Breaking News
Trending Tags

Baru 1500an Asset Tanah Pemda Jabar Tersertifikasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 Bandung BEDAnews.com

Ada 5 juta asset yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat tersebesar di seluruh 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat.

 Asset ini tidak hanya berupa aset Tanah, tapi juga termasuk barang bergerak dan tidak bergerak, bahkan termasuk juga, seperti gelas, piring, taplak meja, bunga dan bangku-meja di  sekolah SMA/SMK se Jabar.

Adapun yang terkait asset berupa tanah ada 5809 bidang yang tersebar di seluruh Kabu/kota di jabar, termasuk aset tanah Gedung Sate dan Gasibu.

Sekretaris BPKAD Jawa Barat, Junaedi dalam keterangannya kepada wartawan pada acara Jabar Punya Informasi (JAPRI), Kamis(2/5) di Gedung Sate menyatakan bahwa tidak sedikit asset tanah dikuasi pihak lain bahkan sudah bertahun-tahun menempati secara turun temurun.

Namun, saat ditertibkan,  warga yang menempati aset pemprov berdasarkan regulasi seharusnya mengosongkan, tapi kenyataan dilapangan saat akan ditertibkan, malah mereka minta ganti rugi, bukan membayar uang sewa.  Inilah yang sering terjadi perdebatan di masyarakat.

Namun kedepan, sesuai dengan arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semua aset milik pemerintah/ negera harus segera ditertibkan, bahkan bagi yang menempati yang bukan miliknya dapat dianggap ada unsur korupsi. Hal ini yang akan kira tertibkan bersama Dinas satpol PP Jabar.

Dikatakan, dalam menertibkan aset daerah ada beberapa pendekatan yang dilakukan, baik secara yuridis maupun non yuridis. Hal ini penting sebelum kita lakukan eksekusi penertiban dilapangan agar tidak menimbulkan masalah hukum dengan warga.

Sebenarnya ada juga beberapa aset yang disewa oleh masyarakat dengan perjanjian sewa menyewa, namun anehnya saat aset yang disewa tersebut akan dipergunakan oleh pemerintah, malah mereka berkeberatan, dan menuntut ganti rugi dengan dalil mereka telah memilihara  aset tersebut.

Adapun aset berupa fasos-fasum, kewenangannya ada di Pemerintah Kabupaten-Kota, sedangkan yang ada di provinsi contoh Gasibu dan GOR Saparu.

Dari 5809 aset tanah milik Pemprov Jabar yang sudah terferivikasi  baru sebanyak 4545. Jadi yang sudah bersertifikat baru sekitar 1500-an aset atau 29%. Jadi sebanyak 4545 aset tersebut sudah kita urus dan sedang diproses oleh BPN untuk dibuatkan Sertifikatnya.

Dari 4545 aset tersebut terbagi dalam 4 kategori yaitu K1, K2, K3 dan K4.  Khusus untuk K1 ada 300-an kita harapkan dapat bersertifikat pada akhir 2019 ini, sedangkan K2, K3 dan K4 diharapkan tahun 2022 dapat terselesaikan dan semua bersertifikat.

Sementara itu Sekretaris Dinas Satpol PP Jawa Barat, Drs Sapta Yulianto Dasuki menyatakan, sebagaimana tupoksi Satpol PP, pihaknya memang diberikan kewenangan dalam menegakkan Perda dan pengamanan asset daerah.

Namun tanggungjawab secara langsung ada di OPD terkait. Misalkan, sepadan jalan provinsi ( Dinas BMPR), bantaran sungai ( Dinas SDA) tidak boleh ada bangunan. Kalaupun mau mendirikan bangunan harus terbelih dahulu meminta ijin ke pemprov Jabar melalui OPD.

Satpol PP juga berkoordinasi dengan Kabupaten/kota terkait pengamanan asset pemprov yang ada di kabupaten/kota masing-masing. Bahkan kita juga berikan honor untuk menjaga aset milik pemprov.

