Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Sukabumi Gelar Pangan Murah, Wakil Wali Kota: Inflasi Terkendali dan Ketahanan Pangan Aman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 396
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Cibeureum, Rabu (24/6/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, dan memperkuat daya beli masyarakat.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam kunjungannya, Bobby memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar, sekaligus menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi masyarakat.

Menurut Bobby, GPM merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga di tengah dinamika ekonomi yang berpotensi memengaruhi harga sejumlah komoditas.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Bobby kepada wartawan di lokasi kegiatan, Rabu (24/6/2026).

Bobby mengungkapkan, upaya pengendalian inflasi yang dilakukan Pemkot Sukabumi mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Atas capaian tersebut, Kota Sukabumi memperoleh insentif fiskal sekitar Rp2 miliar.

“Alhamdulillah, Kota Sukabumi mendapatkan insentif fiskal kurang lebih Rp2 miliar sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengendalian inflasi daerah. Sebagian anggaran akan digunakan untuk pengelolaan sampah, sementara sisanya dialokasikan untuk memperkuat program pengendalian inflasi,”katanya.

Lebih lanjut, Bobby menilai, kondisi ketahanan pangan di Kota Sukabumi hingga pertengahan 2026 masih berada dalam kondisi aman. Meskipun tidak memiliki basis produksi pangan yang besar seperti daerah agraris, kebutuhan masyarakat dinilai tetap dapat terpenuhi melalui pasokan dari sejumlah daerah penyangga.

“Ketersediaan bahan pangan pokok selama 2025 hingga memasuki 2026 relatif terjaga. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar rantai distribusi tetap lancar dan tidak memicu gejolak harga di tingkat konsumen,”ujarnya.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan harga bahan pangan. Sejumlah komoditas lain, termasuk produk konsumsi seperti rokok dan kebutuhan nonpangan tertentu, juga turut memengaruhi tingkat inflasi daerah.

“Makanya, pengendalian inflasi harus dilakukan secara komprehensif. Tidak cukup hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memantau berbagai komoditas yang berkontribusi terhadap indeks harga konsumen,”jelas Bobby.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Pemkot Sukabumi menilai, GPM tidak hanya menjadi instrumen pengendalian inflasi, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau.

“Dengan kondisi ketahanan pangan yang dinilai aman dan dukungan berbagai program pengendalian inflasi, Pemkot Sukabumi optimistis stabilitas harga kebutuhan masyarakat dapat terjaga hingga akhir tahun 2026,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Yang Terjangkit, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Tekan Angka Kasus DBD

    Banyak Yang Terjangkit, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Tekan Angka Kasus DBD

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, terus berupaya menurunkan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Apalagi, berdasarkan data yang ada, warga yang terjangkin kasus tersebut mencapai 639. “Kasus DBD di Kota Sukabumi tergolong masih tinggi. Hingga April 2024, tercatat ada 369 warga yang terjangkit,”kata, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, […]

  • Siswa dan Guru Terpapar Covid-19, Sejumlah Sekolah di Kota Cimahi Ditutup Sementara

    Siswa dan Guru Terpapar Covid-19, Sejumlah Sekolah di Kota Cimahi Ditutup Sementara

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BANDUNG, Dari hasil swab PCR acak, Siswa dan guru di Kota Cimahi terkonfirmasi positif Covid19. Sehingga beberapa sekolah dasar (SD) dan SMP di Kota Cimahi ditutup sementara. Dari hasil swab test PCR terhadap 717 siswa di wilayah utara, ditemukan 8 siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid 19. Rinciannya, 3 orang siswa dan 5 orang guru. […]

  • DPRD Kota Bandung: Teruskan Semangat Bela Negara dengan Penuh Tanggung Jawab

    DPRD Kota Bandung: Teruskan Semangat Bela Negara dengan Penuh Tanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya S.E., S.H., dan Anggota DPRD Kota Bandung, Asep Robin S.H., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tingkat Kota Bandung, di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis (19/12/2024). Pada tahun 2024, momentum Peringatan Ke-76 Hari Bela Negara memiliki tema “Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”. Tema […]

  • Serius Tingkatkan Kesejahteraan Guru Non PNS, Oded Serahkan Honor PTK Non PNS Senilai Rp153 Miliar

    Serius Tingkatkan Kesejahteraan Guru Non PNS, Oded Serahkan Honor PTK Non PNS Senilai Rp153 Miliar

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyerahkan honorarium peningkatan mutu kepada para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non-PNS senilai Rp153 miliar.  Dana tersebut telah dicairkan pada tahap pertama sebesar Rp25,4 miliar untuk 5.810 PTK yang telah divalidasi. Penyerahan dilakukan serangkaian dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara dalam jaringan.  Oded mengungkapkan, […]

  • Tingkatkan Tata Ruang Kota Sukabumi, Fahmi : Peran Aktif Masyarakat Dan Kerjasama Segala Sektor

    Tingkatkan Tata Ruang Kota Sukabumi, Fahmi : Peran Aktif Masyarakat Dan Kerjasama Segala Sektor

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    SUKABUMI MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus melakukan langkah-langkah penataan ruang wilayahnya ke arah lebih baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu perlu adanya kerjasama yang baik dengan segala sektor, termasuk dengan masyarakat. Seperti dikatakan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, dalam meningkatkan tata ruang di kota Sukabumi diperlukan peran aktif masyarakat. Apalagi, kata Fahmi undang-undang […]

  • Bupati Bandung Berharap Pasar Murah Dapat Membantu Masyarakat Jelang Ramadan

    Bupati Bandung Berharap Pasar Murah Dapat Membantu Masyarakat Jelang Ramadan

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung tumpah ruah “menyerbu” kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakkan) Kabupaten Bandung di Kompleks Pemkab Bandung, Jum’at (1/3/2024). Berdasarkan pantauan di lapangan, saking antusiasnya, warga terlihat sudah ‘menyemut’ di halaman Kantor Dispakkan sejak pukul 06.00 pagi. Padahal […]

expand_less