Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jelang Wajib Halal 2026, Pemkot Sukabumi Siapkan Stimulus Sertifikasi untuk UMKM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 379
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, mempercepat pembangunan ekosistem halal menjelang pemberlakuan program Wajib Halal Oktober 2026. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam Rapat Koordinasi (rakor) Pembangunan Ekosistem Halal di salah satu Hotel di Kota Sukabumi. Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Mohamad Jamaluddin, Kepala Balai Jaminan Produk Halal Jawa Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Baznas, perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep menyatakan, Pemkot Sukabumi siap mendukung penuh program nasional Wajib Halal Oktober 2026, yang mewajibkan seluruh pelaku usaha makanan dan minuman memiliki sertifikat halal.

“Kehadiran pemerintah pusat dan provinsi menjadi dorongan besar bagi kami untuk membangun ekosistem halal yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kota Sukabumi akan merespons positif program Wajib Halal Oktober dan berupaya menjadi salah satu daerah yang terdepan dalam implementasinya,”ujar Ayep dikutip dari situs pemkotsukabumi.

Untuk mempercepat capaian tersebut, Pemkot Sukabumi tengah menyiapkan stimulus anggaran yang akan difokuskan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro dalam proses pengurusan sertifikasi halal.

“Pemkot Sukabumi akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas dan lembaga terkait, guna memperluas akses pembiayaan sertifikasi bagi pelaku usaha,”terang Ayep.

Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya merupakan kewajiban regulasi, tetapi juga bagian dari perlindungan konsumen. Makanya, pemerintah akan melakukan pendataan terhadap Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), yang beroperasi di Kota Sukabumi sebagai langkah persiapan implementasi program secara menyeluruh.

“Kami ingin seluruh rumah makan, kafe, dan pelaku usaha pangan memiliki identitas yang jelas terkait status kehalalannya. Ini penting untuk memberikan kepastian dan rasa aman kepada masyarakat sebagai konsumen,”katanya.

Melalui rapat koordinasi ini, pihaknya menargetkan terbentuknya ekosistem halal yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan perlindungan konsumen, tetapi juga memperkuat daya saing produk UMKM lokal di pasar regional maupun nasional.

Sementara itu, Pimpinan BPJPH Mohamad Jamaluddin mengingatkan, kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan dan minuman akan mulai berlaku pada Oktober 2026, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Ia menjelaskan, ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, maupun besar. Karena itu, diperlukan percepatan sertifikasi agar pelaku usaha dapat memenuhi ketentuan sebelum batas waktu yang ditetapkan.

“Sejak 2022 hingga 2026, BPJPH telah mengalokasikan anggaran untuk membantu pelaku UMKM memperoleh sertifikat halal. Namun dukungan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan tetap sangat dibutuhkan agar semakin banyak pelaku usaha yang dapat tersertifikasi sebelum masa wajib halal diberlakukan,”jelasnya.

BPJPH juga mendorong terbangunnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, Baznas, dunia usaha, dan lembaga terkait lainnya untuk mendukung pembiayaan sertifikasi halal bagi UMKM.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Penyebaran Covid-19, Bank bjb Terapkan Sistem Gaji ASN & Pensiunan Via ATM

    Cegah Penyebaran Covid-19, Bank bjb Terapkan Sistem Gaji ASN & Pensiunan Via ATM

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Perkembangan penyebaran pandemi Coronavirus (COVID-19) terus terjadi dan masih menjadi perhatian utama publik. Berbagai upaya pencegahan terus digalakkan dan digaungkan. Salah satunya yaitu mengimbau seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali, diminta untuk senantiasa menjaga jarak fisik (physical distancing) guna meminimalisir kontak dengan orang lain yang dapat menjadi medium transmisi virus. bank bjb telah […]

  • FKPRA RPJMD Tentukan Arah Kebijakan Ciamis 2019-2024

    FKPRA RPJMD Tentukan Arah Kebijakan Ciamis 2019-2024

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    CIAMIS, BEDAnews – Forum Konsultasi Publik Rencana Awal (FKPRA) RPJMD mempunyai peran yang strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah selama 5 tahun ke depan. Termasuk didalamnya adalah kerangka pendanaan pembangunan dan program perangkat daerah. Hal itu disampaikan Bupati Ciamis, Herdiat saat pembukaan kegiatan FKRA RPJMD Ciamis 2019-2024, di aula Adipati Anggana Bappeda kabupaten Ciamis, […]

  • Belum Dibahas, Raperda Penyertaan Modal Bagi PDAM Sudah Mendapatkan Penolakan

    Belum Dibahas, Raperda Penyertaan Modal Bagi PDAM Sudah Mendapatkan Penolakan

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Meskipun belum dilakukan pembahasan, Namun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal bagi PDAM Kota Sukabumi, sudah mendapatkan penolakan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Menurut Ketua Fraksi PAN Faisal Anwar Bagindo, lebih baik di kaji dulu raperda itu sebelum keranah pembahasan. Sebab, kata Faisal, mengaca dari tahun-tahun sebelumnya, setelah mendapatkan penyertaan modal atau […]

  • Belajar Soal Pelayanan Publik, Wali Kota Padang Temui Yana

    Belajar Soal Pelayanan Publik, Wali Kota Padang Temui Yana

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah banyak menerima penghargaan terkait pelayanan publik. Bahkan untuk smart city, Kota Bandung telah diakui masuk dalam 50 besar pemerintahan kota pintar atau smart city di dunia. Hal inilah yang membuat Pemkot Padang Sumatera Barat ingin belajar ke Kota Bandung terkait pelayanan publik. Tak hanya itu, dipimpin langsung […]

  • Pemkot Bandung Prioritaskan Honorer Kategori II Jadi P3K

    Pemkot Bandung Prioritaskan Honorer Kategori II Jadi P3K

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mempersiapkan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) dari tenaga honorer kategori II (K2). Tenaga honorer K2 adalah tenaga honorer yang sudah melewati pendataan pemerintah pada tahun 2010 dan seharusnya diangkat melalui seleksi PPPK pada 2018-2019. Namun, sampai saat ini masih ada sejumlah tenaga honorer […]

  • Dalami Subtansi Raperda Penyelenggaraan Perempuan Pansus V Kunjungi DP3AKB Jateng

    Dalami Subtansi Raperda Penyelenggaraan Perempuan Pansus V Kunjungi DP3AKB Jateng

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KOTA SEMARANG, Mbinews.id – Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan studi komparasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pemberdayaan dan perlindungan perempuan di Jawa Barat ke Provinsi Jawa Tengah. Terdapat perbedaan dalam penjudulan Raperda yakni Perda No. 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan. Wakil Ketua Pansus V DPRD Provinsi Jawa Barat, […]

expand_less