Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wujud Kepedulian Nyata, Pemkot Sukabumi Naikkan Anggaran Insentif Warga Jadi Rp22 Miliar pada 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 9 menit yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan pelayanan publik melalui kenaikan anggaran program unggulan berbasis insentif masyarakat pada tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data pemerintah daerah, total alokasi anggaran insentif dan operasional masyarakat naik dari Rp19,516 miliar pada 2025 menjadi Rp22,024 miliar pada 2026. Kenaikan lebih dari Rp2,5 miliar tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik di tingkat akar rumput sekaligus memperluas jaring pengaman sosial masyarakat.

Berikut adalah rincian alokasi anggaran Program Unggulan Insentif Kota Sukabumi:

Program Unggulan Realisasi Anggaran 2025 (Rp) Alokasi Anggaran 2026 (Rp)
Insentif Marbot dan Guru Ngaji 2.685.000.000 2.685.000.000
Insentif Linmas 2.530.400.000 2.530.000.000
Insentif RT-RW 11.416.900.000 12.454.800.000
Operasional Posyandu 2.884.000.000 4.355.000.000
TOTAL 19.516.300.000 22.024.800.000

Kenaikan anggaran terbesar terjadi pada operasional Posyandu yang melonjak dari Rp2,88 miliar menjadi Rp4,35 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Selain itu, insentif RT/RW sebagai ujung tombak pelayanan warga juga meningkat sekitar Rp1,03 miliar menjadi Rp12,45 miliar. Penyesuaian tersebut dilakukan karena insentif Januari dan Februari 2025 masih menggunakan besaran lama.

Sementara itu, pemerintah daerah tetap mempertahankan alokasi anggaran bagi insentif marbot dan guru ngaji sebesar Rp2,68 miliar serta insentif Linmas sebesar Rp2,53 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para penggerak masyarakat yang selama ini berperan langsung menjaga kenyamanan dan pelayanan publik di lingkungan warga.

“Program ini bukan sekadar bantuan angka, melainkan bentuk apresiasi tertinggi pemerintah atas dedikasi tanpa lelah dari para Ketua RT/RW, petugas Linmas, kader Posyandu, serta marbot dan guru ngaji yang menjadi fondasi kenyamanan Kota Sukabumi,” ujar Andang, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, peningkatan insentif dan operasional diharapkan mampu mendorong kualitas pelayanan masyarakat menjadi lebih optimal.

“Kami berharap peningkatan operasional dan insentif ini berbanding lurus dengan kualitas pelayanan warga yang semakin prima,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Sukabumi berkomitmen memastikan penyaluran anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran guna mendukung terwujudnya kota yang religius, nyaman, dan sejahtera.

Selain program insentif, Pemkot Sukabumi juga telah merealisasikan sejumlah program unggulan lain, antara lain Home Care, Ambulans Gratis, Puskesmas Gratis, Menata Kebaikan Tech, dan Ngopy.

Andang menambahkan, seluruh program unggulan yang telah dijanjikan pemerintah daerah akan dilaksanakan secara bertahap selama masa jabatan lima tahun.

“Secara perlahan semua program unggulan yang telah dijanjikan akan terus dilaksanakan selama lima tahun masa jabatan yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata Andang, Pemkot Sukabumi memastikan program P2RW tetap dilaksanakan pada 2025 dengan anggaran Rp8,9 miliar. Namun pada 2026 program tersebut untuk sementara ditunda akibat pemangkasan anggaran sebesar Rp158,5 miliar.

“Pemerintah daerah berencana kembali melaksanakan program P2RW pada perubahan anggaran 2026, sambil menunggu tambahan dana transfer dari pemerintah pusat,”pungkas Andang.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pesan Penting Pj Wali Kota Sukabumi di Penutupan Orientasi PPPK

    Ini Pesan Penting Pj Wali Kota Sukabumi di Penutupan Orientasi PPPK

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi Tahun 2024, di Gedung KORPRI, Sukabumi. Selasa, (27/8/2024). Kusmana menekankan, pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan, sebagai fondasi bagi setiap aparatur sipil negara (ASN). “Proses ini, adalah sesuatu yang harus diikuti […]

  • Jaring SDM Unggul, Yana Minta Peserta Seleksi PPPK Percaya Diri

    Jaring SDM Unggul, Yana Minta Peserta Seleksi PPPK Percaya Diri

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta kepada seluruh peserta seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Sehingga, bisa melewati setiap tahapan seleksi dengan lancar. Hal ini diutarakan Yana saat memantau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan PPPK di Arcamanik […]

  • Jajaran Pengurus IKWI Jabar Beraudiensi secara Virtual dengan Atalia Praratya

    Jajaran Pengurus IKWI Jabar Beraudiensi secara Virtual dengan Atalia Praratya

    • calendar_month Sabtu, 11 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews,id – Jajaran pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI ) Jawa Barat masa bakti 2021-2026 melakukan audiensi dengan Penasihat Kehormatan IKWI Jabar yang juga istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya, Jumat (10/12/2021). Audiensi dilakukan secara teleconference melalui aplikasi zoom meeting. Dari jajaran pengurus IKWI Jabar dihadiri langsung Ketua IKWI Jabar, Jiean Ajiyanpi Novalia S.Sos […]

  • Sejumlah Artis Ibukota Ramaikan Panggung Hiburan di Puncak Peringatan Dies Natalis ke-16 dan Milad USB YPKP

    Sejumlah Artis Ibukota Ramaikan Panggung Hiburan di Puncak Peringatan Dies Natalis ke-16 dan Milad USB YPKP

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Perayaan Dies Natalis ke-16 Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menyelenggarakan berbagai kegiatan. Mulai dari Funwalk, Talkshow, Pentas Seni dan dimeriahkan penampilan spesial artis-artis ibukota. Selain merayakan Dies Natalis ke-16 USB YPKP,  juga memperingati Milad ke-52 Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (YPKP). Kegiatan peringatan tahun ini merupakan perayaan pertama setelah terjeda […]

  • Jelang Iduladha, Komoditas Pangan di Kota Bandung Aman Dan Stabil

    Jelang Iduladha, Komoditas Pangan di Kota Bandung Aman Dan Stabil

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Menjelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kota Bandung memastikan stok dan harga komoditas pangan dalam kondisi yang stabil. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah saat meninjau Pasar Kosambi, Kamis 23 JUni 2022. Peninjauan ke Pasar Kosambi itu juga merupakan rangkaian kunjungan Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan. […]

  • Brand Lokal Bandung Tampil Memikat di Pekan Kerajinan Jawa Barat 2025

    Brand Lokal Bandung Tampil Memikat di Pekan Kerajinan Jawa Barat 2025

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Kota Bandung unjuk gigi di Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025 kembali digelar di Trans Studio Mall (TSM) Bandung pada 17 Juli hingga 20 Juli. Kegiatan ini diselenggarakan Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat.** Sejumlah pelaku UMKM […]

expand_less