Breaking News
Trending Tags

Karya yang Lahir dari Penyesalan dan Harapan, Lagu Warga Binaan Ciamis Raih Rekor Indonesia

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 405
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIAMIS,Mbinews –  Di balik tembok tinggi dan jeruji besi Lapas Kelas IIB Ciamis, lahir sebuah karya yang kini menggema hingga tingkat nasional. Lagu ciptaan warga binaan bernama Kang Udin atau Judin berhasil mengantarkan Lapas Ciamis meraih penghargaan Rekor Indonesia dalam kategori lagu karya warga binaan yang dibawakan oleh banyak artis nasional.

Pencapaian tersebut menjadi momentum bersejarah, tidak hanya bagi Lapas Ciamis, tetapi juga bagi dunia pemasyarakatan di Indonesia.

Sebab, karya yang lahir dari ruang pembinaan itu mampu menembus industri musik nasional sekaligus membuka pandangan baru masyarakat tentang makna pembinaan dan kesempatan kedua bagi warga binaan.

Penghargaan itu diumumkan dalam agenda pra-launching yang akan di laksanakan  (18/05/2026), album karya Lapas Ciamis yang menghadirkan sejumlah musisi dan penyanyi nasional. Acara tersebut berlangsung penuh haru dan menjadi simbol bahwa kreativitas tidak pernah mati, bahkan dalam keterbatasan sekalipun.

Rencananya, acara puncak akan dihadiri Staf Ahli Presiden Republik Indonesia Bidang Politik dan Keamanan, Saurip Kadi. Sementara piagam penghargaan Rekor Indonesia dijadwalkan diserahkan langsung oleh Vice President Rekor Indonesia, Viktor Pudjiadi.

Turut hadir pula Kepala BNNP Jawa Barat Sulistiyo Pudjo beserta sejumlah pejabat dari Polda Jawa Barat sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kreatif di lingkungan pemasyarakatan.

Suasana semakin emosional ketika penyanyi Sunda ternama Ade Astrid bersama Abiel Jatnika hadir dan menyapa langsung warga binaan.

Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi panggung hiburan, melainkan membawa pesan moral bahwa setiap manusia tetap memiliki kesempatan untuk bangkit dan berkarya.

“Saya sangat senang bisa tampil di sini. Selain launching album, ini juga menjadi momen untuk bertemu langsung dengan Kang Udin sebagai pencipta lagu,” ujar Ade Astrid melalui pesan WhatsApp, Minggu (10/5/2026).

Ade Astrid menegaskan dirinya bersama tim hadir secara sukarela tanpa menerima bayaran. Baginya, dukungan terhadap kreativitas warga binaan merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan mereka untuk berubah menjadi lebih baik.

“Kami hadir tanpa dibayar. Ini murni sebagai dukungan agar mereka terus semangat berkarya,” ungkapnya.

Selain Ade Astrid dan Abiel Jatnika, sejumlah artis nasional lainnya turut membawakan lagu karya warga binaan. Di antaranya Charly Van Houten, Andika Kangen Band, Yayan Jatnika, Ujang Darso, Jefri Jatnika, Nazmi Nadia, hingga Amora Band.

Banyaknya musisi nasional yang membawakan lagu ciptaan warga binaan menjadi alasan utama Lapas Ciamis dianugerahi penghargaan Original Rekor Indonesia. Pengakuan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa karya seni mampu melampaui stigma dan batas-batas kehidupan.

Melalui program pembinaan musik ini, Lapas Ciamis ingin menegaskan bahwa pemasyarakatan bukan semata tempat menjalani hukuman, melainkan ruang untuk memperbaiki diri, membangun harapan, serta mengembangkan potensi yang masih dimiliki warga binaan.

Di balik setiap lirik dan nada yang tercipta, tersimpan pesan tentang penyesalan, harapan, perjuangan, dan keinginan untuk kembali diterima di tengah masyarakat.

Momentum ini diharapkan mampu mengubah cara pandang publik terhadap warga binaan. Bahwa di balik keterbatasan dan masa lalu yang pernah kelam, mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkarya, memberi inspirasi, dan menghadirkan kontribusi positif bagi bangsa melalui seni dan musik.

