Breaking News
Trending Tags

Rangkaian Hari Anak Nasional, Pemkot Bandung Waspadai Generasi ‘Merunduk

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Rabu, 10 Agustus 2022 menjadi acara puncak rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) Kota Bandung. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berharap anak-anak bisa terus terlindungi dan terpenuhi haknya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, anak-anak ada dalam posisi yang rentan tercederai atau bahkan terampas hak-haknya, terutama di tengah era digital.

Beberapa bahaya yang mengancam generasi muda antara lain konten pornografi, kekerasan, dan kecanduan gawai.

“Kita takut hadirnya generasi ‘merunduk’ yang tidak bisa berkomunikasi secara horizontal. Kita khawatir generasi muda ini terdegradasi dalam sisi perilaku dan nilai,” ungkap Ema.

Maka dari itu, ia menuturkan, Pemkot Bandung akan terus menghadirkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan diimbangi dengan kesehatan di bidang spiritual dan mental secara optimal.

“Komitmen kita tidak pernah kendur dan tidak pernah mundur. Anak merupakan generasi emas yang sangat luar biasa. Mereka yang akan menentukan arah, posisi keberadaan kota ini ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung akan terus berjuang untuk mengoptimalkan potensi Kota Bandung agar semakin layak dan ramah anak.

“Kemarin Kota Bandung dapat penghargaan Nindya Kota Layak Anak. Semoga tahun depan naik ke predikat Utama,” ucapnya.

Selain itu, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Bandung juga memperoleh peringkat ke-3 tingkat nasional.

Ema mengatakan, hal ini menunjukkan jika Kota Bandung terus berupaya untuk melayani permasalahan keluarga mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (Forkab), Yunimar Mulyana mengatakan, keberadaan Puspaga mendukung anak-anak untuk mendapatkan perlindungan dan pemenuhan haknya.

“Pemkot Bandung menyediakan beragam kegiatan. Ada sekolah ramah anak, senam ramah anak, Bandung ramah anak yang agamis dan dinas lain kerjakan mendukung untuk anak-anak,” tutur Yuni.

Ia mengaku, masih banyak kendala. Namun pihaknya tetap berupaya untuk mencapai lebih lagi secara bertahap.

“Tentu untuk menuju ideal itu masih sangat panjang prosesnya, tapi kita selalu mencoba untuk memberikan yang terbaik,” imbuhnya.

Terkait acara ini, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kota Bandung, Aniek Febriani menjelaskan, pihaknya berkolaborasi dengan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia Kota Bandung dan Forkab untuk menyelenggarakan rangkaian HAN.

Sebab baginya, Pemkot Bandung tidak bisa untuk mencapai tujuan ini sendiri, sehingga perlu melibatkan peran pentahelix di dalamnya.

“Hari ini diikuti 250 anak dari PAUD-SMA. Untuk menjalankan program perlindungan anak Kota Bandung, kami juga melibatkan masyarakat melalui Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) ada di kelurahan,” papar Aniek.

Ia pun membahas mengenai peran Puspaga untuk mencegah kekerasan pada anak dan anggota keluarga lainnya sejak dini.

Melalui Puspaga, masyarakat bisa melakukan konseling mengenai keluarga, terutama peran para ayah karena mereka juga memiliki peran penting dalam pertumbuhan seorang anak.

“Sebab akan terlihat betapa berbedanya anak yang didampingi ayah dalam tumbuh kembangnya dengan anak yang tidak ada peran ayah dalam hidupnya,” ucapnya.

Selain itu, Pemkot Bandung melalui DP3A juga memiliki UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak. Di sana terdapat para konselor bagi anak-anak dan perempuan yang mengalami kekerasan.

Untuk permasalahan anak Kota Bandung di masa pandemi ini, Aniek mengakui jika banyak yang mengalami kekerasan psikis. Penyebabnya dari banyak orang tua yang mulanya bekerja, tapi karena dampak pandemi, mereka menjadi tidak bekerja.

“Seorang ayah yang biasanya di luar rumah jadi di dalam rumah mengakibatkan tingkat stressnya tinggi. Seorang ibu yang harus mendampingi anak-anaknya belajar, bingung ajari anak jadi nadanya lebih tinggi,” jelasnya.

