Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Menjelang Purna Tugas, Pj Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji Ungkap Tantangan Selama Menjabat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, akan segera mengakhiri masa jabatannya pada 20 Februari 2025. Setelah 17 bulan memimpin, ia mengungkap berbagai suka dan duka yang dialaminya selama bertugas di Kota Sukabumi.

Dilantik pada 20 September 2023, Kusmana menggantikan pasangan Walikota dan Wakil Walikota sebelumnya, Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami. Dalam wawancara eksklusif, pria yang akrab disapa Kang Tutus ini berbagi pengalaman mengenai tantangan besar yang dihadapinya sejak awal menjabat.

Tantangan Awal: Adaptasi dan Dua Matahari di Pemerintahan

Menurut Kusmana, tantangan terberat di awal kepemimpinannya adalah adaptasi dengan lingkungan pemerintahan yang baru. Bahkan, ia merasakan adanya situasi yang ia sebut sebagai “dua matahari” dalam sistem pemerintahan.

“Karena saya birokrat murni, menjadi kepala daerah itu ternyata gampang-gampang sulit. Yang saya pikirkan adalah bagaimana roda pemerintahan bisa tetap berjalan dengan baik. Tetapi, saat saya datang, ada kesan bahwa ada dua matahari dalam pemerintahan, dan itu yang paling sulit untuk saya hadapi,” ujarnya, Selasa (18/2/2025).

Namun, seiring waktu, ia berhasil melewati tantangan tersebut dan memastikan pemerintahan berjalan stabil. Salah satu pencapaiannya adalah menjaga kondusivitas Kota Sukabumi selama pelaksanaan Pemilu dan Pilkada.

Jaga Kondusivitas dan Stabilitas Pemerintahan

Kusmana menjelaskan bahwa dirinya memiliki kebiasaan untuk berkeliling dan bersilaturahmi di tempat tugas yang baru. Menurutnya, pendekatan ini sangat membantunya dalam menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan lebih baik.

“Tugas utama saya adalah mengawal pemilu dan pilkada agar berjalan kondusif. Saya juga memastikan roda pemerintahan tetap stabil di tengah tahun politik yang dinamis. Berkat komunikasi yang baik, alhamdulillah semuanya bisa berjalan aman dan damai,” jelasnya.

Selain itu, Kusmana juga menghadapi tantangan lain, yakni persepsi masyarakat yang masih menganggap bahwa kepemimpinan Kota Sukabumi masih dipegang oleh pemimpin sebelumnya. Ia mengaku tidak ingin mengganggu siapa pun, namun harus memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar.

Silaturahmi dengan Pemimpin Lama Jadi Tantangan

Menurut Kusmana, salah satu hal yang cukup berat adalah menjaga hubungan baik dengan kepala daerah sebelumnya, mengingat adanya persepsi bahwa mereka masih memegang kendali di Kota Sukabumi.

“Bagi saya, silaturahmi tetap harus dijaga, baik dengan pemimpin sebelumnya maupun dengan semua OPD. Namun, perubahan itu tidak mudah bagi semua orang. Bahkan, ada beberapa kejadian yang membuat hubungan saya dengan kepala daerah sebelumnya sedikit renggang,” ungkapnya.

Namun, ia memastikan bahwa setelah beberapa bulan bekerja, dirinya telah membuktikan hasil nyata. “Saya bukan bagian dari kepentingan politik mana pun. Saya di sini hanya menjalankan tugas yang diberikan oleh pimpinan,” tegasnya.

Hadapi Temuan BPK dan Isu Kepegawaian

Selain tantangan politik dan birokrasi, Kusmana juga menghadapi sejumlah persoalan administratif, salah satunya adalah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dengan pengelolaan keuangan daerah. Salah satu kasus yang cukup mencuat adalah temuan BPK di RSUD R Syamsudin SH pada tahun 2023.

“Ini yang berat, sebenarnya, terkait dengan temuan BPK. Tidak peduli itu terjadi di zaman siapa, yang penting adalah bagaimana kita bisa memperbaikinya. Termasuk juga dalam hal kepegawaian, saya ingin sistem merit bisa berjalan lebih baik dan fungsi Baperjakat bisa kembali digulirkan,” tutupnya. (Ardan/Wan/Mbi)

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Sukabumi Masih Berstatus Darurat Kekeringan

    Kota Sukabumi Masih Berstatus Darurat Kekeringan

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Meskipun beberapa hari sudah dirasakan turunya hujan dengan intesitas sedang, namun Kota Sukabumi masih ditetapkan berstatus kedalam darurat kekeringan dan kebakaran hutan sampai dengan bulan Oktober mendatang.”Sesuai dengan SK Gubenur Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi masih memasuki kedalam darurat kekeringan dan kebakaran,”ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani. Senin, […]

  • Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak dua pertiga kekuatan personil Polsek Cikole, diturunkan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (07/08) dini hari. Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, memimpin langsung kegiatan yang dimulai sejak Sabtu malam tersebut. Tiap sudut lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat terjadinya tindak kejahatan, tak luput dari jangkauan petugas. “Tadi sekitar pukul 22.00 […]

  • Disdik KBB Sebut Penyaluran Dana BOS Tingkat SMP Capai 80 %

    Disdik KBB Sebut Penyaluran Dana BOS Tingkat SMP Capai 80 %

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Guna membantu dalam operasional kegiatan belajar mengajar guru dan siswa di sekolah. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebutkan penyaluran dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) untuk tingkat SMP sudah mencapai angka 80 persen hingga bulan September lalu. Kepala Bidang (Kabid) SMP pada Disdik KBB, Dadang Sapardan mengatakan bantuan dana BOS dari pemerintah pusat […]

  • Hingga November 2022, Dishub Kota Sukabumi Tangani Ratusan PJU Yang Rusak

    Hingga November 2022, Dishub Kota Sukabumi Tangani Ratusan PJU Yang Rusak

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, menerima pengaduan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 336. Jumlah tersebut, terhitung periode Januari hingga Nopember 2022. “Berdasarkan data aduan yang masuk ke kami, terhitung Januari sampai Akhir November 2022, baik itu lewat aplikasi, media, ataupun datang langsung totalnya berjumlah 336 PJU yang rusak,”kata Kepala Seksi PJU pada Dishub […]

  • Pastikan Harga dan Stok Bapokting Stabil, Pj Walikota Sukabumi Sidak Pasar

    Pastikan Harga dan Stok Bapokting Stabil, Pj Walikota Sukabumi Sidak Pasar

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Antisipasi kenaikan harga beras yang terjadi di pasaran, Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke Pasar Pelita Sukabumi. Dalam pantauannya tersebut, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi, meninjau langsung satu persatu harga-harga dari bahan pokok penting (bapokting) di pasaran. Didampingi Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, kang Tutus […]

  • Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023

    Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi Raih Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI,binews.id– Pemerintah Kota Sukabumi bersama DPRD setempat, menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, kepada Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, di Auditorium Dr Ir Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Jakarta. Rabu, […]

expand_less