Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Lewat Kolaborasi, Sungai Cipamokolan Mulai Bersih Dan Nyaman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berusaha menghadirkan fasilitas publik yang nyaman bagi masyarakat. Seperti yang baru saja diresmikan penataan di bantaran Sungai Cipamokolan.

Kendati di tengah keterbatasan kemampuan anggaran, penataan ini akhirnya terwujud atas kolaborasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Sektor 22 Satgas Citarum Harum.

Sebuah bantaran sungai Cipamokolan di dekat Jalan Cikajang, yang menyentuh wilayah Kecamatan Antapani dan Arcamanik ditata dengan sangat apik.

Di bagian samping sungai bersih dan ditanami berbagai pohon yang didukung juga konsep kelompok Buruan SAE.

Masih di lokasi yang sama, tepatnya di dekat sekolah Mutiara Hati, bagian dinding sempadan sungai dibangun penahan permanen. Pada di bagian atasnya juga dipercantik dengan taman dan area publik yang turut menyediakan arena bermain sepatu roda.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan, hadirnya penataan ini merupakan buah dari kebijakan strategisnya dalam mengedepankan kolaborasi.

Lewat komunikasi yang baik, BBWS wilayah Citarum dan Sektor 22 Satgas Citarum Harum bersedia berbagi peran dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat.

“Ini dalam upaya menghadirkan visi Bandung Nyaman. Artinya semua wilayah Kota Bandung akan ditata secara bertahap, sehingga bisa nyaman bagi masyarakat,” ucap Oded saat peresmian, di Jalan Cikajang, Selasa, 5 Oktober 2021.

Oded mengatakan, saat ini dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung masih fokus menangani pandemi Covid-19.

Walaupun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung juga masih anjlok, tetapi pihaknya tetap mengupayakan penataan kawasan dan menghadirkan fasilitas publik yang nyaman. Apalagi jika menyangkut dengan urusan sungai secara langsung.

Dia menegaskan, meminimalisir terjadinya banjir menjadi konsentrasi Pemkot Bandung. Sehingga masalah aliran sungai menjadi perhatian khusus Pemkot Bandung.

“Kurang lebih ada 41 aliran sungai yang membelah Kota Bandung dari hulu ke hilir. Ini semua sedang ditata satu per satu. Sungai Cipamokolan yang kemarin dari Rancacili, sekarang di sini (Antapani),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Citarum, Bastari mengungkapkan, Sungai Citarum ini meliputi 14 kabupaten kota yang menyentuh hampir 30 persen wilayah Jawa Barat. Sehingga memerlukan peran dari semua pihak untuk menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Termasuk Kota Bandung yang dialiri anak sungai Citarum.

Untuk itu, Bastari sangat antusias ketika diajak berkolaborasi menata Sungai Cipamokolan. Keberhasilan penataan ini menurutnya, harus menjadi cerminan bagi daerah lain dalam rangka penuntasan permasalahan sungai melalui soliditas antar pemangku kebijakan.

“Ini adalah contoh bagaimana sinergisitas Satgas Citarum Harum, Pemerintah Kota, Kementerian PUPR menjaga lingkungan. Baik sungai sebagai wujudnya, maupun fungsinya sebagai sumber air,” kata Bastari.

Bastari mencontohkan fenomena yang muncul ketika penataan wilayah sungai di salah satu daerah di Jakarta. Menurutnya, penataan ini bukan persoalan estetika atau kenyamanan semata, melainkan turut memberikan dampak besar bagi sejumlah asek kehidupan.

“Ada contoh di Jakarta, penataan sungai itu menurunkan tingkat kriminalitas. Kemudian juga tingkat kesehatan naik. Jadi ini sangat berpengaruh kepada peningkatan aspek kehidupan,” jelasnya.

Sedangkan Komandan Sektor 22 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf. Eppy Gustiawan menuturkan, program penantaan bantaran sungai Cipamokolan ini memang tidak mudah. Namun, kolaborasi antar instansi yang menunjang proses penataan berjalan dengan lancar.

“Sebelumnya kita tata sesuai peran yang ada. Di situ ada bangunan liar, sedimentasi, limbah domestik, itu kita tata. Kita berkolaborasi juga, tidak sendiri,” ungkap Eppy.

