Breaking News
Trending Tags

Koperasi Untuk Menstabilkan Perekonomian

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews _ Koperasi sebagai salah satu solusi untuk menstabilkan perekonomian. Hal tersebut disampaikan Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Bandung, Erna Abdillah.

“Salah satu contoh koperasi berhasil di Kota Bandung yang anggotanya mencapai 18.000 orang berasal dari masyarakat yakni Koperasi Rukun Ikhtiar,” ungkap Erna.

Kantor Koperasi Rukun Ikhtiar berada di Jalan Otista. Sudah berdiri sejak tahun 1930.

“Prinsip koperasinya masih dijaga, anggotanya juga benar-benar punya rasa memiliki. Sehingga mereka bayar tepat waktu. Perekonomian anggotanya juga bisa dibilang stabil dan makmur,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebutkan koperasi terbesar dengan jumlah aset terbanyak adalah Koperasi Karyawan PT. Biofarma. Asetnya bahkan mencapai Rp250 miliar.

“Padahal modalnya hanya dari anggota aktif saja, tidak ada pinjaman dari manapun,” akunya.

Di Kota Bandung terdapat sekitar 718 koperasi yang aktif. Namun yang terdaftar sebenarnya mencapai 2.442 koperasi.

Meski peran koperasi dinilai masih kecil terhadap pendapatan daerah, tapi peran koperasi pascapandemi, sangat membantu para anggotanya.

“Pascapandemi hampir dari setengahnya sudah naik lagi omzetnya. Walaupun pengaruhnya masih kecil terhadap pendapatan daerah. Bahkan, aset koperasi se-Kota Bandung itu mencapai Rp2 triliun,” jelasnya.

Ia menjelaskan, koperasi awalnya pertama kali didirikan di Rochdale. Muncul sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap sistem ekonomi pasar yang mementingkan keuntungan pribadi serta keberpihakan pada pemodal.

“Koperasi di luar negeri itu berkembang sekali dan keren-keren. Misalnya di Barcelona, club Barca itu dikelola oleh koperasi. Anggotanya ya para fans dari Barca itu sendiri,” paparnya.

Ia berharap, pada 12 Juli mendatang, tepat diperingati Hari Koperasi Nasional, semoga koperasi di Kota Bandung bisa sesukses luar negeri.

Namun, ia menekankan agar masyarakat tidak langsung terlena untuk bergabung dengan koperasi. Untuk menjadi anggota koperasi itu tidak boleh terpaksa. Harus secara sukarela dan terbuka.

Ia mengimbau, sebelum menjadi anggota koperasi, cek dulu nomor badan hukumnya, alamat kantornya, pengurusnya, dan apa usahanya.

“Karena banyak oknum yang memanfaatkan koperasi untuk dibuat menjadi usaha pribadi demi keuntungan sendiri,” terangnya.

Oleh karena itu, para calon anggota bisa mengecek langsung nomor induk koperasi di nik.depkop.go.id untuk validasi sebelum bergabung. Sehingga, ketika ada yang menawarkan produk bagi hasil keuntungan di atas 1-2 persen per bulan, harus dicurigai dan hati-hati.

“Kita harus sangat-sangat selektif. Bunga deposito saja cuma 3 persen. Kalau di atas 2 apalagi 3 persen per bulan, tinggalkan saja. Itu sudah terindikasi sebagai penipuan,” imbaunya.

Selain itu, Erna mengakui jika belum banyak koperasi yang anggotanya berasal dari kaula muda. Kebanyakannya berisikan generasi tua.

“Kolotnial lah istilahnya. Di Kota Bandung itu banyaknya yang mengelola koperasi berusia di atas 50 tahun,” tuturnya.

Menurutnya, bisa jadi dari kaca mata anak muda zaman sekarang koperasi itu tidak kekinian dan ketinggalan zaman.

“Bangunannya juga seperti mau roboh. Pengurusnya juga sudah aki-aki, nini-nini,” lanjutnya.

Maka dari itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi sampai tingkat kelurahan dan sekolah-sekolah. Sebab mengenalkan koperasi harus sejak dini, misalnya melalui permainan, seperti Go Coop untuk mengenalkan koperasi di kalangan siswa SD.

“Memang belum optimal, tapi kita terus berupaya untuk menggencarkan sosialisasi ini ke masyarakat,” ungkapnya.

Sebenarnya sudah ada juga koperasi mahasiswa berasal dari generasi milenial yang peduli terhadap kemajuan koperasi. Namun, secara jumlah memang tidak sebanyak koperasi dewasa yang umum.

Sebab koperasi itu pada dasarnya adalah organisasi dengan skema kerja sama yang didirikan minimal 9 orang. Memiliki kepentingan ekonomi, prinsip usaha, modal, dan untungnya pun bersama-sama.“Hal yang terpenting dari koperasi itu bagaimana kita menjalankan prinsip secara kekeluargaan,” katanya.