Padahal menurutnya, salah satu prinsip dalam memenuhi hak anak adalah tidak boleh mendiskriminasi. Seperti hari ini, lewat acara HAN, ditampilkan beragam bakat dari anak-anak Kota Bandung, termasuk penampilan dari anak-anak bekebutuhan khusus.

Ada penampilan jimbe anak-anak difabel dari Biruku Indonesia. Lalu pembacaan Suara Anak Kota Bandung dari Forkab. Kemudian penyerahan Kartu Identitas Anak (KIS). Setelahnya ditutup dengan fashion show anak.

Aniek berharap, semoga tahun depan Kota Bandung bisa semakin layak anak tak hanya dari segi pendidikan, sosial, dan ekonomi. Tapi juga dari peran media massa.

“Mudah-mudahan nanti untuk media massa ada juga bisa dapat predikat ramah anak ke depannya,” harapnya. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Bersama Dishub dan Bapperida Kota Bandung, Dewan Tekankan Realisasi Anggaran Harus Tepat Sasaran

    Rapat Bersama Dishub dan Bapperida Kota Bandung, Dewan Tekankan Realisasi Anggaran Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung melaksanakan rapat rencana membahas program kerja tahun anggaran 2026 bersama Dinas Perhubungan dan Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bandung, di ruang rapat Bamus DPRD |||Kota Bandung, Selasa (14/10/2025). Rapat dihadiri oleh Ketua Komisi III Agus Hermawan, S.A.P., Wakil […]

  • Melalui Musrenbang, Ini Harapan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi

    Melalui Musrenbang, Ini Harapan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ivan Rusvansyah Trisya selaku Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi berharap, usulan-usulan masyarakat yang berhasil diserap melalui kegiatan reses anggota legislatif, bisa menjadi skala prioritas utama dalam Musyarawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) tahun 2023 tingkat Kota yang dilakukan kemarin. Karena dirinya mengklaim bahwa, sebelum digelarnya acara Musrenbang tahun 2023 tingkat kota, maupun […]

  • Car Free Day Kota Bandung di Buka Kembali

    Car Free Day Kota Bandung di Buka Kembali

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Car Free Day (CFD) kembali digelar di Jl. Ir. H. Djuanda (Dago), Kota Bandung, Minggu 4 Juni 2023. Kegiatan yang terakhir kali digelar pada 2020 silam ini disambut positif oleh masyarakat. Indra, warga Buahbatu misalnya. Sudah lebih dari setahun ia menantikan CFD kembali di Kota Bandung. Pria yang hobi bersepeda ini menyambut […]

  • Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Bandung : Gelora Siap Lakukan Perubahan Besar!

    Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Bandung : Gelora Siap Lakukan Perubahan Besar!

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia DPD Kota Bandung merayakan Milad ke-2 pada Sabtu (5/11/2021) secara sederhana di Bandung. Perayaan dihadiri Ketua DPD Gelora Kota Bandung Tekun Abdulkarim, Wakil Ketua DPD Gelora Kota Bandung Agam, Sekretaris DPD Gelora Kota Bandung Boyke Hendrasah, wakil Bendahara Mulyadi dan para fungsionaris DPD Partai Gelora Kota Bandung, […]

  • Peradaban Logam di Bandung Telah Ada Sejak 300 Tahun Lalu

    Peradaban Logam di Bandung Telah Ada Sejak 300 Tahun Lalu

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Guru Besar Emeritus Geologi Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral ITB, R.P Koesoemadinata mengatakan, artefak yang ditemukan di timur laut Bandung, seperti serpihan batu obsidian, alat batu terpoles, dan tembikar, menunjukkan keberadaan peradaban yang telah ada sejak zaman Neolitikum hingga sekitar 300 tahun yang lalu. Temuan ini menegaskan bahwa leluhur Ki Sunda […]

  • Sosialisasi BKCHT Ilegal  Berakhir, Masyarakat Jadi Kunci Menekan Peredaran Rokok Ilegal

    Sosialisasi BKCHT Ilegal Berakhir, Masyarakat Jadi Kunci Menekan Peredaran Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 2.109
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Sukabumi menuntaskan rangkaian Sosialisasi  Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) ilegal Tahun 2026, yang digelar selama tiga hari, 7–9 Juli 2026, di salah satu Hotel Kawasan Jalan Bahyangkara, Kota Sukabumi. Kegiatan yang melibatkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai […]

expand_less