Oleh karenanya, Eppy berharap besar apabila semua elemen masyarakat berperan menjaga dan merawat kelestarian lingkungan di Sungai Cipamokolan. Utamanya, yang saat ini sudah lebih indah dengan beragam fasilitas publik.

“Dengan adanya penataan, kita bisa merawat lingkungan yang ada. Karena tidak hanya peran dari satgas aja, tapi peran dari masyarakat secara menyeluruh,” harapnya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus I Jawa Barat Ingatkan Kinerja BUMD Yang Tidak Optimal

    Pansus I Jawa Barat Ingatkan Kinerja BUMD Yang Tidak Optimal

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABUPATEN KARAWANG, Mbinews,– Panitia Khusus I DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti pencapaian kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat. Khususnya yang belum mencapai target maksimal sesuai dengan perencanaan yang telah disampaikan. Hal tersebut dikemukakan dalam rapat Pansus I dengan Biro Badan Usaha Milik Daerah, Investasi Dan Administrasi Pembangunan Sekeretariat Daerah Provinsi Jawa Barat […]

  • Butuh Penanganan Khusus, Kepala Puskesmas: Kasus TBC di Kecamatan Cikole Cenderung Meningkat

    Butuh Penanganan Khusus, Kepala Puskesmas: Kasus TBC di Kecamatan Cikole Cenderung Meningkat

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Langkah antisipasi pencegahan penambahan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kota Sukabumi melibatkan puluhan relawan. Relawan Pena Bulu yang berasal dari warga sekitar ternyata mampu mendeteksi sejak dini suspeck TBC, Jumat (15/07). Seperti halnya dilakukan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, kehadiran para relawan Pena Bulu sangat membantu. Mereka bergerak cepat […]

  • Sisir Daerah Terpencil, Bupati Sukabumi Minta Komunitas Offroad Bantu Vaksinasi

    Sisir Daerah Terpencil, Bupati Sukabumi Minta Komunitas Offroad Bantu Vaksinasi

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami melakukan kunjungan  ke daerah – daerah terpencil di wilayahnya selatan Kabupaten Sukabumi yaitu Kecamatan Ciemas dan Kecamatan ciracap, Senin (13/12/2021) Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu (11/12/2021) tersebut, merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi serta pemantauan percepatan pelaksanaan vaksinasi covid 19 di Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungan nya, Marwan […]

  • Arif Ahmad Ripai Ingatkan Soal Core Value  dan Nilai Dasar BerAKHlLAK

    Arif Ahmad Ripai Ingatkan Soal Core Value dan Nilai Dasar BerAKHlLAK

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Bagian (Kabag) Program dan Keuangan Sekretariat DPRD Jawa Barat Arip Ahmad Ripai, mengingatkan soal core values atau nilai-nilai dasar BerAKHLAK akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif. Hal ini disampaikannya Dalam apel pagi, yang digelar Sekretariat DPRD Jawa Barat pada Senin (17/7/2023) yang dilaksanakan di halaman depan […]

  • Pemkab Subang Laporkan Sari Ater Ke Kejati Jabar

    Pemkab Subang Laporkan Sari Ater Ke Kejati Jabar

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUBANG – Diduga adanya tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Obyek Wisata Sari Ater, Bupati Subang melalui advokat melaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Pasalnya, bertahun tahun pemerintah Kabupaten Subang merasa dirugikan oleh pengelola Obyek Wisata Sari Ater dalam hal bagi hasil keuntungan usaha dalam kerjasama pengelolaan Sari Ater. Ketua tim advokat pemkab Subang mengakui bahwa […]

  • Ini Kata Ketua DPRD Mengenai Hasil Reses Para Anggota DPRD Kota Sukabumi

    Ini Kata Ketua DPRD Mengenai Hasil Reses Para Anggota DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pendidikan, Kesehatan, dan fasilitas umum masih menjadi persoalan yang di keluhkan oleh masyarakat. Hal itu, dikatakan oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman, usai rapat paripurna, penyampaian hasil reses anggota DPRD Kota Sukabumi, mas persidangan dua tahun 2022-2023. Kamis, (9/3). “Memang kebanyakan masalah pendidikan dan kesehatan hasil laporan resesnya para anggota DPRD. Tapi, ada […]

expand_less