Jika berangkat dari UU nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, ada lima jenis koperasi. Pertama, koperasi konsumen. Biasanya menjual kebutuhan pokok para anggota.
“Kedua, koperasi simpan pinjam. Tapi bukan koperasi pinjam-pinjam. Senang kebanyakan orang itu ingatnya koperasi untuk pinjam uang. Padahal koperasi itu utamanya sebagai tempat menabung,” katanya.
Ketiga, koperasi pemasaran. Jenis koperasi yang memasarkan produk anggotanya.
Lalu keempat, koperasi produsen. Cirinya mereka memproduksi sesuatu.
Terakhir adalah koperasi jasa. Usahanya mengelola segala macam tentang jasa.
“Kebanyakan di Indonesia itu koperasinya jenis koperasi konsumen yang juga digunakan untuk simpan pinjam,” imbuhnya. **
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hampir Sepekan Komoditas Sayuran Alami Penurunan Harga

    Hampir Sepekan Komoditas Sayuran Alami Penurunan Harga

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI MBInews.id – Hampir sepekan, beberapa komoditi jenis sayur-sayuran terus alami penurunan harga. Seperti, bawang merah jawa kini dibandrol Rp26 ribu, yang semula berada dikisaran 28 ribu/kg, begitu juga dengan cabai keriting hijau dari Rp15 ribu menjadi Rp12 ribu/kg, termasuk cabai rawait merah dan lokal juga ikut turun yang saat ini hampir sama berada diangka […]

  • Ini Komentar Hamdan Zoelva, Tokoh Muda  Masuk Daftar kabinet Jokowi-Amin

    Ini Komentar Hamdan Zoelva, Tokoh Muda Masuk Daftar kabinet Jokowi-Amin

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MAJALENGKA,MBInews.id -Pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Hasil Pilpres 2019, mulai muncul nama beberapa tokoh muda sebagai kandidat menteri. Mereka dinilai layak menduduki jabatan menteri di era pemerintahan Jokowi – Kiai Ma’ruf Amin lima tahun mendatang.Sejumlah nama tokoh nasional pun disebut-sebut akan menjadi bagian kabinet mendatang. Disinggung kemungkinan namanya masuk ke dalam daftar kabinet Jokowi-Amin, Koordinator […]

  • Ketua DPC Kota Bamding, H.Erwin : Semoga Makin  Matang Dan Dewasa Menata Masa Depan.

    Ketua DPC Kota Bamding, H.Erwin : Semoga Makin Matang Dan Dewasa Menata Masa Depan.

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – DPC PKB Kota Bandung peringati Hari Lahirnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-22 di jalan Majalengka 28 Kacapiring, Batununggal, Kota Bandung. Dalam Perayaan ini dilaksanakan sesuai Anjuran Protokol Kesehatan dimana tamu uang hadir menggunakan masker, jaga jarak, jumlah terbatas karena dilakukan secara virtual lewat streaming media sosial. Adapun yang hadir secara langsung yaitu […]

  • Perkuat Pengawasan Karantina Pertanian Dan Pangan, Kementan Gandeng TNI Dan Polri

    Perkuat Pengawasan Karantina Pertanian Dan Pangan, Kementan Gandeng TNI Dan Polri

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    LEMBANG, MBInews.id –  Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya memperkuat sektor pertanian terutama guna menghadapi dampak yang akibatkan sesudah virus corona atau covid 19 terhadap semua sendi kehidupan khususnya perekonomian. Salah satu akselerasinya yakni memperkuat pengawasan keamanan dan mutu pangan melalui Badan Karantina Pertanian dengan menggandeng TNI dan Polri. “Kami hadir di Jawa Barat hari ini […]

  • Dikeluhkan Oleh Warga, Wali Kota Sukabumi Respon Cepat Jalan Rusak

    Dikeluhkan Oleh Warga, Wali Kota Sukabumi Respon Cepat Jalan Rusak

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kerusakan jalan rusak yang berada di status jalan milik Provinsi Jawa Barat. Yakni, Jalan Lingkar Selatan, dan Jalan Pelabuhan II,  yang sering dikeluhkan oleh warga, direspon cepat oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melalaui instagramnya @achmad Fahmi.smiResponcepat. Dalam akun tersebut, selain memfosting gambar jalan rusak, Fahmi juga menulis, bahwa, Pemkot Sukabumi sudah berupaya melakukan […]

  • Indonesia Kembali Berduka,  Gus Sholah Sebagai Tokoh Semua Agama

    Indonesia Kembali Berduka, Gus Sholah Sebagai Tokoh Semua Agama

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Masyarakat Indonesia kembali berduka dengan berita wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng KH Salahuddin Wahid, pada Minggu (02/02). Menteri Agama Fachrul Razi mengenang sosok Gus Sholah sebagai tokoh bagi semua agama. Hal ini disampaikan Fachrul Razi pagi ini saat bertakziah ke rumah duka, Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan. “Ya kita kehilangan seorang […]

expand_less