Breaking News
Trending Tags

Baru 1500an Asset Tanah Pemda Jabar Tersertifikasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 Bandung BEDAnews.com

Ada 5 juta asset yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat tersebesar di seluruh 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat.

 Asset ini tidak hanya berupa aset Tanah, tapi juga termasuk barang bergerak dan tidak bergerak, bahkan termasuk juga, seperti gelas, piring, taplak meja, bunga dan bangku-meja di  sekolah SMA/SMK se Jabar.

Adapun yang terkait asset berupa tanah ada 5809 bidang yang tersebar di seluruh Kabu/kota di jabar, termasuk aset tanah Gedung Sate dan Gasibu.

Sekretaris BPKAD Jawa Barat, Junaedi dalam keterangannya kepada wartawan pada acara Jabar Punya Informasi (JAPRI), Kamis(2/5) di Gedung Sate menyatakan bahwa tidak sedikit asset tanah dikuasi pihak lain bahkan sudah bertahun-tahun menempati secara turun temurun.

Namun, saat ditertibkan,  warga yang menempati aset pemprov berdasarkan regulasi seharusnya mengosongkan, tapi kenyataan dilapangan saat akan ditertibkan, malah mereka minta ganti rugi, bukan membayar uang sewa.  Inilah yang sering terjadi perdebatan di masyarakat.

Namun kedepan, sesuai dengan arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semua aset milik pemerintah/ negera harus segera ditertibkan, bahkan bagi yang menempati yang bukan miliknya dapat dianggap ada unsur korupsi. Hal ini yang akan kira tertibkan bersama Dinas satpol PP Jabar.

Dikatakan, dalam menertibkan aset daerah ada beberapa pendekatan yang dilakukan, baik secara yuridis maupun non yuridis. Hal ini penting sebelum kita lakukan eksekusi penertiban dilapangan agar tidak menimbulkan masalah hukum dengan warga.

Sebenarnya ada juga beberapa aset yang disewa oleh masyarakat dengan perjanjian sewa menyewa, namun anehnya saat aset yang disewa tersebut akan dipergunakan oleh pemerintah, malah mereka berkeberatan, dan menuntut ganti rugi dengan dalil mereka telah memilihara  aset tersebut.

Adapun aset berupa fasos-fasum, kewenangannya ada di Pemerintah Kabupaten-Kota, sedangkan yang ada di provinsi contoh Gasibu dan GOR Saparu.

Dari 5809 aset tanah milik Pemprov Jabar yang sudah terferivikasi  baru sebanyak 4545. Jadi yang sudah bersertifikat baru sekitar 1500-an aset atau 29%. Jadi sebanyak 4545 aset tersebut sudah kita urus dan sedang diproses oleh BPN untuk dibuatkan Sertifikatnya.

Dari 4545 aset tersebut terbagi dalam 4 kategori yaitu K1, K2, K3 dan K4.  Khusus untuk K1 ada 300-an kita harapkan dapat bersertifikat pada akhir 2019 ini, sedangkan K2, K3 dan K4 diharapkan tahun 2022 dapat terselesaikan dan semua bersertifikat.

Sementara itu Sekretaris Dinas Satpol PP Jawa Barat, Drs Sapta Yulianto Dasuki menyatakan, sebagaimana tupoksi Satpol PP, pihaknya memang diberikan kewenangan dalam menegakkan Perda dan pengamanan asset daerah.

Namun tanggungjawab secara langsung ada di OPD terkait. Misalkan, sepadan jalan provinsi ( Dinas BMPR), bantaran sungai ( Dinas SDA) tidak boleh ada bangunan. Kalaupun mau mendirikan bangunan harus terbelih dahulu meminta ijin ke pemprov Jabar melalui OPD.

Satpol PP juga berkoordinasi dengan Kabupaten/kota terkait pengamanan asset pemprov yang ada di kabupaten/kota masing-masing. Bahkan kita juga berikan honor untuk menjaga aset milik pemprov.

Namun, bila ditemukan ada beberapa bangunan berdiri di tanah aset milik kita, tentunya kita akan pertanyakan kepada OPD terkait,  kenapa ada bangunan berdiri. Apakah ada ijinnya atau bagimana ?..  Jadi satpol PP juga memiliki wewenang untuk menyidik oknum-oknum OPD terkait tersebut.Yang terkesan pembiaran.Disisi lain juga yang memiliki Perda K3 itu adanya ada di Kab/kota, boleh tidak berdiri bangunan.

