Breaking News
Trending Tags

Selama Triwulan Kedua Jumlah 111 Pengaduan Dan Pemikiran Masyarakat Melalui Aplikasi E-Lapor Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id + Jumlah pengaduan dan pemikiran masyarakat yang masuk ek Pemkot Sukabumi melalui aplikasi e-Lapor dan Sukabumi Participated Responder (Super) selama triwulan kedua mencapai 111 aduan. Dari jumlah tersebut, Super sebanyak 49 dan e-Lapor sebanyak 17 aduan.”Di triwulan ke dua ini jumlah aduan mencapai 111 aduan, baik lewat e-Lapor ataupun Super,”ujar Kasie Pengelolaan infromasi dan Opini Publik Dinas Komunikasi dan Infromasi Kota SUkabumi Riksan Stya Prawira. Kamis, (09/07/2020).

Riksan juga mengungkapkan, jika  jumlah pengaduan di tahun ini tergolong meningkat, jika dibandungkan dengan tahun sebelumnya diperiode yang sama. Berdasarkan catatanya, di tahun 2019 itu jumlah aduan mencapai 49, dimana untuk Super berjumlah 41 dan e-Lapor 8 aduan.”Untuk tahun sekarang meningkat jumlah aduanya,”tutur Riksan.

Adanya peningkatan jumlah aduan tersebut kata Riksan, di nilai masyarakat sudah benar-benar memanfaatkan kedua aplikasi itu. Walalupn masih ada sebagain masyarakat ketika akan mengadukan permasalhan datang langsung.”Saya nilai sih tingginya aduan itu karena masyarakat benar-benar sudah tahu kegunaan kedua aplikasi tersebut. Tapi ada juga yang datang langsung ke kantor kami,”akunya.

Riksan juga tidak menapik jika di tahun ini permasalahan yang diadukan itu masih sama dengan tahun sebelumnya. Yakni, masalah Penerangan Jalan Umum (PJU) dan PDAM, dan lainya seperti kaitan dengan covid-19 mengenai protokol kesehatan dan bansos. Tapi, kalau untuk PJU dan PDAM menjadi urutan pertama di beranda aduan Super dan e-Lapor.”Iya, masalah PJU dan PDAM yang masih tinggi diadukan oleh masyarakat. Tapi aduan itu langsung di respon oleh intansi terkait dalam waktu yang cepat,”ungkapnya.

Riksan menjelaskan, program e-Lapor merupakan kebijakan pemerintah pusat yang terkoneksi dengan seluruh kota dan kabupaten. Sementara e-Super merupakan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Andri S Hamami.

Diskominfo sendiri lanjut Riksan sebagai admin, sementara yang menindaklanjuti adalah OPD masing-maisng.“Setiap aduan yang masuk kami teruskan ke OPD. Hasil pemantaun kami respon dari OPD cukup cepat. Ada yang dalam satu hari sudah direspon walaupun berdasarkan SOP maksimal 3 hari. Kalau lebih lebih dari 3 hari, maka diaplikasi akan ada tanda merah. Ini sekaligus rapot SKPD yang lambat merespon,”pungkasnya.(ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana Suntikan Dukungan, Atlet Kota Bandung Raih Medali Emas PON XX/Papua

    Yana Suntikan Dukungan, Atlet Kota Bandung Raih Medali Emas PON XX/Papua

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dukungan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana kepada para atlet dayung Jabar yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/Papua berbuah medali emas. Sejumlah atlet dayung asal Kota Bandung yang membela Jabar tengah berlaga di final berhasil meraih medali emas saat Yana hadir di venue dayung di Teluk Youtefa, Jayapura, Jumat 8 […]

  • Isu CDPOB Kabupaten Subang Utara Kian Menguat, DPRD Jabar Harap Pemerintah Pusat Cabut Moratorium

    Isu CDPOB Kabupaten Subang Utara Kian Menguat, DPRD Jabar Harap Pemerintah Pusat Cabut Moratorium

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUBANG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan dan mengusulkan kepada pemerintah pusat terkait agenda pemekaran wilayah 9 Kabupaten untuk menjadi wilayah Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB), salah satunya ialah Kabupaten Subang Utara. Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi […]

  • Reses H. Hen Hen Akomodir Aspirasi Warga

    Reses H. Hen Hen Akomodir Aspirasi Warga

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kab Bandung , Mbinews.id – Wakil Ketua DPRD H. Hen Hen Asep Suhendar dari PDI.P dalam reses masa sidang l Tahun 2023,  berlangsung di Aula Kantor Desa Margamulya  (15/11/2023) turut hadir Kepala Desa Marga Mulya  dan juga konstituen PDI.P yang ada di wilayah Kec.Pasir Jambu Kab Bandung . Kades Marga Mulya Dede Odih mengatakan, dengan […]

  • Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

    Program 12 PAS Sasar Warga Miskin Ekstrem, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan di Dua Kelurahan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyalurkan bantuan bagi warga yang mengalami kemiskinan ekstrem melalui program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS). Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana di Kelurahan Karangtengah dan Kelurahan Karamat, Rabu (11/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, kepala daerah bersama jajaran pemerintah daerah […]

  • Pemkot Bandung Akhiri Program Bekerja Dirumah “WFH” ASN Pantau Pelaksanaan PSBB Proposional

    Pemkot Bandung Akhiri Program Bekerja Dirumah “WFH” ASN Pantau Pelaksanaan PSBB Proposional

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi mengakhiri program bekerja dari rumah (WFH) kepada para ASN di Lingkungan Pemkot Bandung, Selasa (2/6/2020). Kini para ASN diberi tugas mengawasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. “Nanti ada ASN yang tugasnya memantau toko, restoran, pasar tradisional, dan perkantoran. Para ASN harus memastikam semua melaksanakan PSBB […]

  • Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

    Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan tes masif COVID-19 di wilayah Bodebek (Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi) serta sebagian Bandung Raya (Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kab. Sumedang). Tes masif atau tes yang jumlahnya banyak tapi terbatas kepada warga […]

expand_less