Breaking News
Trending Tags

Musisi Asal Bandung Rilis Album Nyanyian Hati Untuk Ramadan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Seorang musisi dan seniman asal Bandung merilis album tentang kisah perjalanan hidupnya selama bulan ramadhan. Pasalnya, Bulan suci yang penuh berkah ini terasa berbeda di tahun ini karena wabah corona yang merebak hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Album yang bernama “Nyanyian Hati, Untuk Ramdhan” berisi 12 lagu yang diciptakan kurang lebih sebulan dan dipublikasikan YouTube diantaranya:

  1. Judul Peduli

2 Judul dan Jarak

  1. Kembalikan Fitri
  2. Persiapkan Diri
  3. Tuhan Berikan Kesempatan
  4. Puasa Anak Desa
  5. Ramadhan Hidup Kita
  6. Tahajud Kita
  7. Ramadhan
  8. Hari Fitri
  9. Atas Kehendaknya
  10. Harapanku

Sang pencipta lagu, Edi Risana Singaperwata mengatakan album ini dibuat dengan motivasi atas panggilan hati dan ilmu yang diberikan Allah Swt dalam hal musik dan talenta berkesenian.

“Pembuatan lagu mengalir dengan sendirinya, dengan paduan rasa yang dimiliki sehingga terdengar alunan yang enak untuk di dengar,” kata pria yang akrab disapa kang Edi ini saat ditemui di rumahnya jalan PPTK Gambung, Kp leuwiliang Rw 15 Rt 02, Desa Cibodas Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Sabtu (23/5/2020).

“Atas dasar panggilan jiwa,hati,rsa berkesenian serta syukur pada Alloh atas begitu indahnya bulan ramdhan,” tambahnya.

Lebih lanjut, kang Edi menjelaskan pesan moral yang dapat diambil dalam lagu ini adalah ajakan bahwa penting hubungan manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah Swt.

Terlebih, sambung dia, disaat pandemi Covid-19 ini suasana ramadhan menjadi jarak untuk bersilaturahmi. Oleh karena itu, harus diperkuat dengan ketakwaan sebagai seorang hamba yang berserah.

“Begitu juga harapan dan ampunan,serta keinginan pasca ramadhan selesai. Dalam sebuah kehidupan yang lebih baik berdasarkan agama dan ajarannya,” ungkapnya.

Kang Edi berharap, lagu yang diciptakannya ini dapat mengajak dan mengingatkan orang kepada sang pencipta.

Dia berpesan, jika musik dikemas dengan baik sesuai nurani pasti akan mendapatkan hasil yang maksimal. Satu hal, singkatnya, karya musik ini bisa jadi kenyataan karena Allah ada, serta tidak akan bisa nyata kalau tidak ada restu-Nya.

“Tentu sangat tidak berlebihan apabila kita sebagai makhluk mempunyai keinginan dan permohonan, di dalam bulan ramadhan yang penuh hormat dan rahmat, berkah dan karomah dan kemudian adalah bentuk keprihatinan dan kerinduan akan ajakan dalam nyanyian, dalam kebaikan yang tidak hanya hiburan tetapi himbauan,” tutupnya. (RNU /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKP3 Beri Harga Pangan Murah di 4 Wilayah Rawan Pangan

    DKP3 Beri Harga Pangan Murah di 4 Wilayah Rawan Pangan

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi terus berikan perhatian ke empat wilayah yang dianggap rawan pangan. Bahkan hasil pemetaan yang dilakukan pemerintah Kota melalui DKP3 ini, empat keluarahan tersebut dijadikan tempat Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun ini. Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Andri Setiawan mengungkapkan, GPM salah satunya untuk meningkatkan […]

  • Kenangan Tak Terlupa Ayep Zaki bersama Sang Mentor, IGK Manila

    Kenangan Tak Terlupa Ayep Zaki bersama Sang Mentor, IGK Manila

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, tidak kuasa menyembunyikan kesedihannya ketika kabar duka wafatnya I Gusti Kompyang (IGK) Manila, Gubernur Akademi Bela Negara Partai NasDem, sampai ke telinganya pada Senin (18/08). Bagi Ayep, sosok yang akrab disapa Opa Manila itu bukan sekadar tokoh senior partai, melainkan figur mentor, sahabat, sekaligus orang tua yang […]

  • Dihari Pertama Pendaftaran, KPU Kota Sukabumi Terima Dua Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi 2024

    Dihari Pertama Pendaftaran, KPU Kota Sukabumi Terima Dua Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi 2024

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Di hari pertama tahapan penerimaan pendftaran bakal Bakal Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali kota SUkabumi pada Pilkada 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, menerima 2 (Dua) Paslon Yakni, Achmad Fahmi-Dia Smebada, dan Paslon Mohammad Muraz – Andri Setiawan Hamami. “Alhamdulilah, hari pertama kami melaksanakan salah satu tahapan dalam hal ini, […]

  • Wali Kota Sukabumi Sebut, P2RW Mampu Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    Wali Kota Sukabumi Sebut, P2RW Mampu Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Artinya, dari Rp25 juta, ternyata bisa lebih dari Rp100 juta pembangunannya. Ini membuktikan jika P2RW benar-benar menjadi daya ungkit dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. “P2RW ini juga, sebagai upaya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah, agar bisa dirasakan hasilnya […]

  • TKD Jabar Minta  KPU Abaikan Rekomendasi Ijtima Ulama 3

    TKD Jabar Minta KPU Abaikan Rekomendasi Ijtima Ulama 3

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Bandung, BEDAnews,com Direktur Kampanye Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo – Ma’ruf Amin Jawa Barat Budi Hermansyah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengabaikan rekomendasi Ijtima Ulama III. Salah satu point yang direkomendasikan Ijtima Ulama III yang digelar di Bogor, Rabu (1/5) adalah usulan kepada Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum […]

  • Ini Alasan Warga Tidak Memakai Masker Di Hari Pertama PSBB

    Ini Alasan Warga Tidak Memakai Masker Di Hari Pertama PSBB

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dengan ditetapkanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung, maka setiap orang yang berada di tempat umum di wajib mengenakan masker. Namun ternyata masih banyak warga yang belum mengenakannya. Padahal sebelum pelaksanaan PSBB, pemerintah juga telah mengimbau setiap orang yang berada di luar ruangan mengenakan masker. Berdasarkan pantauan Humas Kota Bandung di […]

expand_less