan bentuk kerelawanan dan kepedulian untuk memberdayakan sesama,” tuturnya.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi V DPRD Jawa Barat Minta Pemerintah Melestarikan Warisan Budaya Tak Benda Kesenian Kuda Renggong

    Komisi V DPRD Jawa Barat Minta Pemerintah Melestarikan Warisan Budaya Tak Benda Kesenian Kuda Renggong

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG MBInews.id – Komisi V DPRD Jawa Barat mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melestarikan warisan budaya tak benda kesenian kuda renggong yang terancam punah. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi V DPRD Jawa Barat H. Memo Hermawan setelah menerima audiensi Paguyuban Kuda Seni Jawa Barat di ruang Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jabar, Bandung, Jumat […]

  • Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi 2019-2024 Resmi  Dilantik

    Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi 2019-2024 Resmi Dilantik

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Achmad Zulkarnain resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Cimahi periode 2019-2024 sejak Selasa (24/9/2019). Melalui rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu akan menjabat selama lima tahun kedepan. Ia akan didampingi tiga Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, yakni Bambang Purnomo dari […]

  • Warga Desak Pemerintah Daerah Kota Sukabumi Perbaiki Tanggul Jebol, Ketua RW: Surat Permohonan Sudah Sebulan Masuk

    Warga Desak Pemerintah Daerah Kota Sukabumi Perbaiki Tanggul Jebol, Ketua RW: Surat Permohonan Sudah Sebulan Masuk

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Warga di wilayah RW 09 Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, mengeluhkan lambannya penanganan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi dalam menangani jebolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) yang terjdadi pada tanggal 6 Oktober 2023 lalu. Ketua RW setempat, Didin Jalaludin mengatakan, sejak kejadian jebolnya TPT di bulan Oktober, hingga saat ini belum ada langkah kongkrit yang […]

  • Webinar Bincang Jumat,  bank bjb Beberkan Tips Pengajuan Sertifikasi Halal

    Webinar Bincang Jumat, bank bjb Beberkan Tips Pengajuan Sertifikasi Halal

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Label halal pada sebuah produk bukan hanya sekedar soal kepatuhan pada aturan, lebih dari itu, label halal memiliki pengaruh yang besar pada bisnis Anda. Mulai dari keberhasilan pemasaran, penjulan, bahkan menjadi unique value bagi beberapa produk. Di samping itu, label halal juga sangat berkaitan dengan kesehatan di bidang pangan dan turunannya. Sebagai […]

  • Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

    Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, kembali akan melakukan pergerseran anggaran d tahun 2023 (refocusing). Hal itu seiring dengan adanya alokasi transfer ke daerah alami pengurangan. “Iya, kita akan lakukan refocusing, karena anggaran dari transfer daerah alami pengurangan,”ujar kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah. Selasa, (3/1/2023). Baca Juga:https://mbinews.id/2022/12/13/bappeda-november-2022-kota-sukabumi-alami-inflasi-sebesar-018-persen/ […]

  • Sekda Kota Bandung Ungkap Rahasia Sukses: Komitmen Dan Disiplin

    Sekda Kota Bandung Ungkap Rahasia Sukses: Komitmen Dan Disiplin

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan bahwa sebuah komitemen dibarengi disiplin akan menghasilkan kesuksekan. Apalagi dalam mengemban jabatan, hal tersebut menjadi tanggung jawab yang harus dilaksanakan dan dikerjakan sesuai ketentuan. “Pahami tugas pokok juga fungsi kita. Terus jaga komunikasi dan kordinasi, ini sebuah keniscahyaan untuk kesuksekan, maka SOP itu penting,” […]

expand_less