Namun, bila ditemukan ada beberapa bangunan berdiri di tanah aset milik kita, tentunya kita akan pertanyakan kepada OPD terkait,  kenapa ada bangunan berdiri. Apakah ada ijinnya atau bagimana ?..  Jadi satpol PP juga memiliki wewenang untuk menyidik oknum-oknum OPD terkait tersebut.Yang terkesan pembiaran.Disisi lain juga yang memiliki Perda K3 itu adanya ada di Kab/kota, boleh tidak berdiri bangunan.

Di samping itu, cukup banyaknya aset pemprov di seluruh Kab/kota, sedangkan kita memiliki personil cukup terbatas yaitu hanya sekitar 120 orang, maka dalam pengamanan aset kita berkoordinasi dan meminta informasi serta laporan dari OPD Jabar dan juga dengan Satpol PP Kab/kota.

Sebagai penegak hukum, maka dalam setiap akan melakukan tindakan kita tentunya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Biro Hukum Setda Jabar. Satpol PP hanya membackup BKPAD Jabar dalam pengamanan asset, kata Sapta@hermantz

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei Kepuasan Naik Jadi 66 Persen, Wali Kota Bandung Ingatkan Masih Banyak PR

    Survei Kepuasan Naik Jadi 66 Persen, Wali Kota Bandung Ingatkan Masih Banyak PR

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengalami peningkatan. Berdasarkan survei Badan Litbang Kompas pada 2–5 Juli 2025, kepuasan warga naik dari 44 persen pada awal masa pemerintahan menjadi 66 persen. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan rasa syukur sekaligus mengingatkan bahwa tantangan Pemkot Bandung masih berat. Peningkatan kepuasan ini, […]

  • Di Kota Bandung Masih Banyak Siswa RMP yang di Pungut Biaya

    Di Kota Bandung Masih Banyak Siswa RMP yang di Pungut Biaya

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung. menerima audiensi dari Relawan Peduli Pendidikan Indonesia (RAPPI) Kota Bandung perihal PPDB tahun 2023 bagi siswa Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP), di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Jumat (11/8/2023). Selain Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Aries Supriyatna, S.H., M.H., hDir pula Anggota Komisi D, […]

  • Pemkot Cimahi Terus Genjot Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

    Pemkot Cimahi Terus Genjot Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Minggu, 12 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19.Saat ini, cakupan vaksinasi di Kota Cimahi telah mencapai diatas 90%. Vaksinasi Covid-19 pun dipastikan akan berlanjut tahun depan. “Untuk Cimahi, cakupan vaksinasi sudah diatas 90%. Gebyar vaksin terus kita lakukan,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, minggu, 12 Desember 2021. Berdasarkan data […]

  • Wakil Ketua DPRD Kota Bandung menerima Danjen Kopasus

    Wakil Ketua DPRD Kota Bandung menerima Danjen Kopasus

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya., S.E., M.M., menyampaikan rasa syukur dan terhormat setelah menerima kunjungan sekaligus silaturahmi Danjen Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Djon Afriandi beserta jajaran, ke Gedung DPRD Kota Bandung, Senin, 28 April 2025 . Wakil Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan , sejak Mayjen TNI Djon […]

  • Representasi Kearifan Lokal, bank bjb Dukung Geliat Dan Pelestarian Seni Budaya

    Representasi Kearifan Lokal, bank bjb Dukung Geliat Dan Pelestarian Seni Budaya

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, BANDUNG –  Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sekitar 1,2 tahun di Indonesia telah melumpuhkan berbagai sektor usaha. Tidak terkecuali bagi pelaku di industri seni dan budaya. Merujuk data hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Ditjen Kebudayaan pada April 2020, sedikitnya ada 40.081 seniman yang terdampak Covid-19 karena pembatalan pertunjukan […]

  • Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis

    Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengabarkan, jumlah stok darah di Kota Bandung saat ini mulai menipis. Dari yang biasanya bisa mencapai 500 labu per hari, kini hanya tersedia setengahnya. Kepala Bidang Pelayanan Markas PMI Kota Bandung, Harry Hardiawan menyampaikan, kondisi ini kerap terjadi setiap tahun, biasanya terjadi sekitar bulan Desember – […]

expand_less