Breaking News
Trending Tags

Disdamkarmatan Waspadai Kebakaran

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang tahun ini berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, terutama di area terbuka. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung (Disdamkarmatan) Soni Bakhtiar mengingatkan, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyebab kebakaran.

Menurutnya, potensi kebakaran saat musim kemarau umumnya lebih banyak terjadi di luar ruangan. Kondisi cuaca yang kering membuat api lebih mudah menyebar, terutama di lahan kosong yang ditumbuhi rumput atau ilalang kering.

“Pada saat kemarau panjang tentu potensi kebakaran akan lebih banyak, terutama yang terjadi di luar ruangan. Namun untuk Kota Bandung sendiri sebenarnya tidak memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan karena secara geografis kita tidak memiliki kawasan hutan maupun lahan luas seperti daerah lain,” kata Soni saat dikonfirmasi Senin 16 Maret 2026.

Meski demikian, ia menuturkan, sebagian besar kejadian kebakaran justru berasal dari dalam bangunan, bukan dari luar ruangan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah maupun tempat usaha.

Berdasarkan data Disdamkarmat Kota Bandung, hingga saat ini tercatat 51 kejadian kebakaran di berbagai lokasi di Kota Bandung.

Rinciannya meliputi 12 kejadian di bangunan perumahan, 1 kejadian di pabrik, 5 kejadian di gardu listrik, 2 kejadian pada kendaraan roda empat, 2 kejadian pada kendaraan roda dua, serta 13 kejadian di bangunan publik seperti toko, kios, rumah makan, kantor dan gudang. Sementara itu 8 kejadian lainnya masuk dalam kategori lain-lain.

Salah satu yang cukup menjadi perhatian adalah kejadian kebakaran yang dipicu oleh tumpukan sampah di lahan kosong yang tercatat sebanyak 8 kejadian.

Menurut Soni, kondisi ini perlu diwaspadai terutama saat musim kemarau, karena tidak menutup kemungkinan masyarakat membakar tumpukan sampah di lahan terbuka akibat keterbatasan tempat pembuangan.

“Pembakaran sampah di lahan kosong bisa sangat berbahaya. Api bisa merembet ke lingkungan sekitar terutama jika berada dekat permukiman,” ujarnya.

Selain itu, penyebab kebakaran yang paling dominan masih berasal dari kompor gas, baik akibat kebocoran maupun kelalaian mematikan gas setelah digunakan.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di luar ruangan, terutama membakar tumpukan sampah. Masyarakat juga diminta membersihkan lahan kosong agar tidak dipenuhi rumput atau ilalang kering yang mudah terbakar.

“Lahan-lahan kosong sebaiknya dibersihkan agar tidak ada rumput atau ilalang kering yang dapat memicu kebakaran. Ini penting untuk mencegah kebakaran yang bisa merembet ke lingkungan sekitar.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses melakukan Transformasi USB YPKP Meraih Akreditasi Unggul dari BAN – PT

    Sukses melakukan Transformasi USB YPKP Meraih Akreditasi Unggul dari BAN – PT

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung baru saja meraih Akreditasi Unggul pada pertengah Mei 2025 dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal tersebut semakin menjadikan USB YPKP Bandung sebagai salah satu kampus yang terbilang sukses dalam melakukan transformasi pendidikan di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung. “Cita-cita kami memang dari dulu […]

  • Reformasi ASN Dipacu, Pemkot Sukabumi Gandeng BKN Terapkan Manajemen Talenta

    Reformasi ASN Dipacu, Pemkot Sukabumi Gandeng BKN Terapkan Manajemen Talenta

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 629
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mempercepat reformasi birokrasi dengan menandatangani komitmen bersama penerapan sistem manajemen talenta dan e-kinerja harian bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN),  di Balai Kota Sukabumi. Senin (27/4)/2025. Langkah ini menegaskan, pergeseran pola pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari pendekatan subjektif menuju sistem berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi yang terukur. Wali Kota Sukabumi, […]

  • Radea Respati: Kewajiban Cetak Dokumen Bertentangan dengan Semangat Smart City

    Radea Respati: Kewajiban Cetak Dokumen Bertentangan dengan Semangat Smart City

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 6.729
    • 0Komentar

      BANDUNG,Mbinews  – Komisi I DPRD Kota Bandung menilai praktik administrasi yang masih mewajibkan penyampaian dokumen dalam bentuk digital (softcopy) dan cetak (hardcopy) secara bersamaan sudah saatnya dievaluasi. Kebijakan tersebut dinilai tidak sejalan dengan upaya digitalisasi birokrasi, efisiensi anggaran, maupun komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mengurangi timbulan sampah. Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea […]

  • Polres Sukabumi Kota Pasang Stiker “Ayo Pakai Masker” Di Angkot

    Polres Sukabumi Kota Pasang Stiker “Ayo Pakai Masker” Di Angkot

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Upaya menekan penyebaran virus Covid-19, Polres Sukabumi Kota kembali mengimbau masyarakat untuk mematuhi penerapan protokol kesehatan penggunaan masker. Tampaknya kali ini berbeda, Polres Sukabumi Kota melakukan pendekatan penyadaran secara persuasifnya dengan memasang stiker bertuliskan “Ayo Pake Masker” di sejumlah mobil Angkot (Angkutan Kota) yang melintasi Bunderan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/09/20). Aksi […]

  • IKM di Kota Sukabumi Nantikan Program Recovery Ekonomi

    IKM di Kota Sukabumi Nantikan Program Recovery Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak terhadap berbagai sektor. Salah satunya dunia usaha. Terutama kalangan industri kecil menengah (IKM). Tak sedikit mereka (IKM) yang mengadukan usahanya menurun drastis.”Banyak yang mengeluh usahanya turun, bahkan ada yang terjun bebas,”ujar Kabid Perindutrian pada Dinas Koperasi,UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Yadi Erlangga. Kamis, (15/10/2020). Yadi mengungkapkan, dari data […]

  • Lewat Webinar, bank bjb Dorong Pengembangan Usaha Saat PSBB Covid-19

    Lewat Webinar, bank bjb Dorong Pengembangan Usaha Saat PSBB Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Keberadaan pandemi COVID-19 yang telah bertahan di tanah air sejak pertama kali terkonfirmasi awal Maret 2020 lalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi dunia usaha. Wabah yang pertama kali muncul di Wuhan ini tak Cuma mengancam kehidupan biologis dan sosiologis manusia, lebih dari itu, COVID-19 juga sanggup melemahkan denyut nadi kehidupan perekonomian warga di […]

expand_less