Breaking News
Trending Tags

Koperasi Untuk Menstabilkan Perekonomian

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews _ Koperasi sebagai salah satu solusi untuk menstabilkan perekonomian. Hal tersebut disampaikan Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Bandung, Erna Abdillah.

“Salah satu contoh koperasi berhasil di Kota Bandung yang anggotanya mencapai 18.000 orang berasal dari masyarakat yakni Koperasi Rukun Ikhtiar,” ungkap Erna.

Kantor Koperasi Rukun Ikhtiar berada di Jalan Otista. Sudah berdiri sejak tahun 1930.

“Prinsip koperasinya masih dijaga, anggotanya juga benar-benar punya rasa memiliki. Sehingga mereka bayar tepat waktu. Perekonomian anggotanya juga bisa dibilang stabil dan makmur,” ujarnya.

Selain itu, ia menyebutkan koperasi terbesar dengan jumlah aset terbanyak adalah Koperasi Karyawan PT. Biofarma. Asetnya bahkan mencapai Rp250 miliar.

“Padahal modalnya hanya dari anggota aktif saja, tidak ada pinjaman dari manapun,” akunya.

Di Kota Bandung terdapat sekitar 718 koperasi yang aktif. Namun yang terdaftar sebenarnya mencapai 2.442 koperasi.

Meski peran koperasi dinilai masih kecil terhadap pendapatan daerah, tapi peran koperasi pascapandemi, sangat membantu para anggotanya.

“Pascapandemi hampir dari setengahnya sudah naik lagi omzetnya. Walaupun pengaruhnya masih kecil terhadap pendapatan daerah. Bahkan, aset koperasi se-Kota Bandung itu mencapai Rp2 triliun,” jelasnya.

Ia menjelaskan, koperasi awalnya pertama kali didirikan di Rochdale. Muncul sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap sistem ekonomi pasar yang mementingkan keuntungan pribadi serta keberpihakan pada pemodal.

“Koperasi di luar negeri itu berkembang sekali dan keren-keren. Misalnya di Barcelona, club Barca itu dikelola oleh koperasi. Anggotanya ya para fans dari Barca itu sendiri,” paparnya.

Ia berharap, pada 12 Juli mendatang, tepat diperingati Hari Koperasi Nasional, semoga koperasi di Kota Bandung bisa sesukses luar negeri.

Namun, ia menekankan agar masyarakat tidak langsung terlena untuk bergabung dengan koperasi. Untuk menjadi anggota koperasi itu tidak boleh terpaksa. Harus secara sukarela dan terbuka.

Ia mengimbau, sebelum menjadi anggota koperasi, cek dulu nomor badan hukumnya, alamat kantornya, pengurusnya, dan apa usahanya.

“Karena banyak oknum yang memanfaatkan koperasi untuk dibuat menjadi usaha pribadi demi keuntungan sendiri,” terangnya.

Oleh karena itu, para calon anggota bisa mengecek langsung nomor induk koperasi di nik.depkop.go.id untuk validasi sebelum bergabung. Sehingga, ketika ada yang menawarkan produk bagi hasil keuntungan di atas 1-2 persen per bulan, harus dicurigai dan hati-hati.

“Kita harus sangat-sangat selektif. Bunga deposito saja cuma 3 persen. Kalau di atas 2 apalagi 3 persen per bulan, tinggalkan saja. Itu sudah terindikasi sebagai penipuan,” imbaunya.

Selain itu, Erna mengakui jika belum banyak koperasi yang anggotanya berasal dari kaula muda. Kebanyakannya berisikan generasi tua.

“Kolotnial lah istilahnya. Di Kota Bandung itu banyaknya yang mengelola koperasi berusia di atas 50 tahun,” tuturnya.

Menurutnya, bisa jadi dari kaca mata anak muda zaman sekarang koperasi itu tidak kekinian dan ketinggalan zaman.

“Bangunannya juga seperti mau roboh. Pengurusnya juga sudah aki-aki, nini-nini,” lanjutnya.

Maka dari itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi sampai tingkat kelurahan dan sekolah-sekolah. Sebab mengenalkan koperasi harus sejak dini, misalnya melalui permainan, seperti Go Coop untuk mengenalkan koperasi di kalangan siswa SD.

“Memang belum optimal, tapi kita terus berupaya untuk menggencarkan sosialisasi ini ke masyarakat,” ungkapnya.

Sebenarnya sudah ada juga koperasi mahasiswa berasal dari generasi milenial yang peduli terhadap kemajuan koperasi. Namun, secara jumlah memang tidak sebanyak koperasi dewasa yang umum.

