Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Sukabumi Gelar Pangan Murah, Wakil Wali Kota: Inflasi Terkendali dan Ketahanan Pangan Aman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 391
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Cibeureum, Rabu (24/6/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, dan memperkuat daya beli masyarakat.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam kunjungannya, Bobby memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar, sekaligus menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi masyarakat.

Menurut Bobby, GPM merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga di tengah dinamika ekonomi yang berpotensi memengaruhi harga sejumlah komoditas.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Bobby kepada wartawan di lokasi kegiatan, Rabu (24/6/2026).

Bobby mengungkapkan, upaya pengendalian inflasi yang dilakukan Pemkot Sukabumi mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Atas capaian tersebut, Kota Sukabumi memperoleh insentif fiskal sekitar Rp2 miliar.

“Alhamdulillah, Kota Sukabumi mendapatkan insentif fiskal kurang lebih Rp2 miliar sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengendalian inflasi daerah. Sebagian anggaran akan digunakan untuk pengelolaan sampah, sementara sisanya dialokasikan untuk memperkuat program pengendalian inflasi,”katanya.

Lebih lanjut, Bobby menilai, kondisi ketahanan pangan di Kota Sukabumi hingga pertengahan 2026 masih berada dalam kondisi aman. Meskipun tidak memiliki basis produksi pangan yang besar seperti daerah agraris, kebutuhan masyarakat dinilai tetap dapat terpenuhi melalui pasokan dari sejumlah daerah penyangga.

“Ketersediaan bahan pangan pokok selama 2025 hingga memasuki 2026 relatif terjaga. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar rantai distribusi tetap lancar dan tidak memicu gejolak harga di tingkat konsumen,”ujarnya.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan harga bahan pangan. Sejumlah komoditas lain, termasuk produk konsumsi seperti rokok dan kebutuhan nonpangan tertentu, juga turut memengaruhi tingkat inflasi daerah.

“Makanya, pengendalian inflasi harus dilakukan secara komprehensif. Tidak cukup hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memantau berbagai komoditas yang berkontribusi terhadap indeks harga konsumen,”jelas Bobby.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Pemkot Sukabumi menilai, GPM tidak hanya menjadi instrumen pengendalian inflasi, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau.

“Dengan kondisi ketahanan pangan yang dinilai aman dan dukungan berbagai program pengendalian inflasi, Pemkot Sukabumi optimistis stabilitas harga kebutuhan masyarakat dapat terjaga hingga akhir tahun 2026,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pointer Press Conference Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung

    Pointer Press Conference Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hasil penilaian pusat kemudian kita melakukan self assesment, Kota Bandung saat ini berada pada zona resiko tinggi (merah) dengan indikator skor sebesar 1.7. Tentunya kita harus terus ingatkan kepada masyarakat bahwa menjaga protokol kesehatan adalah sebuah keniscayaan yang harus terus dilakukan dengan disiplin yang tinggi. Menurut data yang dimiliki Gugus Tugas Covid […]

  • Berdasarkan data di Triwulan Pertama, Laju Investasi dan PMDN Kota Sukabumi Menunjukan Tren Yang Positif

    Berdasarkan data di Triwulan Pertama, Laju Investasi dan PMDN Kota Sukabumi Menunjukan Tren Yang Positif

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Perolehan investasi dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Sukabumi pada triwulan pertama 2023, mencapai Rp453.477.358.930. Dengan rincian, Januari sebesar Rp 255.784.469.450, Pebruari Rp131.803.233.220, dan Maret sebesar Rp 65.889.656.260. “Alhamdulillah, di triwulan pertama laju investasi dan PMDN tergolong menunjukan tren yang psositif,”ujar Kabid Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu […]

  • DPRD Berkomitmen Sejahterakan Petani

    DPRD Berkomitmen Sejahterakan Petani

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BANDUNG – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., berharap Pemkot Bandung, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), untuk terus memberikan pendampingan kepada para petani. Hal tersebut ia sampaikan pada Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektar dan Launching Kartu BBM bersubsidi untuk petani di Kawasan Rancasari, Bandung, Kamis (09/03/2023). “Upayakan petani untuk […]

  • Raperda RTRW 2021-2041 Disahkan DPRD Kota Sukabumi

    Raperda RTRW 2021-2041 Disahkan DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – DPRD Kota Sukabumi mengesahkan Rancangan pertauran daerah RTRW 2021-2041 Kota Sukabumi menjadi Peraturan daerah yang definiitif. Penegsahan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna, di Gdeung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (19/11/2021) “Alhamdulilah, sudah selesai prosesnya. Memang perubahan tata ruang ini sangat diharapkan sekali,”ucap Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan hamami Lanjutnya, menurutnya perubahan Perda RTRW […]

  • Perkuat Kapasitas BUMDes, Bank BRI Dorong Transformasi Digital dalam Pengelolaan Ekonomi Desa

    Perkuat Kapasitas BUMDes, Bank BRI Dorong Transformasi Digital dalam Pengelolaan Ekonomi Desa

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kuningan || MBInews.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan masyarakat desa. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah melalui Program Desa BRILiaN, sebuah inisiatif yang bertujuan menciptakan desa yang tangguh, inovatif, dan mandiri secara ekonomi. Program Desa BRILiaN merupakan bagian […]

  • Walikota  Lantik  96 Pejabat Pemkot

    Walikota Lantik 96 Pejabat Pemkot

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Wali Kota Bandung Yana Mulyana melantik 96 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, di Plaza Balai Kota Bandung, Rabu 1 Maret 2023. Sebanyak 96 pejabat ASN dilantik untuk mengisi posisi jabatan pimpinan tinggi, jabatan administrasi, jabatan fungsional, dan kepala sekolah. Dalam sambutannya, Yana berharap para pejabat yang dilantik dapat membantu kinerja pemimpin […]

expand_less