Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Tambah 25 Mesin Pengolah dan 1.597 Petugas, Hasil Evaluasi RAPBD 2026 oleh Gubernur Jawa Barat

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Persoalan sampah menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Bandung dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2026.

Hal tersebut mengemuka dalam hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap RAPBD Kota Bandung, yang menyoroti kebersihan kota dan sistem pengolahan sampah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, Gubernur Jawa Barat memberikan perhatian khusus terhadap kebersihan Kota Bandung, termasuk penguatan sumber daya manusia dan sarana pendukung pengelolaan sampah.

“Dalam evaluasi RAPBD 2026, salah satu yang menjadi sorotan Pak Gubernur adalah kebersihan kota. Penekanannya diarahkan pada penambahan jumlah penyapu jalan agar cakupan wilayah yang dibersihkan bisa lebih luas,” ujar Farhan, Selasa 23 Desember 2025.

Saat ini, jumlah penyapu jalan di Kota Bandung sekitar 800 orang dan baru mampu menjangkau sekitar 52 persen ruas jalan. Selain itu, sebagian besar kegiatan penyapuan masih dilakukan dalam satu sif, sehingga kebersihan jalan kerap tidak bertahan lama.

“Ke depan, harapannya jumlah penyapu jalan bisa bertambah sehingga penyapuan tidak hanya satu sif, tapi bisa dua bahkan tiga sif, terutama di pusat kota. Dengan begitu, kebersihan bisa terjaga sepanjang hari,” jelasnya.

Selain kebersihan jalan, Pemkot Bandung juga menaruh perhatian besar pada penguatan sistem pengolahan sampah.

Farhan menyebut, dari sisi armada pengangkutan dan alat berat, kondisi Kota Bandung dinilai cukup memadai. Namun, kemampuan pengolahan sampah masih perlu ditingkatkan.

“Pengangkutan sudah cukup mumpuni. Hal yang masih kurang adalah pengolahan sampah, sehingga perlu penambahan mesin-mesin pengolahan,” katanya.

Untuk mendukung upaya tersebut, DLH Kota Bandung mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp96 miliar pada 2026.

Anggaran itu mencakup penambahan petugas penyapu jalan, pengadaan mesin pengolahan atau pemusnah sampah, serta penguatan pengelolaan sampah di tingkat kewilayahan.

“Penambahan Rp96 miliar ini di luar anggaran eksisting persampahan yang sekitar Rp240 miliar,” ungkapnya.

Pemkot juga akan menempatkan petugas pemilah dan pengolah sampah di kecamatan dan kelurahan. Fokus utamanya adalah pengolahan sampah organik di tingkat RW, dengan jumlah personel yang direncanakan mencapai sekitar 1.597 orang.

Dari sisi teknologi, DLH Kota Bandung merencanakan penambahan mesin pemusnah sampah yang selama ini dikenal sebagai insinerator. Namun, rencana tersebut masih akan dikaji lebih lanjut.

“Masukan dari DLH Provinsi Jawa Barat, tidak hanya mengandalkan insinerator. Alternatif seperti optimalisasi TPS 3R, bank sampah, dan metode RDF juga perlu diaktifkan,” jelasnya.

Dalam anggaran 2026, DLH Kota Bandung telah mengalokasikan sembilan unit mesin pengolahan sampah dan mengusulkan tambahan 16 unit, sehingga totalnya mencapai sekitar 25 unit. Jumlah serta metode pengolahannya masih akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan pemerintah provinsi.

Saat ini, timbulan sampah di Kota Bandung mencapai sekitar 1.500 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 981 ton masih dibuang ke TPA Sarimukti. Kemampuan pengolahan yang ada baru sekitar 350 ton per hari, sehingga masih terdapat selisih sekitar 200 ton.

“Dengan tambahan mesin pengolahan dan penguatan peran petugas pemilah di kewilayahan, diharapkan gap 200 ton ini bisa tertangani. Targetnya, satu petugas mampu mengolah sekitar 25 kilogram sampah per hari, yang secara total bisa mengurangi timbulan sampah hingga puluhan ton,” ujarnya.

Farhan menargetkan seluruh fasilitas pengolahan baru dapat terpasang dan beroperasi pada triwulan pertama 2026. Dengan begitu, mulai April 2026 Kota Bandung diharapkan sudah lebih mandiri dalam mengelola sampah dan potensi darurat sampah dapat dihindari.

