Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dana Kelurahan Dan P2RW Dipastikan Tidak Akan Tumpang Tindih

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI- Anggaran dana kelurahan yang saat ini sudah terserap oleh di tengah masyarakat sekitar 30 persen, tidak mungkin akan tumpang tindih dengan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Hal itu menurut Assisten I Pemkot Sukabumi Tejo Condro Nugroho, dalam proses pekerjaan dan penyusunan kegiatannya didampingi oleh konsultan, sehingga akan terarah.”Sudah diminimalisir, dipastikan tidak akan terjadi tumpang tindih, karena ada konsultan pengawas dalam pekerjaanya,”ujarnya. Selasa, (22/3).
Tejo menambahkan, untuk dana kelurahan ditahap pertama ini sudah masuk sekitar Rp6,7miliar. Dalam tahap pertama ini kegiatan yang dilakukan yakni pemberdayaan dan pelatihan kepada masyarakat. Dan pada tahap ke dua lanjut Tejo, lebih ke kegiatan fisik. Pemanfaatan dana kelurahan secara maksimal ini dapat menggerakan perekonomian masyarakat.”Dana keluarahan ini bisa memperbaiki perekonomian masyarakat melalui padat karya,”ujarnya.
Sedangkan untuk dana P2Rw sendiri tambah Tejo, sudah teraliasaikan, dimana setiap RW masing-maisng mendapatkan sebesar Rp20 juta yang diambil dari Aanggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).”Alhamdulillah dana P2RW ini tidak terkena Recofusing,”ungkapnya.
Tejo mengungkapkan, jika anggaran dana keluarahan dan Program P2RW ini beberapa hari kebelkang sudah dilauncing beberap waktu lalu, dengan harapan mampu menggerakan ekonomi warga dimas pandemi Covid-19 serta mampu meratakan pembangunan di wilayah. ardan

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting Disejumlah Pasar Terpantau Stabil

    Diskopdagrin Kota Sukabumi: Harga Bapokting Disejumlah Pasar Terpantau Stabil

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.com — Dipenghujung akhir bulan September 2019, Perkembangan harga bahan pokok penting (bapokting) dan barang strategis lainya di sejumlah Pasar yang terdapat di Kota Sukabumi terpantau stabil.  Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, tidak ditemukan adanya komoditas yang alami penaikan ataupun penurunan harga. “Hasil monitor […]

  • Dinas P dan K Kota Sukabumi Salurkan Kartu Cerdas

    Dinas P dan K Kota Sukabumi Salurkan Kartu Cerdas

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Sukabumi salurkan Kartu cerdas kepada para pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan penyerahan bantuan bagi siswa berprestasi yang masuk ke Pergutuan Tinggi. Penyaluran tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di Kantor Dinas P dan K Kota Sukabumi. Selasa, […]

  • Ketua Setgab Paslon Fahmi-Dida Desak KPU Berindak, Terkait Fenomena “Syahadat Gocip” di Kota Sukabumi

    Ketua Setgab Paslon Fahmi-Dida Desak KPU Berindak, Terkait Fenomena “Syahadat Gocip” di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinew.id – Fenomena kampanye politik yang melibatkan pelafalan dua kalimat syahadat disertai pemberian uang Rp50 ribu, atau yang akrab disebut “Syahadat Gocip,” menjadi sorotan tajam di Kota Sukabumi. Praktik ini dilaporkan dilakukan oleh tim salah satu pasangan calon (paslon) wali kota Sukabumi, khususnya paslon nomor urut dua. Ketua Sekretariat Gabungan (Setgab) Paslon Achmad Fahmi-Dida Sembada, […]

  • Kota Bandung kondisi Stabil, Satgas Covid-19  Ingatkan Agar Warga Tak Abai

    Kota Bandung kondisi Stabil, Satgas Covid-19 Ingatkan Agar Warga Tak Abai

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengingatkan agar semua pihak tidak merasa abai terkait pandemi Covid-19. Meski pun, saat ini Kota Bandung dalan kondisi yang stabil. “Kita punya 27 Rumah Sakit milik Pemerintah dan swasta. Katakanlah sebagai faskes (Fasilitas Kesehatan), di Kota Bandung ini sekarang sudah terisi 769 Tempat […]

  • Selama Triwulan Kedua Jumlah 111 Pengaduan Dan Pemikiran Masyarakat  Melalui Aplikasi E-Lapor Kota Sukabumi

    Selama Triwulan Kedua Jumlah 111 Pengaduan Dan Pemikiran Masyarakat Melalui Aplikasi E-Lapor Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id + Jumlah pengaduan dan pemikiran masyarakat yang masuk ek Pemkot Sukabumi melalui aplikasi e-Lapor dan Sukabumi Participated Responder (Super) selama triwulan kedua mencapai 111 aduan. Dari jumlah tersebut, Super sebanyak 49 dan e-Lapor sebanyak 17 aduan.”Di triwulan ke dua ini jumlah aduan mencapai 111 aduan, baik lewat e-Lapor ataupun Super,”ujar Kasie Pengelolaan infromasi […]

  • Polda Jabar Berikan Bantuan Sembako Kepada Serikat Buruh Jabar Yang terdampak Covid-19

    Polda Jabar Berikan Bantuan Sembako Kepada Serikat Buruh Jabar Yang terdampak Covid-19

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Nasib buruh di tengah pandemi Covid-19 kian terancam. Pilihan mereka kini terbatas, antara bekerja keluar rumah demi tetap berpenghasilan atau mengkarantina diri dengan ancaman kehilangan pekerjaan. situasi saat ini seolah menaruh beban krisis kepada kaum buruh semata.  Belum lagi ancaman PHK bagi buruh yang dipicu melemahnya kegiatan ekonomi akibat pandemi Virus Corona (Covid-19) […]

expand_less