Breaking News
Trending Tags

Jelang Wajib Halal 2026, Pemkot Sukabumi Siapkan Stimulus Sertifikasi untuk UMKM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, mempercepat pembangunan ekosistem halal menjelang pemberlakuan program Wajib Halal Oktober 2026. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam Rapat Koordinasi (rakor) Pembangunan Ekosistem Halal di salah satu Hotel di Kota Sukabumi. Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Mohamad Jamaluddin, Kepala Balai Jaminan Produk Halal Jawa Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Baznas, perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep menyatakan, Pemkot Sukabumi siap mendukung penuh program nasional Wajib Halal Oktober 2026, yang mewajibkan seluruh pelaku usaha makanan dan minuman memiliki sertifikat halal.

“Kehadiran pemerintah pusat dan provinsi menjadi dorongan besar bagi kami untuk membangun ekosistem halal yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kota Sukabumi akan merespons positif program Wajib Halal Oktober dan berupaya menjadi salah satu daerah yang terdepan dalam implementasinya,”ujar Ayep dikutip dari situs pemkotsukabumi.

Untuk mempercepat capaian tersebut, Pemkot Sukabumi tengah menyiapkan stimulus anggaran yang akan difokuskan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro dalam proses pengurusan sertifikasi halal.

“Pemkot Sukabumi akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas dan lembaga terkait, guna memperluas akses pembiayaan sertifikasi bagi pelaku usaha,”terang Ayep.

Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya merupakan kewajiban regulasi, tetapi juga bagian dari perlindungan konsumen. Makanya, pemerintah akan melakukan pendataan terhadap Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), yang beroperasi di Kota Sukabumi sebagai langkah persiapan implementasi program secara menyeluruh.

“Kami ingin seluruh rumah makan, kafe, dan pelaku usaha pangan memiliki identitas yang jelas terkait status kehalalannya. Ini penting untuk memberikan kepastian dan rasa aman kepada masyarakat sebagai konsumen,”katanya.

Melalui rapat koordinasi ini, pihaknya menargetkan terbentuknya ekosistem halal yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan perlindungan konsumen, tetapi juga memperkuat daya saing produk UMKM lokal di pasar regional maupun nasional.

Sementara itu, Pimpinan BPJPH Mohamad Jamaluddin mengingatkan, kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan dan minuman akan mulai berlaku pada Oktober 2026, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Ia menjelaskan, ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, maupun besar. Karena itu, diperlukan percepatan sertifikasi agar pelaku usaha dapat memenuhi ketentuan sebelum batas waktu yang ditetapkan.

“Sejak 2022 hingga 2026, BPJPH telah mengalokasikan anggaran untuk membantu pelaku UMKM memperoleh sertifikat halal. Namun dukungan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan tetap sangat dibutuhkan agar semakin banyak pelaku usaha yang dapat tersertifikasi sebelum masa wajib halal diberlakukan,”jelasnya.

BPJPH juga mendorong terbangunnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, Baznas, dunia usaha, dan lembaga terkait lainnya untuk mendukung pembiayaan sertifikasi halal bagi UMKM.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Untuk 30 tahun Mendatang di Kota Bandung

    Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Untuk 30 tahun Mendatang di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pansus 7 DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Hukum, dan tim naskah akademik, membahas finalisasi Raperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), di Ruang Komisi C DPRD Kota Bandung, Rabu, 3 Juli 2024. Ketua Pansus 7 DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, S.P. mengatakan, Rapat Kerja […]

  • Ineu Purwadewi Sundari Berharap Pelatihan Kerja Mandiri Cetak Kemandirian Ekonomi Masyarakat

    Ineu Purwadewi Sundari Berharap Pelatihan Kerja Mandiri Cetak Kemandirian Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sumedang – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM berharap pelatihan kerja mandiri menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Selain itu, pelatihan kerja mandiri diharapkan bisa rutin dan dilaksanakan di daerah lainnya di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Hal ini disampaikan Ineu Purwadewi Sundari saat menghadiri acara Pembukaan […]

  • Pemkot Bandung Tambah 25 Mesin Pengolah dan 1.597 Petugas, Hasil Evaluasi RAPBD 2026 oleh Gubernur Jawa Barat

    Pemkot Bandung Tambah 25 Mesin Pengolah dan 1.597 Petugas, Hasil Evaluasi RAPBD 2026 oleh Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Persoalan sampah menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Bandung dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2026. Hal tersebut mengemuka dalam hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap RAPBD Kota Bandung, yang menyoroti kebersihan kota dan sistem pengolahan sampah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, Gubernur Jawa Barat […]

  • Tim Banleg Dprd Kota Sukabumi  Usulkan Banmus Untuk Di Jadwal Ulang Lanjutan

    Tim Banleg Dprd Kota Sukabumi Usulkan Banmus Untuk Di Jadwal Ulang Lanjutan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tim Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Sukabumi mengusulkan ke Badan Musyawarah (Banmus) untuk menjadwalkan ulang lanjutan pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) yang sudah menjadi agenda tahun ini.”Kita sudah ajukan jadwal ulang ke Banmus tentang raperda yang harus di bahas tahun ini,”ujar Ketua Banleg DPRD Kota Sukabumi Mulyono. Senin, (11/05/2020). Tapi untuk saat […]

  • Bersama Forum PRB, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Aksi Mitigasi Bencana di Sungai Cisuda

    Bersama Forum PRB, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Aksi Mitigasi Bencana di Sungai Cisuda

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, bersama forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) melakukan aksi mitigasi bencana dengan membersihkan aliran Sungai Cisuda yang mengalir melintasi wilayah Jembatan Merah, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros. Kamis, (13/10/2022). Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani mengungkapkan, dipilihnya lokasi tersebutr, karena beberapa waktu lalu sempat terjadi banjir yang menimbulkan […]

  • Ahmad Najib Ketua Pepadi Kab Bandung: Lebih Menatap Kedepan

    Ahmad Najib Ketua Pepadi Kab Bandung: Lebih Menatap Kedepan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Musda V Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kab Bandung berlangsung di hotel Sutan Raja Soreang Kab Bandung hadirkan pelaku seni budaya sunda dan juga para dalang wayang Golek di wilayah Kab Bandung , Selasa (29/4/2025) . Ketua Pepadi Kab Bandung, Ahmad Najib Qodratullah SE.MH ,yang juga Anggota DPR RI mengatakan, “dalam Peradi, […]

expand_less