Sebab koperasi itu pada dasarnya adalah organisasi dengan skema kerja sama yang didirikan minimal 9 orang. Memiliki kepentingan ekonomi, prinsip usaha, modal, dan untungnya pun bersama-sama.“Hal yang terpenting dari koperasi itu bagaimana kita menjalankan prinsip secara kekeluargaan,” katanya.

Jika berangkat dari UU nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, ada lima jenis koperasi. Pertama, koperasi konsumen. Biasanya menjual kebutuhan pokok para anggota.
“Kedua, koperasi simpan pinjam. Tapi bukan koperasi pinjam-pinjam. Senang kebanyakan orang itu ingatnya koperasi untuk pinjam uang. Padahal koperasi itu utamanya sebagai tempat menabung,” katanya.
Ketiga, koperasi pemasaran. Jenis koperasi yang memasarkan produk anggotanya.
Lalu keempat, koperasi produsen. Cirinya mereka memproduksi sesuatu.
Terakhir adalah koperasi jasa. Usahanya mengelola segala macam tentang jasa.
“Kebanyakan di Indonesia itu koperasinya jenis koperasi konsumen yang juga digunakan untuk simpan pinjam,” imbuhnya. **
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gun Gun :  Capaian PAD Hasil Dari Kerja Sama Seluruh Pihak

    Gun Gun : Capaian PAD Hasil Dari Kerja Sama Seluruh Pihak

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews —   Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Drs. H. Gun Gun Sumaryana, mengungkapkan dinamika pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung dalam beberapa tahun terakhir. Paparan ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Selasa (20/1/2026). Pada 2025, Bapenda menargetkan PAD sebesar Rp3,3 triliun. Realisasinya mencapai Rp3,1 triliun. Capaian […]

  • Cegah Ancaman Dini, BIN Dekontaminasi Terminal Tipe A Kota Sukabumi

    Cegah Ancaman Dini, BIN Dekontaminasi Terminal Tipe A Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id, Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan deteksi dini dan cegah dari ancaman wabah covid-19 di Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi. Sabtu (20/06/2020). “Tim Velox merupakan tim yang dibentuk Badan Intelijen Negara, yang dalam hal ini menjadi wakil pemerintah dalam melakukan berbagai aksi nyata untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19” […]

  • Kapolres Sukabumi Kota: Petugas Polres Sukabumi Kota Siap ‘Ngajagi Wargi’

    Kapolres Sukabumi Kota: Petugas Polres Sukabumi Kota Siap ‘Ngajagi Wargi’

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Polres Sukabumi Kota melaunching program ‘Ngajagi Wargi’. Program yang merupakan arahan langsung dari Kapolda Jawa Barat tersebut, resmi digulirkan di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, Senin (22/11/2021). Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, diluncurkan program ini merupakan salah satu upaya pihak kepolisian dalam menjamin masyarakat, saat melakukan aktivitasnya serta meningkatkan […]

  • Gedor, Tagline Dispora Rangsang Pemuda Kota Bandung Kembali Aktif

    Gedor, Tagline Dispora Rangsang Pemuda Kota Bandung Kembali Aktif

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jelang peringatan ke-93 Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, Kota Bandung menggelorakan Gerakan Pemuda dan Olahraga (Gedor). Sebuah tagline untuk membangkitkan gairah aktivitas kepemudaan pascapandemi Covid-19. Kepala Bidang Pembinaan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Dadang Setiawan menuturkan, pandemi tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, sosial maupun budaya saja. Namun, […]

  • Boseh Bike Kini Hadir Di Kawasan Summarecon Bandung

    Boseh Bike Kini Hadir Di Kawasan Summarecon Bandung

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Setelah hadir di kawasan pusat kota, Dinas Pehubungan Kota Bandung kini menghadirkan booth Boseh Bike di kawasan Summarecon Bandung Gedebage Kota Bandung. Boseh Bike adalah sepeda yang disewakan oleh Dishub Kota Bandung. Booth Boseh Bike di kawasan Summarecon berada di di Cluster Crystal dan Taman Sumringah. Boseh Bike dapat disewa setiap hari […]

  • 1.827 P3K Paruh Waktu Kota Sukabumi Resmi Dilantik, Status ASN Akhirnya Dikukuhkan

    1.827 P3K Paruh Waktu Kota Sukabumi Resmi Dilantik, Status ASN Akhirnya Dikukuhkan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penantian panjang para pegawai non-ASN di Kota Sukabumi akhirnya berujung manis. Pasalnya,  sebanyak 1.827 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu akan dilantik dan menerima SK dari Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, Mereka akan dilantik Pada Jumat (21/11/2025) di GOR Merdeka. Momentum ini menandai pengakuan resmi atas pengabdian mereka selama bertahun-tahun. Menurut […]

expand_less