Breaking News
Trending Tags

PWI Jabar Ajak Pers Lawan Penipuan AI, Waspadai Tiruan Wajah dan Suara

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

BANDUNG,Mbinews — Pers didorong mengambil peran lebih aktif dalam mencegah kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), terutama penipuan yang memanfaatkan tiruan wajah dan suara. Di tengah maraknya manipulasi digital dan hoaks, jurnalis dituntut tidak hanya mengungkap kasus, tetapi juga mengedukasi masyarakat dan memastikan setiap informasi terverifikasi.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, Tantan Sulthon Bukhawan, menegaskan hal tersebut dalam Bandung Digital Safety Forum 2026 di Pendopo Kota Bandung, Kamis (29/10/2026). Forum yang digagas PWI Jawa Barat bersama komunitas Jurnalis Hukum Bandung (JHB) itu bertujuan memperkuat literasi, perlindungan, dan kepercayaan publik di ruang digital.

Menurut Tantan, perkembangan AI menghadirkan tantangan baru bagi keamanan masyarakat. Teknologi yang mampu meniru identitas seseorang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menjalankan penipuan yang semakin sulit dikenali.

Ketua PWI Jabar memberikan penghargaan kepada wali kota bandung Muhammad Farhan sebagai salah satu *kepala daerah yang aktif dalam transformasi digital Tatakelola pemerintahan* yang diwakili pihak Diskominfo Kota Bandung

“Sekarang ada social engineering yang memanfaatkan AI. Suara bahkan wajah seseorang bisa ditiru, sehingga masyarakat berpotensi tertipu,” kata Tantan.

Karena itu, peran pers harus melampaui pemberitaan setelah kejahatan terjadi. Media juga perlu membantu masyarakat mengenali modus penipuan, memeriksa kebenaran informasi, dan meningkatkan kewaspadaan sebelum mengambil keputusan.

Manipulasi AI Hadirkan Ancaman Baru

Pemanfaatan AI membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk memanipulasi informasi dan identitas. Tiruan suara maupun wajah dapat digunakan untuk membangun kepercayaan korban, termasuk melalui modus social engineering.

Ancaman tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga memicu persoalan sosial. Gambar, video, atau rekaman suara hasil manipulasi dapat dipercaya sebagai kenyataan dan digunakan untuk merusak reputasi seseorang.

Ketua JHB, Suyono Widik, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Bandung Digital Safety Forum 2026 merupakan respons terhadap meningkatnya perhatian terhadap kejahatan yang memanfaatkan teknologi AI.

Melalui forum ini, penyelenggara ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko di ruang digital sekaligus mendorong kolaborasi berbagai pihak agar teknologi dimanfaatkan secara aman dan bertanggung jawab.

Staf Ahli Menteri Komdigi Molly Prabawaty menerima cendera mata dari Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon Bukhawan, didampingi Ketua Panitia BDSF 2026 Yedi Supriyadi, di Pendopo Kota Bandung, Kamis (29/10/2026).

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat tidak bisa lagi menjadikan tampilan visual, suara yang terdengar meyakinkan, atau pesan yang mengatasnamakan seseorang sebagai satu-satunya dasar untuk mempercayai informasi.

Pemeriksaan sumber dan konfirmasi melalui saluran resmi menjadi langkah penting sebelum mempercayai pesan, menyebarkan konten, atau melakukan transaksi.

Pers Harus Menjadi Benteng Terakhir Melawan Hoaks

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, akurasi tetap menjadi fondasi utama kerja jurnalistik. Informasi yang beredar cepat belum tentu benar. Begitu pula konten yang terlihat meyakinkan belum tentu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

Tantan menilai tantangan tersebut semakin besar di tengah maraknya hoaks dan fenomena post-truth, ketika persepsi maupun keyakinan dapat lebih memengaruhi masyarakat dibandingkan fakta yang telah diverifikasi.

“Saya menganggap pers menjadi benteng terakhir bagaimana kita menangkal hoaks,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya verifikasi sebagai bagian dari tanggung jawab pers. Wartawan perlu menguji informasi, meminta konfirmasi kepada pihak terkait, dan memastikan materi pemberitaan tidak menyesatkan publik.

Jurnalis juga perlu berhati-hati ketika menerima rekaman suara, foto, atau video yang belum jelas asal-usulnya. Apabila terdapat indikasi manipulasi, redaksi perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum memublikasikannya.

Selain mengungkap peristiwa, media dapat memperkuat edukasi publik melalui pemberitaan mengenai modus penipuan digital, cara memeriksa sumber informasi, dan langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat.

Dengan demikian, pers tidak hanya menyampaikan apa yang terjadi, tetapi juga membantu masyarakat memahami ancaman dan mengambil keputusan secara lebih bijak.

Literasi Digital dan Kolaborasi Jadi Kunci

Penguatan keamanan digital tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Masyarakat membutuhkan informasi yang akurat, pemerintah berperan dalam mendukung perlindungan data, sedangkan media memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi sekaligus meningkatkan pemahaman publik.

Suyono mengatakan forum tersebut mengusung tema “Ruang Digital Aman di Era AI: Mitigasi Risiko, Perlindungan dan Transaksi Digital dan Penguatan Kepercayaan Publik”.

“Tujuannya menciptakan ekosistem digital yang aman di Kota Bandung, sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan digital, terutama teknologi AI, dengan rasa aman,” ujar Suyono.

