Breaking News
Trending Tags

Terapkan Protokol Kesehatan, Ini Skema PTM terbatas di SMKN 15 Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id – Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 sudah boleh diizinkan dengan dua opsi.

Satuan pendidikan menyediakan pilihan layanan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Penyelenggaraanya PTM terbatas sendiri tetap harus menyesuaikan kondisi daerah masing-masing dengan melakukan protokol kesehatan ketat, dan tetap atas seizin orang tua/wali murid.

Namun, menurut Kepala SMK Negeri 15 Kota Bandung, Dra. Rini Ambarwati, M.Ds., sebetulnya dalam SKB 4 Menteri tidak disaratkan bagi siswa yang mengikuti PTM terbatas hanya yang sudah divaksinasi.

“Tetapi kita lebih memilih siswa yang sudah divaksinasi untuk bisa mengikuti kegiatan PTM terbatas. Tujuannya agar semuanya tetap sehat, dan menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Rini belum lama ini.

Untuk itu, ungkap Rini, sebelum melaksanakan PTM terbatas, SMK Negeri (SMKN) 15 terlebih dahulu melaksanakan vaksinasi bagi siswa.

“Kita ingin PTM terbatas dilakukan dengan enjoy dan menyenangkan bagi anak-anak, sehingga mereka ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dengan bahagia,” tutur Rini.

Rini mengungkapkan, anak-anak juga pastinya syok dengan pembeajaran PTM terbatas ini, karena selama ini (masa pandemi Covid-19) mereka harus belajar jarak jauh (PJJ).

“Sehingga ketika kita akan melaksanakan PTM terbatas kita harus mempersiapkan segala sesuatu, terutama terkait sosialisasi tata cara adaptasi kebiasaan baru,” ujarnya.

Skemanya harus diatur sedemikian rupa, lanjut Rini, mulai dari bagaimana mereka mulai masuk sekolah, masuk ke kelas, dan tidak terjadi kerumunan, baik di luar kelas maupun dalam kelas. “Alhamdulillah peserta didik di SMKN 15 hampir 100 persen sudah divaksinasi,” tuturnya.

Meski sudah diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka, beber Rini, pihaknya tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan yang paling utama. Karena sekarang kondisinya baru, maka pembelajaran pun suasananya baru juga, sehingga tidak 100 persen siswa masuk sekolah.

Skema PTM terbatas di SMKN 15 Bandung, katanya, Minggu pertama 2 jurusan kelas XI, Minggu kedua 2 jurusan lagi kelas XI, Minggu ketiga dan keempat untuk kelas X masing-masing 2 jurusan. “Sedangkan kelas XII sedang melaksanakan PKL di industri sampai Desember 2021,” kata Rini.

“Jadwalnya akan seperti itu, dan setiap tiga minggu sekali kita evaluasi. Sehingga anak-anak dari semua kelas itu akan kembali lagi ke sekolah sebulan kemudian,” katanya.

Pelaksanaan PTM terbatas di SMKN 15, sebut Rini, mungkin berbeda dengan sekolah lain, karena jam pertama pelajaran siswa akan diajak terlebih dahulu bermain game. Maksudnya, agar mereka senang dulu.

Setelah mereka merasa happy, lanjutnya, baru masuk lab masing-masing jurusan. Misalnya, anak kompetensi keahlian perhotelan masuk ke lab perhotelan fron office dan hotel. Begitu juga sama jurusan lainnya seperti itu.

“Harapan saya semua ini dilakukan agar anak-anak akan terbebas dari virus Covid-19, dan bisa kembali beraktifitas dengan menyenangkan,” ucapnya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi di SMKN 15, Rini mengatakan, alhamdulillah pelaksanaan ‘Sentra Vaksin Pelajar Perempuan Tangguh’ berjalan dengan baik. Bahkan, dihadiri oleh Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi.

