SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi resmi meluncurkan bantuan dana bergulir sebesar Rp1,3 miliar bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bantuan dana bergulir tersebut di kelola oleh salah satu koperasi yang tergolong sehat.
“Kita sudah luncurkan bantuan modal untuk pelaku UMKM di Kota Sukabumi. Dan pengelolanya oleh koperasi PLN,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Rabu, (29/01/2020).
Fahmi mengungkapkan, bantuan dana bergulir tersebut dikhususkan untuk para UMKM yang sudah terdaftar dan mengikuti pendidikan di Sukabumi Kelurahan entrepreneur Center (Sukabumi Kece). Sebab kata Fahmi, ini merupakan program turunan. Artinya, para UMKM yang masuk di Sukabumi Kece yang sudah di latih serta dibina selanjutnya masukan ke kredit anyelir.”Ini sudah menjadi kesepakatan awal, UMKM yang bisa mendapatkan bantuan kredit anyelir itu, yang sudah dididik di Sukabumi Kece. Bahkan pekan ini juga sudah ada penyaluranya kepada mereka,”ucap Fahmi.
Tapi kata Fahmi, penyalurannya tetap ada rekomendasai dari tim Sukabumi Kece, sebab mereka (tim) juga akan terus melakukan pengawasan terhadap UMKM yang mendapatkan kredit anyelir.”Harus ada rekomendasi dari tim Sukabumi Kece ketika UMKM akan mengajukan kredit anyelir tersebut,”ujarnya.
Fahmi juga mengungkapkan alasan lembaga koperasi sebagai penyalur kredit anyelir. Sebab, jika dikelola oleh perbankan tentunya harus ada anggunan, ataupun down payment (DP). Intinya, lanjut Fahmi ingin mempermudah para UMKM.”Senagaj kita pilih koperasi agar tidak ada anggunan,”katanya.
Fahmi berharap, dengan adanya kredit anyelir ini para pelaku UMKM yang dilbina di Sukabumi Kece, terus tetap bersemangat serta mampu mengembangkan usah mereka. Sehingga kata Fahmi, bisa menjadi pelaku-pelaku usaha yang mampu membangkitkan perekonomian di Kota Sukabumi, termasuk mencipatkan lapangan usaha baru.
“Manfaatkan kredit ini sebaik-baiknya, sebab kita pantau terus penggunaan dana kredit anyelir tersebu,”pungkas Fahmi. (ardan/MBI)