Melalui pendekatan lintas sektor, forum ini diharapkan memperkuat kesadaran bersama mengenai penggunaan teknologi secara aman. Upaya tersebut mencakup peningkatan literasi digital, kewaspadaan terhadap manipulasi AI, serta penguatan kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang beredar.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut mengapresiasi penyelenggaraan forum yang digagas PWI Jawa Barat dan JHB tersebut.

Meski tidak dapat hadir secara langsung karena memiliki agenda kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Serang, Banten, Farhan berharap kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mampu meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan ruang digital.

Dukungan tersebut diharapkan mendorong edukasi dan perlindungan digital tidak berhenti pada diskusi. Masyarakat perlu memperoleh pemahaman praktis untuk mengenali risiko, sementara berbagai pihak perlu memperkuat koordinasi dalam menghadapi penyalahgunaan teknologi.

Dukungan Lintas Sektor Perkuat Keamanan Digital

Bandung Digital Safety Forum 2026 mendapat dukungan lintas sektor dari unsur pemerintah, perbankan, regulator, dan dunia usaha. Sejumlah pihak yang terlibat di antaranya Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Kabupaten Sumedang, BRI, Dinas Perhubungan Jawa Barat, bank bjb, Bank Indonesia (BI), BJB Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), MUJ, dan Semen Kujang.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi digital, mendorong keamanan transaksi, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap risiko kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan.

Melalui sinergi antara pers, pemerintah, sektor keuangan, dan dunia usaha, ruang digital diharapkan menjadi lebih aman dan tepercaya. Di tengah teknologi yang semakin canggih, kemampuan memverifikasi informasi dan menjaga kewaspadaan menjadi perlindungan penting bagi masyarakat.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan  Peserta Lintas Agama Dan Budaya, Meriahkan Parade  Bandung Rumah Bersama

    Ribuan Peserta Lintas Agama Dan Budaya, Meriahkan Parade Bandung Rumah Bersama

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 6.000 Peserta dari lintas agama dan budaya mengikuti Parade Bandung Rumah Bersama yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu (15/2/2020). Acara dibuka dengan “historical walk”. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Ketua DPRD, Forkopimda, Kepala Kemenag, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan perwakilan […]

  • Mantan Pelatih Atletik NPCI Jabar KF diperiksa di Kejati Jabar, Dugaan Penyelewengan Dana Hibah

    Mantan Pelatih Atletik NPCI Jabar KF diperiksa di Kejati Jabar, Dugaan Penyelewengan Dana Hibah

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Untuk mengungkap kasus dugaan penyelewengan dana hibah di NPCI Jawa Barat, penyidik Kejati Jabar terus memeriksa sejumlah saksi. Pada Kamis (27/6/2024), penyidik memeriksa KF sebagai saksi dalam dugaan kasus yang merugikan negara hingga miliaran rupiah itu. Satu hari sebelumnya, pada Rabu (26/6/2024), penyidik Kejati Jawa Barat juga telah memeriksa mantan Ketua NPCI […]

  • Konsisten Mutu Pendidikan,  Oded Raih Penghargaan Anugerah KIHAJAR

    Konsisten Mutu Pendidikan, Oded Raih Penghargaan Anugerah KIHAJAR

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meraih penghargaan kategori madya dalam Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penghargaan ini diberikan atas komitmen Oded memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bandung. Oded menerima penghargaan yang diserahkan oleh Sekjen Kemendikbud RI, Didik Suhardi […]

  • Walikota Sukabumi Akui Sudah Terima Surat Usulan Tujuh Fraksi

    Walikota Sukabumi Akui Sudah Terima Surat Usulan Tujuh Fraksi

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengaku, sudah menerima surat usulan dari 7 Fraksi yang ada di DPRD setempat, tentang pergantian jabatan Sekretaris DPRD.”Pimpinan DPRD sudah berkirim surat tentang permasalahan tersebut, dan saya sudah terima surat yang dimaksud,”ujar Fahmi kepada wartawan. Selasa, (23/2/2021).Surat yang diterima itu lanjut Fahmi, sudah dibubuhi tanda tangan oleh 7 Fraksi, dan […]

  • Workshop Literasi Film, Wakil Wali Kota Bandung: Setiap Ide Bisa Jadi Solusi dan Peluang Ekonomi

    Workshop Literasi Film, Wakil Wali Kota Bandung: Setiap Ide Bisa Jadi Solusi dan Peluang Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Literasi mampu meningkatkan pemikiran yang kritis, kreatif, dan terbuka terhadap berbagai informasi. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, SE., M.Pd. dalam kegiatan Workshop Literasi Film yang digelar di Bandung Indah Plaza (BIP), pada Minggu, 5 Oktober 2025. “Lewat literasi, kita tidak hanya paham tulisan, tapi juga mampu membentuk […]

  • Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD  Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

    Wali Kota Sukabumi Dorong BUMD Tingkatkan Profit untuk Perkuat PAD

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan,  perusahaan milik daerah harus mampu memberikan keuntungan bagi daerah, selain menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Penegasan itu disampaikan Ayep saat memberikan pengarahan kepada jajaran Perumda Tirta Bumi Wibawa dan PD Waluya di Balai Kota Sukabumi. Selasa, (10/3/2026). Dalam arahannya, Ayep meminta adanya perubahan pola pikir dalam pengelolaan Badan […]

expand_less