Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Sukabumi Gelar Pangan Murah, Wakil Wali Kota: Inflasi Terkendali dan Ketahanan Pangan Aman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 397
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Cibeureum, Rabu (24/6/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, dan memperkuat daya beli masyarakat.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam kunjungannya, Bobby memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar, sekaligus menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi masyarakat.

Menurut Bobby, GPM merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga di tengah dinamika ekonomi yang berpotensi memengaruhi harga sejumlah komoditas.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Bobby kepada wartawan di lokasi kegiatan, Rabu (24/6/2026).

Bobby mengungkapkan, upaya pengendalian inflasi yang dilakukan Pemkot Sukabumi mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Atas capaian tersebut, Kota Sukabumi memperoleh insentif fiskal sekitar Rp2 miliar.

“Alhamdulillah, Kota Sukabumi mendapatkan insentif fiskal kurang lebih Rp2 miliar sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengendalian inflasi daerah. Sebagian anggaran akan digunakan untuk pengelolaan sampah, sementara sisanya dialokasikan untuk memperkuat program pengendalian inflasi,”katanya.

Lebih lanjut, Bobby menilai, kondisi ketahanan pangan di Kota Sukabumi hingga pertengahan 2026 masih berada dalam kondisi aman. Meskipun tidak memiliki basis produksi pangan yang besar seperti daerah agraris, kebutuhan masyarakat dinilai tetap dapat terpenuhi melalui pasokan dari sejumlah daerah penyangga.

“Ketersediaan bahan pangan pokok selama 2025 hingga memasuki 2026 relatif terjaga. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar rantai distribusi tetap lancar dan tidak memicu gejolak harga di tingkat konsumen,”ujarnya.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan harga bahan pangan. Sejumlah komoditas lain, termasuk produk konsumsi seperti rokok dan kebutuhan nonpangan tertentu, juga turut memengaruhi tingkat inflasi daerah.

“Makanya, pengendalian inflasi harus dilakukan secara komprehensif. Tidak cukup hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memantau berbagai komoditas yang berkontribusi terhadap indeks harga konsumen,”jelas Bobby.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Pemkot Sukabumi menilai, GPM tidak hanya menjadi instrumen pengendalian inflasi, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau.

“Dengan kondisi ketahanan pangan yang dinilai aman dan dukungan berbagai program pengendalian inflasi, Pemkot Sukabumi optimistis stabilitas harga kebutuhan masyarakat dapat terjaga hingga akhir tahun 2026,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayep Zaki Tegaskan Tak Ada Pungli, Pajak Pengusaha Dikembalikan untuk Pembangunan Kota Sukabumi

    Ayep Zaki Tegaskan Tak Ada Pungli, Pajak Pengusaha Dikembalikan untuk Pembangunan Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kota Sukabumi mengumpulkan para pengusaha sektor perhotelan, restoran, dan kafe dalam sebuah pertemuan yang digelar di Balai Kota Sukabumi. Pertemuan ini menjadi ajang sosialisasi langsung terkait pentingnya pajak daerah dan retribusi sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Wakil Wali […]

  • Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus Bagi Korban Bencana Tanah Longsor, Bio Farma Berkomitmen untuk Terus Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

    Salurkan Bantuan Logistik dan Vaksinasi Tetanus Bagi Korban Bencana Tanah Longsor, Bio Farma Berkomitmen untuk Terus Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bandung Barat || MBInews.id — PT Bio Farma (Persero), Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang farmasi (BUMN Farmasi) yang berkedudukan di Jawa Barat, menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa vaksinasi tetanus dan bantuan logistik darurat bagi korban serta relawan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terjadi pada Sabtu, […]

  • Walikota Sukabumi Umumkan Perpanjangan PPKM Darurat

    Walikota Sukabumi Umumkan Perpanjangan PPKM Darurat

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi secara resmi mengumumkan perpanjangan PPKM Darurat, sesuai dengan intruksi dari pemerintah pusat. Informasi perpajnagn tersebut, di umukan langsung oleh Fahmi, dalam unggahan videonya melalui IG dokpimkotasukabumi. Senin, (21/7/2021). Fahmi mengungkpkan, PPKM Darurat diperpanjang selama 4 hari hingga tanggal 25 Juli 2021. Untuk itu, pihaknya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah […]

  • Usulan Kenaikan Insentif RT dan RW, di bahas Komisi A DPRD Kota Bandung

    Usulan Kenaikan Insentif RT dan RW, di bahas Komisi A DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Usulan Kenaikan Insentif RT dan RW, di bahas Komisi A DPRD Kota Bandung BANDUNG, Mbinews — Komisi A DPRD Kota Bandung menerima audiensi Forum RT RW Kota Bandung, bersama Bappelitbang dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Bandung, terkait usulan kenaikan insentif RT RW, di Ruang Rapat Komisi A Gedung DPRD Kota Bandung, Senin, (8/1/2024). Rapat […]

  • Iwan Hermawan: Peningkatan Pemberdayaan Pemuda di Bandung Masih Belum Tercapai

    Iwan Hermawan: Peningkatan Pemberdayaan Pemuda di Bandung Masih Belum Tercapai

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan, SE., Ak, mengatakan program pemberdayaan dan pengembangan pemuda di Kota Bandung belum prioritas. Hal tersebut dikatakannya pada acara diskusi bersama Jong Bandung yang bertema “Masa Depan Kota Bandung: Berdayakan Pemuda,” di Pasar Sae Sarijadi, Bandung, Senin, (30/1/2023). Iwan mengatakan prioritas untuk program kepemudaan di […]

  • Wali Kota Sukabumi Tekankan Normalisasi Pajak, Bukan Kenaikan Tarif

    Wali Kota Sukabumi Tekankan Normalisasi Pajak, Bukan Kenaikan Tarif

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan, Pemkot akan menormalkan pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tanpa menaikkan tarif, sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Ini bukan soal menaikkan pajak, tapi menormalkan kewajaran. Wajib pajak harus jujur, dan pajak yang dibayarkan masyarakat harus 100 persen masuk ke kas daerah,” tegas Ayep usai bertemu […]

expand_less