Dalam kesempatan tersebut, Ade Astrid juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-51 kepada Kepala Lapas Ciamis, Supriyanto.

“Semoga panjang umur, sehat, dan sukses,” ucapnya.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adanya Aturan Baru, Penerima Manfaat Dana Hibah Bansos Harus Miliki Akun

    Adanya Aturan Baru, Penerima Manfaat Dana Hibah Bansos Harus Miliki Akun

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Seiring dengan adanya regulasi ragulasi baru Permendagri nomor 77 tahun 2022 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah, serta mengacu Permendagri nomor 70 tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Mekanisme pengusulan dana hibah bansos saat ini harus masuk kedalam aplikasi SIPD. “Jadi saat ini pengusulan dana bansos ataupun hibah itu harus merajuk ke […]

  • Hasil Keputusan Gubernur Turun, DPRD dan Pemkot Sukabumi Langsung Lakuan Penyesuain Raperda RTRW

    Hasil Keputusan Gubernur Turun, DPRD dan Pemkot Sukabumi Langsung Lakuan Penyesuain Raperda RTRW

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah turunya keputusan Gubernur Jawa Barat terakit penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sukabumi tahun 2021-2041, DPRD dan Pemkot Sukabumi langsung melakukan pembahasan dokumen RTRW tersebut. “iya, hari ini Dewan dan Pemkot Sukabumi melakukan pembahasan terkait hasil rekomendasi keputusan Gubernur tentang Raperda RTRW,”ujar Ketua Pansus Raperda RTRW Kota […]

  • Arahan Presiden Terkait Penanganan Covid-19 Dan PPKM Mikro, Oded  Menilai Kota Bandung Sudah ‘On The Track’

    Arahan Presiden Terkait Penanganan Covid-19 Dan PPKM Mikro, Oded Menilai Kota Bandung Sudah ‘On The Track’

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BANDUNG, Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) melalui Video Confrence dengan Presiden RI, Joko Widodo terkait Penanganan Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM Mikro). Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang juga menjabat Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung mengingatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) […]

  • Panwascam Katapang Kawal Distribusi Logistik Tahap Pertama

    Panwascam Katapang Kawal Distribusi Logistik Tahap Pertama

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kab Bandung,Mbinews.id–Penitia Pengawas Kecamatan ( Panwascam ) Katapang berkomitmen untuk mengawasi tahap pendistribusian logistik pemilu 2024 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Bandung secara ketat. Hal itu diakui Ketua Panwascam Katapang, Ferry Vebrian Hamdani , bahwa Panwascam Katapang akan terus memantau pendistribusian logistik tahap pertama yang akan dilakukan KPU Kabupaten Bandung. […]

  • Sidang Ke-5,   LBH SAFA selaku Kuasa Hukum : Minta Cliennya Diberikan Keringanan Hukuman

    Sidang Ke-5, LBH SAFA selaku Kuasa Hukum : Minta Cliennya Diberikan Keringanan Hukuman

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam sidang Tindak Pidana Pengelapan Dana Proyek yang yang disangkakan kepada terdakwa Yoppy Sutisna memasuki sidang ke-5, tanggal 28 April 2020 di Pengadilan Negeri Bandung. Pada sidang ke-5 dengan agenda Pembacaan Tuntutan dan Pembacaan Nota Pembelaan (Pledoi) yang dilaksanakan secara online dipimpin Hakim Ketua Ambo M., Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota […]

  • Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

    Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MBInews.id, Majalengka  – Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Barat, Alan Barok Ulumudin, menegaskan bahwa munculnya tindakan radikalisme adalah berawal dari persoalan ekonomi sosial dan ketidakadilan. Menurutnya, puncaknya sejak reformasi bergulir dengan bermunculan kelompok atau gerakan bebas baik semisal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan lain sebagainya. Dengan muculnya gerakan itu membuka ruang organisasi ekonomi sosial agama maupun […]

expand_less