Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Ajak Ibu Hamil Ikut Vaksinasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinewd.id – Pemda Kota Sukabumi mulai mencanangkan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil. Hal tersebut disampaikan, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi Lulis Delawati, melalui akun resmi Dokumentasi Pimpinan Pemkot Sukabumi, Kamis (26/8/2021).

Terhitung mulai tanggal 26 Agustus 2021, vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil mulai dilaksanakan di Kota Sukabumi. Namun Ibu hamil yang diperbolehkan mendapatkan vaksinasi Covid–19, ialah ibu hamil dengan usia kandungan 14 – 33 minggu.
“Untuk pelayanan vaksinasi kepada ibu hamil, dilakasanakan di 15 Pukesmas di Kota Sukabumi,” Ujarnya.

Sementara itu, Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Sukabumi Wahyu Handriana mengatakan, program vaksinasi kepada ibu hamil ini, berdasarkan imbauan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan juga untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 kepada ibu hamil.

“Berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat enam orang ibu hamil yang meninggal diakibatkan Covid-19. Maka dari itu, kita berharap dengan vaksin yang diberikan kepada ibu hamil tersebut, bisa meminimalisir penularan Covid-19,” ujar Wahyu melalui sambungan telepon, Kamis (26/8/2021).

Wahyu menyebutkan, pada kegiatan vaksinasi kepada ibu hamil kali ini, dilakukan serentak di seluruh Puskesmas di Kota Sukabumi, dengan sasaran sebanyak 1.128 ibu hamil.

“Kita persilahkan ibu hamil yang belum divaksin, bisa segera mendatangai Puskesmas terdekat untuk melakukan vaksinasi,” bebernya.

Wahyu juga mengimbau agar masyarakat Kota Sukabumi tetap selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, serta mensukseskan program vaksinasi Covid-19 yang sedang dilakukan saat ini.

“Tetap terapkan 5M, dan jangan lupa vaksinasi bagi yang belum melakukan vaksin,”
Sebelumnya, Kemenkes telah mengeluarkan surat edaran nomor HK.02.01/I/2007/2021, terkait vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, yang dikeluarkan pada tanggal 3 Agusstus 2021. M Satiri/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kongres XXV PWI  2023,  Kota Bandung Jadi Tuan Rumah

    Kongres XXV PWI 2023, Kota Bandung Jadi Tuan Rumah

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Bandung menjadi tuan rumah dari Kongres XXV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tahun 2023. Kongres lima tahunan ini akan diselenggarakan 25-26 September di Hotel EL, diikuti ratusan peserta dari 38 PWI Provinsi dan cabang khusus Solo, di luar peninjau dan para penggembira. Ketua Umum PWI Pusat yang sekaligus Penanggung Jawab Kongres Atal Sembiring […]

  • Sekretariat DPRD Jawa Barat Terima Studi Banding Bapemperda DPRD Sumatera Utara

    Sekretariat DPRD Jawa Barat Terima Studi Banding Bapemperda DPRD Sumatera Utara

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara. Kunjungan kerja Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara diterima langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Fasilitasi, Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Jawa Barat Iman Tohidin di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jawa […]

  • Pemkot Sukabumi Siapkan 690 Hektare Sawah Jadi LP2B

    Pemkot Sukabumi Siapkan 690 Hektare Sawah Jadi LP2B

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 883
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyiapkan sekitar 690 hektare lahan pertanian untuk ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kebijakan tersebut menjadi upaya pemerintah daerah mempertahankan lahan pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan di tengah pesatnya pembangunan perkotaan. Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan luas lahan yang akan dipertahankan tersebut setara […]

  • Ketua Fraksi Gerindra DPRD DPRD Kota Bandung Serap Aspirasi Masyarakat

    Ketua Fraksi Gerindra DPRD DPRD Kota Bandung Serap Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung, Drs. H. Edi Haryadi M.Si ,temui Mayarakat untuk menyerap aspirasi warga di wilayah Kecamatan Antapani , tepatnya di RW 08 Kelurahan Antapani Kidul Kota Bandung, Rabu (30/8/2023). Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Drs.H. Edi Haryadi M.Si menemui warga untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat ini […]

  • Sekitar 51 Persen Penduduk Kota Bandung Generasi Milenial Dan Gen Z

    Sekitar 51 Persen Penduduk Kota Bandung Generasi Milenial Dan Gen Z

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung akan kembali melanjutkan sensus penduduk yang sempat tertunda setahun silam. Menurut data sensus 2020, dari 2,44 juta penduduk Kota Bandung, tercatat 51 persen di antaranya didominasi oleh generasi milenial dan gen z. Generasi milenial yaitu orang yang lahir antara tahun 1981-1996. Sedangkan generasi Z lahir pada […]

  • Pemkot Pastikan Anggaran Belanja Pegawai Dibawah Batas 30 Persen

    Pemkot Pastikan Anggaran Belanja Pegawai Dibawah Batas 30 Persen

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNGMBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan belanja pegawai tetap berada di bawah batas maksimal 30 persen dari total APBD. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan fiskal daerah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menerangkan, saat ini belanja pegawai berada di angka sekitar 29 persen. Angka tersebut masih dalam batas aman. “Sampai hari ini kami baru […]

expand_less