Kolaborasi Pemkot Sukabumi dan Mitra Salurkan Bantuan Sosial Lewat Program 12 PAS
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Sosial (Dinsos), kembali menyalurkan bantuan sosial dan modal usaha melalui Program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) Episode 12 yang digelar di Kelurahan Cibeureumhilir dan Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana. Program ini turut didukung sejumlah mitra, di antaranya Bank BJB, Telkom Indonesia, BAZNAS, PNM, Filantra, serta berbagai lembaga kolaborasi lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan berupa uang tunai, paket sembako, dan bantuan modal usaha kepada sejumlah warga yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat berdasarkan hasil pendataan dan pendampingan pekerja sosial Dinsos Kota Sukabumi.
Penerima manfaat di Kelurahan Limusnunggal antara lain Karja, Ani Suryanie yang menerima bantuan modal usaha UMKM Rumah Muhammad Al Fatih, Asep Kosasih, Siti Sobariah, dan Aisah. Sementara di Kelurahan Cibeureum, bantuan diberikan kepada Maesaroh, Entin, Ojan, Ejen, serta Hari yang juga memperoleh bantuan modal usaha untuk pengembangan UMKM.
Selain menyerahkan bantuan, Wali Kota bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung perkembangan usaha warga yang sebelumnya telah menerima dukungan program pemberdayaan ekonomi.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan, Program 12 PAS merupakan salah satu instrumen pemerintah daerah dalam memastikan kehadiran negara bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Program 12 PAS tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi. Kami ingin memastikan warga yang masuk kategori rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, keluarga kurang mampu, dan masyarakat desil dua, mendapatkan perhatian dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Ayep Zaki.
Menurutnya, Pemkot Sukabumi juga terus memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi, termasuk skema Qordul Hasan dan dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagai bagian dari strategi jangka panjang menekan angka kemiskinan, stunting, serta pengangguran.
“Bantuan modal usaha yang diberikan diharapkan mampu mendorong produktivitas masyarakat. Dengan demikian, penerima manfaat tidak hanya terbantu dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan,”katanya.
Ayep turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam pelaksanaan Program 12 PAS, mulai dari lembaga filantropi, perbankan, badan amil zakat, hingga para donatur.
“Keberhasilan program sosial tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Kolaborasi dengan dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas manfaat program dan mempercepat peningkatan kesejahteraan warga Kota Sukabumi,”pungkasnya.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar