Breaking News
Trending Tags

Wujud Kepedulian Nyata, Pemkot Sukabumi Naikkan Anggaran Insentif Warga Jadi Rp22 Miliar pada 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan pelayanan publik melalui kenaikan anggaran program unggulan berbasis insentif masyarakat pada tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data pemerintah daerah, total alokasi anggaran insentif dan operasional masyarakat naik dari Rp19,516 miliar pada 2025 menjadi Rp22,024 miliar pada 2026. Kenaikan lebih dari Rp2,5 miliar tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik di tingkat akar rumput sekaligus memperluas jaring pengaman sosial masyarakat.

Berikut adalah rincian alokasi anggaran Program Unggulan Insentif Kota Sukabumi:

Program Unggulan Realisasi Anggaran 2025 (Rp) Alokasi Anggaran 2026 (Rp)
Insentif Marbot dan Guru Ngaji 2.685.000.000 2.685.000.000
Insentif Linmas 2.530.400.000 2.530.000.000
Insentif RT-RW 11.416.900.000 12.454.800.000
Operasional Posyandu 2.884.000.000 4.355.000.000
TOTAL 19.516.300.000 22.024.800.000

Kenaikan anggaran terbesar terjadi pada operasional Posyandu yang melonjak dari Rp2,88 miliar menjadi Rp4,35 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Selain itu, insentif RT/RW sebagai ujung tombak pelayanan warga juga meningkat sekitar Rp1,03 miliar menjadi Rp12,45 miliar. Penyesuaian tersebut dilakukan karena insentif Januari dan Februari 2025 masih menggunakan besaran lama.

Sementara itu, pemerintah daerah tetap mempertahankan alokasi anggaran bagi insentif marbot dan guru ngaji sebesar Rp2,68 miliar serta insentif Linmas sebesar Rp2,53 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para penggerak masyarakat yang selama ini berperan langsung menjaga kenyamanan dan pelayanan publik di lingkungan warga.

“Program ini bukan sekadar bantuan angka, melainkan bentuk apresiasi tertinggi pemerintah atas dedikasi tanpa lelah dari para Ketua RT/RW, petugas Linmas, kader Posyandu, serta marbot dan guru ngaji yang menjadi fondasi kenyamanan Kota Sukabumi,” ujar Andang, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, peningkatan insentif dan operasional diharapkan mampu mendorong kualitas pelayanan masyarakat menjadi lebih optimal.

“Kami berharap peningkatan operasional dan insentif ini berbanding lurus dengan kualitas pelayanan warga yang semakin prima,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Sukabumi berkomitmen memastikan penyaluran anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran guna mendukung terwujudnya kota yang religius, nyaman, dan sejahtera.

Selain program insentif, Pemkot Sukabumi juga telah merealisasikan sejumlah program unggulan lain, antara lain Home Care, Ambulans Gratis, Puskesmas Gratis, Menata Kebaikan Tech, dan Ngopy.

Andang menambahkan, seluruh program unggulan yang telah dijanjikan pemerintah daerah akan dilaksanakan secara bertahap selama masa jabatan lima tahun.

“Secara perlahan semua program unggulan yang telah dijanjikan akan terus dilaksanakan selama lima tahun masa jabatan yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata Andang, Pemkot Sukabumi memastikan program P2RW tetap dilaksanakan pada 2025 dengan anggaran Rp8,9 miliar. Namun pada 2026 program tersebut untuk sementara ditunda akibat pemangkasan anggaran sebesar Rp158,5 miliar.

“Pemerintah daerah berencana kembali melaksanakan program P2RW pada perubahan anggaran 2026, sambil menunggu tambahan dana transfer dari pemerintah pusat,”pungkas Andang.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target LPE Naik, Ini Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    Target LPE Naik, Ini Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, menargetkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) bisa berada dikisaran 5,18 – 5,48 persen. Target tersebut, dilihat dari semakin menggeliatnya perekonomian masyarakat saat ini. Terutama pasca Covid-19. “Kita menargetkan LPE Kota Sukabumi bisa berada di level 5,18 sampai 5,48 persen,”ujar Kepala Bidang Perekonomian, dan Sumber […]

  • Maksimalkan Layanan Publik , Pemkot Bandung Adopsi MPP Kabupaten Badung

    Maksimalkan Layanan Publik , Pemkot Bandung Adopsi MPP Kabupaten Badung

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Saat ini transformasi layanan publik mengarah ke sentralisasi pelayanan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pelayanan publik dari instansi pemerintah baik vertikal maupun horisontal pun diintegrasikan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). Atas hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melaksanakan studi tiru ke Pemerintah Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat 1 Juli 2022. “Alhamdulillah, […]

  • Forum RW Kota Bandung Bentuk Tim Relawan Covid-19 Hingga Gang Sempit

    Forum RW Kota Bandung Bentuk Tim Relawan Covid-19 Hingga Gang Sempit

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tak hanya tenaga medis, para Ketua RW di Kota Bandung ikut terjun untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Mereka bergerak dengan membentuk simpul relawan dan menjangkau lebih dalam ke tengah-tengah masyarakat. Ketua Forum RW Kota Bandung, Robbiana Dani Awaludin menuturkan, dalam dua hari ini Relawan Forum RW sudah bergerak di dua […]

  • Pastikan Penerapan Prokes, Polisi Sambangi Sekolah

    Pastikan Penerapan Prokes, Polisi Sambangi Sekolah

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pastikan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, Satuan Bimbingan Masyrakat (Satbinmas) Polres Sukabumi Kota melakukan pengecekkan ke sekolah, Rabu (17/11/2021). “Selama ini, program kegiatan monitoring dan pengecekan kegiatan PTM di sekolah, rutin dilaksanakan. Petugas dari Polsek maupun oleh Polres Sukabumi Kota, yang mendatangi sekolah,” tutur Kanit Bintibsos […]

  • Komisi C Minta Proyek Ducting Segera Dirapikan Demi Keselamatan

    Komisi C Minta Proyek Ducting Segera Dirapikan Demi Keselamatan

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi C DPRD Kota Bandung meminta proyek ducting sudah rapi dan tidak membahayakan lalu lintas, sebelum akhir tahun. Mengingat akibat pengerjaan proyek ducting tersebut, beberapa pengendara terjatuh ke lubang jalan yang merupakan bagian dari pengerjaan ducting. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan S.A.P usai Rapat Progress […]

  • Pemkot Bandung Tambah 25 Mesin Pengolah dan 1.597 Petugas, Hasil Evaluasi RAPBD 2026 oleh Gubernur Jawa Barat

    Pemkot Bandung Tambah 25 Mesin Pengolah dan 1.597 Petugas, Hasil Evaluasi RAPBD 2026 oleh Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Persoalan sampah menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Bandung dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2026. Hal tersebut mengemuka dalam hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap RAPBD Kota Bandung, yang menyoroti kebersihan kota dan sistem pengolahan sampah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, Gubernur Jawa Barat […]

expand_less