Breaking News
Trending Tags

Jelang Wajib Halal 2026, Pemkot Sukabumi Siapkan Stimulus Sertifikasi untuk UMKM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 323
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, mempercepat pembangunan ekosistem halal menjelang pemberlakuan program Wajib Halal Oktober 2026. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam Rapat Koordinasi (rakor) Pembangunan Ekosistem Halal di salah satu Hotel di Kota Sukabumi. Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Mohamad Jamaluddin, Kepala Balai Jaminan Produk Halal Jawa Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Baznas, perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep menyatakan, Pemkot Sukabumi siap mendukung penuh program nasional Wajib Halal Oktober 2026, yang mewajibkan seluruh pelaku usaha makanan dan minuman memiliki sertifikat halal.

“Kehadiran pemerintah pusat dan provinsi menjadi dorongan besar bagi kami untuk membangun ekosistem halal yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kota Sukabumi akan merespons positif program Wajib Halal Oktober dan berupaya menjadi salah satu daerah yang terdepan dalam implementasinya,”ujar Ayep dikutip dari situs pemkotsukabumi.

Untuk mempercepat capaian tersebut, Pemkot Sukabumi tengah menyiapkan stimulus anggaran yang akan difokuskan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro dalam proses pengurusan sertifikasi halal.

“Pemkot Sukabumi akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas dan lembaga terkait, guna memperluas akses pembiayaan sertifikasi bagi pelaku usaha,”terang Ayep.

Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya merupakan kewajiban regulasi, tetapi juga bagian dari perlindungan konsumen. Makanya, pemerintah akan melakukan pendataan terhadap Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), yang beroperasi di Kota Sukabumi sebagai langkah persiapan implementasi program secara menyeluruh.

“Kami ingin seluruh rumah makan, kafe, dan pelaku usaha pangan memiliki identitas yang jelas terkait status kehalalannya. Ini penting untuk memberikan kepastian dan rasa aman kepada masyarakat sebagai konsumen,”katanya.

Melalui rapat koordinasi ini, pihaknya menargetkan terbentuknya ekosistem halal yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan perlindungan konsumen, tetapi juga memperkuat daya saing produk UMKM lokal di pasar regional maupun nasional.

Sementara itu, Pimpinan BPJPH Mohamad Jamaluddin mengingatkan, kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan dan minuman akan mulai berlaku pada Oktober 2026, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Ia menjelaskan, ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, maupun besar. Karena itu, diperlukan percepatan sertifikasi agar pelaku usaha dapat memenuhi ketentuan sebelum batas waktu yang ditetapkan.

“Sejak 2022 hingga 2026, BPJPH telah mengalokasikan anggaran untuk membantu pelaku UMKM memperoleh sertifikat halal. Namun dukungan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan tetap sangat dibutuhkan agar semakin banyak pelaku usaha yang dapat tersertifikasi sebelum masa wajib halal diberlakukan,”jelasnya.

BPJPH juga mendorong terbangunnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, Baznas, dunia usaha, dan lembaga terkait lainnya untuk mendukung pembiayaan sertifikasi halal bagi UMKM.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Reses, Kasan Basari Meminta Agar Prioritaskan Program Rutilahu

    Gelar Reses, Kasan Basari Meminta Agar Prioritaskan Program Rutilahu

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KAB. INDRAMAYU, MBInews.id – Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih menjadi aspirasi prioritas khususnya di Desa Anjatan Baru, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Sebab, rutilahu menjadi salah satu program yang langsung dapat dirasakan masyarakat. Demikian anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dapil XII (Kota/Kabupaten Cirebon Dan Kab. Indramayu) dalam Kegiatan Reses I Tahun Sidang 2021-2022, Kasan […]

  • DPRD Kota Bandung Siap Kawal Upaya Penciptaan Solusi Bersama di Pasar Baru Trade Center

    DPRD Kota Bandung Siap Kawal Upaya Penciptaan Solusi Bersama di Pasar Baru Trade Center

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Folmer Siswanto M. Silalahi, S.T., menghadiri undangan Penyampaian Aspirasi dari Perkumpulan Pedagang Pasar Baru Trade Center (P3BTC), di Sekretariat P3BTC, Pasar Baru Lantai Dasar, Bandung, Jumat, 7 Juni 2024. Dalam pertemuan itu, hadir pula Perumda Pasar Juara dan pihak ketiga pengelola Pasar Baru Trade Center, PT […]

  • Tracing, Kunci Pengendalian Penularan Covid-19 “Target Kota Bandung Zona Hijau”

    Tracing, Kunci Pengendalian Penularan Covid-19 “Target Kota Bandung Zona Hijau”

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan kunci dalam pengendalian penularan Covid–19 yaitu tracing atau pelacakan. Oleh karenanya, orang-orang yang telah terbukti reaktif harus mau memberikan informasi tentang kehidupan sosialnya.  “Kuncinya pengendalian itu ‘tracing’. Begitu ada rapid test yang reaktif, lalu swab positif, maka kita lacak orang yang pernah berhubungan dengannya,” jelas […]

  • Bertepatan HUT RI Ke-75, Warga Kota Bandung Diimbau Serentak Bunyikan Sirine Pada Tanggal 17 Agustus

    Bertepatan HUT RI Ke-75, Warga Kota Bandung Diimbau Serentak Bunyikan Sirine Pada Tanggal 17 Agustus

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Warga Kota Bandung diimbau membunyikan sirine dan menghentikan aktivitasnya sejenak pada Senin 17 Agustus 2020 pukul pukul 10.17 sampai 10.20 WIB. Hal itu bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal itu sesuai dengan Sesuai Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor: B-492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020 tanggal 6 Juli 2020 pada upacara peringatan HUT […]

  • Kunjungan Kerja Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Apresiasi Konsep Padaringan

    Kunjungan Kerja Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Apresiasi Konsep Padaringan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung sedang mengembangkan konsep Padaringan, atau Pembelajaran dalam Jaringan. Padaringan berupa sistem dalam bentuk Metropolitan Area Network (MAN), yakni jejaring internet berkecepatan tinggi yang bisa menjangkau satu kota. Jaringan tersebut menghubungkan server Disdik Kota Bandung ke setiap sekolah sehingga memiliki akses internet dengan kualitas koneksi yang bagus. “Kota […]

  • Pahami Kebutuhan Baru Selama New Normal

    Pahami Kebutuhan Baru Selama New Normal

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KEBUTUHAN new normal adalah tambahan item yang menjadi hal wajib untuk dibeli karena situasi mengharuskannya. Kalau dahulu belanjaan kita berisi bahan makanan, pembersih dan lain sebagainya. Kini hand sanitizer dan masker menjadi bagian dari belanja bulanan. Selain itu, perlindungan untuk kesehatan menjadi suatu hal yang perlu dimiliki selama pandemi Covid – 19. Kebutuhan New Normal […]

expand_less