Breaking News
Trending Tags

Selama Triwulan Kedua Jumlah 111 Pengaduan Dan Pemikiran Masyarakat Melalui Aplikasi E-Lapor Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id + Jumlah pengaduan dan pemikiran masyarakat yang masuk ek Pemkot Sukabumi melalui aplikasi e-Lapor dan Sukabumi Participated Responder (Super) selama triwulan kedua mencapai 111 aduan. Dari jumlah tersebut, Super sebanyak 49 dan e-Lapor sebanyak 17 aduan.”Di triwulan ke dua ini jumlah aduan mencapai 111 aduan, baik lewat e-Lapor ataupun Super,”ujar Kasie Pengelolaan infromasi dan Opini Publik Dinas Komunikasi dan Infromasi Kota SUkabumi Riksan Stya Prawira. Kamis, (09/07/2020).

Riksan juga mengungkapkan, jika  jumlah pengaduan di tahun ini tergolong meningkat, jika dibandungkan dengan tahun sebelumnya diperiode yang sama. Berdasarkan catatanya, di tahun 2019 itu jumlah aduan mencapai 49, dimana untuk Super berjumlah 41 dan e-Lapor 8 aduan.”Untuk tahun sekarang meningkat jumlah aduanya,”tutur Riksan.

Adanya peningkatan jumlah aduan tersebut kata Riksan, di nilai masyarakat sudah benar-benar memanfaatkan kedua aplikasi itu. Walalupn masih ada sebagain masyarakat ketika akan mengadukan permasalhan datang langsung.”Saya nilai sih tingginya aduan itu karena masyarakat benar-benar sudah tahu kegunaan kedua aplikasi tersebut. Tapi ada juga yang datang langsung ke kantor kami,”akunya.

Riksan juga tidak menapik jika di tahun ini permasalahan yang diadukan itu masih sama dengan tahun sebelumnya. Yakni, masalah Penerangan Jalan Umum (PJU) dan PDAM, dan lainya seperti kaitan dengan covid-19 mengenai protokol kesehatan dan bansos. Tapi, kalau untuk PJU dan PDAM menjadi urutan pertama di beranda aduan Super dan e-Lapor.”Iya, masalah PJU dan PDAM yang masih tinggi diadukan oleh masyarakat. Tapi aduan itu langsung di respon oleh intansi terkait dalam waktu yang cepat,”ungkapnya.

Riksan menjelaskan, program e-Lapor merupakan kebijakan pemerintah pusat yang terkoneksi dengan seluruh kota dan kabupaten. Sementara e-Super merupakan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Andri S Hamami.

Diskominfo sendiri lanjut Riksan sebagai admin, sementara yang menindaklanjuti adalah OPD masing-maisng.“Setiap aduan yang masuk kami teruskan ke OPD. Hasil pemantaun kami respon dari OPD cukup cepat. Ada yang dalam satu hari sudah direspon walaupun berdasarkan SOP maksimal 3 hari. Kalau lebih lebih dari 3 hari, maka diaplikasi akan ada tanda merah. Ini sekaligus rapot SKPD yang lambat merespon,”pungkasnya.(ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • STISIP Syasmsul Ulum Sukabumi Gelar wisuda Secara Offline

    STISIP Syasmsul Ulum Sukabumi Gelar wisuda Secara Offline

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-STISIP Syamsul Ulum Sukabumi menggelar acara wisuda angkatan XVII dengan cara offline, di Aula Hotel Pangrango Jalan Salabintana Kabupaten Sukabumi. Rabu, (11/11/2020).Dalam wisuda tersebut, protokol kesehatan pun dilakukan dengan ketat termasuk melibatkan petugas Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi serta jajaran Kepolisian Polres Sukabumi Kota. Sebanyak 192 mahasiwa yang akan diwisuda juga harus dilakukan pengecekan suhu tubuh […]

  • Polda Metro Jaya Gulung Penyelundupan Tekstil, Pakaian Dan Sepatu Dari China Senilai Rp 9 M

    Polda Metro Jaya Gulung Penyelundupan Tekstil, Pakaian Dan Sepatu Dari China Senilai Rp 9 M

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  –  Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggulung sindikat penyelundupan tekstil, pakaian serta tas baru dan bekas, berikut sepatu ilegal. Dari penyeludupan ini, polisi menetapkan 4 tersangka,  2 lainnya masih dilakukan pemeriksaan. Omset penyeludupan asal China ini sekitar 9 miliar lebih. Dari keenam penyelundup yang diamankan, yaitu PL, (63),  H (30) AD (33), EK (44), […]

  • Pemkot Bandung Resmikan Logo HJKB 211 Hasil Sayembara

    Pemkot Bandung Resmikan Logo HJKB 211 Hasil Sayembara

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-211. Logo ini terpilih melalui sayembara yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Sebuah grafis menyerupai api dan didampingi dua garis sejajar membentuk angka 211 yang merupakan usia Kota Bandung saat menginjak 25 September 2021. Di bawah logo dilengkapi […]

  • Baru 1500an Asset Tanah Pemda Jabar Tersertifikasi

    Baru 1500an Asset Tanah Pemda Jabar Tersertifikasi

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

     Bandung BEDAnews.com Ada 5 juta asset yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat tersebesar di seluruh 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat.  Asset ini tidak hanya berupa aset Tanah, tapi juga termasuk barang bergerak dan tidak bergerak, bahkan termasuk juga, seperti gelas, piring, taplak meja, bunga dan bangku-meja di  sekolah […]

  • DPRD Sampaikan Pokok-Pokok Pikiran di Musrenbang RKPD 2024

    DPRD Sampaikan Pokok-Pokok Pikiran di Musrenbang RKPD 2024

    • calendar_month Minggu, 26 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, – Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2024, di Hotel Harris Festival Citylink, Rabu (15/3/2023). Hadir Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., serta Anggota DPRD mulai dari Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., Ir. H. Agus Gunawan, dan Dr. Uung Tanuwidjaja, […]

  • Tinjau Pasar Tradsional,  Satgas Covid-19 Kota Bandung Minta Para Pedagang Dan Pembeli Disiplin Prokes

    Tinjau Pasar Tradsional, Satgas Covid-19 Kota Bandung Minta Para Pedagang Dan Pembeli Disiplin Prokes

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna meminta para pedagang, pembeli, serta pengelola pasar termasuk Perumda Pasar Juara Kota Bandung di pasar tradisional disiplin Protokol Kesehatan Karena pasar tradisional termasuk salah satu sektor ekonomi yang dikecualikan atau boleh beroperasi pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal itu diungkapkan Ema […]

expand_less