Di samping itu, cukup banyaknya aset pemprov di seluruh Kab/kota, sedangkan kita memiliki personil cukup terbatas yaitu hanya sekitar 120 orang, maka dalam pengamanan aset kita berkoordinasi dan meminta informasi serta laporan dari OPD Jabar dan juga dengan Satpol PP Kab/kota.

Sebagai penegak hukum, maka dalam setiap akan melakukan tindakan kita tentunya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Biro Hukum Setda Jabar. Satpol PP hanya membackup BKPAD Jabar dalam pengamanan asset, kata Sapta@hermantz

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKK Kota Bandung Peduli  Bagikan Ratusan Sembako Dan Sayuran Organik

    PKK Kota Bandung Peduli Bagikan Ratusan Sembako Dan Sayuran Organik

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung mendorong perhatian seluruh komponen kota untuk menjalankan perannya masing-masing. Tak terkecuali Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung. TP PKK Kota Bandung menggelar PKK Kota Bandung Peduli sebagai wujud kolaborasi bersama Pemerintah Kota Bandung untuk berperan dalam menjaga stabilitas sosial. Dipimpin […]

  • Walikota Sukabumi dan Wakilnya Terima Vaksinasi Tahap Dua

    Walikota Sukabumi dan Wakilnya Terima Vaksinasi Tahap Dua

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi da Wakilnya Andri Hamami menerima vaksinasi untuk menangkal virus Covid-19 di Tugu Kusukabimiku, Jl. R Syamsudin SH, Cikole Kota Sukabumi. Kamis (11/0/21). Tidak hanya Achmad Fahmi dan wakilnya. Unsur Forkopimda dan pimpinan organisasi profesi kesehatan yang ada di Kota Sukabumi ikut dalam tahap vaksinasi kedua sebagaimana dilakukan pada […]

  • Jelang Nataru, Harga Pangan di Sukabumi Mulai Naik, Pemkot Perketat Pengawasan Pasar

    Jelang Nataru, Harga Pangan di Sukabumi Mulai Naik, Pemkot Perketat Pengawasan Pasar

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Menjelang lonjakan konsumsi pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota Sukabumi memperketat pengawasan pangan pokok strategis di pasar tradisional dan ritel modern. Langkah ini ditempuh untuk menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan tekanan inflasi daerah. Pemantauan lapangan dipimpin Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, bersama unsur Forum […]

  • Putri Tanjung Maskot Kaum Milenial yang Akan Meriahkan HPN 2020

    Putri Tanjung Maskot Kaum Milenial yang Akan Meriahkan HPN 2020

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  – Staf Khusus Presiden Joko Widodo yang juga CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, bertemu Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Kamis (23/1/2020). Didampingi Sekjen Mirza Zulhadi , Auri Jaya Ketua Panitia HPN,Abdul Aziz Wakil Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat,Wasekjen PWI […]

  • Wakil Ketua DPR RI Cucun, Perjuangkan Nasib Guru Honorer Madrasah di Kabupaten Bandung

    Wakil Ketua DPR RI Cucun, Perjuangkan Nasib Guru Honorer Madrasah di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Kabupaten Bandung menjadi saksi komitmen Wakil Ketua DPR RI, H.Cucun Syamsul Rijal, dalam memperjuangkan nasib guru honorer madrasah. Dalam acara reses yang berlangsung di Hotel Sutan Raja Soreang. Senin 3 November 2025, Cucun menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap masalah yang dihadapi para pendidik ini. “Sekolah-sekolah di bawah Kemendikdasmen memang lebih mudah, […]

  • Yuk Cegah Banjir dengan Sumur Resapan Sederhana

    Yuk Cegah Banjir dengan Sumur Resapan Sederhana

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Saat memasuki musim penghujan, beberapa titik wilayah di Kota Bandung kerap banjir atau tergenangi air. Dari 68, sisa 10 titik kategori banjir dan 24 titik genangan. Untuk mencegah hal ini terjadi, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi memastikan, pihaknya rutin mengeruk gorong-gorong. Bahkan, tahun ini […]

expand_less