Pelaksanaan sentra vaksin ini bekerjasama dengan komunitas Perempuan Tangguh Indonesia, pada 23 September 2021, jelas Rini, mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. ***

Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unpak Bogor Wisuda Sebanyak 960 Mahasiswa, Rektor : Semoga Bisa Membangun Perekonomian

    Unpak Bogor Wisuda Sebanyak 960 Mahasiswa, Rektor : Semoga Bisa Membangun Perekonomian

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Universitas Pakuan (Unpak) Bogor mewisuda sebanyak 960 mahasiswa berlokasi di Braja Mustika Hotel and Convention, Jalan Semeru, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (29/08/2019). Hadir mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Ekbangkesra), Dody Ahdiat. “Selamat kepada 960 orang yang hari ini diwisuda, semoga mampu mengimplementasikan […]

  • DKP3 Kota Sukabumi Jamin Stok Pangan Selama Puasa Hingga Idul Fitri Aman

    DKP3 Kota Sukabumi Jamin Stok Pangan Selama Puasa Hingga Idul Fitri Aman

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Dinas Ketahanan, Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi menjamin jika ketersedian pangan selama puasa hingga perayaan Idul Fitri aman. Meskipun ada beberapa komoditi yang alami penaikan harga.”Kami menjamin untuk ketersediaan panagn di Kota Sukabumi saat puasa ingga lebaran nanti sangat aman,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan disela-sela pemantauan ke sejumlah […]

  • Pengamat Kota Sukabumi : Pemkot Lambat Distribusikan Bantuan Covid-19 Akan Dijadikan Manfaat  Bank Emok..?

    Pengamat Kota Sukabumi : Pemkot Lambat Distribusikan Bantuan Covid-19 Akan Dijadikan Manfaat Bank Emok..?

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Beberapa pengamat sosial di Sukabumi menilai, pemerintah harus secepatnya membuka keran Jaringan Pengaman Sosial (JPS) bagi masyarakat, terutama yang berdampak oleh covid-19. Pasalnya, jika terlambat dalam penyaluran berbagai bantuan, ini akan dijadikan pemanfaatan oleh bank emok.”Saya menilai jika Pemda lambat mendistribusikan bantuan, ini akan dimanfaatkan oleh bank emok yang memberikan mudah kepada […]

  • Lewat Asuransi Usaha Tani Padi Pemdakab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

    Lewat Asuransi Usaha Tani Padi Pemdakab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KAB. BOGOR,Mbinews.id  – Salah satunya melalui jaminan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi para petani padi yang mengalami gagal tumbuh atau gagal panen akibat bencana kekeringan. Distanhorbun bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) melakukan survey lapangan area persawahan yang akan menerima AUTP (25/9/2023) salah satunya area sawah seluas 7,5 hektar yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) […]

  • Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya: FGD Sudah Klimaks

    Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya: FGD Sudah Klimaks

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Suasana cukup hangat dan interaktif kala Focus Grup Discussion (FGD), mengenai boleh tidaknya memungut sumbangan dari orangtua siswa yang diusung oleh Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) Jawa Barat (Jabar), berlangsung di Ballroom Hotel Preanger, Kota Bandung, Selasa (12/7/2022). Hal tersebut tidak lain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, yakni perbuatan melanggar hukum […]

  • Catat Bandung Raya Siaga 1, Ini Sejumlah Ruas jalan Yang Yang Di Tutup Di Kota Bandung

    Catat Bandung Raya Siaga 1, Ini Sejumlah Ruas jalan Yang Yang Di Tutup Di Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota Bandung bersama Polrestabes Bandung kembali mengingatkan warga terkait penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung. Penyekatan dan penutupan ini berkaitan dengan status Bandung Raya Siaga 1 yang telah ditetapkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Sejak Kamis 17 Juni 2021, sejumlah ruas jalan telah ditutup pada pukul 18.00 WIB hingga 05.00 WIB. Khusus […]

expand_less