• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • DISCLAIMER
  • REDAKSI
Selasa, April 7, 2026
  • Login
mbinews.id
Advertisement
  • Home
  • Jabar
    • Bandung Raya
    • Cimahi & KBB
    • Cianjur
    • Bogor
    • Majalengka
    • Sukabumi
  • Sumut
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
    • Parlemen
  • Regional
  • TNI/POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Jabar
    • Bandung Raya
    • Cimahi & KBB
    • Cianjur
    • Bogor
    • Majalengka
    • Sukabumi
  • Sumut
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
    • Parlemen
  • Regional
  • TNI/POLRI
No Result
View All Result
mbinews.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Lifestyle
  • Ragam

Pengamat Politik: NKRI Syariah Tidak Cocok Di Indonesia

Agustus 30, 2019 - 03:31:09
in Nasional, Politik
Pengamat Politik: NKRI Syariah Tidak Cocok Di Indonesia

Kajian dan Dialog yang diselenggarakan oleh Koordinator Nasional Gabungan Gerakan Anti Hoaks (GAGAH) bertema Rekonsiliasi Ukhuwah Wathaniyah

JAKARTA, MBInews.id –  Pengamat Ilmu Politik Universitas Bung Karno Faisal Chaniago mengatakan Republik Indonesia tidak bisa ditawar – tawar lagi dan sudah menjadi kesepakatan Founding Father bangsa ini.

Wacana tentang NKRI syariah tidak relevan di bumi Pancasila ini dan Indonesia sebagai bangsa yang memiliki beragam perbedaan agama, suku dan bahasa sudah disatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Hal tersebut terungkap saat Kajian dan Dialog yang diselenggarakan oleh Koordinator Nasional Gabungan Gerakan Anti Hoaks (GAGAH) bertema Rekonsiliasi Ukhuwah Wathaniyah untuk persatuan Indonesia di Kaffe Mie Aceh Seulawah Cikini Jakarta Pusat, kamis (29/8/2019).

BeritaLainnya

Rapimnas SMSI 2026 di Jakarta Dorong Lahirnya UU Kedaulatan Digital untuk Perkuat Kemandirian Pers Nasional

PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Faisal mengatakan persatuan Indonesia saat ini harus terus digelorakan menyusul ada beberapa kelompok yang mencoba menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi lainnya termasuk Khilafah.

Sekterian kini menjadi anomali di Indonesia, dimana agama dijadikan alat politik untuk mendapatkan kekuasaan. Jika rasa ekslusif yang diyakini suatu kelompok masyarakat semakin kuat, menyebabkan perpecahan merupakan sebuah dampak yang terjadi akibat saling mengklaim yang paling benar, ujar Faisal.

Masyarakat Indonesia harus sadar dan waspada terhadap ancaman tersebut. Masyarakat Indonesia harus berani menolak wacana NKRI syariah yang sangat jelas tidak cocok dengan Indonesia sebagai “Rumah Besar” bagi rakyatnya yang beragam.

Pada kesempatanya yang sama, Dosen Komunikasi Politik UHAMKA Syaiful Rohim mengatakan diksi-diksi yang keluar melalui pernyataan elite politik, tidak jarang mempengaruhi persepsi publik sehingga terjadi disintegrasi yang memecah rasa persatuan bangsa.

Konsep Ukhuwah Wathoniyah merupakan suatu kesepakatan seluruh anak Bangsa sebagai solusi meredam berbagai potensi perpecahan yang terjadi di masyarakat, tutup Syaiful.(yonk/Koes)

Tags: Faisal ChaniagoNKRI Syariah Tidak Cocok Di Indonesiasemboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Share216Tweet135

BeritaTerkait

Rapimnas SMSI 2026 di Jakarta Dorong Lahirnya UU Kedaulatan Digital untuk Perkuat Kemandirian Pers Nasional

Rapimnas SMSI 2026 di Jakarta Dorong Lahirnya UU Kedaulatan Digital untuk Perkuat Kemandirian Pers Nasional

Maret 7, 2026
PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Februari 24, 2026
Semangat Munggahan, BAZNAS Jabar Hadirkan Bantuan untuk Warga Sekitar Masjid

Semangat Munggahan, BAZNAS Jabar Hadirkan Bantuan untuk Warga Sekitar Masjid

Februari 20, 2026
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Salurkan Program Z Mart dan Z Auto di Cianjur

Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Salurkan Program Z Mart dan Z Auto di Cianjur

Februari 17, 2026
Sambut Ramadhan, BAZNAS Jabar Salurkan 55 Paket Sembako dan Uang Kafalah di Bojongsoang

Sambut Ramadhan, BAZNAS Jabar Salurkan 55 Paket Sembako dan Uang Kafalah di Bojongsoang

Februari 15, 2026
UKW Angkatan 72 dan 73 PWI Kota Bandung Resmi Ditutup, Tingkat Kelulusan Capai 90 Persen

UKW Angkatan 72 dan 73 PWI Kota Bandung Resmi Ditutup, Tingkat Kelulusan Capai 90 Persen

Februari 13, 2026
Next Post
Bawaslu Kota Sukabumi Kakukan Refleksi Tahapan Pemilu 2019

Bawaslu Kota Sukabumi Kakukan Refleksi Tahapan Pemilu 2019

Pemkot Bandung Bertekad Ciptakan Bibit Unggul Sepak Bola Usia Dini

Pemkot Bandung Bertekad Ciptakan Bibit Unggul Sepak Bola Usia Dini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bertita Populer

  • 6 Kecap Ikan Halal Terlaris di Blibli

    6 Kecap Ikan Halal Terlaris di Blibli

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Penting Untuk Diketahui, Inilah Cara Membedakan Airwalk Asli dan Palsu

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Nekat Gadaikan Mobil Kreditan, Nasabah CIMB Niaga Finance Dipenjarakan

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Respon Desakan Warga Sriwidari, Ini Tanggapan Pj Walikota Sukabumi

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Abah Anton, Pencipta Lagu ‘Jayanti’ yang Viral Berharap Ada Royalti

    767 shares
    Share 307 Tweet 192