Breaking News
Trending Tags

Wujud Kepedulian Nyata, Pemkot Sukabumi Naikkan Anggaran Insentif Warga Jadi Rp22 Miliar pada 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 333
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan pelayanan publik melalui kenaikan anggaran program unggulan berbasis insentif masyarakat pada tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data pemerintah daerah, total alokasi anggaran insentif dan operasional masyarakat naik dari Rp19,516 miliar pada 2025 menjadi Rp22,024 miliar pada 2026. Kenaikan lebih dari Rp2,5 miliar tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik di tingkat akar rumput sekaligus memperluas jaring pengaman sosial masyarakat.

Berikut adalah rincian alokasi anggaran Program Unggulan Insentif Kota Sukabumi:

Program Unggulan Realisasi Anggaran 2025 (Rp) Alokasi Anggaran 2026 (Rp)
Insentif Marbot dan Guru Ngaji 2.685.000.000 2.685.000.000
Insentif Linmas 2.530.400.000 2.530.000.000
Insentif RT-RW 11.416.900.000 12.454.800.000
Operasional Posyandu 2.884.000.000 4.355.000.000
TOTAL 19.516.300.000 22.024.800.000

Kenaikan anggaran terbesar terjadi pada operasional Posyandu yang melonjak dari Rp2,88 miliar menjadi Rp4,35 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Selain itu, insentif RT/RW sebagai ujung tombak pelayanan warga juga meningkat sekitar Rp1,03 miliar menjadi Rp12,45 miliar. Penyesuaian tersebut dilakukan karena insentif Januari dan Februari 2025 masih menggunakan besaran lama.

Sementara itu, pemerintah daerah tetap mempertahankan alokasi anggaran bagi insentif marbot dan guru ngaji sebesar Rp2,68 miliar serta insentif Linmas sebesar Rp2,53 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para penggerak masyarakat yang selama ini berperan langsung menjaga kenyamanan dan pelayanan publik di lingkungan warga.

“Program ini bukan sekadar bantuan angka, melainkan bentuk apresiasi tertinggi pemerintah atas dedikasi tanpa lelah dari para Ketua RT/RW, petugas Linmas, kader Posyandu, serta marbot dan guru ngaji yang menjadi fondasi kenyamanan Kota Sukabumi,” ujar Andang, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, peningkatan insentif dan operasional diharapkan mampu mendorong kualitas pelayanan masyarakat menjadi lebih optimal.

“Kami berharap peningkatan operasional dan insentif ini berbanding lurus dengan kualitas pelayanan warga yang semakin prima,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Sukabumi berkomitmen memastikan penyaluran anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran guna mendukung terwujudnya kota yang religius, nyaman, dan sejahtera.

Selain program insentif, Pemkot Sukabumi juga telah merealisasikan sejumlah program unggulan lain, antara lain Home Care, Ambulans Gratis, Puskesmas Gratis, Menata Kebaikan Tech, dan Ngopy.

Andang menambahkan, seluruh program unggulan yang telah dijanjikan pemerintah daerah akan dilaksanakan secara bertahap selama masa jabatan lima tahun.

“Secara perlahan semua program unggulan yang telah dijanjikan akan terus dilaksanakan selama lima tahun masa jabatan yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata Andang, Pemkot Sukabumi memastikan program P2RW tetap dilaksanakan pada 2025 dengan anggaran Rp8,9 miliar. Namun pada 2026 program tersebut untuk sementara ditunda akibat pemangkasan anggaran sebesar Rp158,5 miliar.

“Pemerintah daerah berencana kembali melaksanakan program P2RW pada perubahan anggaran 2026, sambil menunggu tambahan dana transfer dari pemerintah pusat,”pungkas Andang.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geruduk Kantor Wali Kota Bandung, Puluhan Warga  Tamansari  Minta Pemkot Tuntaskan Pembangunan Rumah Deret

    Geruduk Kantor Wali Kota Bandung, Puluhan Warga Tamansari Minta Pemkot Tuntaskan Pembangunan Rumah Deret

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Puluhan warga RW 11 Kelurahan Tamansari menggeruduk Kantor Wali Kota Bandung, Jumat (13/12/2019) sore. Mereka datang mewakili 176 Kepala Keluarga (KK) warga RW 11 Tamansari yang telah sepakat dengan pembangunan rumah deret. Eulis, salah seorang warga RW 11 Tamansari menyampaikan keluh kesah kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Wakil Wali […]

  • IMM Sukabumi Raya Bagikan Ratusan  Takjil Untuk Warga Yang Terdampak Covid-19

    IMM Sukabumi Raya Bagikan Ratusan Takjil Untuk Warga Yang Terdampak Covid-19

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi raya memberikan ratusan takjil untuk warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Kota Sukabumi, Sabtu (09/05/2020) “Ini merupakan wujud kepedulian kader IMM pada kaum mustadh’afin, berlandaskan pada teologi Surat Al-Ma’un, yang diimana kita dituntut melakukan gerakan sosial yang nyata, salah satunya adalah memberi makan fakir miskin” kata […]

  • Sebanyak 65 Aduan Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi, Selama Periode Januari Hingga Juni 2021.

    Sebanyak 65 Aduan Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi, Selama Periode Januari Hingga Juni 2021.

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Jumlah aduan masyarakat yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Sukabumi Participated Responder (Super) dan aplikasi e-Lapor, pada periode Januari hingga Juni 2021 berjumlah 65 aduan. Jumlah tersebut alami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan periode yang sama. Dimana tahun 2020 lalu, jumlah aduan yang masuk mencapai 241. “Iya, kalau melihat perbandingan […]

  • Pelarangan  Pengawasan dan Pengendalian  Minol,  Ada Sanki Bagi Pelanggar

    Pelarangan Pengawasan dan Pengendalian Minol, Ada Sanki Bagi Pelanggar

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews —  Pansus ( Panitia Khusus ) 9 DPRD Kota Bandung , kini sedang membahas dan mensosialisasikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pelarangan pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol (Minol). Perda tentang minuman beralkohol atau minuman keras sudah ada yaitu Perda No 10 tahun 2011 tentang minuman beralkohol kini hanya ada beberapa item yang direvisi. […]

  • Susun Perencanaan Pembangunan, Bappeda Libatkan Kelompok Disabilitas, Lansia, Perempuan dan Anak

    Susun Perencanaan Pembangunan, Bappeda Libatkan Kelompok Disabilitas, Lansia, Perempuan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Sebagai bentuk kepedulain untuk memprioritaskan hak kebutuhan anak, disabilitas, lansia, dan perempuan. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setemapt, menggelar Forum Group Discussion (FGD) perencanaan pembangunan bagi disabilitas, lansia, perempuan dan anak, disalah satu Hotel Kawasan Siliwangi, Kota Sukabumi. Rabu, (06/11/2024). FGD yang digelar tersebut, menjadi langkah strategis untuk […]

  • Dewan: Kepercayaan Publik Jadi Elemen Penting Hubungan Pemerintah Kota Bandung dengan Masyarakat

    Dewan: Kepercayaan Publik Jadi Elemen Penting Hubungan Pemerintah Kota Bandung dengan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Susanto Triyogo Adiputro, S.ST., M.T., menegaskan pentingnya menjaga dan memperkuat kepercayaan publik sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan partisipatif. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber talk show di Radio Sonata, Bandung, Kamis, 23 Oktober 2025. Menurut Susanto, […]

expand_less