Breaking News
Trending Tags

Living Lab, Solusi Langsung Tuntaskan Masalah Dengan Kolaborasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan, Kota Bandung masuk jadi lima besar kota menuju smart city. Salah satu langkah untuk mempercepat smart city di Kota Bandung melalui Living Lab.

Program ini akan digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Institut Teknologi Bandung (ITB).

Researcher at Smart City Community and Innovation Center, Hendra Sandhi Firmansyah menjelaskan, konsep Living Lab ini bisa menjadi salah satu langkah cepat menyelesaikan permasalahan di Kota Bandung dari lingkup terkecil.

“Prinsipnya bagaimana kita menyelesaikan masalah di lingkungan aslinya tanpa dibawa ke lab lagi. Jadi kita mulai dari area kecil dulu karena bisa lebih termanage dan terkontrol,” jelas Hendra seusai acara Bandung Menjawab pada Rabu, 22 Juni 2022.

Jika nanti permasalahan tersebut bisa selesai dalam lingkup kecil, hasilnya bisa dikembangkan lagi ke wilayah yang lebih luas.

Sebab menurutnya, smart city bukan hanya kota yang mampu membrikan layanan internet gratis di mana pun. Namun, mampu memberikan layanan teknologi yang sesuai agar bisa membuat masyarakat menjadi lebih bahagia.

“Bukan hanya tentang wifi, tapi juga pelayanan digitalisasi kesahatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya,” ungkapnya.

Rencananya wilayah DDG (Dipatiukur, Dago dan Ganesha) menjadi target pertama yang akan digarap Living Lab. Beberapa aspek masalah yang akan dibenahi, seperti ekonomi, pelayanan, dan infrastruktur.

“Hanya 30 persen dari UMKM di Kota Bandung yang sudah melakukan e-payment. Padahal potensinya besar. Nanti setelah coba disosialisasikan digitalisasi, kita lihat berapa persen peningkatan ekonominya,” paparnya.

Selain itu, Living Lab ini melibatkan beragam stakeholder terkait. Para stakeholder ini akan diterjunkan langsung ke masyarakat untuk menyelesaikan masalah.

“Jadi, problemnya bukan dibawa ke lab, tapi kita menyediakan para ahlinya langsung ke wilayah tersebut. Makanya dinamakan Living Lab,” lanjutnya.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana. Menurutnya, Living Lab bukan hanya pekerjaan Pemkot dan akademisi, tapi juga seluruh stake holder.

“Supaya efektif dan efisien, maka seluruhnya harus terintegrasi. Kita tidak bisa bicara smart city sendirian oleh pemerintah. Tapi perlu menggait masyarakat juga,” tutur Yayan.

Dengan kolaborasi tersebut, Kota Bandung bisa akselerasi menjadi kota smart dengan infrastruktur lengkap, beragam aplikasi yang bisa digunakan, dan akses internet di manapun.

“Kota Bandung juga sedang kita persiapkan menuju 5G. Kominfo sudah menunjuk Kota Bandung sebagai percontohan 5G,” tuturnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Dikukuhkan Menjadi Ketua, Dede Dahlan Siap Kibarkan Suja MMA di Kabupaten Sukabumi

    Resmi Dikukuhkan Menjadi Ketua, Dede Dahlan Siap Kibarkan Suja MMA di Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Resmi didapuk menjadi Ketua Suja MMA Kabupaten Sukabumi, Dede Dahlan siap mengembangkan potensi atlet mulai dari tingkat pelajar hingga tingkat mahasiswa. Hal tersebut disampaikannya, selepas dikukuhkan menjadi ketua, Sabtu (18/05/2024). Dede resmi dikukuhkan menjadi Ketua Suja MMA Kabupaten Sukabumi periode 2024-2029. Pasca pengukuhan yang dilakukan oleh Ketua Umum Suja MMA Sukabumi, Dede […]

  • Ketimpangan Tanah Masih Jadi Isu Pada HTN 2021

    Ketimpangan Tanah Masih Jadi Isu Pada HTN 2021

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Pada peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh setiap tanggal 24 September, permasalahan ketimpangan tanah masih menjadi isu yang terus dibicarakan. Hal tersebut di Indonesia hanya dapat diatasi lewat kebijakan politik dimana kebijakan politik ini diatur oleh pemerintah pusat dengan cara me-remunerisasi tanah. Demikian diutarakan Rafael Situmorang, yang merupakan Anggota Komisi I […]

  • Warga Kecewa Pelayanan PDAM Tirtawening Kota Bandung, Baik Ada Air Atau Tidak Pelanggan Tetap Bayar!

    Warga Kecewa Pelayanan PDAM Tirtawening Kota Bandung, Baik Ada Air Atau Tidak Pelanggan Tetap Bayar!

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – kekecewaan Warga RW 7 di Kelurahan Kebon Gedang, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung mengeluhkan pungutan atau pembayaran setiap bulannya berjalan sementara pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung.untuk warga sudah lama tidak mengalir Saat dikonfirmasi mbinews.id, petugas PDAM Tirtawening, Wawah menjelaskan “Yang namanya pelanggan PDAM itu harus mau membayar […]

  • Monev Pembangunan Pedestrian, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    Monev Pembangunan Pedestrian, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, memberikan catatan kecil kepada pembangunan pedestrian yang ada di tiga titik ruas jalan. Yakni, Syamsudin, Suryakencana, dan Ahmad Yani. Itu disampaikan sat orang nomor satu di kota Suakbumi tersebut melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pembangunan pedestrian. Senin, (31/10/2022). Baca Juga:https://mbinews.id/2022/04/14/bidang-bina-marga-dputr-kota-sukabumi-segera-lakukan-perbaikan-dan-peningkatan-jalan/ “Catatan kecil yang dimaksud itu, berkaitan dengan saluran air […]

  • Dispangtan Kota Bandung Sidak  34 Pasar Tradisional  Jamin Aman Dari Daging Babi Dan Celeng

    Dispangtan Kota Bandung Sidak 34 Pasar Tradisional Jamin Aman Dari Daging Babi Dan Celeng

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) memastikan pasar tradisional di bawah PD Pasar Kota Bandung tidak menjual daging celeng. Pasalnya, Dispangtan Kota Bandung telah mengawasinya secara rutin. Hasil pemeriksaan mendadak (sidak) terakhir, Dispangtan Kota Bandung juga memastikan daging di pasaran terbebas dari daging celeng. “Tadi pagi kami sudah […]

  • Stationery Brand Template

    Stationery Brand Template

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read. A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind […]

expand_less