Saat ini, seluruh usulan tersebut masih dalam tahap evaluasi gubernur dan penyusunan ulang anggaran. Pemkot Bandung juga akan melakukan efisiensi pada sejumlah pos anggaran yang dinilai kurang optimal, agar fokus pada sektor-sektor prioritas, termasuk persampahan dan kebersihan kota. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hati-hati Dalam Pengelolaan Zakat, Wali Kota Bandung Lantik Pengurus Baru Baznas Periode 2021 – 2026

    Hati-hati Dalam Pengelolaan Zakat, Wali Kota Bandung Lantik Pengurus Baru Baznas Periode 2021 – 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M Danial melantik sekaligus mengambil sumpah dan janji pengurus baru Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Bandung periode 2021-2026 di Kantor Baznas, Jalan Wastukancana, Jumat 26/3/2021. Mereka yang dilantik adalah Akhmad Roziqin sebagai Ketua Baznas Kota Bandung, Arif Nurrakhman menjabat Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, serta Irfan Farid Taufik […]

  • Tuty Gareta Alumni 91 Hadir Dalam Reuni Akbar SMA Soreang Putra

    Tuty Gareta Alumni 91 Hadir Dalam Reuni Akbar SMA Soreang Putra

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Tuty Gareta Alumni 91 Hadir Dalam Reuni Akbar SMA Putra. Kab Bandung, Mbinews.id Reuni Akbar SMA, Soreang Putra (Sorput) Angkatan 96 hingga angkatan 2002 berlangsung di cafe Sadu Soreang (5/11/2023) Kab Bandung dihadiri peserta reuni sekitar 3000 lebih dari berbagai kalangan Kepala SMA Soreang Putra dalam reuni akbar Hj. Yani Tjintarsih, S. Pd,mengatakan,” kegiatan reuni […]

  • Peningkatan PAD dan Kesejahteraan masyarakat Kota Bandung

    Peningkatan PAD dan Kesejahteraan masyarakat Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung, Andri Gunawan hadir pada acara Panel Diskusi “Kunaon Bandung”, dengan tema “Skema Peningkatan PAD dan Pengukuran Kesejahteraan Masyarakat di Kota Bandung”, di Auditorium Poltekesos, Bandung, Jumat, 6 September 2024. Acara ini diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Barat dan Cabang Kota Bandung. Acara diskusi dihadiri , narasumber di […]

  • Komisi D Soroti Verifikasi dan Validasi Warga Terdampak Citarum Harum

    Komisi D Soroti Verifikasi dan Validasi Warga Terdampak Citarum Harum

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews. id – Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan warga terdampak program Citarum Harum. Terlebih dengan jumlahnya yang mencapai ribuan orang di Kota Bandung. Hal tersebut, ia sampaikan pada rapat kerja Komisi D terkait Penanggulangan Dampak Sosial Program Citarum Harum, bersama Bagian Pemerintahan dan […]

  • Tedy Harap, Kontingen Kota Bandung Raih Juara Umum di Popwilda Wilayah IV Jabar 2024 

    Tedy Harap, Kontingen Kota Bandung Raih Juara Umum di Popwilda Wilayah IV Jabar 2024 

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan A.T., M.M., berharap kontingen Kota Bandung menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Wilayah Daerah (Popwilda) Wilayah IV Jabar tahun 2024. Kota Bandung menjadi juara umum dan menampilkan prestasi terbaiknya, hal itu dikatakan , pada Pelepasan Atlet Kontingen Kota Bandung, di Hotel Tebu, Bandung, Minggu, 5 […]

  • Catatkan Kinerja Impresif Di Tahun 2021, KPR bank  bjb Terus Berkembang

    Catatkan Kinerja Impresif Di Tahun 2021, KPR bank bjb Terus Berkembang

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – SEIRING dengan jumlah penduduk Indonesia yang semakin meningkat tiap tahunnya, kebutuhan masyarakat terhadap hunian pun senantiasa bertambah. Per akhir Januari 2021, pemerintah memperkirakan kebutuhan rumah berdasarkan kepemilikan mencapai 11,4 juta unit. Sebagai mitra pemerintah dalam membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat, bank bjb sejak lama menaruh komitmen pada peningkatan akses masyarakat terhadap hunian […]

expand_less